Bagaimana jadinya jika pasangan hidup yang akan menjadi teman hidup selamanya bahkan sampai akhir hidup sekalipun itu, harus diatur oleh orang tua? Rumah pernikahan yang tidak ada cinta dan hanya perkelahian semata. Namun dunia kadang berputar terbalik, jika Tuhan ingin membalikkan semua hati itu mudah. Hanya seperti membalikkan telapak tangan. Akan kah di masa selanjutnya Davee Xhuan Diansyah mengganggap istri pilihan orang tuanya itu tetap sebagai kesuraman atau sebaliknya, cahaya di kehidupannya, menjadi binar mahligai yang menemani setiap harinya, serta menjadi ribuan titik cahaya di hatinya? Ah, saya penasaran... Mari langsung kita baca saja, yuk?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putriani Winingsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 15
"Gue pakai baju apaan nih, piyama panjang gue kan di rumah Davee semua." Riana membokar semua pakaiannya. Riana hanya menemukan dress dress tidur pendek atau piyama dengan celana sepaha dan lengannya yang pendek. "Nggak ada pilihan lain," Riana memasang dress tidur bewarna hijau muda dengan lengan sejari juga panjang dress yang di atas lututnya.
Riana duduk di depan cermin hiasnya, memakai kan moisturizer pada wajah juga lipblam sebagai pelembab bibirnya.
"Malam ini aku terpaksa harus tidur satu kasur dengan si otak mesum. Hih.. Ngeselin." Gerutu Riana dalam hati.
Davee baru keluar dari kamar mandi, menggunakan handuk yang di ikatkan di pinggangnya sementara dadanya di biarkan terbuka. Riana yang melihat Davee seperti itu cepat cepat menutup matanya, tapi kemudian ia segera menurunkan tangannya yang barusan menutup penglihatannya itu. Ia sadar dengan kata kata Davee kemarin, kalau ia harus terbiasa dengan pemandangan itu.
"Waw, seksi banget.." Ujar Davee tidak lupa mengeluarkan senyum nakalnya.
"Ih, dasar Otak Mesum!" Riana melempar sisir yang tepat mengenai kepala Davee.
"Aduh," Davee memegang kepalanya yang terkena lemparan Riana. "Hei, lu apaan sih!"
"Lo yang apaan dasar Otak Mesuuuuuum!!!!!!!"
Cekrekk...
Pintu kamar terbuka..
Sekarang sudah berdiri Mama Rahma di tengah tengah pintu..
"Kok ribut ribut?" Tanya Mama Riana, Riana hanya terpaku, ia bingung harus menjawab apa.
"Nggak kok Ma, Riana tadi ngeliat kecoa terus nyamperin Riana yang lagi dandan buat Davee Ma." Riana seketika melirik tajam ke arah Davee. "Iyakan Sayang.." Davee tiba tiba saja merangkul bahu Riana. Tentu saja Riana kaget, ia memejamkan matanya menahan detak jantung yang berdegup kencang seakan akan meletuskan dadanya.
"Oh begitu, tadi Mama nggak sengaja lewat sini dan denger kamar kalian ribut. Ternyata cuma kecoa, Riana memang sangat phobia dengan kecoa Dav."
"Iya Ma, aku tau Riana ini sangat takut pada hewan itu. Tapi kamu tenang aja Sayang, kecoanya sudah aku bunuh dan sudah aku buang di tempatnya..." Wajah Riana sudah memerah akibat terlalu terkejut akan sikap Davee.
"Ni anak kenapa sih, dada gue ya ampun serasa mau meledak." Batin Riana.
Mama Riana hanya tersenyum melihat menantu dan putrinya itu. "Ya sudah Mama tinggal dulu ya. Selamat malam.."
"Selamat malam Ma.." Ujar Davee dan Riana berbarengan.
"Lo kenapa gitu sih?!" Riana cepat cepat melepaskan rangkulan Davee dan satu langkah menjauh dari Davee.
"Emang lo mau sampai Mama tau kalau lo sama gue nggak bisa akur kaya gini? Hah?? Lo kenapa sih, bisanya marah terus. Gue juga nggak mau kali kaya tadi gituin lo, nih kulit gue langsung tiba tiba gatel." Davee menggaruk garuk tangannya.
"Lo jahat!!" Air mata Riana seketika meleleh.
"Lo kenapa cengeng banget sih jadi cewek, bisa bisa gue jadi gila ngadepin cewek kaya lo terus kaya gini."
Riana setengah berlari pergi ke ranjangnya lalu merebahkan tubuhnya dan membalikkan tubuh membelakangi Davee yang masih berdiri.
Davee memakai baju dan juga celana yang tadi siang dibelinya. Setelah itu ia duduk di sebelah Riana sembari memainkan handphonenya. Riana mencoba menutup matanya agar ia terlelap dengan cepat namun 10 menit sudah berlalu Riana tidak juga bisa tidur.
"Penat juga kaya gini terus, gue pengen telentang." Umpat Riana dalam hati.
#Pernikahan Dadakan
#Dosenku Bosku
#Pernikahan Dadakan
#Dosenku Bosku
Jangan lupa ya singgah di karyaku..
Salam dari
RINDUKU DI UJUNG SURGA..
💖💖💖
Trims 💖💖