NovelToon NovelToon
The Unloved Duchess

The Unloved Duchess

Status: tamat
Genre:Naik Kelas / Romantis / Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Percintaan Konglomerat / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:36.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: lafratabassum

seorang pelayan bernama Jemina Kiara yang hidup serba susah, kini malah berakhir mengenaskan di tangan majikannya sendiri yang seorang Duchess.
namun tiba-tiba ruang dan waktu berubah, Jemina terbangun dan mendapati tubuhnya berubah menjadi Duchess Casandra, wanita yang sudah membunuhnya. Sebagai pelayan Duchess dia tau betul bagaimana kehidupan pernikahan nyonya nya yang sepi dan penuh kepalsuan. Cassandra di benci suaminya sendiri, karena wanita itu telah melakukan hal kotor agar bisa menikah dengan lelaki terhormat ini.

" aku akan membalas perlakuan kalian semua, bahkan tubuh ini pun harus ikut merasakan hukumannya" desis Jemina

" dia berubah dan aku mulai menyukainya" ucap Duke Louis

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lafratabassum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Belajar Menjadi Jahat

" katakan padaku" Jemina meletakkan peralatan makannya. Dia lebih tertarik dengan usul dari Helena.

" kita buat saja kalau Lady Pamela memiliki hubungan dengan lelaki lain juga" bisik Helena. Jemina menatap wajah Helena, apakah usul nya menyakinkan.

" melihat tuan begitu marah saat tau anda bersama dengan Ivon saja sudah sangat mengerikan. saya rasa jika itu Pamela tuan pasti akan menghukum wanita itu lebih dari menghukum anda, nyonya" lanjut Helena dengan wajah merayu. Seperti inilah sifat asli pelayan Cassandra, penuh dengan rencana jahat.

" aku tidak yakin dengan ide mu itu" balas Jemina tidak tertarik.

" serahkan semuanya pada saya, nyonya. saya yakin rencana ini pasti berhasil"

" benarkah?"

" iya nyonya, jika dari dulu anda ingin menyingkirkan wanita itu. Saya pasti sudah memberikan rencana yang lebih baik. Sayangnya ini adalah cara terbaik saat ini" sambung Helena membuat Jemina sedikit tergugah.

" kau atur dan berita tau aku keseluruhan rencananya nanti"

" baik nyonya" jawab Helena dengan senyum sumringah.

makan malam itu berlangsung cepat, Jemina kembali ke kamar. malam ini dia tidur lebih awal, lelahnya masih belum hilang. Apalagi di tambah dengan keterkejutan mendapat hadiah dari Louis. Sangat menyeramkan, namun jika di pikir bagaimana jahatnya apa yang Ivon lakukan dulu padanya, membuat simpati Jemina mati untuk lelaki itu.

Keesokan harinya Jemina meminta Helena untuk membawakan penjual perhiasan ke kediaman.

" bagaimana dengan Madam Margaret, satu set perhiasan yang nyonya sukai itu berasal dari tokonya" ujar Helena sambil memrapikan rambut Jemina.

" boleh saja. Yang penting dia bukan penipu"

" saya yakin tidak nyonya, siapa yang berani menipu Duchess" jawab Helena sedikit menyentil dirinya. Jemina terkadang masih merasa jika dirinya adalah orang miskin.

" suruh dia kemari siang ini"

" baik, nyonya"

Setelah hari menjelang siang, tamu yang mereka tunggu akhirnya datang.

" Duchess Winston. " sapa madan Margaret.

" duduklah madam" balas Jemina ramah.

" anda terlihat gembira, Duchess. terakhir kali saya kemari anda bahkan tidak tersenyum salam sekali"

" apa begitu? em.. mungkin karena aku tau kau membawa barang bagus" jawab Jemina asal.

" anda sangat benar" Madam Margaret tampak lebih bersemangat karena sambutan Jemina. Dia awalnya sedikit keberatan karena sikap Cassandra yang selalu mencari kesalahannya. Namun kali ini aura Duchess tampak berbeda dan sangat positif.

" tak perlu lama, apa saja yang kau bawa kemari?" Jemina duduk di sofa utama. Sedang Madam Margaret di sampingnya. Pelayan toko menjejer satu persatu kotak perhiasan di atas meja.

" saya hanya membawa barang-barang yang berkualitas saja, Duchess. Ada sekitar 3 perhiasan yang baru saja toko terima" jelas madam Margaret, pelayannya membuka satu persatu kotak.

Jemina belum pernah melihat dan menerima perlakuan seperti ini, wanita itu berusaha mengkondisikan diri agar tampak elegan sebagai Cassandra.

" kalung ini terlihat indah, warna biru nya menarik hati siapapun yang melihat"

" pilihan Duchess memang yang terbaik. kalung ini memiliki permata paling murni. Dan hanya toko kami yang mempunyai kalung dengan berlian sebesar ini"

" sebenarnya aku ingin membeli beberapa,namun persediaan perhiasan ku terlalu banyak. Bahkan beberapa aku merasa bosan dengan coraknya" Jemina mulai memainkan kata-kata. Niat utamanya bukanlah membeli, namun menukar yang lain dengan perhiasan yang lebih mahal. Meski sedikit namun kualitas dan harganya lebih tinggi. Sehingga akan memudahkan di bawa saat kabur nanti.

" bagaimana jika beberapa perhiasan yang aku punya, aku tukar dengan itu. Aku yakin banyak kolektor perhiasan yang berebut bekas ku" lanjut Jemina, membuat madam Margaret berfikir. Semua perkataan Duchess tidak ada salahnya. Selama ini dia juga menemui pelanggan yang ingin memiliki perhiasan yang sama dengan Duchess Winston.

" tentu saja. itu sangat bisa Duchess" madam Margaret masuk dalam rencana Jemina.

" Helena, bawa perhiasan yang ada di atas meja rias. semua itu aku sudah bosan melihatnya" perintah Jemina.

" baik, nyonya"

Helena segera pergi ke kamar Jemina.

" makanlah, kalian pasti lelah siang hari yang panas harus datang kemari" ucap Jemina pada madam serta pelayannya.

" tidak Duchess, kami sudah biasa mendapatkan panggilan seperti ini"

" pelayan mu tampak muda-muda. darimana kau mendapatkannya?" Jemina melihat semua pelayan Madam Margaret begitu terawat dan cantik.

" mereka sendiri yang datang lalu meminta pekerjaan. Saya hanya menolong mereka" jawab Margaret yang terlihat baik namun menyimpan rahasia.

tap tap tap

Helena datang bersama dengan beberapa pelayan rumah dengan membawa kotak-kotak perhiasan.

" ini nyonya" pelayan rumah meletakkan meja khusus untuk perhiasan itu.

" lihatlah, mereka tampak masih baru. Aku sangat merawat perhiasan yang aku punya" ucap Jemina meyakinkan Madam.

" iya Duchess" Madam berdiri dan melihat satu persatu, perhiasan yang ada.

" sayang sekali, aku sudah bosan. Jika ada barang baru bukankah akan lebih enak di pandang?" Jemina sambil meminum teh nya.

" anda sangat pandai memperlakukan mereka, tak heran jika selalu ada barang baru yang ingin kemari, hahaha_" balas Madam yang terlihat antusias dengan usul Jemina ini.

" baiklah, untuk kalung biru dan Anting nya, setara dengan yang mana?"

transaksi akhirnya di mulai. Meksi bukan orang yang memiliki banyak perhiasan, namun Jemina juga tau harga serta kualitas perhiasan. Pengalaman sebagai pelayan Cassandra lah yang membuat pengetahuan akan barang berharga ini menjadi lebih banyak.

Akhirnya setelah lama bernegosiasi, Jemina dan madam Margaret menemukan kesepakatan yang cocok.

" saya senang sekali bisa melayani anda Duchess"

" aku juga tidak terlalu Kecewa, barang-barang mu cukup bagus"

" kalau begitu saya pamit undur diri. Jika Duchess memerlukan perhiasan lagi jangan sungkan memanggil saya kemari"

" akan aku usahakan" jawab Jemina sok acuh, padahal dia lumayan untung besar. Dengan menggunakan nama nya saja, perhiasan bekas nya akan naik lebih tinggi dari harga awal.

Akhirnya rombongan toko itu pulang, dan Jemina berada di kamarnya. Wanita itu menatap beberapa perhiasan baru miliknya.

" aku tidak sabar ingin segera pergi dari sini" lirihnya sambil memikirkan bagaimana kabar keluarganya di tempat jauh.

tok tok tok

" nyonya, makan malam sudah siap"

Jemina tersenyum sambil meletakkan kembali perhiasan itu di tempat lain yang hanya dia yang tau. Dia tidak percaya dengan siapapun termasuk Helena. Lebih baik menjaga bekal kabur nya dengan baik.

Setelah makan malam, Jemina bersiap tidur. Hari ini berjalan cukup bagus. Kebetulan juga Louis tidak di rumah, dia bisa lebih leluasa mengatur rencana.

Sayangnya setelah tengah malam, tidurnya sedikit terganggu. Leher serta dadanya terasa basah dan hangat.

" emm" Jemina terusik dari tidur, berusaha menghilangkan sesuatu di sana. Namun telapak tangannya menyentuh benda berambut.

Matang langsung terbuka, dan mendapati seseorang sudah berada diatasnya. Atau lebih tepatnya sedang menikmati dada nya. Jemina langsung menarik rambut dan mendorong seseorang itu.

" diamlah Cassandra" kesal Louis yang kesenangan nya di ganggu.

" Louis, kenapa kau disini?"

" apa lagi, sudah menurut lah" Louis menahan tangan Jemina dan melanjutkan aksinya.

Baru saja Jemina bersyukur hari ini berjalan normal, kenapa harus di rusak dengan kelakuan Louis yang seenak nya sendiri.

" Louis. hentikan"

" kau berisik sekali, sudah diam!"

Jemina selalu kalah dalam hal ini, Louis dengan mudah mendapat keinginannya. selalu saja minta di layani kapanpun dia mau. Apa memang seperti ini Louis pada Cassandra. Terlihat benci namun tetap menikmati tubuhnya. Lelaki brengsek.

1
Laila Wahda
kok gak lanjut thor,padahal bagus ceritanya gak sama seperti yg lain ini dari kalangan pelayan yg di siksa sama majikannya dan masuk ke tubuh majikannya sendiri mau tau lanjutannya bagus
Annie Soe..
Karya yg sangat bagus dengan banyak pemeran tapi saling terkait & alur mengalir apik..
Sayangnya krnapa ga di lanjutin thor ?
Pindah ke sebelah kah ??
Annie Soe..
Benar2 wanita ulat keket ya si pamela..
Sabar ya jemina si louis dah mulai bucin tu..
Eka Nursanti
lanjutannya ditunggu KK,karyamu bagusss banget
Suhana Sulaiman
makin pelik ceritanya.... thor krana lama upnya kamu lupa cerita yg kamu bikin .. aku sampai mengundur ke bab belakang.. dn benar frank minta maaf pd cassandra krana kehilangan calon penerus duke....
Suhana Sulaiman
ceritanya mcm apa .. kan dirumah bapaknya sudah diberitahu oleh bapaknya sendiri yg dia keguguran... hishhh... apa mimpi
Kartini
lanjut thor
Kartini
lanjut thor,
Moreno
BELUM TAMAT tapi tidak dilanjutkan.

Sayang sekali padahal tulisannya bagus
Noveni Lawasti Munte
ko gantung Thor
Novie Achadini
reinkarnasi dong biar bisa balas dendam
Twati twatih
kpan updatenya?????????nunggu nihhhh
Twati twatih
kpan updatenya???
Twati twatih
kpan up nya,,,,,,,,
ana azizah
kehilangan anak ekspresi nya biasa ajh
bahkan malah memafkan bapaknya
ana azizah
ah naif ternyata
Twati twatih
siip,,,,👍👍critanya pas ngga ngebosenin,,, semangatt Thor menciptakan karya lain yg seru2
Twati twatih
maaf y lupa meninggalkan jejak,,,,,soalnya terlalu fokus sma critanya😁😁😁
riiina
Penulisannya rapi, enak dibaca.
ceritanya menarik....🥰
riiina
tugasmu tinggal membujuk Jemina....🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!