Hanya karena kesalahpahaman yang mengakibatkan cinta terlarang,
Elis dan Dolfin pun berpisah,
Namun karena suatu kebetulan,
Mereka akhirnya bertemu setelah Dolfin menyandang status Duda beranak satu,
karena cinta Elis pada Anjeli yang adalah anak dari Dolfin,
dan dengan segala pertimbangan,
Mereka mendapat kesempatan untuk menikah dan bersatu kembali,
Tapi tiba tiba Ayu sang mantan istri dari Dolfin kembali dan merayu Dolfin hingga mereka terlibat dalam hubungan perselingkuhan,
Dolfin pun berjanji akan mengakhiri hubungannya perselingkuhannya dengan sang mantan istri,
Namun karena sudah terlalu lama memendam sakit hati dan kekecewaan hingga air mata yang turun tiada henti,
Elis pun membalas perbuatan Dolfin dengan cara berselingkuh dengan seniornya Ari,
namun siapa sangka kalau ternyata cinta Ari membuat Elis begitu nyaman,
Dolfin yang mengetahui hal itu pun memutuskan untuk mengakhiri hidupnya,
karena tak rela jika wanita yang dicintainya meninggalkannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lewier Lisye, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 16 SAINGANKU
Pagi pagi sekali,
teihat Hendra Asisten Pribadi Dolfin sudah berada di kediaman Dolfin,
"Selamat pagi Tuan",
"Selamat pagi Hen",
"duduk dulu",
"Paman Hendra",
"Ayo sarapan bareng",
"Terima kasih Nona Anjeli",
"tapi saya sudah sarapan di rumah Non",
"yah",
"ngga seru dong",
"Ayolah Hen",
"Sarapan aja",
"Lagian kamu juga sendirian kan di rumah"?,
"ngga ada yang bikinin sarapan",
"Mending sarapan bareng aja",
Karena pemaksaan Dolfin,
Hendra terpaksa duduk dan sarapan bersama Majikannya itu,
Setelah acara sarapan bareng mereka selesai,
Dolfin mengantar anaknya ke sekolah,
ditemani oleh sang Asisten yang menyetir karena sudah menjadi tugasnya,
Di sisi lain,
terlihat Elis yang sudah bersiap siap untuk ke rumah sakit tempatnya mengabdi,
Namun ketika akan sarapan terdengar bunyi klakson mobil dari luar,
"Ya Ampun",
"aku bahkan ngga menyuruhnya untuk menjemputku",
Tante Rini yang mendengar perkataan Elis, hanya tersenyum,
"Ngga apa apa kan sayang",
"daripada kamu menyetir sendiri"?,
"Tapi Mobilku hampir ngga pernah keluar dari garasi tante",
"yah kan bagus dong sayang",
"Bahan bakar Mobilnya jadi irit dong",
"yang penting orangnya ikhlas",
"sudah sudah",
"Ngobrol terus",
"kapan kelarnya"?,
"Kasian Nak Ari kelamaan Nunggunya",
"Ya udah tante",
"Elis berangkat yah",
"Om",
"Elis berangkat",
Sambil mencium tangan tante dan om nya,
Elis pun pamit,
"hati hati yah Nak",
Elis dan Ari pun berangkat menuju Rumah Sakit,
Di sisi lain,
Di Perusahan Wijaya Group,
Terlihat Dolfin yang sedang mengutak atik laptopnya,
tiba tiba dering telpon di mejanya berbunyi,
sang asisten Hendra pun mengangkatnya,
"Maaf Tuan",
"Ada Tuan Devi di luar", "ingin bertemu dengan anda",
"Suruh masuk aja Hen",
"Baik Tuan",
Tak lama kemudian,
Devi pun masuk,
"Hai Tuan Dolfin yang super sibuk",
"Jangan mulai deh",
"kita baru ketemu loh",
"yah kita emang baru ketemu", "tapi itu semua kan karena lo aja yang super sibuk",
"lo emang ngga sibuk"?
"bye the way",
"Selamat yah", "udah jadi ayah",
"gue baru mo ke rumah lo pas weekand minggu ini",
"mo ngajak Anjeli ke sana",
"kelamaan",
"tapi tumben banget lo ke sini"?,
"pasti ada berita penting nih",
"baik atau buruk"?,
"gue emang ada berita sih",
"tapi baik buruknya yah tergantung lo sendiri",
"apa an emang"?,
"Ini soal Cinta pertama lo yang udah bikin lo sampe ngga bisa move on",
"hah"?,
"siapa lagi sih"?,
"yah siapa lagi kalo bukan Elis",
Mendengar nama Elis,
Dolfin pun kaget,
"Elis"?,
"dia lagi"?,
"maksud lo"?,
"lo udah ketemu dia fin"?,
"udah",
"kemaren",
"hah"?,
"serius"?,
"iya brengsek",
"ketemu di warung bu de bakso langganan kita dulu",
"trus"?,
"kalian ngobrol atau gimana"?,
"gimana mau ngobrol",
"dia aja udah nikah",
"Nikah"?,
"sejak kapan"?,
"kok gue ngga diundang sih"?,
"mana gue tau",
"lu tau dari mana dia udah nikah"?,
"yah kan ketemunya pas dia lagi sama suaminya makan di situ juga",
"masa sih dia udah nikah"?,
"kalo ngga percaya tanya aja sama anak gue",
"dia kenal kok sama suaminya",
"katanya suaminya itu dokter yang suka ngasih pengobatan gratis ke anak anak panti",
"Dokter"?,
"Dokter Ari maksud lo"?,
"lo kenal dia juga Dev"?,
"ya iyalah gue kenal",
"bini gue kan lahirannya sebenarnya harus sama dokter Ari",
"tapi karena dia lagi ngga ada",
"akhirnya si Elis yang bantu bini gue lahiran",
"Maksud lo", "Elis juga udah jadi dokter"?,
"ya iyalah",
"Masa dia harus nunggu lo dulu baru bisa jadi dokter",
"tapi kayanya lo salah paham deh",
"si Elis ngga mungkin mo nikah sama Dokter Ari Fin",
"menurut yang gue dengar dari Elis",
"katanya sih", Dokter Ari emang ngejar ngejar dia sejak masih kuliah",
"tapi ngga tau kenapa", "Elis ngga mau nerima dia",
"kayanya dia masih cinta deh sama lo fin"?,
"apa an sih lo"?,
"udah enam tahun masa dia masih cinta sama gue"?,
"gue serius Fin",
"lo juga sebenarnya masih cinta kan sama dia"?,
"mending lo cepat samperin deh",
"daripada di ambil duluan sama dokter Ari",
"apalagi yang gue denger nih",
"katanya dokter Ari itu punya saham yang lumayan besar",
"dan seluruh rumah sakit di kota ini tuh punya papanya",
"lo bayangin ngga sih",
"udah ganteng",
"baik",
"tajir",
"apalagi dia yang selalu nemenin Elis kemana pun",
"lama lama juga pasti Elis jatuh hati sama dia lah",
wajah Dolfin menjadi merah padam,
karena kesal dengan cerita Devi,
Dolfin pun mengusir sahabatnya itu,
"daripada lo kesini cuma mo manas manasin gue",
"Mending lo pulang deh",
"istri lo pasti repot ngurusin anak lo sendirian",
"gue cuma ngomongin hal yang reel",
"gue telpon istri lo nih",
"iya iya",
"gue pulang",
"dasar temperamen",
Devi pun berlari keluar dari ruangan sahabatnya itu,
Hendra yang melihat hal itu pun hanya tersenyum karena takut tertawanya akan membuat majikannya tambah kesal.
Namun setelah kepergian Devi,
Dolfin pun gelisah memikirkan Elis,
Jadi dia juga punya saham?,
seberat inikah sainganku?
kenapa aku harus cemuburu sih?
belum tentu juga Elis masih ada perasaan padaku.
#hai dears..
lanjut episode berikut yah,
jangan dilewatkan,
belum sampe klimaksnya,
jangan lupa like and vote yah 🙏🤗