Kisah ini menceritakan arwah sang kakak yang datang kemasa depan sang adik kembarnya untuk balas dendam atas kekejaman yang sudah di lakukan oleh adiknya semasa hidupnya.
Akankah sang kakak membalaskan dendam sampai akhirnya?
"Aku sudah menunggumu dalam waktu yang lama Adila" Ucap Abila
Bagaimana kisah Abila semasa hidupnya?
Yuk saksikan terus Novel "TERJEBAK DENDAM SANG KAKAK DARI MASA LALU"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SST, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 15
"nona..." panggil Cullen yang mengira Adila sebagai Abila.
"ya tuan?" balik Adila yang kemudian tersipu malu saat orang yang di carinya memanggil dia.
" maaf kalau saya lancang. Saya hanya ingin tau siapa nama anda nona?" Tanya Cullen dengan sopan.
"Namaku Adila. bagaimana dengan mu?" tanya Adila tetapi saat hendak menjawab perawat memanggil dokter Cullen.
"dokter Cullen... Adi mengalami kejang akibat demam yang terlalu tinggi" panggil seorang perawat.
"baiklah aku akan segera kesana" jawab Cullen " maaf nona saya harus pergi sekarang mari kita bicara lain waktu lagi nona"Ucap Cullen
"baiklah dokter" Jawab Adila yang melihat Cullen pergi hingga punggungnya tidak terlihat lagi.
"lain waktu... ahhh bearti kami akan bertemu lagi" Kata Adila tersipu malu dia mengira Dokter Cullen menyukainya." ayo kita pulang cindy" Perintah Adila yang terlihat sangat senang.
"baik nona"Jawab Cindy
saat selesai menangani Adi cullen pun turun kebawah dan mencari Abila. Namun Nihil Abila sudah pulang kerumahnya untuk menyiapkan makan siang untuk sang ayah dan adik.
"Abila!!" panggil Hartigan.
"iya ayah.."Jawab Abila
"siapkan makan siang untuk ku sekarang" perintah Hartigan.
"baik ayah.. akan segera kusiapkan" Jawab Abila melangkah pergi dan disaat yang bersamaan Adila pun datang "minggir" Ucap Adila dengan mendorong Abila hingga hampir terjatuh kebawah untung saja Abila sempat meraih pegangan tangga. Adila yang melihat Abila hampir terjatuh hanya tertawa sinis melihatnya. sedangkan Ayahnya tidak menghiraukannya.
"Ayahhhh..." panggil Adila dengan manja
"Ada apa sayangku?"jawab Hartigan
"ayah.. aku menyukai seorang pria" Ucap Adila
"Apa???" hentak Hartigan kaget yang mengagetkan Adila juga.
"Apa yang kamu bilang Adila? siapa laki laki itu?" selidik Hartigan
"A-ayahhh.. dia seorang dokter ayah dan dia juga menyukai aku" Jawab Adila
"tidak... Ayah tidak akan menyetujuinya... ayah akan memilihkan laki laki yang lebih baik untukmu"Kata Hartigan
"tidak ayah... aku tidak ingin aku hanya ingin dokter cullen" Rengek Adila
sedangkan Abila yang menyukai Cullen sejak awal pertemuan mereka pun menjadi takut untuk menyukai Cullen dan dia juga mengira apa yang dikatan adiknya benar adanya.
"tidak Adila... kamu dengarkan ayah... ayah hanya ingin yang terbaik untukmu... kalian bahkan belum kenal kenapa kamu sudah bilang begitu" Ucap Hartigan.
"Tidakkk" Bantah Adila.
"Adila... ayah tidak akan pernah merestui kalian"Jawab Hartigan
"kenapa?? ayah bilang ayah sayang aku.. tapi mana... ayah bahkan tidak merestuiku..." Ucap Adila sambil menangis dan berlari menuju kamarnya.
BRAK pintu kamar di tutup kuat oleh Adila
"Adila.. Adila sayang buka pintunya.. ayah mohon padamu" Perintah Hartigan
"tidakk... hiks hiks hiks" tangis Adila
"Ayah.. ini makanannya sudah siap" Ucap Abila
"hmmm" hanya begitu jawan sang ayah sangat dingin. sebenarnya Abila juga ingin di perhatikan dan disayang oleh ayahnya. Abila yang mendengar Adila menangis seperti itu pun membuat hatinya ikut merasakan sedih.
"ayah lekas makanlah sebelum sayurnya dingin" Ucap Abila
"Diam kamu!!! apa kamu tidak melihat adikmu sedang sedih? bagaimana aku bisa makan jika dia tidak makan!!!"bentak Abila "pergilah kamu dari sini!!!" perintah Hartigan. Abila pun pergi dengan hati yang sedih dan air matanya pun sudah menetes.
"Abila..." panggil ibunya Hanna Abila yang mendengar suara ibunya pun segera menghapus jejak air matanya.
"iya ibu" jawab Abila
"kamu kenapa nak?"tanya ibunya
maaf yah kalo ada yang slah...
author baru pertama kali buat novel dan iseng2.. hehehe...
mohon doanya dan dukungannya buat author ya thank you 🌷🌷
nyeritaiin petualangan Adit di Desa kelam mengungkap misteri dibaliknya