NovelToon NovelToon
Putri Mahkota

Putri Mahkota

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Romansa Fantasi
Popularitas:107k
Nilai: 4.5
Nama Author: dikAtHa

Putri kerajaan yang hidup sebagai rakyat biasa dengan kisah asmara rumit, penuh perjuangan, dan pengorbanan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dikAtHa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 15

Putri sangat sedih mendengar kenyataan dari hidupnya. Ayah yang sangat ia sayangi kini berbalik menjadi musuhnya.

Ketika putri Faradilla berada pada lamunan ketidak percayaannya. Tiba-tiba pelayan datang mengejutkannya.

"Putri, makanan sudah siap dikamar putri" ujar pelayan tersebut menyadarkan raja.

Sepertinya ada yang menguping pembicaraan kita Burhan....gumam raja

"Ya pelayan, aku akan segera ke kamar" ujar putri.

.

.

.

Malamnya

pangeran Gibran datang ke kamar putri dengan senangnya. Putri sendiri gelisah akan banyaknya hal yang tak ia ketahui. Pangeran mengetahui kakaknya sedang bersedih pun berusaha menenangkannya.

"Ada apa ini kak?" ujar pangeran.

"Pangeran, apa kau menyayangiku?" tanya putri penuh ke raguan.

"Tentu sajalah kak, kau kakakku. Mana mungkin aku tidak menyayangimu"

Akankah pangeran tetap menyayangiku, bila dia tau kita terlahir beda ayah. Apa kita akan dekat seperti ini lagi, jika kedok ayah terbongkar nanti....batin putri.

"Kak, apa yang kau pikirkan?" tanya pangeran.

"Tidak, aku hanya takut saja. Karna kekuasaan kita sampai bertengkar dan melupakan hubungan persaudaraan"

"Tidaklah kak, aku berjanji padamu. Aku tak akan mempermasalahkan siapa yang akan menduduki tahta. Keinginanku hanyalah kau bahagia, aku yang akan memastikan itu"

"Makasih Gibran, aku sangat menyayangimu" ujar putri sambil memeluk hangat adiknya.

"Jangan pernah berubah kak"

"Aku tak akan berubah"

Pangeran menemani putri malam ini, bercerita masa-masa yang menyenangkan bersama. Keasikkan bercerita, pangeran dan putri merasa tenggorokannya mulai kering. Putri pun mengajak pangeran untuk menuju dapur istana.

"Kak, haruskah kita ambil sendiri?" keluh pangeran.

"Iya, kenapa?"

"Aku males jalan"

"Hanya sebentar ini, lagian kita sudah lama tidak kedapur istana. Kau tahu pasti banyak makanan disana" bujuk putri.

"Kenapa tidak menyuruh pelayan saja"

"Jangan terus tergantung akan pelayan pangeran. Atau nanti kau tak akan bisa mandiri"

"Iya-ya, kakakku yang cantik. Apa sih yang nggak buat kakakku tercintah" rayu pangeran.

****************************************

Kamar raja dan ratu.

Didalam raja sedang bertengkar hebat dengan ratu.

"Didiklah putrimu itu Avantika, supaya dia bisa menghormati Burhan" ujar raja dengan kesal.

"Dia pantas bersikap seperti itu. Ingatlah adikmu yang sudah memulainya. Adikmu itu yang mencoba mempermalukan Vanya. Apa kau lupa?" ujar ratu dengan emosi.

"Rendahkan nada bicaramu, ingatlah aku ini suamimu. Aku juga raja peward, gelar putrimu itu bisa kuturunkan" gertak raja.

"Kau tidak bisa lakukan itu Pratap, kau bukan raja yang sesungguhnya. Ingatlah jika kekuasaanmu hanyalah titipan" tegas ratu.

Hingga suaranya terdengar sampai luar kamar. Pada saat itu juga putri dan pangeran mendengar perkataan ratu dengan jelas.

Bagaimana bunda bisa memanggil ayah dengan sebutan Pratap? nama ayahkan raja Cundiga...gumam pangeran.

"Apa kau memikirkan hal yang sama denganku pangeran?" bisik putri dengan ragu.

"Ya kak, bisakah kita lebih lama. Aku ingin tahu semuanya" ujar pangeran.

Putri Faradilla hanya mengangguk.

Suasana kembali terpusat akan pertengkaran raja dan ratu.

"Ya, memang kenapa kalau aku bukanlah raja Cundiga. Suamimu yang tewas karna putrimu sediri itu. Toh aku juga yang menggantikannya, setelah aku akan ku angkat putraku sebagai raja peward yang mendatang" ujar raja.

"Kau tidak bisa melakukan hal tersebut, apa kau lupa. Tahta tidak bisa diduduki selain oleh pemilik tanda lahir kerajaan" ujar ratu.

"Kata siapa itu? aku tidak memiliki tanda lahir kerajaan. Namun nyatanya, bukankah aku masih berkuasa sampai sekarang?" ujar raja dengan kesombongannya.

"Pratap! kau akan menyesal telah melanggar perjanjian. Kau tidak bisa seenaknya seperti itu"

"Memangnya kau merasakan apa yang ku rasa slama ini. Aku harus terpisah dengan kekasihku Hana, itu hanya karena kakaku Cundiga memintaku menikahimu. Hanya untuk memberikan sosok ayah kepada putri Faradilla. Aku harus mengorbankan kebahagiaanku. Aku harus memisahkan putraku Gibran dengan ibu kandungnya" ujar raja dengan emosinya.

Jadi aku bukan putra ayah Cundiga dan bunda Avantika. Lalu siapa aku, rahasia apa yang mereka sembunyikan...gumam pangeran.

"Aku tidak memaksamu untuk menikahiku. Lalu kenapa kau menyetujuinya? kenapa kau membuat janji ini? jawab Pratap" ujar ratu dengan air mata berlinang.

"Karna suamimu tak mau melepaskan tahtanya walau dia sudah diujung kematian. Saat itu aku harus memikirkan masa depan putraku. Aku menyetujuinya semata-mata hanya untuk pangeran Gibran. Dan untuk menghancurkan kebahagiaanmu dan putri-putrimu"

"Jahat kau Pratap, tak akan ku biarkan semua ini terjadi" tegas ratu.

"Percuma, tangan kananku telah menyebar mencari putrimu itu yang membuat kak Cundiga tewas. Lebih baik berdoalah agar putrimu itu aku temukan dalam keadaan hidup"

"Pratap!" teriak Avantika membuat pangeran geram

Pangeran pun masuk dengan amarah yang membara. Putri tak sanggup untuk menahannya. Perdebatan hebat terjadi...

"Cukup ayah!" teriak pangeran dengan emosi.

"Pangeran kau disini?" ujar raja.

"Hentikan sandiwaramu ini ayah" tegas pangeran.

"Sudah pangeran jangan diteruskan" pinta ratu.

"Katakan nak, ada apa ini?" ujar raja berpura-pura tidak tahu.

"Aku sudah dengar semuanya ayah, jangan membodohiku" ujar pangeran menahan amarahnya yang akan meledak.

"Apa maksudmu pangeran?" ujar raja.

"Sudahlah, kedokmu mulai terbuka. Jujur saja kepadanya" ujar ratu.

"Oke aku katakan, kau harus menerimanya pangeran. Kau bukanlah putraku dengan Avantika, melainkan putraku dengan Hana" ujar raja.

"Dimana dia?" tanya pangeran dengan curiga.

"Tidak tahu, pangeran lupakan ibu kandungnmu. Kamu itu harusnya dukung ayah untuk membalaskan dendam. Gara-gara dialah keluarga kita tidak untuh pangeran, sadarlah itu" bujuk raja.

"Pangeran, bunda harap kau memiliki sifat lebih baik dari ayahmu" ujar ratu.

"Apa kau kata? aku seperti ini karnamu Avantika" ujar raja sambil mendorong ratu ke lantai.

"Ayah! tak sepantasnya kau seperti itu" ujar putri yang baru masuk dan menolong ratu.

"Aku bukan ayahmu, ayahmu sudah tewas karna kakakmu. Ketahuilah, aku jijik terus berpura-pura menyayangimu. Gara-gara kakakmu itu keluargaku hancur" ujar raja dengan marah.

"Fara, carilah kakakmu. Jangan sampai dia celaka karna dia" ujar ratu sambil menunjuk ke arah raja.

"Ayah berani melukai putri-putri bunda Avantika. Aku sendiri yang akan membalasmu ayah" ancam pangeran.

"Gibran, kau mengancam ayah kandungmu? apa kau sadar dengan apa yang kau lakukan ini Gibran?" tanya raja.

"Harusnya anda yang sadar, orang sepertimu harusnya tak pantas menjadi raja" ujar pangeran.

"Gibran!" teriak raja sambil menampar pipi pangeran.

"Aku benci ayah, aku akan buat ayah sadar akan perbuatan ayah" ujar pangeran kesal lalu pergi keluar kamar.

"Ini semua karna didikanmu Avantika, putraku jadi pembangkang" tuduh raja.

"Sadar diri anda, tak sepantasnya kau seperti ini ke bunda. Aku akan amankan kakakku, jangan kau kira karena cinta buta. Aku ikut membencinya, ingatlah cinta itu tidak salah. Namun saling memanfaatkan, itu yang salah" ujar tegas putri Faradilla.

1
green🐾
ayo Thor upp dah ga sabar kelanjutannya apa
semangatt
triana 13
lanjut
triana 13
lanjut
triana 13
lanjut
triana 13
lanjut
triana 13
mampir kak membawa like dan dukungan


mampir ya ke cerita baru aku
senja
orang gak merasa aneh, Bima nyebut Bianca, "none" ya?
TK
next Thor 👍
Vivian Momz Aldyra Oktavian
hhhmm cerita kayak ga brmutu banget. masa pihak kerajaan gak bisa mmbuktikan klo anaknya tidak bersalah.. kan goblok
senja: bisa, tp sengaja diem, karna tau ada yg nargetin
total 1 replies
Fajar Mesaz
HM, Fara, ya..
TK
lanjut
2 👍
TK
3 like
Susi Ana
like, mampir ya
Eryanti Nurman
ne cerita kerajaan apa cerita dunia modern thorr
dikAtHa: Dua2nya☺😅
total 1 replies
Riana Nazwa
aku mampir bawa like ya kak

mampir juga ya kak di novelku judulnya TERSISIH KARENA MENDUA
Ade Manis
2 like.
Lanjut, Thor. 😊
Semangat. 😉
Susi Ana
jempol hadir, mampir ya
R.F
like. semangat. like balik ya
Istriku mantanku
Ternyata Cinta Pertamaku
Susi Ana
jempol hadir, mampir ya
Ade Manis
Lanjut, Thoor. 😉
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!