NovelToon NovelToon
Xiao Yun : Anak Tanpa Qi

Xiao Yun : Anak Tanpa Qi

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Fantasi Timur / Kultivasi Modern
Popularitas:32k
Nilai: 5
Nama Author: Mr.Mounyenk

Di Benua Tianxu, setiap orang terlahir dengan kemampuan menyerap Qi untuk berkultivasi. Namun Xiao Yun, bocah yatim dari Desa Kabut, lahir tanpa memiliki Qi sedikit pun dan hidup sebagai bahan hinaan seluruh desa.
Setelah kakek angkatnya meninggal, Xiao Yun bertahan hidup seorang diri dengan mencari tanaman obat di Hutan Terlarang. Hingga suatu hari, sebuah kecelakaan membawanya ke Lembah Iblis — tempat ia bertemu roh petapa kuno bernama Luo Hai.
Tanpa disadari siapa pun, di dalam tubuh Xiao Yun tersegel kekuatan kuno bernama Nadi Kekosongan, kekuatan terlarang yang bahkan ditakuti langit.
Dari bocah tanpa Qi yang dipandang sampah, Xiao Yun memulai perjalanan untuk mengguncang dunia kultivasi.

{ Update setiap hari }

Mohon dukungannya 👍🏻⭐🔁

Terima kasih 🙏🏻

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mr.Mounyenk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.15 — Segel Yang Mulai Retak

Kesadaran Xiao Yun perlahan kembali, tetapi saat ia membuka kedua matanya, pemandangan yang menyambutnya sama sekali bukan ruang inti tempat ia menerima Warisan Altar Pertama. Di hadapannya tidak terbentang lantai batu, tidak terlihat pilar-pilar hitam yang menjulang, bahkan suara Luo Hai maupun roh penjaga altar telah lenyap tanpa meninggalkan jejak. Yang ada hanyalah kesunyian mutlak, begitu sunyi hingga ia bahkan dapat mendengar detak jantungnya sendiri bergema di dalam kesadarannya.

Ia berdiri sendirian di sebuah dunia yang tidak memiliki batas yang dapat dijangkau oleh penglihatannya. Tidak ada langit yang membentang di atas kepala, tidak ada tanah tempat berpijak, dan tidak ada arah yang dapat dijadikan penunjuk jalan. Segala sesuatu di sekelilingnya hanyalah hamparan kegelapan yang seolah tidak memiliki awal maupun akhir, seperti ruang kosong yang telah ada jauh sebelum dunia terbentuk.

Xiao Yun mengerutkan kening sambil menoleh ke segala arah. Ia mencoba mencari sesuatu yang dikenalnya, tetapi hasilnya tetap sama. Kegelapan itu begitu luas hingga membuat keberadaan dirinya sendiri terasa sangat kecil.

"Di mana aku berada...?" gumamnya lirih.

Suaranya terdengar sangat jelas, tetapi tidak menghasilkan gema sedikit pun. Seolah-olah ruang aneh itu menelan seluruh suara yang muncul di dalamnya.

Ia mencoba melangkah maju dengan hati-hati. Anehnya, meskipun tidak ada tanah yang terlihat di bawah kakinya, setiap langkah tetap terasa kokoh, seakan ada permukaan tak kasatmata yang menopang tubuhnya. Semakin jauh ia berjalan, semakin kuat pula perasaan bahwa tempat ini bukanlah dunia nyata, melainkan ruang yang berada jauh di dalam keberadaan dirinya sendiri.

Belum sempat ia memahami keadaan tersebut, secercah cahaya tiba-tiba muncul di kejauhan.

Awalnya cahaya itu hanya sebesar titik kecil, tetapi dalam hitungan napas sinarnya berkembang semakin besar dan semakin terang. Berbeda dengan cahaya biasa, sinar itu memancarkan perpaduan warna hitam pekat dan perak keperakan yang saling berputar tanpa pernah bercampur, menghadirkan pemandangan yang aneh sekaligus memukau.

Tatapan Xiao Yun langsung terpaku.

Tanpa sadar, kedua kakinya bergerak mendekati sumber cahaya itu, seolah ada kekuatan yang memanggilnya dari dalam sana. Semakin dekat ia melangkah, semakin jelas pula bentuk sebenarnya dari cahaya tersebut.

Sesaat kemudian, tubuh Xiao Yun membeku.

Di hadapannya berputar sebuah pusaran raksasa yang ukurannya jauh melampaui gunung-gunung tertinggi yang pernah ia lihat. Pusaran itu memenuhi hampir seluruh ruang gelap tersebut, terus berputar perlahan dengan irama yang tenang namun membawa tekanan yang begitu dalam hingga sulit digambarkan dengan kata-kata. Cahaya hitam dan perak terus mengalir mengikuti putarannya, membentuk lintasan yang tidak pernah berhenti, seolah menjadi pusat dari seluruh ruang yang sedang ia pijak.

Meskipun ini adalah pertama kalinya ia melihat benda itu, entah mengapa sebuah nama langsung muncul di benaknya.

"Nadi Kekosongan..."

Bisikan itu keluar tanpa ia sadari.

Tidak ada seorang pun yang menjelaskan kepadanya, tetapi nalurinya mengatakan bahwa pusaran raksasa itulah sumber sebenarnya dari kekuatan misterius yang selama ini tersembunyi di dalam tubuhnya. Segala perubahan yang ia alami sejak berada di Lembah Iblis, simbol pusaran di lehernya, hingga kemampuan menyerap energi kekosongan, semuanya berasal dari pusaran raksasa yang kini berada di hadapannya.

Namun rasa takjub itu tidak berlangsung lama.

Tatapan Xiao Yun perlahan berubah ketika ia menyadari bahwa pusaran tersebut ternyata tidak berputar dengan bebas.

Di sekelilingnya melilit sembilan rantai hitam raksasa yang ukurannya bahkan tidak kalah besar dibandingkan gunung. Rantai-rantai itu saling bersilangan dari berbagai arah, membungkus pusaran seperti sangkar yang mengurung seekor naga purba. Pada setiap mata rantai terukir simbol-simbol kuno yang terus memancarkan cahaya redup, memperlihatkan bahwa segel tersebut masih bekerja meskipun telah melewati zaman yang tak terhitung jumlahnya.

Jantung Xiao Yun berdegup semakin cepat.

Ia melangkah mendekat beberapa langkah sambil mengamati setiap detail rantai itu. Kini ia dapat melihat bahwa seluruh simbol pada permukaan rantai saling terhubung membentuk formasi penyegelan yang sangat rumit. Energi dari sembilan rantai tersebut terus mengalir menuju pusat pusaran, menekan setiap putaran energi yang berusaha keluar darinya.

"Segel..." gumam Xiao Yun dengan suara hampir tak terdengar.

Dalam sekejap, berbagai pertanyaan yang selama ini memenuhi pikirannya seakan memperoleh jawaban.

Selama bertahun-tahun ia dianggap tidak memiliki Qi dan dicap sebagai anak tanpa bakat. Tidak peduli sekeras apa ia berusaha ber-kultivasi, energi langit dan bumi selalu gagal memasuki tubuhnya. Semua orang mengira dirinya terlahir cacat, bahkan ia sendiri pernah mempercayai hal itu.

Kini ia mengetahui kenyataan yang sebenarnya.

Bukan tubuhnya yang bermasalah.

Bukan pula bakatnya yang hilang.

Yang tersegel adalah sumber kekuatan itu sendiri.

Sembilan rantai raksasa itulah yang menutup seluruh aliran Nadi Kekosongan sehingga Qi dunia luar tidak pernah dapat memasuki tubuhnya secara normal. Selama segel tersebut masih utuh, tidak peduli seberapa tinggi bakat yang dimilikinya, hasilnya akan tetap sama.

Saat Xiao Yun masih tenggelam dalam keterkejutan, perubahan lain kembali terjadi.

Dari kejauhan muncul aliran cahaya hitam yang sangat besar. Energi itu bergerak seperti sungai tanpa ujung, membawa aura yang sama persis dengan Warisan Altar Pertama yang baru saja ia terima. Sungai energi tersebut melintasi ruang gelap dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya menghantam sembilan rantai yang mengikat pusaran.

Dalam sekejap, seluruh dunia berguncang.

Suara dentuman berat memenuhi ruang kosong itu, sementara simbol-simbol kuno pada permukaan rantai menyala jauh lebih terang dibandingkan sebelumnya. Energi warisan terus menghantam tanpa henti, seolah sedang berusaha membuka sesuatu yang selama ini terkunci rapat.

Pusaran raksasa di pusat segel mulai berputar semakin cepat. Cahaya hitam dan perak yang keluar darinya menjadi semakin kuat, sementara sembilan rantai yang melilitnya mulai bergetar hebat.

Xiao Yun menahan napas.

Ia tidak berani berkedip sedikit pun.

Benturan demi benturan terus terjadi hingga akhirnya terdengar suara yang sangat pelan, tetapi cukup jelas untuk membuat jantungnya bergetar.

Kraaak...

Tatapan Xiao Yun langsung tertuju pada salah satu rantai.

Di permukaannya kini muncul sebuah retakan tipis yang membelah salah satu mata rantai. Retakan itu memang sangat kecil, bahkan nyaris tidak terlihat apabila tidak diamati dengan saksama, tetapi keberadaannya membuktikan satu hal yang sangat penting.

Untuk pertama kalinya sejak segel itu tercipta, salah satu bagiannya berhasil mengalami kerusakan.

Xiao Yun memandangi retakan tersebut dengan napas yang semakin berat. Ia tidak mengetahui sudah berapa lama segel itu mengikat Nadi Kekosongan, tetapi ia dapat merasakan bahwa Warisan Altar Pertama baru saja membuka celah pertama pada belenggu kuno yang telah menekan kekuatan itu selama ribuan, bahkan mungkin puluhan ribu tahun.

...BERSAMBUNG...

1
Aman Wijaya
gaaas njeduk terus Thor lanjut
Aman Wijaya
jooooz pooolll Xiao Yun lanjut terus
Aman Wijaya
mantab lanjut terus Thor
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️
terima kasih masukan nya... selanjutnya nanti akan sering pakai time lap di season 2 atau cerita yang lain. 🙏🏻
Phait Jhoe
terlalu lama alur ceritanya
jadi kurang seru 🤭
Phait Jhoe
kelamaan ceritanya 🤭
Awan Biru
critanya bagus kak cuman alur nya terlalu lambat jd kurang greget
Atmo Jo
ceritanya bagus, cuma kebanyakan penjelasan bos, kalau bisa penjelasannya yg penting2 aja, misal tanah kultivasi dibagi menjadi berapa dll...
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: terima kasih masukan nya 🙏🏻
total 1 replies
Awan Biru
harusnya setelah menyerap kolam teratai es memiliki elemen es sih biar lebih seru saat bertarung
Awan Biru
mantap
Awan Biru
critanya menarik tp alurnya trrllau lambat tor kadang pembaca jd jenuh klo menceritakan itu itu aja kuharp author paham dg ke inginkn pembaca
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: terima kasih masukan nya untuk season 2 atau kisah yg lain kami akan memberikan sedikit perubahan 🙏🏻
total 1 replies
Awan Biru
gk di ajarin jurus atau apa gt atau elental kekacauan biar lebih seru 😍
Awan Biru
sedih ya mogav
belutputih
di aplikasi mangatoon kenapa banyak author yg bikin novel si MC nya ini usia di bawah 5thn gak bisa gitu bikin novel yg usia MCnya 17thn ke atas 🤦🤦🤔
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: bisa aja kak. Xiao Yun memang di buat awal usia muda karena novel series dan di novel ku berikutnya MC usia 18 tahun tapi masih dalam tahap penulisan di tunggu ya terimakasih saran dan perhatiannya 🙏🏻
total 1 replies
Aman Wijaya
mantab pooolll lanjut terus Thor
Aman Wijaya
lanjut terus Thor semangat semangat
Slamet Subagio
5 tahun 🤔🤔🤔🤔
Matisekali Hidupsekali
macam bagus plagiat otak kosong
Aleanzo: yahaha nyocot doang, cih gayanya petantang petenteng, di tantang langsung kerempeng😊
total 2 replies
Iis Hikaz
luo hai tidak mengajarkan teknik kah???
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: 🙏🏻 terimakasih atas dukungannya.
total 1 replies
Aman Wijaya
mantab Xiao Yun lanjut terus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!