NovelToon NovelToon
Pergi Atau Bertahan

Pergi Atau Bertahan

Status: sedang berlangsung
Genre:Angst / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Diam-Diam Cinta / Crazy Rich/Konglomerat / Romansa
Popularitas:63.9k
Nilai: 5
Nama Author: Siti Nurmaida

Olivia, Jatuh cinta dengan senior di kampusnya. Pernyataan cintanya ditolak dan dibenci seluruh kampus. Hidupnya berantakan, ibunya menjadi sasaran kemarahan dari orang-orang yang membencinya.

Untuk mengakhiri semua penderitaan, ia menjauhi seniornya, meninggalkan kota dan pindah ke kampus lain. Disaat kepergiannya, sosok pria yang sangat ingin ia hindari justru menyatakan cinta padanya.

Lalu bagaimana Olivia harus menanganinya? Apakah ia akan menerima cinta pria itu atau justru menolaknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Nurmaida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 15

Alex menggenggam tangan Olivia dan membawanya ke lantai dansa. Olivia memandang ruangan lantai dansa, ruangan sangat bagus. Dikelilingi oleh didekorasi pita berwarna merah muda yang menambah keanggunan, seperti diflm ballerina. Setiap pasangan berdansa mengikuti alunan musik yang telah disesuaikan. Bahkan orangtuanya Alex juga berdansa.

"Mau berdansa denganku?"

Alex mengulurkan tangannya keatas, menundukkann kepalanya, layaknya seorang pangeran yang ingin berdansa dengan seorang putri.

Olivia awalnya marah pada Alex, tapi setelah Alex menceritakan semuanya, ia langsung memahaminya. Kini kemarahannya telah hilang dan digantikan oleh kebahagiaan.

"Yes, I do"

Olivia menerima uluran tangan Alex dan tertawa geli. Alex membawa tubuhnya untuk berputar mengikuti alunan musik, Olivia menyamai langkah kaki Alex agar tepat. Mereka berdua tersenyum dan memandang satu sama lain.

......

Diujung koridor, Hana memperhatikan apa yang dilakukan Alex dan wanita itu. Matanya memanas melihat Alex yang berdansa dengan wanita itu. Perkataan yang Alex tentang ia yang sudah memiliki seseorang dihatinya langsung muncul. Ia benar-benar marah dengan apa yang Alex katakan padanya, awalnya ia tidak percaya kalau Alex sudah mencintai orang lain dihatinya, tapi sekarang ia mempercayainya.

Sekarang Alex dan wanita itu sedang berdansa dengan bahagia di lantai dansa, sedangkan dirinya, hanya menonton dan menyaksikan kebahagiaan mereka.

"Kalian teman Alex, kan?"

Hana mendekati 2 orang pemuda yang sibuk bermain game di ponselnya. Kedua orang itu langsung menatap Hana yang mereka tidak mengenalnya. Hana mengenal kedua orang itu dari sosial media yang mengetag nama Alex.

"Ya"

Allano hanya menjawabnya singkat tanpa memperhatikan Hana, Hana langsung berdecak sebal karena diabaikan.

"Siapa wanita yang berdansa dengannya itu?"

Hana yang diabaikan merasa tidak perduli dan kembali bertanya. Ia menatap kearah mereka dengan tatapan penasaran.

"Kau tanya saja langsung dengannya"

Allano melontarkan kalimat yang dingin hingga membuat Hana terdiam. Mendengar kalimat pria itu benar-benar membangkitkan emosinya, apa susahnya menjawab.

"Aku bertanya dengan kalian"

Hana menjawabnya dengan suara tidak sabar. Hari ini kesabarannya benar-benar diuji.

"Dia Olivia, Olivia menyukai Alex dulu, tapi sekarang, sepertinya Alex juga menyukai Olivia. Terlihat seperti pasangan yang serasi"

Karena tidak tahan dengan suasana ambigu diantara mereka, Steven menjawab pertanyaan Hana. Bahkan ia berani menambah kata-kata 'pasangan yang serasi' agar Hana terhibur.

"Darimana kau melihat jika mereka pasangan yang serasi?"

Hana langsung marah saat Alex dan Olivia disebut pasangan yang serasi. Ia tentu saja tidak terima, hanya ia dan Alex yang bisa menjadi pasangan serasi.

"Tentu saja, mereka sangat cocok. Aku berharap tidak ada duri yang menusuk mereka"

Allano melanjutkan kata-kata Steven, matanya menatap Hana dingin. Seringai dibibirnya menandakan bahwa kalimat terakhirnya ditujukan padanya. Dari jauh Allano sudah memperhatikan wanita itu terus melihat Alex dan Olivia dengan amarah diwajahnya. Jadi ia menyimpulkan bahwa Hana cemburu melihat Alex dengan Olivia.

"Ya, aku setuju"

Steven juga setuju dengan apa yang diucapkan Allano. Ia sudah melihat perkembangan Alex dan Olivia yang semakin baik. Alex bahkan bisa berbicara santai dengan mereka berkat Olivia.

Hana berdecak sebal, ia tau apa makna kalimat mereka yang ditujukan padanya. Hana kembali ketempat awalnya, memperhatikan Alex yang masih berdansa dengan Olivia. Ia tidak terima dan tidak tahan dengan semua itu. Ia harus memikirkan sebuah rencana untuk menjauhkan Olivia dari Alex.

.....

Setelah berdansa, Alex berpamitan sebentar untuk berbicara dengan orangtuanya. Olivia memutuskan untuk menunggu di lantai dansa, melihat orang-orang berdansa.

"Hai"

Tubuh Olivia membeku karena kehadiran sosok yang membuat moodnya turun. Kenapa perempuan itu menyapanya? Ia bahkan tidak mengenalnya.

"Aku Hana"

Hana mengulurkan tangannya kearah Olivia, Olivia memandang ragu uluran tangan tersebut.

"Olivia"

Karena mengabaikan uluran tangan orang lain dianggap tidak sopan, Olivia akhirnya menerima uluran tangan Hana.

"Alex ingin aku menyampaikan pesannya padamu"

Olivia langsung tergerak saat melihat nama Alex disebutkan. Hana bilang, Alex ingin menyampaikan sesuatu padaku? Tapi kenapa ia tidak mengatakannya langsung?

"Apa?"

Karena merasa penasaran, Olivia memutuskan untuk bertanya.

"Dia menunggu mu di kolam renang, ada sesuatu yang ingin dia berikan padamu"

Olivia terdiam sejenak, Alex tidak pernah mengatakan akan memberikannya sesuatu sebelumnya. Padahal, setiap kali ia ingin melakukan sesuatu, pasti Alex akan lebih memberi tahunya dahulu. Ia berpikir dengan ragu, apakah kalimat Hana memang benar? Atau dia cuman dipermainkan.

Tapi, Olivia tidak ingin berburuk sangka. Ia mengenal Hana, karena Hana adalah teman masa kecil Alex. Jadi ia memutuskan untuk mengikuti Hana ke kolam renang.

Setelah sampai dikolam renang, Olivia tidak melihat sosok Alex, bahkan hanya sedikit para tamu yang ada disana. Ia memutuskan untuk berjalan disekitar kolam.

Tubuhnya tiba-tiba didorong dari belakang, ditambah lantai yang licin, Olivia tidak bisa menjaga keseimbangan tubuhnya dan ia tercebur.

"Tolonggg....."

Olivia berusaha untuk naik keatas dan melambaikan tangannya, matanya buram dan air kolam sudah masuk kedalam mulutnya. Dadanya terasa berat dan sesak. Penglihatannya gelap, terakhir kali yang ia ingat adalah suara seorang pria yang memanggilnya dengan khawatir.

......

Alex telah menyelesaikan pembicaraan dengan orang tuanya. Setelah itu akan akan menemui Olivia, namun ia sudah mencarinya kemana-mana dan masih belum menemukannya.

Matanya tiba-tiba melihat keramaian dari arah kolam renang, perasaannya langsung merasa tidak enak. Ia berlari kearah kolam renang. Matanya melebar saat melihat Olivia yang hampir tenggelam.

Alex menyingkirkan semua orang, melepas jasnya dan masuk kedalam. Ia mengangkat Olivia ke atas. Matanya menatap khawatir pada tubuh Olivia yang pucat dan dingin. Hatinya takut Olivia akan kenapa-kenapa.

Alex memompa dadanya dan semburan air keluar dari mulutnya. Alex bernafas lega, Olivia masih hidup. Tapi ia masih tidak sadarkan diri. Alex mengambil jasnya dan menyelimuti tubuh Olivia.

Alex menggendongnya dan melewati para tamu yang menatapnya dengan bingung. Para tamu langsung memberikan jalan padanya untuk lewat.

.....

Hana berteriak senang dalam hatinya, ia yakin tidak akan ada orang yang melihat perbuatannya. Melihat Olivia yang kehabisan nafas dan tenggelam merupakan kesenangan baginya. Ia sudah mengetahui kalau kolam renang ini sangat dalam.

Tapi kesenangannya langsung rusak, Alex entah darimana tiba-tiba datang dan menyelamatkannya. Kenapa Alex datang disaat yang tidak tepat. Padahal sebentar lagi, ia yakin Olivia akan mati tenggelam. Dengan begitu ia bisa merayakan kemenangannya.

Tapi sekarang, semua impiannya sirna. Alex masuk ke kolam dan mengangkat Olivia keatas. Alex bahkan memberikan jasnya dan menggendongnya kedalam. Hana langsung merasa sangat marah. Alex tidak pernah melakukan hal itu dengannya saat kecil.

Sepertinya ia harus memikirkan rencana lain untuk memisahkan Alex dari wanita itu. Ia tidak boleh membiarkan Alex bersama wanita itu. Tidak akan pernah, ia tidak bisa menerima Alex mencintai orang lain selain dirinya.

.......... Bersambung.......

1
Ilfa Yarni
kmn aja baru update LG thor
Vyone Shasha
lanjut thor seterusnya
mengandung bawang 😭😭😭😭😭
Salawati kayla
bagus ceritanya
Muhammad Bagus
keren thor.

kamu tau yg paling keren dari novelmu cara Alex melindungi dan membalas penganggu hubungan mereka.

sumpah. juara! aku ga nyangka sampe ke situ.

jgn kecewain aku ya thor. novelmu menjadi fav ku
Ilfa Yarni
syukurlah skr tinggal halalkan hubungan kalian
Muhammad Bagus
ingat thor gada ceritanya lo buat Olivia celaka.

yg hrs celaka ya Emily! buat si Alex seperti saat dia memperlakukan Hana. mempertahankan miliknya. melindungi cintanya
Muhammad Bagus
jgn ada aksi jebak menjebak pake obat perangsang trus si Alex terjebak thor. basi

dia bisa bersikap kejam ke Hana dk sampe membunuh Hana.

kenapa tdk bs bersikap kejam ke Emily.

toh sama aja. per3mpuan terobsesi ga jelas.
Mandala Abie
emily sableng
Ilfa Yarni
ya pastilah orang tua setuju toh demi kebahagiaan anknya
Mulia Hasan
bagus thor ceritanya..thor jng terll lama ya..Alex sm Olivia pisahnya ..🙏😔
Ilfa Yarni
waduh ternyata Emily psikopat serem jg tp Alex lbh serem lg
Ilfa Yarni
coba saja klo bisa
Ilfa Yarni
salam kenal thor
Sylvia Gho
so far ceritanya bagus..gak gantung2..saya pribadi bisa merasakan spti berada dlm cerita.. /Kiss/
shanty aan
bagus ceritanya/Drool//Drool//Drool/
Sadan Aulia
up tiap hari yg thor dan up yg byk 😊
Aulia Au
bagus ceritanya..tp bersambung
Maisarah Sarah
Lumayan
Maisarah Sarah
Kecewa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!