NovelToon NovelToon
Terikat Takdir

Terikat Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Trauma masa lalu / Menikahi tentara / Perjodohan
Popularitas:56.1k
Nilai: 5
Nama Author: Safira

Jodoh itu rahasia Allah. Takdir juga Allah yang menentukan. Tidak ada siapapun makhluk di dunia ini yang tau selain Dia.

Alea Widya Laksono (35 tahun) dinyatakan telah sembuh usai tiga tahun menjadi pasien di rumah sakit jiwa. Di usianya yang semakin bertambah, kedua orang tuanya cemas karena jodoh tak kunjung datang untuk putri mereka.

Suatu hari Alea akhirnya pasrah untuk menerima perjodohan yang disodorkan oleh kedua orang tuanya dengan seorang pria yang berasal dari kalangan militer. Lelaki itu bernama Mayor Prabu Rasyid Wicaksono (38 tahun) yang berstatus duda tanpa anak.

Konon kabarnya, pernikahan Mayor Prabu sebelumnya harus kandas karena masalah ranjang. Desas-desus beredar bahwa sang suami yang menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) tersebut menderita impo_ten.

Apakah benar faktanya seperti itu? Benang merah seperti apa yang pada akhirnya mengikat takdir antara Mayor Prabu dengan Alea.

Simak kisah mereka.💋
Bagian dari Novel : Permata Hatiku🍁

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1 - Perjodohan

Malang.

"Alhamdulillah, akhirnya Alea kita bakal nikah juga ya Pa bulan depan." Ungkap Ayu Windarsih, ibu kandung Alea Widya Laksono,. penuh senyum bahagia terpancar di raut wajah tua nya.

"Iya, Ma. Alhamdulillah," sahut Brigjen Pol (Purn) Bayu Laksono, ayah kandung Alea, yang juga tampak ikut bahagia walaupun terselip sebuah kekhawatiran.

Ya, khawatir akan masa depan putrinya ke depan selepas menjadi seorang istri dari abdi negara karena Alea pernah memiliki catatan luka di masa lalu.

Sepasang suami-istri yang usianya sudah lanjut tersebut begitu sumringah berbincang di ruang tamu kediaman pribadinya perihal rencana pernikahan saudari kembar Langit itu.

Tak hanya Bayu dan Ayu yang berada di sana. Tampak Alea duduk di salah satu sudut sofa sembari kepalanya menunduk ke lantai. Wanita berhijab hitam dengan pakaian gamis senada warna tersebut tampak berbeda dengan kedua orang tuanya yang terus tersenyum membahas rencana pernikahannya.

Hal itu tak luput dari pandangan kedua mata Bayu. Namun, ia memilih diam karena tak ingin merusak suasana bahagia hati sang istri. Terlebih kondisi kesehatan Ayu yang kian membaik ketimbang beberapa tahun lalu saat Alea masih berada di dalam rumah sakit jiwa.

Alea Widya Laksono pernah menderita gangguan mental setelah tragedi pemer_kosaan yang menimpa dirinya tujuh tahun yang lalu di sebuah gudang tua oleh segerombolan pre_man jalanan.

Para terpidana kasus tersebut sudah mendapatkan hukuman penjara. Ada yang mendapat hukuman lima tahun, enam tahun dan ada juga yang sembilan tahun.

Alea menatap pantulan dirinya di cermin besar yang ada di dalam kamarnya. Tahun ini usianya sudah menginjak tiga puluh lima tahun.

Wanita seumuran dirinya dominan sudah menikah, bahkan punya anak. Akan tetapi, hingga kini Alea masih single alias belum menikah. Boro-boro menikah, pacar saja tak punya. Teman atau sahabat sesama perempuan, ia juga tak punya.

Setelah kasus yang menimpanya tujuh tahun lalu Alea ditinggalkan teman-teman dekatnya.

Setelah keluar dari rumah sakit jiwa, Alea sering menghabiskan waktunya di dalam rumah. Sesekali ikut kajian untuk memperdalam ilmu agama dan pengetahuan secara umum seperti memasak, membuat kue hingga belajar menjahit atau mendesign sebuah baju.

Jika keluar rumah, Alea terbiasa menggunakan hijab dan busana yang menutup auratnya.

Trauma masa lalu membuatnya tak lagi berpakaian se_xy atau terbuka. Bahkan Alea tak pernah pergi ke cafe atau tempat hiburan malam lagi sejak kejadian naas beberapa tahun yang lalu yang sempat merenggut kesucian hingga kewarasan mentalnya.

Beruntung percobaan buu_nuh diri yang pernah beberapa kali dilakukan Alea ketika di dalam rumah sakit jiwa berhasil digagalkan dokter dan perawat.

"Kok kamu diem aja, Lea. Kenapa?" tegur Mama Ayu yang baru saja kedua matanya melihat Alea seakan menyembunyikan sesuatu. Entah semacam sebuah kekhawatiran atau kegelisahan.

"Enggak apa-apa, Ma."

"Apa ada yang mengganjal di pikiranmu, Nak?" pancing Ayu sebagai seorang ibu yang tentu punya kedekatan feeling dengan anaknya, terutama anak perempuannya ini. "Apa kamu gak suka sama perjodohan ini?" imbuhnya.

Bayu memilih diam dan menyimak obrolan sang istri dengan putrinya itu.

"Gak ada, Ma. Cuma..." ucapan Alea sejenak menggantung.

"Cuma apa? Katakan saja. Papa dan mama pasti dengerin mau kamu kok," desak Ayu dengan tatapan cemas dan serius tertuju pada Alea.

"Papa dan mama pasti tau aku udah enggak..." ucapan Alea kembali menggantung dengan kepala setia tertunduk. Ayu dan Bayu memilih tetap diam sembari sabar menunggu Alea menyelesaikan kalimatnya.

Jika mengingat masa lalunya, sungguh Alea begitu malu terhadap keluarga terutama pada kedua orang tuanya yang telah bersusah payah membesarkan dirinya. Semua mimpi dan harapannya pupus karena kebodohan dirinya serta kebiada_pan pelaku yang tega mengambil kesuciannya malam itu.

Alea menarik nafasnya sejenak. Rasanya sungguh sesak jika harus terus mengingat masa lalu kelam itu.

Nasi sudah menjadi bubur. Alea tak mampu mengubah apa yang telah rusak dan hilang dari dirinya. Ia hanya pasrah dan berdoa akan takdir masa depannya. Walaupun bayang-bayang buruk itu akan tetap meninggalkan luka dan tak semudah itu hilang dari pikiran serta hatinya.

"Bagaimana perkara tes kesehatanku untuk pendaftaran pernikahan militer?" tanya Alea yang akhirnya berani mengeluarkan unek-unek di hatinya sejak beberapa minggu yang lalu dipendamnya.

Calon istri anggota TNI wajib mengikuti serangkaian tes meliputi Pemeriksaan Kesehatan (Rikes) di rumah sakit militer, Penelitian Khusus (Litsus) untuk mengecek latar belakang dan ideologi, serta Pembinaan Mental (Bintal). Selain itu, terdapat verifikasi kelengkapan dokumen administrasi pernikahan dan sesi wawancara khusus dengan Komandan Satuan sebelum melakukan pernikahan secara militer.

Ayu tersenyum sembari bernafas lega usai mendengar pertanyaan Alea.

"Kamu tak perlu khawatir, Lea. Calon ibu mertuamu sudah membantu mengurus untuk menyelesaikan semua beban pikiranmu tadi,"

"Maksud mama?"

"Keluarga mertuamu itu orang yang punya pangkat dan kedudukan gak sembarangan. Calon suamimu juga baru saja diangkat jadi Danyon. Urusan rikes dan te_tek be_ngek prosedur pendaftaran pernikahan kalian berdua secara militer sudah beres. Kamu gak perlu cemas lagi,"

Alea sempat melirik ke arah Bayu sejenak. Bayu pun paham arti tatapan Alea padanya saat ini.

"Apa yang dibilang mama mu memang benar, Lea. Prabu dan keluarganya sudah membantu papa menyelesaikan semua urusan prosedur itu,"

"Apa dia tau kalau a_ku u_dah enggak...?" cicit Alea bertanya sedikit terbata dan ragu-ragu.

Bersambung...

🍁🍁🍁

* Danyon adalah singkatan dari Komandan Batalyon, yaitu perwira militer yang memimpin sebuah batalyon. Batalyon sendiri merupakan satuan dasar tempur dalam organisasi militer (seperti TNI) yang terdiri dari beberapa kompi.

*Assalammualaikum...

Apa kabar Sobat Safira semua?

Sesuai janji othor solehot, novel baru tayang di bulan Juni. Maaf aku sempat off beberapa minggu karena sibuk mengurus dunia nyata, terutama urusan pendaftaran sekolah anak-anak. 🙏🙏

Ini kisah Alea ya. Masih ingat kan Alea itu siapa?

1
Popo Hanipo
hooo ternyataaaa
Nena Anwar
bisa saja Ayahmu berbohong Prabu
Nena Anwar
semoga tak ada kata trauma kambuh lagi
Nena Anwar
semangat Alea ayo pake baju dinas malam mu untuk menyenangkan Prabu
Dozky 2 Crazy
Naah lhoooo jangan jangan
YuWie
hoho..benar dugaanku di bab berapa itu di awal2.. impotennya prabu krn blm ketemu lembah yg sdh pernah dia rasakan sebelumnya.
Yulay Yuli
maksudnya🤔🤔🤔 Amelia kan yg kuburannya didatengin prabu.
Yulay Yuli
Asikkk
Ayuk Witanto
pasti ayahmu bohong
Ayuk Witanto
apa mungkin dulu prabu yang merkosa Alea...dan bapaknya yang menyerahkan Alea ..apa mungkin komanya juga terkait masalah ini...makanya di jodohkan sama prabu
Ayuk Witanto
siapa Amelia....🤔
Ayuk Witanto
semoga berhasil
Ruwi Yah
lanjut kak
Eni Istiarsi
wah sepertinya ada misteri yang tersimpan seiring dengan komanya Ayah nya Prabu
Ayuk Witanto
semoga berhasil
Ayuk Witanto
bikin sari gitu loh
Ayuk Witanto
benarkah setia
Sugiharti Rusli
apa saat itu Prabu sedang dalam pengaruh sesuatu, ini ko seperti kejadian dulu sama Bening gasih kasusnya🙄🙄🙄
Sugiharti Rusli
tapi kalo dulu yang menggagahi Alea adalah Prabu, kenapa mereka masing" tidak mengenali wajahnya yah,,,
Sugiharti Rusli
waduh jadi Amelia nama yang dulu pernah Prabu rudapaksa yah ternyata,,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!