NovelToon NovelToon
Rey - Hanna {After Summer'S}

Rey - Hanna {After Summer'S}

Status: tamat
Genre:Romansa / Suami ideal / Istri ideal / Tamat
Popularitas:275.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ayu Lestary

Ketika hubungan Raffael dan Yayank mulai goyah karena pengakuan Raffael akan cintanya pada Hanna, Hanna terjebak dalam kebingungan. Di saat yang bersamaan, Rey mulai merasakan dilema. Adik angkatnya, Ella, dengan berani mengungkapkan perasaannya, meski Rey sudah berulang kali menolak. Rey merasa hidupnya mulai semakin rumit dengan adanya perasaan-perasaan yang tidak seharusnya muncul, baik terhadap Ella maupun Hanna.

Di tengah kekacauan itu, mereka bertiga harus menghadapi kenyataan bahwa cinta sering kali hadir dengan cara yang tidak terduga. Hanna terjebak di antara dua pria yang sangat penting baginya. Raffael, sahabat setia yang selalu ada, dan Rey, yang meskipun keras kepala, mampu membuat jantungnya berdebar. Akankah persahabatan mereka mampu bertahan di tengah badai perasaan yang terus bergolak? Atau, salah satu dari mereka harus mengorbankan segalanya demi sebuah cinta yang tak terungkap?

Happy Reading guys 🧾🧾🧾

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu Lestary, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

He's Married

Hanna keluar dari kamar Qiara, dengan senyuman puas tergambar diwajahnya.

"Apa dia tidak curiga?" Selidik Tuan Deward, setelah Hanna kembali bergabung bersama kedua laki-laki itu di ruang tengah.

"Dia sepenuhnya percaya." Hanna tersenyum penuh arti.

"Kau memang paling pintar meyakinkan orang." Rey mengusap kepala Hanna pelan.

Hanna menoleh ke arah suaminya itu, "Dan kau, orang yang paling sulit untuk aku yakinkan." Bak mengingat kembali kisah lampau saat Rey begitu tergila-gila pada Myesa, seakan dunianya hanya berputar di sekitar wanita itu saja. Dan Hanna, seringkali menjadi sosok kasat mata di hadapan Rey.

"Sayang, jangan mulai... Itu hanya masa lalu." Seloroh Rey, flat.

Hanna hanya tertawa pelan, pikirannya kembali tertuju pada Qiara, mengapa gadis pemalu sepertinya justru menyukai acar pacuan kuda seperti itu?

*

Keesokan paginya, Qiara dengan bersemangat bersiap untuk pergi ke acara Cowboys, lengkap dengan penampilan koboi nya.

Pun dengan Hanna, yang di minta Qiara untuk juga berpakaian seperti itu. Karena itu salah satu persyaratan di acara tersebut.

Baiklah, Hanna menurut saja. Asal gadis itu bahagia.

Mobil melaju, keluar dari basement.

Raut bahagia tak dapat disembunyikan Qiara, " Hanna, bagaimana cara mu meyakinkan Papaku?" Tanya Qiara semangat.

"Hemm hanya dengan sedikit rayuan." Seloroh Hanna asal.

Tak jauh dari mobil mereka berada. Sebuah mobil hitam dengan kaca gelap sedang mengikuti mobil Hanna dan Qiara dengan jarak tak terlalu jauh.

Qiara membuka jendela mobil, membiarkan angin masuk dan menyejukkan pori-porinya. Lalu menghirup udara sedalam-dalamnya. Ini pengalaman pertama dalam hidupnya, pergi dengan bebas tanpa pengawalan yang selalu mengekang pergerakannya.

Mereka sampai di tempat tujuan setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh. Hanna merenggangkan tubuhnya sesaat setelah turun dari mobil. Ia merasa pegal setelah mengemudi terlalu jauh.

"Ayo Hanna, kita sudah terlambat." Qiara menarik pergelangan Hanna. Lalu dengan tergesa berjalan masuk ke pekarangan acara itu diselenggarakan.

Mobil yang sedari tadi mengikuti mereka juga sudah terparkir di sana, selang beberapa mobil dari tempat mobil Qiara terparkir.

Benar seperti yang dikatakan Qiara, mereka sudah terlambat. Tempat itu sudah di penuhi oleh orang-orang yang juga akan menyaksikan pertunjukan itu.

"Qiara, kau benar-benar datang tanpa pengawal?" Tanya salah seorang teman Qiara, ketika Qiara dan Hanna ikut bergabung bersama mereka. Disana, ada 3 teman Qiara yang sudah datang terlebih dulu.

"Empp.." Qiara hanya mengangguk sekenanya. Setelahnya ia langsung mengedarkan pandangannya, mencari sosok yang menjadi alasan ia begitu bersikeras untuk datang.

Qiara bahkan tak sempat memperkenalkan Hanna pada teman-temannya.

Senyuman Qiara langsung merekah ketika pandangannya berhasil menangkap sosok yang ia cari.

Hanna mengikuti pusat yang menjadi perhatian Qiara.

Ternyata ke arah salah satu pemain di pacuan kuda itu.

Hanna mengerti sekarang, tampaknya Qiara sedang kasmaran. Pantas saja ia sangat kecewa ketika dilarang Papanya untuk pergi.

Dan kini, giliran Hanna yang mengedarkan pandangannya. Mencari sosok yang sudah bersekongkol dengannya dalam hal ini.

Hanna langsung menyeringai, ketika sosok yang ia cari merespon pandangannya dari kejauhan.

Rey, dengan dua pengawal. Ikut kesana, mengawal dari kejauhan dan secara diam-diam.

Karena hanya dengan begitu, keduanya.. Qiara dan tuan Deward. Akan puas dengan keinginan masing-masing tanpa harus mengecewakan satu sama lain.

Qiara yang tak tahu ia dikawal, dan Tuan Deward yang tetap bisa tenang karena putrinya berada dalam pengawalan.

"Kau sangat cocok dengan pakaian itu." Pesan teks yang dikirimkan Hanna pada Rey.

Tubuh sixpack Rey tampak sempurna di balut kostum koboi lengkap dengan topinya.

Pesan berhasil terkirim, dan kini Rey sedang membacanya.

Jarinya mulai mengetik sesuatu. Kemudian membalas pesan Hanna.

Notifikasi masuk di ponsel Hanna, "Dan dadamu terlalu terbuka dengan pakaian itu! Apa tak ada pakaian lain yang lebih tertutup?" Hanna tersenyum membaca pesan Rey. Seakan intonasinya bisa tergambar jelas di benak Hanna.

Hanna tak membalas, atau percakapan itu akan melebar ke mana-mana.

Acara pacuan kuda itu pun dimulai. Qiara tampak begitu bersemangat menyemangati si pemuda yang sedang berlomba disana. Ekspresi Qiara juga berubah tegang ketika si pemuda berada di titik-titik rintangan.

Beruntung, pemuda itu meraih juara setelahnya. Membuat perjuangan Qiara tak sia-sia setelah memaksa untuk menyaksikan pertandingannya.

Qiara bahkan sampai jingkrak kegirangan ketika si pemuda sampai di titik finish.

"Hanna, kau tunggu disini sebentar." Qiara bergegas pergi setelahnya, Hanna langsung memberi kode pada kedua pengawal untuk mengikuti Qiara, tentunya secara diam-diam. Lagi pula kedua pengawal itu juga menyamar dengan pakaian koboi mereka. Qiara pasti tak akan menyadarinya ketika mereka sudah berbaur di tengah-tengah keramaian.

Rey bangkit dari duduknya, berjalan mendekati Hanna yang masih belum beranjak dari tempat ia duduk. Rey menutupi dada Hanna dengan rompi miliknya.

"Aku tidak tahan melihat itu!" Setelahnya ikut duduk di samping Hanna.

Hanna merangkul lengan Rey, mendekatkan bibirnya tepat disamping telinga Rey. "Apa kau tergoda, Tuan." Bisik Hanna.

Rey menoleh, melototi Hanna. "Itu bukan untuk di pamerkan! Apa kau tak malu? Perutmu bahkan hampir membuncit. Bisa-bisanya kau pakai pakaian seminim itu." Kesal Rey.

Benarkan! Hanna sudah menduga ini akan terjadi. Tapi tak ada pakaian lain yang bisa digunakan. Bahkan ini satu-satunya yang paling tertutup, jika dibandingkan yang lainnya. Lagi pula semua pakaian itu Qiara yang mempersiapkannya. Rey mana mengerti jika di jelaskan, "Aku ke toilet dulu." Hanna bangkit dari duduknya, dengan ekspresi datar ia beranjak dari sana.

Rey berdengus kesal, setelahnya ikut bangkit untuk mengikuti Hanna. Tak akan ia biarkan siapapun memandangi Hanna lebih dari tiga detik.

Hanna masuk kedalam toilet wanita, membuat langkah Rey terhenti.

Rey berdiri di depan sana bak penjaga toilet.

Beberapa wanita yang akan masuk ke toilet justru di buat terkagum dengan ketampanan Rey. Mereka sengaja mendekati untuk menggoda Rey.

Sedangkan di dalam toilet, Hanna sedang merepeti Rey. Mengoceh dalam hati dengan kesal. Mencuci tangannya dengan kasar. Tanpa sadar, suaminya sedang digoda diluar sana.

"Gadis itu benar-benar bodoh, aku berani bertaruh dia pasti akan berikan apapun untuk Bryan." Diikuti dengan tawanya yang menggelegar, cukup menarik perhatian Hanna untuk menoleh ke arahnya.

Hanna mengernyit, mereka ke-tiga teman Qiara tadi, Hanna menyelipkan rambutnya kebelakang telinga, lebih menajamkan pendengarannya.

"Aku juga yakin begitu," Sahut yang lainnya. "Qiara itu gampang sekali terpengaruh, dia bisa di bodohi dengan begitu mudah." Lagi dan lagi, tawa mereka begitu mengejek.

"Tidak sia-sia kita mengenalkan Bryan padanya. Paling tidak kita bisa menikmati apa yang Bryan dapatkan dari gadis itu."

Dada Hanan langsung kembang kempis, ke-tiga gadis itu berlalu pergi setelah puas mencemooh Qiara. Mata Hanna mengikuti ke-tiga gadis itu dari balik cermin wastafel.

"Dasar ular!" Kutuk Hanna.

Hanna keluar dari toilet, mengernyitkan keningnya ketika mendapati Rey sedang di kerumuni para wanita, ia tampak kewalahan menolak para wanita yang sedang menggodanya.

"Excuse me," Hanna menengah. Merangkul manja lengan Rey. "This man is my husband." Seloroh Hanna dengan bangga.

"What! So he's married!" Ucap salah seorang wanita tampak kecewa, padahal Rey sudah menegaskannya sedari tadi, mereka saja yang tak mau mempercayainya.

Mereka bubar serempak,

"Huft.." Rey menghela lega, sambil mengusap dadanya. Wanita-wanita itu terlalu brutal.

To Be Continued 🍁

1
Nur Aliyah Zainal
niat dilanjutkan gak sih ceritanya Thor?
Mutia
udh nunggu lama bnget thor
Any
Wahh akhirnya thor, setelah sekian purnama
Tika Rostika
lanjut kak
Lea
Ok thor, next.... 🍻
Rina Kurnia
semoga othor sehat n baik2 saja ya...
semangat lg thoorr..... 💪💪🌹🌹
Irma Dwi
kemana aja othor satu ini, udah kangen banget,,,,
sampai lupa jalan critanya 🤭😁
Lea
Thorrrr........
sudahi hiatus nyaaaa
cepat lah up thorrrrr 🤧🤧🤧
Arya Adikara
kasat mata= dapat di lihat,nyata,konkret

tak kasatmata=tk dapat di lihat,tidak nyata.
Arya Adikara
kasat mata= dapat di lihat,nyata,konkret

tak kasatmata= tak dapat di lihat,tak nyata.
Reni Anggraini
kapan dilanjut thooor
🌹Fina Soe🌹
astaga hanaaa...ngidamu itu...🤣🤣
Rumkitalia Fajrimarini
ko setengah² si Thor nulis novelnya
Waty Umi hafidzah
Bagus, ditunggu kelanjutanx_pengenx syelah yayank siuman maka rumah tanggax denga Rafa akan kembali.
Waty Umi hafidzah
Koq aku ngerasa sedih banget yaak, kasian banget sama Yayank yg tetap mau bertahan padahal udh tau bahwa tak akan ada tempat buatx dihati Rafa😭 apakah Yayank akan terus sakiit sampai ending? Entahlaaah hanya othor yg tau😔
Quwh Caiiankcllucma Ranggaaguz
ini ceritanya sudah sampai d sini kaj
Otin Frankenstein Jr.
abis di usap terus di gerus pala botaknya 🤭🤭🤭
fitriana
ayo thor jangan lama² update nya kelamaan nunggu nih ngak sabar pembaca setia!!!
Alin Norshalsabilla Alkhatir
Pasti Ray dh tau smua'y
klo aku yg di tanya Ray kmu mau makan apa. jwananku, aku mau makan kamu Ray... km menggemaskan 🤣

Lanjut ka Thor and ttp semangat💪
Salsa Bila
bufek tour mikir konsepe piye iki... 🤦‍♂️🤦‍♂️🤦‍♂️💪
Any: Jangan di pikirin, biar othor nya aja y mikir, kita baca aja 🤭🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!