NovelToon NovelToon
Pernikahan Terhangat

Pernikahan Terhangat

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:503.5k
Nilai: 4.7
Nama Author: Miss Black Lotus Ice

Gadis 19 tahun, yang dijual sang Ibu tiri kepada pria asing. Pria itu mengakui dirinya adalah suami dari, Alena Grazia, gadis 19 tahun yang menikah tanpa sepengetahuannya. Hubungan satu malam terjadi, panas. Dendam pada sang ibu tiri dan kakak tirinya yang telah membuatnya menjadi tidak suci, bahkan diusir oleh ayahnya, membara. Dendam itu membutakan matanya, Alena bertekad untuk merebut kembali aset perusahaan sang ibu, yang meninggal ketika dirinya masih sangat kecil, dan mencari tahu, apa penyebab kematian sang Ibu yang mendadak itu.

Alena harus membesarkan kedua anaknya tanpa seorang suami. Dia membesarkan buah hatinya di negeri orang. Alena kembali, dengan dendam. Dia berusaha mendekati orang terkaya se-Asia. Arga Wilson, pria beristri. Identitas nya sangat tertutup, bahkan sang istri lebih misterius dari dirinya. Alena bertekad, mendekati Arga Wilson, untuk membantunya mengambil alih perusahaan sang Ibu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Black Lotus Ice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 15. -Mengawasi gerak gerik keluarga Sanjaya-

Chapter 15. -Mengawasi gerak gerik keluarga Sanjaya-

Saat seusai pembicaraan dengan Helena, Alena pergi menuju kedua buah hatinya yang berada di ruangan keluarga.

"Alvin, Aluna..., Sini sayang..!!."

Ucapnya Alena meregangkan tangannya, kedua bocah itu berjalan mendekati Alena dan masuk ke dalam pelukannya.

"Dengar..., Besok Mama harus pergi lagi, Alvin sama Aluna baik baik ya. Oh iya, Mama janji setelah Mama menyelesaikan tugas, Mama bakalan ajak kalian sama Tante Helena ke taman bermain."

Bujuknya Alena sembari membelai lembut rambut putra putrinya itu.

"Tapi Mama sering sering main ke sini ya..."

Rengek Aluna dengan tatapan lirih. Alvin hanya diam di dalam pelukan hangat ibunya itu.

"Iya..., Mama akan main ke sini kalau ada waktu luang. Yang terpenting jangan menyusahkan Tante Helana, kasihan dia..., Dia harus berkerja dan menjaga kalian..."

Ucapnya Alena mencium kening Aluna.

"Tak masalah bagiku. Mereka berdua sangat membantu..., Apa kalian besok kau pergi sama Tante ke rumah sakit? Tapi jangan nakal lho. Kalian cuma boleh main di ruangan tante, jangan buntuti Tante ke sana kemari, oke?"

Ajak Helena yang tiba tiba menyahut. Alena tersenyum ke arah Sahabatnya itu.

"Baiklah...!!!"

Jawabnya serentak kedua anak itu.

"Terimakasih..."

Ucapnya Alena dengan nada lembut. Helena tersenyum lalu mengangguk.

"Tak masalah..., Hanya urusan kecil..."

Guraunya Helena sembari duduk di sofa. Aluna dan Alvin melepaskan pelukannya lalu kembali menonton tv.

Alena duduk di samping sahabatnya itu.

"Helena, bagaimana menurutmu jika aku mendekati orang terkaya se-Asia!?"

Tanyanya Alena yang membuat Helena tercengang.

"Kamu jangan gila Len!! Anak pertama Keluarga Wilson itu sudah memiliki istri bahkan anak!! Kamu mau di anggap pelakor!?"

Ucapnya Helena terkaget-kaget.

"Tapi bagaimana lagi? Aku harus menyingkirkan istri dari tuan muda itu...!!"

Balasnya Alena dengan tekad yang kuat. Helena menepuk jidatnya sendiri.

"Apa kau sadar dengan apa yang kau lakukan?"

Tanya Helana lagi.

"Sadar lah, masa mabuk.."

Balasnya Alena bergurau, Helana sudah pusing dengan kelakuan Sahabatnya itu dan langsung pergi meninggalkan temannya itu.

Saat semua sudah tidur, Alena masih bangun sembari melihat layar ponselnya. Dia tentunya sedang memeriksa gerak gerik Keluarga Sanjaya.

Sementara itu, di keluarga Sanjaya, mereka sedang berkumpul di ruangan tengah terkecuali Arnon. Kemana dia?

"... Baiklah, sesuai rencana kita. Aku akan menyabotase pekerjaan Alena, dengan begitu dia tak akan mendapatkan posisi Wakil Direktur Utama. Jika aku gagal, maka terpaksa aku harus membunuhnya atau melakukan apapun yang membuat dia tak bisa berkutik lagi!"

Jelasnya Tn. Bram, Ny. Rika menyeringai licik dengan di temani putrinya itu mereka tertawa keras.

"Jadi, aku lah yang akan mendapatkan posisi Direktur Utama Perusahaan!?"

Tanyanya Rara dengan gembira, Tn. Bram mengiyakan pertanyaan dari putrinya itu.

Tapi, tiba tiba saja Ny. Rika berdiri.

"Tidak, aku tak setuju. Yang harus mendapatkan gelar Direktur Utama itu harusnya Arnon, karena dia putra di keluarga ini!"

Bantah Ny. Rika yang sempat membuat Rara tenganga tak percaya.

"Ibu, apa maksudmu!? Kita sudah bekerja sama namun kenapa hasilnya malah di berikan pada baj*ng*n tak berguna itu!?"

Balasnya Rara dengan nada meninggi.

Plakkk!!

Satu tamparan mendarat di wajah gadis itu.

"Dia adikmu, tak sepantasnya kau menyebutnya baj*ng*n!!"

Bentaknya Ny. Rika dengan nada tinggi, gadis yang di tampar itu melihat Ibunya.

"Ibu!! Aku yang telah membantu mu menyingkirkan Alena, tapi kenapa kau menusukku dari belakang!?"

Ucapnya Rara seraya memegangi pipinya yang di tampar keras itu.

"Sudah!! Berhentilah bertengkar..!!! Kita harus memikirkan langkah selanjutnya untuk menyingkirkan gadis itu!"

Lerai Tn. Bram, kedua wanita itu duduk kembali. Rara yang mengepalkan tangannya kuat kuat menahan amarahnya dan air matanya.

Sementara di posisi Alena, dia tersenyum licik sembari terus mengamati gerak gerik musuhnya itu.

"Bagus!! Kesempatan..!! Aku bisa mengadu domba kan antara ibu dan anak itu! Rara yang arogan dan semena mena itu sangat mudah di pengaruhi! Setelah menyelesaikan misi, aku akan memulai misi baru lagi!! Hahahah...!!"

Tawa jahat Alena memenuhi ruangan itu, Helena yang mengamatinya dari kejauhan menggelengkan kepalanya.

"Apa aku memiliki teman yang gila!?"

Ucapnya Helena yang membuat Alena menoleh seketika. Dia tertawa cengengesan.

"Kenapa kau belum tidur?"

Tanyanya Helena sembari berjalan ke arah dapur untuk mengambil minum.

"Belum ngantuk..."

Jawabnya Alena sedikit berteriak. Dia kembali fokus terhadap hp-nya.

Beberapa saat kemudian, Helena datang membawa sebotol wine dengan dua gelas kosong ke hadapan Alena.

"Minum? Kita sudah lama tak minum bersama..."

Ucapnya Helena sembari menuangkan Wine dalam gelas.

Dia memberikan salah satu gelas itu pada Alena. Alena langsung menerimanya tanpa ragu dan meminumnya.

"Kau membosankan!!"

Keluh Helena seraya melirik apa yang ada di dalam hp itu.

"Kamu mengawasi mereka?"

Tanya Helena kepo, Alena hanya mengangguk menanggapi ucapan Sahabatnya itu.

"Apa yang akan kau lakukan selanjutnya?"

Tanyanya Helana lagi, Alena menoleh ke arahnya lalu mematikan layar ponselnya itu.

"Mengadu domba antara ibu dan anak. Sebentar lagi akan ada hal yang menarik."

Tiba tiba saja senyuman licik Alena terpatri di wajahnya. Helana mengernyitkan keningnya.

"Sungguh luar biasa, dan aku menantikan hal itu terjadi..."

Ucapnya Helena tersenyum evil, Alena mengambil botol wine itu dan menuangkannya ke dalam gelas miliknya.

"Ayo..."

Ajak Alena mengangkat gelasnya agak tinggi, Helana sudah faham dengan apa yang di maksud oleh sahabatnya itu.

"Cheers!!"

Ucapnya mereka berdua sembari mengadukan kedua gelas mereka masing masing.

Beberapa saat setelah mereka minum dan sudah habis satu setengah botol wine, Alena berdiri dan hendak pergi.

"Kemana?"

Tanyanya Helana dengan keadaan sadar. Langkah Alena terhenti dan berbalik.

"Aku mau pulang ke kota C. Tolong aku menjaga Alvin dan Aluna..."

Jawab Alena, Helana mengernyitkan dahinya.

"Ini sudah tengah malam, apa kau tak bisa menginap di sini saja!?"

Ucapnya Helena sembari melirik ke arah jam yang sudah menunjukkan pukul 24.53.

"Tak bisa. Aku harus pulang sekarang jika tidak si tua bangka itu akan curiga padaku karena dia selalu mengawasi setiap pergerakan dariku!"

Alena berlalu pergi setelah mengatakan kata kata itu, Helena mengikutinya sampai ke depan rumah.

"Hati hati! Jangan sampai menabrak pohon loh..."

Teriak Helena melambaikan tangan. Alena terkekeh kecil.

"Aku tak akan menabrak pohon, aku akan menabrak seseorang."

Guraunya Akena sembari cengengesan, Helena ikut terkekeh mendengar jawaban dari sahabatnya itu.

"Hati hati masuk penjara!"

Teriak Helena melambaikan tangannya, Alena masuk ke mobil dan langsung melanjukannya Dengan kecepatan di atas rata rata.

Seharusnya sangat tak di perbolehkan untuk wanita berkendara malam malam seperti yang Alena lakukan, apalagi dengan keadaan yang bisa di bilang mabuk karena bagaimanapun dia sehabis minum.

...----------------...

1
Sonia pramita
hai Thor aq mampir ya 😁😁😁
roni brebes
semangat Thor
LeoRani
anjay cantiik
Masliyani Dewi
nfnrvd
shinta girl
smgt kk. lanjuut
akhirnya up
Jell'R
akhirnya setelah sekian purnama up juga 😁🙂🙂👍
Kolor Fir'aun: Maaf bund... Hehe:v
total 1 replies
Zia Qu Chayank
maaf ya Thor kok sy nggak ngerti jln ceritanya.kayaknya agak sdkit amburadul ya,,,,pada hal sdh sampai bab ini kok sy msh linglung mikirnya.
ig:zaay.86
mungkin author nya lupa kalau alena bisa masak
Angrani
next thor
Glastor Roy
up
Umisah Asther
semangat up thor
Lucki RM
ohh berarti bapaknya anaknya Alena adalah Arga. tapi Alena tidak tau kalau di jual ibu tirinya pada Arga.
uciha sasuke
crazy up, tetep semngat 💪🙏
Juanita Musila
Gak salahkan tn Arga wilson orang terkaya se Asia...kok semua urusannya bertele2 yaa
Juanita Musila
makin gk jelas ceritanya..alena minta tolong mau ambil hak ibunya sama arga wilson..tpi karakternya kyak benci sama arga...
kemana arah ceritanya
Ina Yulfiana
next kk semngt kk upnya...
Jell'R
bikin penasaran deh...
ceritanya terlalu banyak rahasia...
next thor...
Kolor Fir'aun
Hayo... Itu siapa foto lelaki yang sama ny. Natalia dan siapa anak lelaki itu...
Jell'R
the first comment 😀
next....
Kolor Fir'aun: makasih🙏
total 1 replies
Siti Komariyah
nyesek jadi ara berharap disayang keluarga malah kakak dan ibunya pilih kasih semoga kehadiran zung liang dapat mengob@ti luka hatinya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!