Min Kiara gadis manis berusia 19 tahun mempunyai kekasih bernama Kim Taehyung seorang pengusaha muda yang terkenal dingin dan tidak tersentuh di Korea, tidak ada yang tahu tentang hubungan mereka yang baru berusia 6 bulan itu.
Bagaimana jadinya jika Kim taehyung tiba-tiba di jodohkan dengan wanita lain? akankah Kim taehyung menolak perjodohan itu dan mempertahankan kekasihnya? atau sebaliknya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nia ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Keputusan suga
“Kak, sudah pulang? Terjadi sesuatu kah?" Tanya jimin saat melihat suaminya memasuki mansion. Sedangkan suga tidak menjawab tetapi langsung duduk di salah satu sofa dan jimin pun berjalan menghampiri suaminya.
"Kak” panggil jimin lembut lalu duduk di sebelah suga dan menggenggam tangan suaminya.
"Bagaimana keadaan kiara sayang?” Tanya suga.
"Dia baru saja minum obat dan sekarang sedang istirahat, tubuhnya masih hangat tapi tidak sepanas seperti tadi pagi” jelas jimin.
"Lalu apa yang terjadi, kenapa kakak sudah pulang? ini masih siang. Kakak tidak enak badan kah?” Tanya jimin pelan dan suga pun menggeleng lalu menatap ke arah istrinya.
"Kakek kim datang ke perusahaan dan menjelaskan semuanya” ucap suga pelan sedangkan jimin menatap suaminya dengan tatapan bingung.
"Menjelaskan soal apa?” Tanya jimin.
"Soal pernikahan taehyung dan irene, ternyata dia memang dijodohkan dan untuk acara minggu depan dia sama sekali tidak tahu bahkan keluarga kim juga baru tahu kemarin” jelas suga dan akhirnya meluncurlah cerita tentang perjodohan yang terpaksa harus dilakukan taehyung demi menjaga janji dan nama baik keluarganya.
"Lalu apa tujuan tuan besar kim menemui mu dan menjelaskan semuanya padamu hmm?” Tanya jimin dan suga pun menghembuskan nafasnya pelan.
"Kakek kim menyuruhku untuk kembali merestui hubungan kiara dan taehyung dan dia juga tidak melarang taehyung untuk menjalin hubungan dengan kiara secara diam-diam meski taehyung sudah menikah kelak" jelas suga yang tentu saja mendapatkan tatapan tak percaya dari sang istri.
"Apa alasannya dia justru mengizinkan cucunya tetap menjalin hubungan dengan kiara padahal dirinya sendiri yang melakukan perjodohan ini?” Tanya jimin penasaran.
“Kakek kim merasa bersalah kepada taehyung, apalagi taehyung mengancam akan membatalkan perjodohan ini secara sepihak jika kakek kim tidak menyetujui persyaratan yang taehyung ajukan" ucap yoongi.
"Persyaratan? Persyaratan apa memangnya?” Tanya jimin penasaran.
"Taehyung ingin pernikahan ini hanya berlangsung 1 tahun dan setelah itu dia akan menceraikan istrinya” ucap suga yang tentu saja membuat jimin terkejut dengan persyaratan gila yang diajukan sahabatnya tersebut.
"Lalu soal permintaan supaya kiara kembali menjalin hubungan dengan taehyung apakah juga ide taehyung?” Tanya jimin dan suga pun menggeleng pelan.
"Bukan, justru kakek kim lah yang mengajukan ide tersebut. Kalau taehyung sendiri ingin menjaga jarak sementara dengan kiara selama pernikahannya dengan irene berlangsung meski sulit, tapi harus dia lakukan karena dia tidak ingin kiara dihujat banyak orang jika mereka terus berhubungan. Tetapi ternyata kiara menolak ide tersebut dan tetap ingin bertahan dengan hubungan ini” jelas suga panjang lebar.
“Jika kiara memang kembali menjalin hubungan dengan taehyung apa kita bisa melindunginya dari orang-orang yang menghujat dia? Aku takut jika mentalnya akan terpengaruh meskipun aku lebih tenang saat dia tetap bersama taehyung" ucap jimin sambil memandang suga dalam.
“Kalau untuk itu kakek kim berjanji akan melindungi kiara, dia mengajukan dirinya sendiri sebagai jaminan supaya kiara tetap aman tanpa bisa disentuh siapapun" kata suga.
Suga menatap istrinya dengan raut wajah yang terlihat frustasi, “Apa yang harus aku lakukan jimin ah? Aku benar-benar tidak tahu harus bagaimana, aku benar-benar bingung keputusan apa yang harus aku ambil" ucap suga lirih.
Semua keputusan yang dirinya ambil mempunyai resiko masing-masing tapi dirinya tidak bisa menyangkal jika kebahagiaan sang adik yang terpenting untuknya saat ini.
Jimin menggenggam tangan suga lembut menyalurkan sedikit kekuatan untuk suaminya.
"Apapun keputusan yang kakak ambil aku sepenuhnya mendukungmu kak” kata jimin sambil tersenyum.
Sementara itu disebuah apartemen terlihat taehyung yang sedang memandangi foto kiara kekasihnya di ponselnya sambil tersenyum tipis.
"Bagaimana keadaanmu sayang? Kakak rindu” gumam taehyung lirih dan tak terasa setetes air mata jatuh dari mata hazelnya.
Seorang kim taehyung menangis hanya karena merindukan satu sosok wanita yang sudah membuatnya terjerat karena kepolosan dan ketulusan gadis tersebut.
Taehyung ingin pergi ke mansion min tapi dirinya urung mengingat kemarahan suga kemarin, biar bagaimana pun sekuat apapun kekuasaan taehyung dia tetap selalu menghormati orang yang lebih tua darinya dengan syarat adalah orang itu tidak membuat masalah dengannya.
Saat akan makan malam jimin terlebih dahulu menyuapi kiara karena gadis itu harus minum obat lagi malam ini. Jimin memasuki kamar kiara dan melihat gadis itu tidur dibalik selimut tebalnya dan dengan perlahan jimin mendekat dan berusaha membangunkan gadis itu.
"Kia ayo makan dulu setelah itu minum obat” ucap jimin pelan dan saat berjalan lebih dekat samar dirinya mendengar adiknya mengigau.
"Kak taehyung...kia mau kak taehyung...” igau kiara lirih sedangkan jimin mencelos mendengar sang adik yang mengigau memanggil taehyung dan saat dirinya berusaha membangunkan kiara dengan menyentuh tangannya, jimin terkejut saat mendapati kiara kembali demam tinggi bahkan lebih panas dari tadi pagi.
Jimin berlari keluar kamar dengan panik dan berteriak dari ujung tangga memanggil suaminya.
“Kak suga, kia demam tinggi lagi" teriak jimin panik dan suga dengan segera berlari ke kamar sang adik untuk melihat kondisi adiknya tersebut.
Suga berusaha membangunkan adiknya yang wajahnya sudah memerah karena suhu tubuhnya yang sangat tinggi akan tetapi kiara sama sekali tidak merespon justru kiara terus mengigau memanggil nama taehyung, tanpa berpikir panjang suga langsung membawa kiara ke rumah sakit bersama jimin.
Suga terlihat tidak tenang saat menunggu di depan pintu ruang IGD, selain itu pikirannya juga berkecamuk soal keputusan yang harus dirinya ambil.
Terlihat suga yang terus menatap ponselnya bermaksud menghubungi seseorang tapi entah kenapa dirinya ragu.
"Kak, jangan pernah takut mengambil keputusan apapun itu” ucap jimin sambil tersenyum dan setelahnya suga mendial nomor seseorang dan saat panggilan tersambung tanpa banyak bicara dirinya langsung berkata kepada seseorang diseberang panggilan.
"kiara masuk rumah sakit” dan setelahnya mematikan panggilan tersebut dan menatap istrinya.
"Semoga keputusanku benar” ucap suga lirih dan jimin pun mengangguk sambil mengelus pelan pundak suaminya.
Sementara itu di lain tempat terlihat taehyung yang mengerutkan keningnya saat melihat panggilan masuk di ponselnya dan itu dari suga tanpa berpikir panjang taehyung langsung mengangkat panggilan tersebut.
"kiara masuk rumah sakit” kata suara di seberang
Kalimat itu membuat taehyung membeku seketika dan tanpa berpikir panjang dirinya langsung menyambar kunci mobil dan menuju basement apartemennya.
"Apa yang terjadi denganmu sayang? Kenapa bisa masuk rumah sakit?” Monolog taehyung sambil menjalankan mobilnya dengan kecepatan tinggi mengabaikan rambu-rambu lalu lintas yang dirinya lewati sepanjang perjalanan menuju rumah sakit.
Tak beberapa lama kemudian taehyung tiba di rumah sakit dan berlari menuju IGD, dari jauh taehyung melihat keberadaan suga dan jimin dan dengan langkah lebar taehyung langsung menghampiri mereka.
“Jimin ah apa yang terjadi?" Tanya taehyung saat sudah tiba di depan suga dan jimin.
“Kiara demam sejak pagi, tapi baru saja demamnya sangat tinggi jadi kami membawanya ke rumah sakit, sekarang sedang diperiksa oleh dokter” jelas jimin.
Taehyung melirik ke arah suga yang sejak tadi hanya menatap lurus ke arah pintu yang masih tertutup rapat dimana kiara sedang diperiksa.
“Taehyung..." panggil jimin dan taehyung pun menoleh ke arah sahabatnya tersebut.
“Saat demam kiara terus memanggil namamu, kami benar-benar tidak bisa berbuat apapun karena dia ternyata sangat mencintaimu" ucap jimin lirih sedangkan taehyung hanya diam tanpa bisa mengatakan sepatah katapun saat ini. bohong jika taehyung tidak merindukan kekasihnya, sehari tidak bertemu membuatnya sangat rindu.