NovelToon NovelToon
My Dear Arrogant Husband

My Dear Arrogant Husband

Status: tamat
Genre:Romantis / Istri ideal / Trauma masa lalu / CEO / Cinta Seiring Waktu / Office Romance / Romansa / Tamat
Popularitas:7.6M
Nilai: 4.7
Nama Author: Apple Cherry

Sequel Cold Husband.

Elleora, tidak pernah menyangka bahwa dirinya akan jatuh cinta pada pria ketus, angkuh dan menyebalkan.


Kennard Xavier Chin adalah putra sulung pasangan Dannis Chin dan Araabella Islean Frederic. Tanpa sengaja bertemu dengan gadis ceroboh seperti Elleora, yang ternyata adalah sekertaris barunya di kantor.


Karena suatu kejadian, membuat Ken berhutang budi pada Rara, entah kenapa dengan hatinya. Ken mulai merasakan ada yang aneh dengan hatinya.


Terlebih, Rara memiliki wajah yang begitu mirip dengan mantan kekasihnya yang sudah meninggal beberapa tahun silam.


Mungkinkah, Kennard menyukai sekertaris barunya itu? Lalu apa jadinya, jika gadis itu malah ingin menjauh darinya, hingga ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dari kantor Kennard.


Ikuti terus ceritanya ya 😅


LIKE
KOMEN
RATE BINTANG LIMA


gomawo 🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Apple Cherry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MYDAH : Aku mungkin menyukainya..

"Ah," Rara mengaduh, jarinya terluka.

Ken tersentak, ia segera menghampiri Rara.

"Kenapa?" tanya Ken, ia melihat jari Rara yang berdarah karerna terkena goresan pisau tadi.

"Kenapa sampai terluka?" Ken reflek menyesap jari Rara yang terluka itu, Rara terdiam, ia kaget tapi juga malah terpaku, bergeming tidak berusaha menolaknya.

'Kenapa aku sepertinya pernah mengalami hal seperti ini? tapi mana mungkin sih.'

Setelah itu Ken mencuci jari Rara yang terluka tadi.

"Kau kenapa tidak bisa berhati-hati, kalau begini terus kau bisa terluka lebih parah lagi, apa sebaiknya aku membawamu ke psikiater?" Ken mengambil plester untuk membalut luka di jari Rara tadi.

"Tidak Tuan, aku tidak apa-apa, maaf Tuan sepertinya aku tidak bisa tinggal di apartemen Tuan, aku sebaiknya pulang ke rumah, karena ku yakin saat ini kondisiku sudah lebih baik, aku tidak masalah tinggal sendirian." tutur Rara, sambil memandangi jarinya yang baru saja selesai di balut oleh bossnya.

"Apa kau yakin?" tanya Ken.

Rara mengangguk.

"Baik, aku akan mengantarmu, bersiaplah." jawab Ken tanpa berpikir panjang.

Sejujurnya, saat ini Rara sudah mulai sadar kalau ia sepertinya memiliki perasaan khusus terhadap bossnya itu, sementara ia sadar kalau bossnya itu hanya baik kepadanya karena Rara pernah menolong mamanya saja, Rara merasa jantungnya tidak sehat, saat ia berada di dekat bossnya itu.

Ia juga baru teringat kalau sebelumnya ia pernah bermimpi hal seperti tadi, Ken menyesap jarinya yang terluka, aku tidak boleh menyukai bossku, dia dan aku tidak mungkin bersama, batin Rara.

Rara sudah bersiap membawa tasnya, ia lebih baik pulang karena merasa tidak baik kalau ia terus berada di dekat bossnya, terlebih kalau tinggal bersama, konsentrasinya malah entah kemana, ia mencoba menghilangkan perasaan berdebar yang selalu datang ketika berada di dekat Ken.

"Ayo jalan, aku akan mengantarmu pulang ke rumahmu." ajak Ken.

"Baik Tuan." jawab Rara.

Saat perjalanan pulang, Ken terlihat santai dan datar seperti biasanya, sedangkan Rara terus mencoba mengatur jantungnya, yang tidak bisa di ajak kerjasama.

'Aku tidak mungkin benaran suka pada Tuan Ken, bagaimana bisa, padahal dia kan jelas-jelas ketus, dan angkuh, apa karena sekarang sikapnya mulai melunak, sehingga membuatku jadi seperti ini.' Rara terus mengelus dada, sambil membuang napas pelan.

"Kalau ada apa-apa, kau bisa menghubungiku, aku sudah meninggalkan pesan ke nomor handphonemu, kau bisa cek, dan save nomorku." tutur Ken.

"Ah, baiklah, aku akan menyimpannya, terimakasih Tuan," ucap Rara.

"Lainkali jangan sembarang mengobrol dengan orang yang tidak kau kenal, seorang gadis tinggal sendirian, itu berbahaya, aku akan meminta Wei untuk kembali menemanimu di rumah, biar aku yang bicara pada Lily," tegas Ken.

"Jangan, aku tidak apa-apa, lagipula itu adalah pekerjaan Wei, aku sudah merasa lebih baik, ku mohon Tuan jangan terlalu baik terhadapku, aku takut itu menjadi masalah buatku." Rara menunduk, tidak berani melihat ke arah bossnya itu.

Ken melirik sekilas ke arah sekertarisnya itu.

"Aku baik kepadamu, karena kau juga baik kepada mamaku, kumohon kau jangan salah sangka," ucap Ken dingin.

Rata semakin yakin kalau ia seharusnya tidak menaruh perasaan suka pada bossnya, karena itu semua percuma pikirnya.

"Iya Tuan, saya mengerti." sahutnya.

"Baguslah kalau kau mengerti," ucap Ken.

Akhirnya mereka sampai di depan rumah Rara, ia segera turun dari mobil bossnya.

"Terimakasih Tuan, karena sudah mengantar saya pulang, maaf sudah merepotkan," ucapnya sambil membungkukkan tubuhnya.

"Ya, kalau ada apa-apa, kau bisa menghubungiku." jawab Ken, tanpa berlama-lama, ia segera melakukan mobilnya kembali.

****

Keesokan harinya, Rara bersiap untuk berangkat ke kantor, ia sudah merasa lebih baik, lagipula hari ini ia akan menerima gaji pertamanya, walaupun ia tak tahu berapa gaji yang akan ia terima, karena gajinya harus di potong biaya ganti rugi perbaikan mobil bossnya.

Rara seperti biasa, berangkat ke kantor dengan mengendarai mobil bututnya, hari ini ia bertekad untuk menata kembali hatinya, ia tidak boleh memiliki perasaan apapun pada bossnya, ia akan bersikap profesional sebagai seorang sekertaris, karena kalau tidak seperti itu yang ada dia tidak bisa fokus bekerja, seumur hidupnya ini memang pertama kalinya ia memiliki perasaan yang aneh kepada seorang pria, yang ia sesali kenapa perasaan itu hadir saat ia berada di dekat Ken, bossnya yang ketus, angkuh dan dingin itu.

Sesampainya di kantor, ia langsung segera menuju ruang kerjanya, ternyata bossnya belum datang, padahal biasanya bossnya itu sudah datang lebih dulu di banding dirinya, dan sebentar lagi jam masuk kantor tiba, tapi kok bossnya itu belum berada di ruangannya, pikir Rara heran.

Kevin asisten pribadi Ken masuk ke dalam ruang kerja Ken, ia datang membawa beberapa berkas.

"Tolong kau periksa berkas ini, karena Tuan Ken kemarin belum sempat menandatangainya," ucap Kevin.

"Baik," jawab Rara.

"Saya permisi dulu." Kevin bermaksud keluar dari ruangan tersebut.

"Tunggu, maaf Tuan Kevin, kalau boleh saya tahu, kemana Tuan Ken, kenapa dia belum datang ke kantor?" tanya Rara.

"Tuan Ken semalam demam, dia tidak enak badan, sehingga hari ini dia tidak masuk ke kantor, sepertinya ia kelelahan belakangan ini, jadi kau yang mengurus semua pekerjaan yang tertunda kemarin, itu pesan Tuan Ken." Kevin pun pergi meninggalkan Rara.

"Tuan Ken sakit?" gumamnya.

Rara tidak menyangka kalau bossnya itu malah jatuh sakit, padahal kemarin sore ia masih terlihat sehat, tidak terlihat seperti sedang sakit, ia tiba-tiba merasa cemas, ingin sekali rasanya ia menanyakan kabar bossnya itu secara langsung, tapi ia membuang jauh pikiran tersebut, ada hak apa ia sok peduli seperti itu, pikirnya.

"Lebih baik aku segera menyelesaikan pekerjaanku," ucapnya, ia segera memeriksa berkas yang tadi diberikan oleh Kevin.

***

Setelah melalui hari yang melelahkan di kantor, akhirnya tiba saatnya pulang, Rara hari ini sudah menerima surat rincian penerimaan gaji pertamanya, ia duduk di mobil sambil membuka kertas tersebut.

Ia terkejut saat melihat jumlah yang tertera di kertas itu.

"Ini? apa aku tidak salah melihatnya? dia tidak memotong gajiku sama sekali, bukankah dia sendiri yang bilang akan memotongnya setiap bulan?" gumamnya masih kaget, ia mengulang kembali, memerhatikan secara lebih jeli apa yang tertulis di kertas itu, dan memang benar, bossnya tidak sama sekali memotong gaji Rara sepeserpun.

Ada perasaan senang karena gajinya tidak di potong, tapi juga ia heran, apa mungkin karena ia sudah menolong mamanya, maka dari itu bossnya tidak jadi memotong gajinya untuk biaya ganti rugi mobilnya, pikirnya.

Tiba-tiba ponselnya berdering.

Rara menatap layar ponselnya, dan ia terkejut.

"Tuan Ken? untuk apa dia menelponku?"

___________

Author : Like Komen yang banyak gaes kalau mau di up lagi, jangan lupa juga vote nya ya 😘🥰🥰

1
Puput
Hey bodoh, semuanya emang membutuhkan uang tapi gak semuanya tentang uang🙄
Elen: /Facepalm//Scream/
total 1 replies
Puput
ini namannya campuran antara Korea, Nama orang dari negara negara barat sana China ya thor?
Rat Miyati
Luar biasa
Rat Miyati
Lumayan
Ellllll8
sedihhh Bgtttt thorrr tpi aku suka ceritanya bikin terharuuu
Ellllll8
ohh my God kennnn
Ellllll8
bagussss bgttt Thor bikin baperr
Ellllll8
hhhaaaa ciecieee kennnn buat aku trbng ajaaa
Ellllll8
ohhh my God maunya dijodohkan aja Daddy dane
Murni Asih
bgua
Nurilbasyaroh
bkn rara yg baper tpi aku yg baca jadi baper
Nurilbasyaroh
galak tapi perhatian sweet banget!
Nurilbasyaroh
ok ok lah buat visual y
Anita Septiani
ceritanya bagus.....
senja indah
aplk oren aplksi apa
Atika Darmawati
ok
Ismalinda
Luar biasa
Fitrianinaim_queen03
Kevin, makin lama makin meresahkan 🥴🥴
Eva Rubani
apa rara lg hamil tp dia ngak tau
Eva Rubani
istri Sultan...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!