NovelToon NovelToon
Terpaksa Menjadi Pemuas Badboy Kampus

Terpaksa Menjadi Pemuas Badboy Kampus

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Bad Boy / Idola sekolah
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Fitria callista

Gymora Sasami seorang mahasiswa yang terkenal akan kepintarannya, dia juga putri tunggal keluarga kaya.
Dia selalu dipuji dan dieluh-eluhkan di kampus.
Namun, citra yang sebelumnya sudah dibangun olehnya terancam dihancurkan oleh seorang Badboy kampus yang tidak sengaja memergoki dirinya digudang saat sedang memuaskan dirinya sendiri.
Pagi itu digudang, Draka Nilon mengambil alat yang ada ditangan Gymora, hal itu membuat Gymora yang akan mencapai titik kepuasannya terkejut.
"Aku tidak menyangka, seorang wanita cantik yang terkenal pintar dan jual mahal di kampus melakukan hal yang tidak terpuji seperti ini," sindir Draka.
Gymora langsung menutup tubuh bagian bawahnya.
"Draka aku mohon, jangan sebarkan video itu!" pinta Gymora.
Melihat Draka yang diam, Gymora terus memohon.
"Karena kamu terus memohon dan berlutut, baiklah kita buat kesepakatan. Kalau kamu ingin aku tidak menyebarkan videomu itu. Kamu harus melayaniku!"
Kedua bola mata Gymora membelalak, mengingat dia belum pernah melaku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitria callista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15.

Gymora yang didorong Wiliam begitu keras terjatuh, langsung menjadi bahan tertawaan semua orang yang ada disana.

Kania memang sengaja mengundang teman-teman kampusnya ke rumah duka.

Hal itu ia lakukan bukan karena ia bersimpati pada Gymora.

Tapi ia melakukannya agar bisa menyaksikan betapa menyedihkannya sang primadona kampus yang dulu sangat dielu-elukan.

Dan sekarang ini Gymora hanya menjadi bahan lelucon saja.

Gymora menatap sekeliling, orang-orang mengelilinginya menertawakannya dan beberapa orang mengatainya dengan panggilan 'bitch'.

Hati Gymora sakit.

"Ternyata setelah aku membatalkan pertunangan kita. Kamu sudah tidur dengan pria lain? Berapa orang itu membayarmu?" Tanya Wiliam dengan tatapan penuh ejekan, suaranya terdengar begitu keras diaula rumah duka.

Suasana yang harusnya berkabung untuk Gymora malah menjadi hal memalukan dan penuh hinaan seperti ini.

Gio masih berada disana, memvideokan hal yang terjadi disana.

Ia masih sulit mempercayai apa yang dilihat didepannya, Gymora seorang yang sangat cerdas dan memiliki kehidupan sempurna bahkan begitu terkenal di kota ini dengan segudang prestasi yang sangat baik.

Ternyata semua itu hanyalah topeng semu, Gio mengetahui semua itu setelah mendengarkan cerita Roland tentang kehidupan asli Gymora.

Gio yang sebelumnya sempat mengidolakan Gymora yang cantik dan punya segudang bakat malah semakin bersimpati, bahkan muncul rasa ingin melindungi gadis itu.

Semua orang nampak mengata-ngatai Gymora dengan ucapan yang tidak manusiawi.

Gio lebih tua 5 tahun dari Gymora, Ia adalah anak panti asuhan tempat sebelumnya Alan Timoti dibesarkan.

Alan sangat berjasa padanya karena membantu menyekolahkan dirinya sampai jenjang S3, semua itu bukan tanpa alasan Alan melakukannya.

Yang pertama karena Gio memiliki bakat dan kecerdasan, yang kedua memang Gio memiliki tekad yang kuat.

Nyatanya Gio tidak mengecewakan, pria muda itu mampu menyelesaikan pendidikan S3nya diusia 20 tahun.

Sekarang Gio sedang membalas budi pada Alan.

"Kamu tahu kan selama ini aku nggak pernah menyukaimu sedikitpun. Jadi aku harap kedepannya, kita jangan saling menyapa atau saling mengenal." Lagi-lagi Wiliam terus mengucapkan kata yang menyakiti hati Gymora.

Dari tadi terus mendapatkan celaan dan hianaan dari semua orang, Gymora yang masih dalam posisi terduduk karena dorongan Wiliam hanya bisa diam dan menunduk.

Bukan karena Gymora tidak bisa melawan penindasan dari orang-orang. Sekarang ia dalam keadaan berduka, kematian ayahnya sungguh menghancurkan mentalnya dan membuat dirinya lemas tidak bertenaga.

Bahkan untuk mengucapkan sepatah kata saja, Gymora merasa tidak mampu.

Wiliam sempat merasa aneh, ia kira Gymora bakalan mengamuk atau pun berteriak dan menangis histeris.

Tapi gadis itu hanya diam dan tak bersuara, bahkan tidak menangis.

"Apakah kamu tuli? Kenapa kamu hanya diam saja?" Wiliam mendekat ke arah Gymora lalu mencengkram dagunya dengan kasar sampai menyisakan noda merah.

Gymora lantas mendongak, tatapannya bertemu dengan Wiliam.

Tapi tatapan cinta yang sebelumnya masih terlihat dari kedua bola mata Gymora, sekarang ini berubah menjadi kebencian.

"Baiklah Tuan Wiliam. Semua ucapanmu akan aku ingat dari dalam hati yang terdalam." Jawab Gymora seraya menjauhkan tubuhnya dari Wiliam.

Ada rasa aneh dalam diri Wiliam, ia kira setelah mengatakan semua itu.

Gymora akan berlutut dan memohon belas kasihannya, mengingat sekarang ini Gymora sudah tidak memiliki siapapun.

Karena tadi ia masih melihat cinta yang dalam dari kedua bola Gymora, jadi ia mengatakan hal-hal buruk itu hanya untuk menguji dan berharap Gymora masih bertekuk lutut memohon cintanya.

Tapi ia salah, Gymora malah menunjukkan kebenciannya terang-terangan pada dirinya.

Bukankah sebelumnya Gymora mengatakan jika dirinya satu-satunya pria yang ada didalam hatinya?

Tapi kenapa gadis itu tiba-tiba berubah? Wiliam tiba-tiba merasakan sesak didalam dadanya.

Awalnya ia tidak setuju dengan rencana Kania, tapi Kania yang tahu kalau dirinya masih memiliki rasa pada Gymora mengatakan jika Gymora begitu kasihan karena sekarang ini tidak memiliki tempat bersandar.

Jadi Kania menyarankan, agar Wiliam menguji cinta Gymora sebelum menikahinya.

1
Mia Camelia
lanjut thor 😄
cerita nya seruuu👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!