Jodoh yg tak pernah kita ketahui...mungkin karena sering disakiti oleh seseorang yang selama ini bersamanya. Setelah sekian lama menikah masalah tidak ada habisnya.
Seorang Istri melihat sang Suami membawa selingkuhannya ke rumah. Setelah di introgasi oleh keluarganya rupanya sudah 4 tahun suaminya selingkuh dengan cinta pertamanya. Betapa sakitnya Dia,sehingga dengan adanya kenyataan ini Dia memutuskan bercerai dengan suaminya atas dukungan keluarga besar suaminya yang menyayanginya.
Galuh selama ini tidak mengetahui ada rahasia tentang dirinya selama ini yang di tutupi oleh Ibunya,selama ini yang Dia ketahui Ibunya adalah Ibu kandungnya.
Siapakah Galuh sebenarnya? Rahasia apa yang di sembunyikan Ibunya tentang Galuh?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Jasmine, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jodoh ke2 #15
Setelah melakakukan latihan yang lumayan menguras tenaganya,Galuh turun dari Aula Latihan bersama dengan Asisten Rico ke lantai 1.
"Bang,Galuh langsung ke kamar ya?gerah...."pamit Galuh
"Oke...jangan malam-malam tidurnya ini sudah hampir jam 11,mandi pake air anget biar enak nanti tidurnya"jawab Asisten Rico
"Oke Bang....Assalamua'laikum"ucap Galuh
"Walaikum Salam"jawab Asisten Rico
'Abang janji Dek,buat kamu nyaman di sini dan melindungi kamu'batin Asisten Rico sambil menatap kepergian Galuh.
Kriiing kriiiing kriiiing
Hp Asisten Rico berdering
"Halo Tuan ada yang bisa Saya bantu?"
jawab Asisten Rico
"........"
"Baik Tuan Saya laksanakan"jawab Asisten Rico
"........"
"Siap besok pagi Saya laporkan ,Selamat Malam."jawab Asisten Rico
'kenapa Tuan minta sertifikat Galuh?sertifikat yang dia bisa,yang aku tau cuma bela diri....ah lebih baik aku tanyakan dulu sebelum dia tidur'batin Asisten Rico.
Tok...tok..tok...pintu kamar Galuh di ketok oleh Asisten Rico
"Galuh dah tidur?"tanya Asisten Rico di depan pintu kamar Galuh.
Cekreek...(pintu di buka)
"Belum...ada apa Bang Rico?"tanya Galuh
Asisten Rico kaget karena melihat Galuh tidak memakai hijab hanya memakai handuk kecil untuk menutupi rambutnya yang panjang.
"Bang?halooo...(sambil melambaikan tangannya di depan muka Asisten Rico)"ucap Galuh lagi karena melihat Asisten Rico yang menatapnya tanpa berkedip.
"Kenapa kok kaget gitu liatnya?apa di pikir Galuh hantu ya?"tanya Galuh lagi.
"Maaf Dek...Abang baru liat kamu nggak pake Hijab....mana ada hantu macam kamu yang ada bukan lari menjauh,malah ngejar iya....hehehe...Abang mau tanya kamu punya sertifikat apa aja?selain sertifikat bela diri"jelas Asisten Rico
"Oh...Oke tunggu disini ya Bang,kalo Abang masuk takut ada gosip yang enggak-enggak. Sebentar aja Galuh mau ambil tas aja kok"Terang Galuh
"Oke...Abang tunggu" jawab Asisten Rico
Galuh masuk lagi ke kamar mengambil tas yang berisi Surat-surat yang Dia bawa dari Kota B,serta memakai hijab langsung yang simpel. Setelah mengambil semua Galuh langsung keluar kamar menemui Asisten Rico di ruang tengah.
"Memang buat apa Bang kok butuh sertifikat Galuh?"tanya Galuh
"Oh...Tuan ingin tau kamu bisa apa aja selain bela diri,seperti menembak atau memanah,atau yang lainnya,kamu punya SIM apa aja?"terang dan tanya Asisten Rico
"Ini ada sertifikat menembak waktu masih SMA,itupun dari pelatihan Koppasus dulu,trus ini untuk penggunaan pedang dan senjata lainnya pun ada.Silakan dilihat dulu siapa tau berguna Bang,dan untuk SIM ada SIM A dan SIM C"jawab Galuh
"Banyak betul Dek?baiklah Abang pinjam dulu ya untuk laporan ke Tuan Besar,besok Abang kembaliin"pinta Asisten Rico kepada Galuh
"Iya bawa aja dulu,oya Abang katanya mau pulang?ini sudah larut malam,disini kan banyak kamar Bang."tanya Galuh
"Abang tak jadi pulang,tidur di kamar lama Abang aja di lantai 2.Ya udah kamu balik ke kamar sudah larut,besok kesiangan lagi" kata Asisten Rico.
"Ya sudah Galuh balik dulu...dah ngantuk,capek banget...Assalamua'laikum" pamit Galuh
"Walaikum Salam"jawab Asisten Rico
Setelah masuk kamar Galuh menyimpaan tasnya di lemari,naik ke atas ranjang untuk merebahkan tubuhnya yang kelelahan.Tak menunggu lama Galuh langsung terlelap.
Bersambung...