NovelToon NovelToon
Perjodohan Licik

Perjodohan Licik

Status: tamat
Genre:Teen / Fantasi / Contest / Perjodohan / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.6
Nama Author: San san 💕

Seharusnya Sofia bahagia di hari pernikahan ini, tetapi ternyata dihari yang sama suami yang baru di nikahinya sore tadi melemparkan surat cerai ke wajahnya. " Bukankah kamu memang berambisi menikah denganku? Tanda tangani kita impas." Akankah Sofia menandatangani surat cerai itu? Pria yang di cintainya sejak kecil ternyata memendam kemarahan. Wiliiam menikahinya hanya untuk merampas hartanya. Bagaimana cerita selanjutnya. Jangan lupa Like and Vote ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon San san 💕, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15 Tatto

Kawasan villa di tepi pantai Bali, terbesar di antara bangunan yang berada di sampingnya. Pemiliknya adalah keluarga Nick. Liburan sekolah kali ini keluarga Nick memanfaatkannya berlibur ke villa Bali, pemandangan alam laut yang sangat indah nan exotic. Villa kokoh itu berdiri di atas bukit, dengan pemandangan menghadap langsung ke laut lepas, di bawahnya deretan beberapa villa yang tak begitu besar, diantaranya adalah villa milik keluarga Roni, tak jauh dari lokasi komplek villa, terdapat panti asuhan.

Villa milik keluarga William menyuguhkan view pantai Seminyak yang menawan, siapa yang tak ingin menikmati pemandangan seperti itu?

William masih duduk di bangku menengah pertama, remaja tanggung yang tampan dan berwibawa. Papanya Yaitu Nick keturunan dari negara jerman, Nick bukanlah lahir dari keluarga bangsawan ataupun pengusaha, menikah dengan pemilik kerajaan bisnis Mega Corp. Megasari mama dari william, kaya raya tetapi tidak sombong. Ajaran dari Nick dan Mega begitu tertanam sampai sekarang pada diri William.

Istri Roni adalah sahabat dari Mega, teman baik saat di bangku sekolah. Sayang sekali istri Roni meninggal saat Sofia masih kecil. Belum cukup mengerti apa yang di maksud kehilangan. Beruntungnya keluarga Roni memiliki sahabat baik. Sehingga Sofia tak merasa kesepian.

Kasih sayang Mega ke pada Sofia begitu besar. Rasa sayangnya melebihi putra kandungnya sendiri.

Hal seperti itu tak berdampak besar untuk William. William juga menyayangi Sofia seperti adiknya sendiri.

Mereka menikmati kebahagiaan bersama. Seperti saat ini, Keluarga Nick dan keluarga Roni berlibur bersama walaupun villanya berbeda. Lokasi villa cukup dekat.

Niat awal Mega adalah menjodohkan William dengan Sofia. Hal itu di lakukan agar persahabatan orang tuanya tak akan hilang.

William menganggapnya hal biasa. Tetapi tidak dengan Sofia kecil.

Sofia kecil saat itu masih duduk di sekolah dasar kelas lima. Sofia begitu menggilai William remaja

Staycation saat ini udaranya begitu cerah, menikmati matahari terbit dua keluarga berkumpul di pantai, William remaja tanggung itu duduk di atas pasir, sementara Sofia kecil berlari ke sana kemari.

William remaja selalu iseng dan suka menjahili Sofia kecil. Rasanya belum puas kalau belum melihat Sofia kecil menangis.

"Hua hua hua.."

"Kenapa Sofia." Tanya Roni tiba tiba mendapati Sofia kecil yang menangis, padahal sebelumnya sangat terlihat keceriahan Sofia kecil bermain bersama William remaja.

Mega dengan kelembutannya menarik Sofia kecil agar datang ke pelukannya.

"Biar nanti William di jewer papa Nick ok!" William remaja hanya meringis dengan tawa cekikikan.

Senyum Sofia kecil mengembang. Belum kering air mata Sofia kecil, dia sudah kembali lagi ke ke tempat William berada.

Duduk di samping William remaja dengan memaikan pasir.

"Apa kamu ingin menikah denganku?"

"Ya William, aku akan menjadi pengantimu."

"Ok, tahukah kamu setiap pengantin wanita selalu di taburi bunga di atas kepalanya?"

"Oh ya William?" Tanya Sofia kecil.

"Tentu saja." Jawab William

"Aku mau seperti itu."

"Apa kamu serius, sayang sekali di sini tidak ada bunga, hanya ada pasir laut."

"Ok, taburi kepalaku dengan pasir itu."

William menaburkan pasir laut di atas kepala Sofia. Sofia kecil dan William tertawa bersama.

"Apa aku sudah menjadi istrimu William."

"Nanti kalau kamu sudah dewasa."

"Ok."

Sebenarnya Sofia kecil tidak faham apa yang di maksud menikah. Yang Sofia kecil tau menikah adalah memakai gaun putih yang bagus, dengan hamparan karpet merah seperti putri kerajaan.

Suatu ketika William remaja mengajak Sofia kecil untuk bermain menikmati sunset, padahal jam masih menunjukkan angka tiga, cukup lama jika mereka menunggu matahari terbenam.

William remaja dan Sofia kecil cukup bahagia. Mereka berdua jauh dari Villa keluarga.

Orang lain yang melihat mereka berdua berjalan bergandengan tangan, tak akan mengerti kalau sebenarnya mereka adalah pasangan perjodohan.

Seorang lelaki berambut kriwil mendekati mereka. Lelaki berkulit hitam, beralis tebel, telinga bertindik, sekujur tubuhnya bergambar tatto.

Sofia kecil sangat takut dengan lelaki seperti itu, bersembunyi di balik tubuh William remaja. Ternyata dugaan Sofiah salah. Lelaki bertato itu sangat ramah.

William berkenalan dengan lelaki itu, mereka cukup akrab, padahal jarak usia mereka cukup jauh.

"Aku ingin membuat tatto seperti yang kamu punya." Ucap William.

"Bisa! Tetapi berapa usiamu?" Tanya Lelaki bertato

"Lima belas tahun." Jawab William

"Wow, tubuh jangkung sepertimu masih berusia lima belas tahun? Sungguh badan kamu sangat boros." Ucap lelaki itu, tanpa menghiraukan wajah William yang begitu saja masam.

"Kembalilah dua tahun lagi, akan kutunjukkan galeri tatto yang bagus, juga steril." Ucap lelaki itu

"Apa membuat tatto harus steril?" Tanya William dengan penuh selidik.

"Tentu saja. Di Bali banyak galery tatto yang bagus, semuanya rapi dan bersih. Kamu jangan kuwatir, aku bisa mengantarkanmu ke galeri temanku, gambarnya sungguh artistik. Temanku seorang art tatto yang terkenal, tidak sembarangan membuat tatto. Semua yang pelanggan harus membuat janji, keren bukan. Pelanggannya bahkan kebanyakan para artis?" Ucap lelaki berambut kriwil dengan bangga.

"Oh ya? Di mana tempatnya?"

"Hai, kamu belum cukup umur untuk melakukan itu." Ucap lelaki kriwil mengingatkan

"Tidak, aku hanya ingin melihatnya, dua tahun lagi aku kemari mencarimu sobat."

"Ok, namanya Art tatto. Kamu lanjutkan jalan jalan, aku akan berenang. Bye."

"Senang berbincang denganmu."

Mereka melambaikan tangan, penduduk asli Bali yang ramah.

Tinggal Sofia dan William masih menunggu saat sunset, disaat matahari terbenam atau matahari menghilang di bawah garis cakrawala di sebelah barat. Ternyata masih dua jam lagi untuk menunggu waktu tiba.

"Kita cari galeri tatto." Ucap William.

"Untuk apa William?" Tanya Sofia kecil.

"Aku akan menunjukkan sesuatu padamu."

"Tidak mau, aku tidak mau kamu menggambar dan melukai kulitmu." Rengek Sofia kecil.

"William kita kembali ke villa saja. Setelah kamu berbicara dengan lelaki tadi, aku takut kamu akan menggambar tubuhmu seperti dia."

"Sebentar saja." Bujuk William remaja.

"Tidak mau hua hua hua." Sofia kecil mulai menangis.

"Baiklah, kita kembali ke villa, tetapi jangan katakan ini dengan papa dan mama ok?"

Sofia mengangguk, berjanji tak akan melakukan hal itu.

"Tetapi aku masih ingin bermain di pantai, bukankah kamu mengajakku untuk melihat sunset." Rengek Sofia kecil

Sofia kecil dan William remaja duduk di pinggir pantai, pasir putih, pantai Mesari Seminyak banyak di ramaikan pengunjung.

Pantai Mesari mempunyai nama lain pantai Double Six.

"Apa kamu lapar Sofia?"

"Tidak, sebelum sunset, aku tidak mau makan."

"Mendekatlah kemari, nanti kamu kedinginan, ayahmu nanti marah padaku." William benar benar melindungi, menganggap Sofia kecil sebagai adiknya. Walaupun tak di pungkiri sebagai remaja dia mulai mengetahui hubungan yang sebenarnya dan arahnya akan kemana.

Sofia kecil menyandarkan kepalanya ke bahu William remaja. Tak ada di benak mereka suatu saat nanti benar benar menjadi pasangan suami istri.

Pembaca novelku yang paling aku cintai. Mungkin ada yang mengatakan novelku bertele tele, sebenarnya aku hanya menampilkan sebuah karya novel yang lain, dan beda. Maaf ya, semoga penggemar novelku selalu dalam lindungan Allah. Aamiiin😘😘😘 Trimakasih yang sudah meninggalkan jejaknya.

1
Anim
akhirnya ketemu
lama banget aku cari mau baca ulang
Khanza Safira
seru seru seru
Yus Nita
apa Sofia otak ny berul2 tak berfungsi y...
Yus Nita
manis x lambesi Evantio...
padahal dia sendiri tak betah pada satu wanita.
dasar bandit srlamgkamgan
Yus Nita
malang betul nasib bayi Davian.
Yus Nita
apakah sang Eseckutor adlah William yg sdh berganti wajah, karena kebakaran itu...
Yus Nita
Sultan mah bebas...
kapal pesiar dan apartemen mah kecil... 😁😁😁
Yus Nita
nyarik mati di pra
si pram juga korban cinta buta, yg merasa UAS dengan layanan panas ny Elsa
n
Yus Nita
emang g kau pantas dapat kan
Yus Nita
itu balasan bagi orang yg cerewet dan tak ada titik komany klu bicara
Yus Nita
itu balasan bagi orang yg cerewet dan tak ada titik komany klu bicara
Yus Nita
msmpus lo jalang akhir ny kedok mu kebongkar juga asal ny sampah, kembali lagi jadi slah
syukurin...
Yus Nita
ternyata yg di bilang darah lbh kental dari pada air adalah fakta ada ny 😁😁😁
Yus Nita
sembunyi kan alamat I mu Joe
srblomonster William menemu kan mu 😁😁😁
Joe terlalu teledor, hingga alamat IP ny dpt di ketahui oleh willian
Yus Nita
lah.. kenapa si Jim hrs skt hati.
bkn kah tuan ny yg telah menggores luka yg terdalam pada Sofia.
ngaca lu Jim 😁😁😁
Yus Nita
kurang seru klu balasan yg lbh menyakit kj an tdk menimpa William.
Yus Nita
dasar biadabnya si William..
kapan lah saat hsnjaran ny dia.
Yus Nita
sampai sekarang msh bisa di percaya sama Elsa. dasar suami bodoh dan pecundang. msh saja bodoh .
Yus Nita
erlahan tapi pasti sakit akan menerpa mu
dan kebakaran perlahan 2 juga akan terungka
Yus Nita
dasar William bodoh, mata hati ny tlh tetutup cinta bita.
sehingga percaya saja dengan omongan 2 orang pecundang itu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!