NovelToon NovelToon
Beban Kelahiran Yang Tragis

Beban Kelahiran Yang Tragis

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:7.5k
Nilai: 5
Nama Author: kegelapan malam

Kelahiran Senja Putri Baskara bukanlah awal, melainkan akhir.

​Awalnya, ia adalah janin yang dikandung ibunya, janin yang membawa badai-badai kehadirannya merenggut nyawa kakak laki-lakinya, Fajar Putra Baskara, menghancurkan bisnis keluarga, dan melenyapkan kebahagiaan sang ibu. Sejak hari pertama dirinya hadir, Senja adalah bayangan yang dicap sebagai pembawa sial.


​Satu-satunya cahaya di hidupnya adalah sang ayah. Pria yang memanggilnya 'Putri' dan melindunginya dari tatapan tajam dunia. Namun, saat Senja beranjak dewasa, cahaya itu pun padam.

​Ditinggalkan sendirian dengan beban masa lalu dan kebencian seorang ibu, Senja harus berjuang meyakinkan dunia (dan dirinya sendiri) bahwa ia pantas mendapatkan kebahagiaan.


Apakah hati yang terluka sedalam ini bisa menemukan pelabuhan terakhir, ataukah ia ditakdirkan untuk selamanya menjadi Anak pembawa sial? ataukah ia akan menemukan Pelabuhan Terakhir untuk menyembuhkan luka dan membawanya pada kebahagiaan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kegelapan malam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15

Dua tahun telah berlalu sejak Damar dan Senja mengikat janji suci. Waktu dua puluh empat bulan itu bukan hanya rentang waktu penantian, melainkan periode pembangunan kembali. Senja kini tak lagi menyentuh pil penenang; ia sekarang menyentuh kamera, mencetak senyum pelanggan, dan membangun studionya sendiri di rumah baru mereka. Mereka telah melewati semua konflik dan badai, dan sekarang hanya menikmati hari demi hari dalam damai.

Meskipun dokter telah mengonfirmasi bahwa mereka berdua sangat subur, kabar kehamilan tak kunjung datang. Mereka tidak cemas, tetapi setiap bulan, ada sisa-sisa harapan kecil yang perlu dikelola. Mereka yakin, setelah dua tahun perjuangan mental dan fisik, rezeki itu akan datang pada waktu yang paling tepat.

Pagi itu, rutinitas mereka seperti biasa. Damar bersiap ke kantor, mengancingkan kemeja, dan menyemprotkan parfum favoritnya aroma kayu manis yang selalu disukai Senja. Damar mendekati meja makan, di mana Senja sedang sarapan.

"Aku berangkat dulu, Sayang," ujar Damar, berniat memberikan ciuman selamat tinggal.

"Tunggu!" Senja tiba-tiba berteriak, matanya membesar, wajahnya pucat pasi. Ia mendorong Damar menjauh dengan kekuatan yang mengejutkan dan menutup hidungnya. "Damar, apa itu?! Baunya! Ya Tuhan, itu menjijikkan!"

Damar mundur, bingung dan sedikit tersinggung. "Ini parfumku! Kau suka sekali aroma ini, Sayang. Kau bilang ini aroma Pelita."

"Aku tidak suka! Baunya menusuk! Seperti campuran minyak tanah basi dan logam berkarat! Cepat jauhkan, aku mual sekali!" Senja bergegas menuju wastafel, tubuhnya menggigil hebat.

Damar panik. Ia mengikuti istrinya, menepuk punggung Senja. Setelah Senja tenang, ia membersihkan dirinya. Damar menatap istrinya dengan tatapan curiga dan penuh harapan.

"Sayang, sudah empat hari ini kau tidak mau minum kopi buatanku. Kau bilang bau gosong. Dan kau menangis melihat iklan makanan kucing. Ini bukan stres, kan? Ini bukan kecemasan lama yang kembali?" tanya Damar.

Senja menggeleng, menyeka air matanya. "Aku tidak tahu. Tapi aku yakin ini bukan kecemasan. Bau itu nyata, Damar. Sangat nyata. Aku merasa..." Senja menarik napas dalam-dalam, "Aku merasa ada sesuatu yang sangat baru di dalam tubuhku."

Malam itu, setelah Damar memastikan istrinya tenang, ia pamit untuk membeli sesuatu di apotek terdekat. Senja tahu apa yang akan dibeli Damar, tetapi ia memilih untuk merahasiakan hasil pengetesan itu sendiri.

Keesokan harinya, saat Damar di kantor, Senja melakukan tes itu sendiri.

Di kamar mandi, ia menggenggam alat itu, jantungnya berdetak liar, mengalahkan gemuruh darah di telinganya.

Batin Senja "Dua tahun. Semua air mata, semua janji, semua keyakinan... Paramita bilang aku tidak akan pernah memberimu apa-apa. Dia bilang aku dikutuk dan mandul. Aku sudah lelah melawan bisikan itu. Tolong, ya Tuhan, tunjukkan padaku bahwa cinta lebih kuat daripada kebencian."

Senja memejamkan mata, berdoa, lalu perlahan membukanya. Alat itu menunjukkan dua garis merah yang tebal dan jelas.

Tangan Senja langsung jatuh ke lantai. Ia tidak menjerit, ia hanya terisak suara isakan yang dalam dan penuh kelegaan. Ini adalah isakan yang telah tertahan selama bertahun-tahun, sebuah isakan kemenangan, bukan kesedihan. Paramita telah mengatakan bahwa ia mandul. Dokter telah mengatakan ia subur. Dan kini, alam semesta telah membuktikan bahwa cinta telah menang atas semua kutukan.

Ia keluar dari kamar mandi, memandangi pantulannya di cermin. Ia bukan lagi gadis yang rapuh. Ia adalah wanita hamil, istri yang diberkati, dan pahlawan yang telah menaklukkan traumanya sendiri.

Damar pulang larut malam, merasa sangat lelah. Ia terkejut disambut oleh aroma masakan favoritnya dan lilin yang menyala. Senja menyambutnya di depan pintu dengan senyum yang paling indah.

"Kau terlihat sangat bahagia," kata Damar, memeluknya.

"Aku punya kejutan yang sudah kita nantikan selama dua tahun ini," bisik Senja.

Damar masuk dan melihat meja makan telah disiapkan. Di tengah piring makan Damar, ada sebuah kartu kecil. Damar membukanya. Di dalamnya, ada gambar kartun lucu dari bayi di dalam rahim dengan tulisan: "Papa, terima kasih sudah berjuang demi Mama. Sampai jumpa 9 bulan lagi."

Damar menjatuhkan kartu itu. Ia menatap Senja, matanya dipenuhi air mata. Ia mengangkat Senja tinggi-tinggi, mengabaikan perutnya yang masih rata.

"Sayang... ini bukan mimpi? Ini bukan janji yang akan hilang?" tanya Damar, suaranya parau. "Setelah dua tahun... setelah semua kata-kata Paramita, kita berhasil?"

"Kita berhasil, Damar," kata Senja, menciumi seluruh wajah suaminya. "Kau telah memberiku rumah, kedamaian, dan keberanian. Dan sekarang, aku memberimu hadiah yang sudah lama kita nanti."

Damar memeluknya erat, menciumi puncak kepala istrinya. "Aku tahu kau tidak pernah mandul. Aku tahu kau hanya butuh waktu dan aman. Terima kasih, Sayang. Terima kasih sudah kuat. Mulai sekarang, aku bukan hanya suami mu, aku juga pelayanmu selama sembilan bulan ke depan."

Kabar kehamilan Senja meski hanya dikabarkan ke Fatimah akhirnya bocor, mungkin melalui desas-desus atau kerabat julid yang Fatimah larang bicara.

Berita itu sampai ke telinga Paramita. Ia yang kini menjalani hukuman dan pengawasan ketat, mendengar kabar itu dari pengacaranya. Amarah Paramita memuncak hingga ke ubun-ubun.

Batin Paramita "Tidak! Ini tidak mungkin! Dia hamil? Setelah semua yang kukatakan tentang kutukan? Anak sialan itu tidak boleh bahagia! Dia tidak boleh memberiku cucu dari suaminya yang hina itu! Dia berhutang padaku, dan dia tidak bisa membayar utangnya dengan kebahagiaan!"

Namun, ia terhenti. Tangannya gemetar, bukan karena amarah, tetapi karena rasa takut yang mendalam pada penjara dan pengawasan Damar yang ketat. Ia tahu, satu gerakan ceroboh, dan Damar akan menjebloskannya. Ia jera.

Paramita menutup wajahnya dengan frustrasi. "Aku tidak bisa mengirim paket berdarah lagi. Aku tidak bisa menelpon secara langsung. Damar terlalu waspada. Tapi aku tidak akan membiarkan mereka tenang. Aku harus membuat dia paranoid. Aku harus membuatnya merasa 'terpantau' di rumah barunya yang bodoh itu."

"Aku harus meneror mereka. Aku akan mencari hacker untuk mengirim email anonim dari IP yang berbeda-beda. Membuat Senja merasa ada di mana-mana. Membuang sampah di depan rumahnya di tengah malam. Teror yang tidak terdeteksi. Aku akan biarkan kecemasan itu memakan kehamilannya dari dalam. Dia harus hancur oleh pikirannya sendiri." Paramita bersumpah untuk melanjutkan perang dendamnya, bergerak dalam bayangan.

Untungnya, Paramita hanya akan menjadi bayangan yang tidak berarti. Sebab, kehidupan Damar dan Senja dipenuhi kebahagiaan yang mampu menangkis segala racun. Perjuangan Damar kini adalah menghadapi tantangan baru yang jauh lebih menyenangkan yaitu mood swing Bumil-nya.

"Damar!" teriak Senja dari lantai atas jam satu malam.

Damar, yang baru tertidur, langsung terduduk. "Ya, Sayang? Ada apa? Kau ingin ke rumah sakit?"

"Tidak! Aku hanya ingin makan ramen pedas yang disajikan dengan es serut rasa durian dan ditaburi bawang goreng renyah!" pinta Senja, matanya membesar karena keinginan yang tak tertahankan.

Damar menahan tawa. Permintaan itu absurd, tetapi ia melihatnya sebagai tanda cinta yang tak ternilai.

Batin Damar "dulu, aku harus membujuknya untuk makan agar ia tidak kelaparan. Sekarang, aku harus membuatkannya menu yang mustahil. Ini adalah tanda keutuhan yang sesungguhnya."

Malam itu, Damar memasak ramen pedas, berjuang mencari durian beku, dan menggoreng bawang hingga renyah, hanya untuk melihat mata Senja berbinar bahagia. Ia tidak pernah mengeluh.

Di malam lain, Senja menangis selama satu jam karena "Daun bawang di sup itu terlihat kesepian."

Di kesempatan lain, ia memaksa Damar untuk mengenakan kembali parfum yang ia benci, karena "Aromanya kini mengingatkanku pada masa-masa sulit, dan aku ingin tertawa sekarang!"

Damar selalu menuruti, selalu tertawa, dan selalu memeluknya. Ia tahu, setiap permintaan aneh adalah bukti bahwa istrinya telah pulih sepenuhnya dan merasa sangat aman untuk menunjukkan semua emosinya.

Damar memeluk Senja yang tertidur di sofa setelah puas memakan kue cubit yang ia buat sendiri. Ia mencium kening istrinya dan mengusap perut istrinya.

"Dia bukan beban. Dia adalah hadiah. Dan setelah semua yang kami lalui, hadiah ini terasa lebih manis, lebih berharga. Istriku akan melahirkan cahaya baru untuk kami, di rumah yang aman, jauh dari kegelapan." batin damar.

1
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
tak terasa udah tamat lagi/Grievance//Grievance/ ayo buat season 2 nya/Determined//Determined/
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
cius ini End😏 ngga prank kan🏃🏃
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: engga beneran udh end kok
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Cerita yg bagus, seru dan tidak berbelit². Pokoknya gakan rugi buat mampir❤
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ: Kembali kasih🤗
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Seriusan ini tamat/Curse/ kok gak rela sih/Cry/
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: iya sudah harus tamat kita akan ganti ke cerita baru🫣🫣
total 1 replies
Nana✨
ke apa statusnya sudah End kak?
Nana✨: Loh, part Binar ketemu sama aku kemudian jatuh cinta, belum ada kak? /CoolGuy//CoolGuy/
total 2 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
akhirnya mati juga
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩: berarti belum tamat/Curse/😏
total 6 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Akhirnya😭😭 awas aja kalo tu nenek peot bangkit lagi🙄
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: maaci/Kiss/
total 7 replies
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
/Curse//Curse//Curse//Curse//Curse/ kak buruan up lagi /Curse//Curse//Curse/ kenapa di pending segala tuh si nenek lampir bentar lagi mau mati/Angry//Angry//Angry/
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥: /Scowl//Frown//Frown/
total 6 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Othooorrr/Curse/
Gak mau tahu pokoknya double/Cry/ Masa iya ngamook ku mesti ditunda sampe besok/Hammer/
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ: Itu mah beda lagi/Scream/
total 4 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
mbuh mbuh mbuhhhhh... orang mati di pending-pending gitu
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: aku kenapa weh🤣🤣🤣
total 3 replies
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
apaan ini/Angry//Angry/, Si Paramita cepetan mati lah /Angry//Angry/... Gila bener tuh si Paramita/Angry//Angry//Angry/

othor mesti double up ini/Angry//Angry//Angry/
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥: double up double up double up/Angry//Angry//Angry/
total 4 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
😏 aku kutukk kau/Curse//Curse/ kak biar jadi sinderlela
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: /Awkward//Awkward//Awkward//Awkward//Awkward/
total 7 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Othorr, jangan macam² kamu ya/Cry/ Dasar Paramita gila/Curse/
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ: Awas aja ya/Scream/
total 4 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Nenek peot/Hammer//Hammer/ Gimana ini/Cry/
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: aku ingin tpi aku tak disanaaa/Cry/
total 3 replies
Nana✨
Kagak pernah di kasih nafas untuk tenang sedikit senjanya oleh nenek tua itu/Cleaver//Cleaver/
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: neneknya mmg jahara/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$⚖️⧗⃟ᷢʷ🦐ᵗᵉ𝓡𝐸ˢ⍣⃟ₛ ☠️⃝🐊
meluncur ke sini tanpa nyasar 😍
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: Alhamdulillah kl gk kesasar/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Semoga mereka bisa melindungi Senja dari orang gila yg datang
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ: Hehh/Curse/
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Ada aja gangguan nya/Scream/
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ: Dihh situ kan othornya🙄
total 2 replies
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
mau juga gulali nya/Grievance//Grievance/
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥: /Shy//Shy//Shy/
total 4 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
🤣🤣🤣 Kalian hebat. Demi mama dan calon adik kalian, kalian mau bersusah payah untuk membuatnya😘
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ: Hahaha... gpp namanya juga baru belajar
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!