Di dunia modern di mana kultivasi berjalan beriringan dengan teknologi, Chen Mo adalah siswa jenius dengan nilai teori sempurna yang bermimpi menjadi kultivator hebat.
Namun, kenyataan pahit menghantam di hari kelulusan saat Upacara Kebangkitan menunjukkan bahwa dia hanya memiliki Bakat Rank F—level terendah yang dicap sebagai "sampah".
Kekecewaannya bertambah ketika teman masa kecilnya, Su Mengqi, yang membangkitkan Bakat Rank S, langsung memutuskannya demi mengejar masa depan bersama para elit.
Meskipun diremehkan oleh semua orang dan masuk ke Akademi Naga Bintang yang bergengsi hanya karena jalur akademis, Chen Mo tidak putus asa, terutama setelah dia secara tak terduga membangkitkan "Sistem Check-in".
Melalui sistem ini, dia mendapatkan hadiah tak terbatas mulai dari pil langka, teknik kuno, hingga uang tunai hanya dengan melakukan check-in di berbagai lokasi akademi.
Diam-diam, di balik tembok akademi yang penuh cemoohan, Chen Mo mulai menumpuk kekuatan dan kekayaan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 21
Mata pria tua itu nyaris melompat keluar dari rongganya melihat monster raksasa di depannya.
"I-ini... Beruang Es Berbaju Besi! Dan ini ukuran penguasa Rank A!" teriak Penatua Wu histeris.
Belum selesai keterkejutannya, Chen Mo kembali melambaikan tangannya.
Bruk!
Bangkai Ular Piton Api Berkepala Dua jatuh tepat di samping bangkai beruang es tersebut.
Suhu ruangan yang tadinya membeku kini bertabrakan dengan hawa panas yang luar biasa menyengat dari sisik piton itu.
"Ya Dewa! Dua ekor penguasa Rank A sekaligus?!"
Penatua Wu melompat dari kursinya, kakinya gemetar tidak terkendali.
Bangkai monster Rank A adalah komoditas yang sangat langka.
Biasanya dibutuhkan tim yang terdiri dari belasan kultivator elit untuk menumbangkan satu ekor saja.
Namun pria berjubah hitam di depannya ini membawa dua ekor sekaligus seperti sedang membawa ayam potong dari pasar.
Penatua Wu buru-buru mengambil kaca pembesar khusus dan memeriksa kedua bangkai itu dengan teliti.
"Luar biasa. Sisik dan bulu pelindungnya masih sangat utuh, tidak ada bekas sihir tingkat tinggi sama sekali," gumam Penatua Wu takjub.
"Tunggu dulu, tengkorak mereka berdua hancur total."
Penatua Wu menatap Chen Mo dengan ekspresi ketakutan yang sangat dalam.
"Tuan, apakah Anda membunuh dua penguasa ini hanya menggunakan pukulan fisik murni?" tanya Penatua Wu dengan suara bergetar.
Membunuh monster Rank A tanpa menggunakan senjata pusaka atau sihir adalah sesuatu yang hanya bisa dilakukan oleh monster berwujud manusia.
Penatua Wu kini seratus persen yakin bahwa pria bertopeng di depannya ini adalah seorang senior tua yang sedang menyamar.
"Itu bukan urusanmu. Aku hanya ingin tahu berapa harganya," jawab Chen Mo dingin, memainkan perannya dengan sangat sempurna.
Penatua Wu menyeka keringat dingin di dahinya menggunakan sapu tangan.
"M-maafkan kelancangan saya, Senior."
"Bulu beruang es ini sangat sempurna untuk dibuat baju zirah tingkat tinggi, dan darah piton api sangat dicari oleh para alkemis."
"Untuk kedua bangkai utuh ini, Balai Lelang berani membayar lima ratus juta koin bintang secara tunai."
Harga itu sepuluh kali lipat lebih besar dari total kekayaan keluarga Chen Mo selama beberapa generasi.
Namun di balik topengnya, ekspresi Chen Mo tetap datar tanpa ada riak kegembiraan yang berlebihan.
"Harga yang masuk akal. Lakukan transaksinya sekarang," ucap Chen Mo santai.
Chen Mo mengeluarkan Kartu Hitam Anonim yang dia dapatkan dari brankas sekolah dan melemparkannya ke atas meja.
Penatua Wu mengambil kartu itu dengan kedua tangan yang gemetar.
"K-kartu hitam tanpa identitas dari Bank Bintang Pusat? Anda memang orang yang luar biasa, Senior."
Hanya petinggi militer atau pemimpin sekte besar yang biasanya memiliki kartu privasi tingkat mutlak seperti itu.
Penatua Wu segera memproses transfer dana tersebut menggunakan alat khusus di mejanya.
Ting!
Sebuah notifikasi kecil muncul di layar kartu hitam Chen Mo, menandakan saldo lima ratus juta koin bintang telah masuk.
"Transaksi selesai, Senior. Kami sangat merasa terhormat bisa berbisnis dengan Anda," ucap Penatua Wu sambil membungkuk hormat.
Chen Mo mengambil kartunya dan langsung berdiri, bersiap untuk pergi.
"Tunggu sebentar, Senior!" panggil Penatua Wu tiba-tiba.
Chen Mo menoleh sedikit, menatap pria tua itu dari balik topengnya.
"Ada apa lagi? Transaksi kita sudah selesai," ucap Chen Mo dingin.
Penatua Wu buru-buru mengeluarkan sebuah topeng emas kecil dengan ukiran bulan sabit dari dalam lacinya.
"Malam ini, Balai Lelang Bulan Gelap akan mengadakan pelelangan rahasia setahun sekali di lantai bawah tanah."
"Saya mewakili Balai Lelang ingin mengundang Senior untuk hadir sebagai tamu VIP kehormatan kami."
Penatua Wu menyodorkan topeng emas itu dengan kedua tangannya.
"Ada banyak barang langka yang akan dilelang malam ini."
"Bahkan kabarnya, ada sebuah botol berisi darah naga purba yang sangat cocok untuk kultivator fisik seperti Senior."
Mendengar kata darah naga purba, langkah kaki Chen Mo langsung terhenti.
Teknik Pernapasan Bintang Primal dan Tubuh Emas Tanpa Nodanya membutuhkan sumber daya tingkat tinggi yang gila-gilaan agar bisa berevolusi.
Darah naga purba adalah katalis yang sangat sempurna untuk mempercepat evolusi fisiknya.
"Darah naga purba, ya? Terdengar lumayan menarik," gumam Chen Mo pelan.
Dia berbalik dan mengambil topeng emas itu dari tangan Penatua Wu.
"Antar aku ke ruang VIP itu sekarang," perintah Chen Mo.
Penatua Wu tersenyum lebar, merasa sangat bangga bisa mengundang sosok misterius yang sangat kuat ini.
"Dengan senang hati, Senior. Silakan ikuti saya."
Penatua Wu menekan sebuah tombol rahasia di balik rak bukunya.
Sret!
Rak buku itu bergeser, membuka sebuah jalan turun menuju area bawah tanah yang jauh lebih megah dan mewah.
Chen Mo berjalan menuruni tangga batu tersebut dengan tenang.
"Mari kita lihat apakah lima ratus juta koin bintang di sakuku ini cukup untuk memborong semua barang bagus di tempat ini," batin Chen Mo sambil tersenyum di balik topengnya.
Pertunjukan yang sesungguhnya di pasar gelap baru saja akan dimulai.