CERITA INI SAMBUNGAN DARI NOVEL SEBELUMNYA YANG BERJUDUL SAMA ,TAPI DI SINI KITA AKAN BERFOKUS PADA CERITA IVAN DAN ANGGI
Anggi yang awalnya hanya gadis biasa dan hidup pas²an tapi semuanya berubah setelah kepergian sang ayah untuk selama nya di mana dokter yang menangani ayah nya berjanji pada ayah nya sebelum meninggal
Hingga hubungan keduanya menjadi saudara tak kalah orang tua dokter mengangkatnya jadi anak Namun ada yang membuat Anggi tidak tenang saat perasan nya mulai tumbuh pada sang dokter.
nanti kita akan selingi dengan Brian dan Alex ya 😘😘😁
bagaimana kisah keduanya ?? apa kah mereka akan bahagia atau mereka akan memiliki jalan yang berbeda ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yhani_HT, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rencana memiliki adik
" Katanya seminggu " Cibir Ivan menarik kursi nya duduk di samping Anggi .
" Ambilkan makan Dek " Anggi menatap ke samping di mana Ivan hanya tersenyum .
" Rencana nya begitu sekalian honeymoon ,tapi semalam ada yang mengganggu rencana jadi harus kembali " Jawab Widya .
" Ibu sudah tidak muda lagi,apa aku sama Anggi belum cukup " Ujar Ivan menatap ibunya .
" Coba saja Nak ,tidak ada salahnya " Ujar sang ayah .
" Baiklah, tapi ingat ibu tidak boleh normal " kedua orang tua Ivan mengaguk .
"Kembar boleh ya " Ivan langsung menatap Ibunya .
" Harus program Bu, kita tidak ada keturunan itu ,kita bukan keluarga Alex atau Brian " Jawab Ivan dengan helaan napas panjang .
" Tidak ada salahnya usaha sayang " Ivan mengaguk saja " Maka atur pola makan ibu dan ayah " Jawab Ivan.
" mulai besok ,ini terkahir nya " Ivan hanya menggaguk sebagai jawabannya .
" Menambah pekerjaanku saja" Widya hanya tertawa kecil .
" Makasih sayang " Anggi langsung melotot kan matanya lalu menatap orang tuanya yang hanya diam saja membuat Anggi menghela napas panjang , sedangkan Ivan hanya tersenyum .
" Ah iya besok malam kita ke rumah Niken ,membahas hari pernikahan kalian " Ujar Widya menatap Ivan .
uhuk ....uhuk ...uhuk .....
Ivan langsung memberikan minuman yang ada di dekat nya pada Anggi .
" Kamu tidak papa " Anggi mengakat tangan menandakan dia baik² saja .
" serius kamu tidak papa sayang " Ujar Sang ayah khawatir .
"Iya ayah " Jawab Anggi setelah meneguk minumnya .
" Kamu serius " Tanya Widya menatap sang putri .
" Iya Bu, maaf Anggi mengacaukan makan malamnya " Ujar anggi tidak enak .
" Tidak papa ,yang penting kamu baik² saja " Ujar sang ayah lembut ,Anggi mengaguk tersenyum.
Ivan mencoba menggegam tangan Anggi tapi wanita itu menolak nya , Ivan hanya bisa menghela napasnya panjang .
Dia akan menyelesaikan setelah ini dan menjelaskan pada Anggi .
🪵
🪵
🪵
" Gimana kamu sudah pikirkan " Tanya sang ayah menatap Ivan .
Mereka masih berada di meja makan sekalipun sudah menyelesaikan makan malam nya .
" Sudah " Jawab Ivan seadanya .
" Apa Niken sudah memberi tahu mu " Ivan mengagguk " Kamu sudah yakin ' Ivan hanya mengaguk pelan sebagai jawabannya..
"Kamu bisa menolaknya Van ,jika memang kamu tidak mau " Ujar sang ayah " Orang yang menikah atas dasar cintamu tidak menjamin semuanya baik² saja " Lanjutnya dengan serius .
" Nanti kita bahas besok malam saja yah di sana " Ujar Ivan menatap ayahnya dengan serius .
" Kita akan makan malam di sana " Ivan mengaguk saja.
" Sayang besok Ibu yang jemput ya kita harus ke butik membeli pakaian yang sesuai " Ujar Widya .
" Iya Bu " Jawab Anggi tersenyum paksa
" Kamu sudah pikirkan ke mana nanti liburan nya " Tanya sang ayah menatap Anggi .
" Apa harus sekarang ayah " balas Anggi menatap ayah nya " Tidak bisa selesai ujian saja jadi sekalian liburannya " Lanjutnya lagi .
" Itu lebih baik, jadi kita bisa liburan keluarga " Ujar Widya antusias .
" Ingat Van ambil cuty memang, setiap liburan kamu terus yang tidak ikut " Lanjutnya menatap tajam putranya
" Ibu tenang saja ,aku pasti ambil cuty sebulan juga bisa " Ujarnya sambil tersenyum ke arah Anggi tapi wanita itu hanya cuek saja .
" Awas kalau kamu bohong ibu keluarkan kamu dari KK " Ancam Widya serius .
" Jahat sekali " Jawab Ivan .
" Biar saja ,masih ada Anggi anak ibu " Ujar Widya .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
" Dengarkan dulu " Ivan menahan tangan Anggi yang akan masuk dalam kamarnya.
" Lepas kak " Pintah Anggi .
" Tidak akan " Jawab Ivan lalu mendorong tubuh Anggi masuk dalam kamarnya mengunci pintu kamar wanita itu .
" Dengarkan aku baik² " Ivan mendorong tubuh Anggi hingga menempel ke dinding .
" Lihat aku Anggi " wanita itu hanya diam saja " Anggi " Hasilnya sama .
Ivan memegang dagu Anggi untuk menatapnya tapi wanita itu malah menatap ke arah lain
Huh
Ivan memejamkan matanya melepaskan tangannya dari dagu Anggi lalu memegang pundak Anggi .
" di rumah ada ayah sama ibu jadi dengarkan aku baik²....."
" Apa perlu di jelaskan ,to hubungan kita hanya di atas kertas " Jawab Anggi .
" Jangan memulai keributan Anggi ,jangan sampai ayah sama ibu tahu " Tekan Ivan tegas .
" Kalau begitu kakak ke luar ,aku harus belajar " Jawab Anggi mendorong Ivan berjalan ke arah meja kerjanya .
" Anggi ...."
" Jika kaka ingin melakukan itu ,tunggu Anggi sebentar selesai belajar setelah itu Anggi akan melayani kakak " Rahang Ivan mengeras kedua tangan nya mengepal bahkan urat nya sampai terlihat jelas .
" Apa kamu berpikir aku menikahi mu hanya sebatas itu " Tanya Ivan menekan ucapan nya .
" memang karena itu kan kakak menikahiku " Ivan menarik napasnya berat menahan emosi nya tidak meledak hingga melukai adiknya yang kini sudah menjadi istrinya .
Ivan menarik Anggi membawanya ke tempat tidur dengan kasar .
Bugh
" Apa tidak bisa kamu membiarkan Kaka menjelaskan " tanya Ivan mengukung tubuh Anggi yang sudah berbaring di atas tempat tidur.
" Apa yang harus kakak jelaskan, semuanya sudah jelas jika kakak akan menikah dengan kakak Hhhmmmppp "
Ivan langsung membungkam mulut Anggi dengan kasar menahan tangan wanita itu dengan tangan satunya meletakan di atas kepalanya .
" Hhhmmmppp " Ivan melepaskan ciuman keduanya sorot matanya sudah memerah menahan kesal .
Srek
Anggi melotot matanya dengan napas yang terputus, lalu dia menatap dadanya yang sudah terbuka bahkan kancing baju tidak ada yang tertinggal apa sekuat itu .
" Kenapa ?? Bukankah memang sudah kewajiban mu melayani ku " Tanya Ivan tersenyum miring .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Anggi menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰🥰
Like .
Koment
vote
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5 😘😘😘😘😘😘
lanjut dong kak 🙏