zoeya, dia adalah mahasiswa miskin yg berkuliah di universitas empire state. suatu hari ia pergi ke perpustakaan terkenal dan terbesar di kotanya, yaitu CENTRAL INTERNATIONAL LIBRARY.
ia membaca buku catatan dan satu buku novel romansa yg bercerita tentang seorang bos terkaya yg dijodohkan dengan seorang wanita miskin yg cantik dan lumayan pintar, berprestasi dan banyak mendapatkan penghargaan dari berbagai perlombaan antar negara, antar universitas, nasional maupun internasional, tapi karna dia dilahirkan dari keluarga miskin, orang yg berada disekitar nya sedikit tidak nyaman, bahkan keluarga suami, keluarga nya dan suami nya sendiri pun bersikap sama seperti orang luar.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hazelnut_krim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#bab 15
Ibu lucas tak terlalu memikirkan itu, ia merasa kalau elvina memang berbohong pada nya karna tidak mau lyra dan richard tau tentang obrolan mereka
"yaudah kalo gitu kamu habisin makanan nya ya sayang" ucap lembut ibu lucas, elvina mengangguk lalu tersenyum manis pada ibu lucas, ia merasa kalau yg berada di depan nya adalah ibu kandung nya, ia jadi merasa rindu pada ibu nya yg ada di dunia nyata, ia merasa bersalah karna telah menghilang tanpa kabar dan dia juga merasa sangat bersalah karna jarang memberikan kasih sayang yg selama ini ibu nya jarang dapat kan dari nya
'kok aku malah kepikiran ibu ya di rumah, kira kira ibu sekarang lagi apa ya di rumah? Jadi kangen deh, aku harap ibu baik baik aja di rumah' ucap nya dalam hati sambil menyuapi makanan ke dalan mulut nya, tanpa sadar air mata elvina menetes, ia menunduk karna tak ingin orang tua lucas tau, tapi orang tua lucas sudah tau apa isi hati elvina, dan mereka juga tau kalau elvina sedang meneteskan air mata karna rindu pada ibu nya, begitu pula lucas, meskipun lucas tak melihat ke dalam ruangan, tapi ia tau kalau elvina pasti sekarang sedang sedih
"vina, kamu ga papa nak?" tanya ibu lucas yg lalu duduk di sebelah elvina untuk menghibur nya, elvina buru buru menghapus air mata nya
"vina ga papa kok tan" jawab elvina dengan senyum kaku di wajah nya
"kamu kepikiran sesuatu ya? Atau kamu lagi rindu sama ibu kamu? Kamu bilang aja sama tante, nanti tante bawa kamu temui ibu kamu"
"ga usah tante, vina ga papa kok" elak elvina
"kamu jangan bohong sama tante! Tante tau kalau kamu tu lagi kangen kan sama ibu kamu" elvina lalu mengangguk, ibu lucas lalu memeluk elvina erat, tanpa sadar elvina menangis di pelukan ibu lucas
"kamu pasti kangen banget ya sama ibu kamu, anggap tante sebagai ibu kandung kamu ya mulai sekarang" ibu lucas yg juga tanpa sadar menangis sambil mengusap rambut elvina, ayah lucas yg melihat itu akhirnya memutuskan untuk keluar dari ruangan itu dan membiarkan istri juga calon menantu nya berdua di dalam ruangan itu, lucas yg melihat ayah nya keluar dari ruangan elvina seketika paham kenapa ayah nya keluar
"tante janji bakal bawa kamu ketemu sama orang tua kamu lagi, sekarang kamu boleh nangis di pelukan tante sampe kamu puas, anggap tante itu ibu kamu el" ucap lembut ibu lucas yg tau kalau perpisahan ibu dan anak itu memang menyakitkan
"makasih ya tante udah mau ngertiin elvina, elvina tau kalau elvina itu anak dari keluarga miskin, tapi elvina bakal berusaha buat jadi istri yg baik buat lucas, elvina juga bakal berusaha buat jadi menantu yg baik buat tante sama om, elvina bakal berusaha sebisa elvina tan" elvina yg terus menangis hingga sesenggukan
"iya tante tau kok, kamu itu anak yg baik el, semua orang bakal sayang sama kamu, tante percaya kalau kamu bisa sukses"
"tante juga mulai sekarang ga bakal menyia nyiakan kamu el, tante tau dulu tante banyak salah sama kamu, membuat kamu membatasi diri sama kami bertiga, kami tau kalau dulu kami mungkin sangat kejam ke kamu, tapi kami sekarang udah bukan lagi keluarga yg dulu el, kami janji bakal melindungi kamu dan menjaga kamu sepenuh nya seperti keluarga kamu menyayangi dan menjaga kamu seutuh nya nak" ucap ibu lucas yg membuat hati elvina terasa sedikit sakit, zoeya tau kalau di novel sebenarnya sikap mereka sangat kejam pada elvina yg asli, zoeya masuk ke dalam novel tujuan nya hanya lah mengubah nasib elvina dan agar elvina di sayang dengan baik oleh keluarga frederick itu
"makasih tante udah mau nerima elvina, tapi elvina, mungkin elvina bakal berusaha untuk membiasakan berada di dekat kalian lebih sering lagi, maaf juga kalau elvina belum bisa jadi calon menantu yg baik buat kalian berdua, dan maaf juga kalau elvina mungkin pernah mengecewakan keluarga ini, elvina janji bakal mengubah pandangan keluarga ini, dan elvina juga janji bakal berusaha buat keluarga ini makin sukses lagi kedepan nya" elvina yg semakin merasa sakit di hati nya, sebenarnya ia tidak ingin membuat janji begitu, tapi karna ia rasa keluarga frederick akhirnya bisa menyayangi elvina dengan baik ia jadi merasa lebih lega dan merasa lebih tenang, ibu lucas hanya mengangguk tak menjawab nya, mereka larut dalam kesedihan, hingga tak terasa sudah 1 jam berlalu, tanpa sadar mereka berdua tertidur dalam keadaan saling memeluk satu sama lain, richard yg masuk untuk melihat kondisi istri nya terkejut karna ternyata mereka sudah tertidur lelap, ia lalu memanggil lucas untuk membantu nya memisahkan elvina dari ibu nya
'kalo diliat liat elvina emang cantik si' ucap lucas dalam hati yg tanpa sadar mengucap kan kalau elvina itu "cantik"
'astaga gw bilang apa si? Aneh aneh aja dah, inget kalian belum sah' sadar nya, ia lalu memukul pipi nya sedikit keras namun masih pelan
"kamu jagain elvina di sini ya cas, papa mau bawa mama pulang, kondisi nya dia mungkin jadi sedikit kurang baik kalau di bawa pulang sekarang, apa lagi sekarang udah larut" ucap ayah nya pada lucas sambil menggendong ibu nya ala bridal style, lucas hanya mengangguk tak menjawab, setelah melihat jawaban dari anak nya, richard lalu keluar dari ruangan dan pergi dari rumah sakit menuju rumah nya
"terus gw harus tidur di mana?" tanya nya bingung, ia melihat sekeliling hanya ada sofa di dekat nya
"yaudah lah gw tidur di sofa aja, dari pada ga ada tempat tidur lagi kan" ucap nya yg lalu berbaring di sofa itu dan segera memejamkan mata nya, tak butuh waktu lama akhirnya lucas terlelap dalam tidur nya