NovelToon NovelToon
Jodohku Pria Lumpuh

Jodohku Pria Lumpuh

Status: tamat
Genre:CEO / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:834k
Nilai: 4.6
Nama Author: Anjana

Demi melunasi hutang orang tuanya, Venzara harus menerima pernikahan paksa dengan anak majikan bibinya. Mau tidak mau, Venza akhirnya menerimanya dan siap menerima syarat yang ditentukan.

Tidak hanya terikat dalam pernikahan paksa, Venza juga harus menerima perlakuan buruk dari suaminya. Namun, sosok Venza bukanlah perempuan yang lemah, bahkan dia juga perempuan yang berprestasi. Sayangnya, perekonomian keluarganya tengah diambang kehancuran.

Jalan satu-satunya hanya bisa menikahkan Venza dengan lelaki kaya dengan kondisinya yang lumpuh.

Akankah Venza mampu bertahan dengan pernikahannya? yuk simak kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anjana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ada rasa takut

Kini tinggallah ayah dan ibu mertua beserta adik ipar yang tengah berada di ruang tamu bersama Venza. Perasaan gugup yang seumur hidupnya tidak pernah terbayang akan dipertemukannya dengan pernikahan yang sama sekali tidak ada dalam benak pikirannya.

"Nandini, antar kakak ipar kamu ke kamarnya." Perintah ibunya.

"Ya Ma, nanti Nandin antar Kak Venza ke kamar." Jawab Nandin dibarengi anggukan.

"Nak Venza, kamu jangan takut. Suami kamu memang mempunyai sikap dingin, besok Mama akan ceritakan semuanya padamu agar tidak kaget saat menghadapi suami kamu. Sekarang kamu boleh masuk ke kamar dan beristirahat. Kalau ada apa-apa, kamu boleh minta tolong sama asisten rumah. Ya udah ya, Mama juga mau istirahat, selamat malam." Ucap Ibu mertuanya begitu santun, juga terlihat mudah untuk dekat dengan menantunya.

"I-i-iya Ma, selamat malam." Jawab Venza dengan gugup.

Ibu mertua tersenyum ramah saat hendak pergi ke kamar.

Venza yang tidak lagi melihat bayangan ibu mertua ataupun ayah mertua, seolah akan menghadapi masalah baru.

"Ayo Kak, aku antar Kakak ke kamarnya Kak Razen, suami Kakak." Ajak Nandin sambil menggandeng tangannya.

Venza masih diam, terasa berat untuk melangkahkan kakinya menuju kamar suaminya. Sesekali ia menggigit bibir bawahnya karena gugup dan juga takut.

"Kak Venza gak usah takut, Kak Razen gak jahat kok, cuma galak aja. Ya gak galak sih, cuma dingin, juga sedikit ada perubahan atas suasana hatinya." Ucap Nandin dan nyengir kuda.

"Kakak hanya takut aja, soalnya Kakak belum mengenalinya sama sekali, Nan." Jawab Venza dengan gugup.

"Besok Kak Venza bakal tahu tentang Kak Razen dari Mama, soalnya aku tidak lagi mempunyai waktu untuk bercerita dengan Kakak. Jadi, biar Mama yang akan menceritakan semuanya sama Kakak. Karena ini sudah malam dan waktunya untuk istirahat, lebih baik Kak Venza segera beristirahat. Yuk, aku antar Kakak sampai ke kamar." Ucap Nandin mencoba untuk meyakinkan kakak iparnya dan mengantarkan sampai di dalam kamar.

"Kak Gilang ngagetin saja deh. Ngomong-ngomong Kak Razen lagi ngapain? belum tidur, 'kan?"

Gilang yang baru saja keluar dari kamar kakaknya, pun mengangguk saat mendapat pertanyaan dari adik perempuannya.

"Kak Razen lagi duduk santai di kamar, katanya sih belum mengantuk. Ya udah ya, Kakak mau ke kamar, ngantuk juga soalnya. Buat Kakak ipar, selamat malam." Jawab Gilang dan sekaligus menyapa istri kakaknya.

Venza hanya tersenyum juga mengangguk. Kemudian, Nandin segera mengajak kakak iparnya masuk kedalam kamar.

"Kakak takut, Nan." Ucap Venza saat pintu kamar dibuka oleh Nandin.

"Kak Venza gak perlu takut, masuk aja ke dalam. Tenang aja, Kak Razen gak bakal memangsa kok, serius. Sudah buruan Kak Venza cepetan masuk." Jawab Nandin sambil mendorong tubuh kakak iparnya hingga terdorong masuk kedalam kamar.

Saat itu juga, Nandin langsung menutup pintunya dan membuang napasnya dengan kasar.

"Maafkan aku ya Kakak ipar, karena gak mungkin juga aku ikutan masuk ke kamar, yang ada Kak Razen menjadi sensitif, ujung ujungnya aku juga bakal diusir sama Kak Razen." Gumamnya sambil bersandar di pintu.

Sedangkan Venza yang tengah berdiri di dekat pintu, pun bingung dibuatnya, dan tidak tahu harus ngapain dan bicara apa. Lebih lagi belum mengganti pakaiannya, tentu saja semakin gugup dan tidak karuan pikirannya.

Dengan gemetaran, Venza mere_mas baju sampingnya karena gugup dan juga ada rasa takutnya.

"Mau sampai kapan kamu akan terus berdiri di situ, ha? cepat kamu ganti bajumu, bila perlu mandi sekalian, setelah itu istirahatlah. Aku tidak mau ada drama darimu, seolah teraniaya dan terpaksa. Jadi, cepetan kamu bersihkan badanmu itu. Semua baju ada didalam lemari bagian pinggir sebelah kiri, semua kebutuhan kamu sudah ada di dalamnya." Ucap Razen dengan tatapan yang begitu datar dan terdengar dingin.

Venza yang berusaha mencerna semua yang sudah diucapkan oleh suaminya, dirinya segera bergegas pergi ke kamar mandi. Namun sebelumnya baru ingat jika belum mengambil baju ganti.

Setelah mengambilnya, Venza cepat-cepat masuk ke kamar mandi dan segera membersihkan diri. Saat kedua matanya menghadap pada cermin, sungguh tidak menyangka jika dirinya telah bersuami.

'Andai saja Mama masih hidup, mungkin tidak akan seperti ini nasibku. Papa juga, kenapa begitu teganya menukar putrinya dengan uang. Sungguh aku merasa hina dihadapan suamiku sendiri.' Batinnya dan tanpa sadar tengah meneteskan air matanya.

Venza yang tidak ingin mendapatkan masalah dari suaminya karena mandi dengan waktu yang lama, secepatnya segera membersihkan diri dan keluar dari kamar mandi.

Disisi lain, Razen yang belum bisa tidur, dirinya mencoba menyibukkan diri dengan ponselnya.

1
Nani Krisnawati
rasain kamu ersa......karma krn mulut busukmu
jiu
sebenarnya mamanya ardo itu benar. akupun gak akan mau punya besan mata duitan kayak keluarganya venza itu. yang salah dari mamanya ardo itu cuma menghina kondisi razen
jiu
kok sampai sekarang mama mertuanya belum menjelaskan apa" tentang razen ke venza? katanya waktu itu bakal dia jelasin esok hari setelah hari pertama pernikahan mereka
Anie Dwinurani
yach kok tamat sih harusnya kan smp persidangan smp bayi nya lahir smp vinza pnya anak . ceritanya bagus kak
Nur Aulia
alamaaaak dah tekdung duluan🤭🤭
Evy
Ersa yang sombong nampaknya kena tipu calon suaminya...ngaku kaya eh ternyata...
Evy
Gak ada yang angkat telpon.. mungkin ingin surprise.. tiba tiba datang kedesa tanpa pemberitahuan..
Evy
Ada keajaiban..
Evy
Seperti nya tidak terlalu parah kelumpuhan nya karena masih bisa berdiri dan hanya kaki kanan yang lumpuh... pasti cepat sembuh nya...
Anwar Anwar: yang penting sisakit telaten utk terapi karna membutuhkan waktu yg lama, kerna orang kota ingin cepat sembuh jadi jangan jenuh
total 1 replies
Lindawati
Bagus
Ayuzumaki
ada yg sadar nggak nama tokoh ceweknya "penjara"? wkwkw
N'layila: cuma beda hurup klo dia kan pke hurup V... 😂
total 1 replies
Febby fadila
loh kok tamat siii,, blom juga di unboxing venzanya sama razen 🤣🤣🤣🤣
Febby fadila
malunya sampai ke ubun² tu ibu tiri
Febby fadila
wiiiidiiii mainnya udah jauh rupanya karmax double ya Ersa 👏👏🤣🤣
Febby fadila
maaaammmmpuuuuussss kau Ersa 🤣🤣🤣🤣🤣👏👏👏👏 di tinggal diatas pelaminan karna suami masuk penjara 👏👏👏🤣🤣🤣
Febby fadila
itu siii salahx razen kenapa cb pakai pura² kan istrinya JD hinaan saudara tirix
Febby fadila
kayakx Ersa sama ibunya ditipu deeee
Febby fadila
ciiieeee yg udah sayang² aja 🤣🤣🤣
Febby fadila
mantap Thor cerita bagus nggak bertele tele singkat dan jelas 👏👏
Febby fadila
banyak typo juga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!