NovelToon NovelToon
Filosofi Alin

Filosofi Alin

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Identitas Tersembunyi / Romansa / Tamat
Popularitas:141k
Nilai: 5
Nama Author: rahma qolayuby

Bagaimana jadinya jika anak tukang bully bertemu dengan gadis cupu!!!

King Fatih Al-biru, manusia yang selalu hobi mem bully anak baru. Hingga suatu hari ada anak baru pindahan dari Jerman

Gadis cupu dengan kaca mata bulat menghiasi hidung mancungnya. Gaya rambut di kuncir kuda, dengan rambut ber poni. Membuat Fatih seakan mempunyai mainan baru.

"Loe budak gue mulai hari ini. Jadi, loe harus turuti apapun perintah gue, ngerti!!!"

"Kamu bukan kakak aku, jadi stop memerintah seenaknya, manusia purba!!!"

Fatih tercengang akan jawaban yang mengejutkan.

Kirain cupu ternyata suhu!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rahma qolayuby, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15 Salah sasaran

"Diam!"

Bentak Fatih dari tadi kesal pada ketiga temannya. Bagaimana tidak kesal kalau sendari tadi ketiga temannya mengejek dia karena turun dari mobil.

Rangga, Raja dan Moreo mengulum senyum geli. Mendengar cerita dari Fatih kalau dirinya di hukum. Dan, hukumannya Fatih akan di antar jemput oleh bodyguard yang di utus sang Bunda.

Tapi, yang lebih membuat Fatih kesal lagi ternyata bodyguard nya adalah pak Anwar, guru sekaligus wali kelasnya. Tapi, ada satu yang membuat Fatih tercengang. Pak Anwar ternyata salah satu anak buah sang papa yang memang sengaja di tugaskan melindungi Fatih. Pantas saja pak Anwar adalah satu-satunya guru yang berani menghukum Fatih melebihi kepala sekolah.

Padahal, oh ternyata!

"Sial!"

Kesal Fatih terus mengupat.

Amira dan Bunga yang baru datang tercengang melihat keberadaan empat sejoli itu sudah ada di kelas.

Ingin sekali Amira tertawa melihat wajah Fatih yang di tekuk.

Sepertinya hari ini hari bersejarah bagi kelas XI, di mana Fatih menjadi murid teladan. Bahkan Fatih orang pertama yang datang sebelum anak lain datang. Dan, sepertinya predikat siswa terajin tahun ini Amira harus lera di geser. Dan, tentu saja Amira tak keberatan jika yang menggesernya adik sepupunya sendiri.

"Ngapain senyam senyum, loe puas kan!"

Ketus Fatih menatap tajam pada Amira yang mengangkat bahunya acuh.

Fatih mengepalkan kedua tangannya, jika saja Amira bukan saudaranya dari tadi sudah Fatih bebek-bebek.

"Oh, my hany!"

Pekik Amelia kegirangan melihat Fatih sudah ada di dalam kelas.

Mood Fatih yang kacau semakin kacau dengan kedatangan ulat bulu. Fatih menatap malas pada Amelia yang duduk di depannya.

"Fatih, rajin banget sih pagi-pagi sudah datang."

"Loe nungguin gue ya, nanti siang kita makan bareng yuk!"

Huek ...

Ke tiga sahabat Fatih menunjukan ekspresi mual mendengar ucapan Amelia yang pede banget. Ingin sekali mereka tertawa karena keberadaan Amelia tak di anggap oleh Fatih. Bahkan Fatih tak merespon apapun.

"Minggir, gue mau ke toilet!"

Kesal Fatih, mendengar ocehan Amelia membuat Fatih ingin muntah saja.

Baru saja Fatih keluar tak lama balik lagi. Kini membuat anak-anak yang ada di kelas terlihat heran dengan apa yang Fatih lakukan.

"Meong bantuin gue!"

Ucap Fatih seenaknya memanggil Moreo dengan sebutan meong.

"Bawa kursi,"

Moreo membawa satu kursi, sedang Fatih mengambil tempat sampah yang sengaja Fatih isi dengan kertas yang di robek-robek bahkan Fatih menginjak kertas itu supaya kotor. Sudah selesai dengan pekerjaannya, Fatih menyimpan tong sampah itu di atas pintu. Jadi ketika ada yang masuk maka tong sampah itu akan jatuh.

"Fatih apa yang loe lakukan, siapa yang akan Lo ..,"

Belum sempat Amira menyelesaikan ucapannya. Amira melihat di kaca jendela Shofi berjalan menuju kelas. Amira ingin berteriak tapi Fatih keburu membekam mulutnya. Amira terus memberontak tapi Fatih mengunci pergelangan tangannya.

Fatih menghitung sambil menatap ke arah pintu. Begitupun ketiga sahabatnya dan tentu Amelia juga yang penasaran hari ini siapa yang akan jadi korban.

Di luar Shofi dengan santai berjalan menunduk sambil membenarkan letak kaca mata barunya.

"Shofi!"

Baru saja Shofi akan memegang handle pintu tidak jadi karena ada yang memanggilnya.

"Iya Bu!"

Jawab Shofi sopan ketika tahu siapa yang memanggilnya.

"Tolong ambilkan buku sampul hijau di meja kerja ibu. Ibu lupa membawanya. Jangan khawatir, ibu gak akan memulai pelajaran sebelum kamu balik,"

"Baik Bu!"

Shofi menunduk berputar arah menuju ke ruang guru. Sedang guru tadi tanpa aba-aba langsung menerobos masuk.

Bruk ...

Ha ...

Ha ...

Semua anak-anak langsung tertawa ketika tong sampah itu mengenai targetnya. Berbeda dengan Amira yang merasa aneh dengan pakaian yang Shofi kenakan.

Deg ...

Fatih membulatkan kedua matanya melihat siapa yang kena kejahilannya. Guru wanita yang paling cerewet dan tegas ketika belajar.

Guru itu mengeram marah dengan mata memerah membanting langsung tong sampah itu. Tangannya membersihkan kepala yang menempel banyak kertas dan debu.

"Siapa yang melakukan ini!"

Bentak sang guru menatap tajam pada muridnya yang diam dengan kepala menunduk.

Sang guru menatap pada Fatih, sang guru yakin ini pasti kelakukan Fatih.

"Kamu!"

"Amelia Bu,"

Amelia membelalakkan kedua matanya ketika Fatih melemparkan kesalahannya pada Amelia. Amelia ingin protes tapi semua murid menyudutkan Amelia. Bahkan Amira yang ingin bicara pun langsung di bekam Fatih.

"Amelia!"

Geram sang guru menatap tajam pada Amelia yang ketakutan.

Sial, jadi gue yang kena! awas loe Fatih!

Geram Amelia tertahan karena dia yang dapat imbasnya. Sedang Fatih hanya tersenyum seringai menatap Amelia. Tadinya Fatih ingin jujur tapi karena kesal pada Amelia karena tadi menambah mood nya jadi buruk.

"Amira, tolong bantu catat pelajaran ibu. Nanti ibu jelaskan setelah ganti baju."

"Amelia ikut ibu!"

Glek ...

Amelia menelan ludahnya kasar, dengan terpaksa Amelia ikut sang guru. Di luar mereka berpapasan dengan Shofi.

Amelia menatap tajam pada Shofi. Harusnya gadis cupu ini yang kena. Kenapa dia sekarang yang sial.

Awas kau cupu!

Shofi hanya mengerutkan kening di balik poninya, bingung. Kenapa Amelia menatap dirinya tajam bahkan seperti mau memakannya saja.

"Shofi, berikan saja buku itu pada Amira ya,"

"Baik Bu,"

"Amelia ayo!"

Shofi berusaha masa bodo dengan sikap Amelia yang sinis itu. Karena Shofi sedikit banyak nya sudah tahu bagaimana Amelia. Kenapa sudah tahu! tentu saja Bunga yang memberi tahunya.

Ah ... ternyata Bunga rempong juga.

Dengan sedikit gugup Shofi masuk ke dalam kelas. Kepala Shofi menunduk gugup. Siapa yang tidak gugup jika semua mata menatap dirinya. Terutama Fatih menatap Shofia tajam. Sepertinya Fatih dendam banget pada Shofi. Bagaimana Fatih tidak dendam jika Shofi berani membuat dirinya minta maaf di depan kelas. Anak baru itu belum tahu siapa Fatih.

Dengan gemetar Shofi berjalan terus menunduk. Bagaimana tidak menunduk jika orang yang ingin Shofi hindari ada di belakang kursi Shofi. Bahkan tatapan itu begitu menakutkan.

Shofi berusaha tenang lalu duduk di kursinya. Mencoba tak memperdulikan keberadaan Fatih.

"Ini buku Bu Intan, dia menyuruh aku memberikannya pada kamu!"

Ucap Shofi pelan sambil menyerahkan buku catatan bersampul hijau pada Amira. Amira langsung mengambilnya.

Pelajaran pun di mulai. Amira mendikte pelajaran Bu Intan dengan gaya singkat padat. Karena Amira pintar merangkum bagian pelajaran yang penting. Jika ada yang harus di tulis maka Amira akan menulisnya di whiteboard.

Shofi dari tadi berkali-kali menahan nafas karena Fatih terus mengganggunya. Bagaimana Shofi tidak terganggu jika kaki Fatih tidak diam. Dari tadi terus saja menendang-nendang kursi yang di duduki Shofi.

Saking kesalnya bahkan Shofi mencengkram erat bolpoin yang dia pegang.

Huh ...

Shofi menghembuskan nafas perlahan ketika Fatih menghentikan aksinya di saat Amira kembali duduk di kursinya.

Tinggal menunggu kedatangan Bu Intan untuk menjelaskan.

"Boleh aku lihat catatan kamu?"

Tanya Amira pada Shofi, Shofi hanya mengangguk saja tanda mempersilahkan.

"Tulisan kamu bagus, aku pinjam sebentar ya!"

"Iya!"

"Shofi, kamu ganti kaca mata ya?"

Deg ...

Bersambung ...

Jangan lupa Like, Hadiah, Komen dan Vote Terimakasih ...

1
Rhyna e Krebo
Thor maaf ya mau nanya rider apa reader?karena kalo reader artinya pembaca.kalo rider artinya pengendara.just info aja Thor🥰🥰
Rahma Qolayuby: belum Author revisi. jadi banyak kata yang masih typo🙏
total 1 replies
Frisnand
tk tunggu season 2nya thor
Qaisaa Nazarudin
Cerita mya kayak tergantung,,
Qaisaa Nazarudin
Sigitunya Farhan mengorban kan anaknya sendiri..🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Tuh lan benar di jodohin, Wah kayaknya Kisah Bunga dan Raja lebih asyik di sini,,👍🏻👍🏻👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Raja di jodohin dgn Bunga ya..??
Rahma Qolayuby: rahasia
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Amelia udah gak ada urat malu..
Qaisaa Nazarudin
BODOH kenapa juga harus menahan marah,Di skolah gak ada kakak tiri kamu,Semakin kamu diam semakin kamu di bully,jd henti kan drama CUPU kamu di skolah..🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🙄
Qaisaa Nazarudin
Dia suka bully anak cupu,Jadi kamu jgn jadi cupu banget walaupun itu cuma drama doang..
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwk ku pikir Sofi yg menghajar mereka,baru aja aku mau bilang Sofi keren,ternyata sopirnya..😂
Qaisaa Nazarudin
Rijal pindah sekolah kah?
Qaisaa Nazarudin
Aneh aja kek namanya Filosofi,apa gak ada nama lain yg keren dikit kek..😬
Rahma Qolayuby: waduh 😁😁😁🤭
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Umur 33 masih jomblo aja, tuh si kakak tiri Sofi baru umur 21 jauh di bawah Davit,kenapa juga Davit gak bisa settle kan aja? kenapa harus lari? padahal dia sendiri juga punya anak buah..kenapa harus takut??! 🤫🤫
Qaisaa Nazarudin
Apa yg berlaku sebenarnya??🤫🤫
Qaisaa Nazarudin
Aurora umurnya berapa??
Rahma Qolayuby: lima tahun di bawah Fatih
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
🤣🤣🤣🤣 Mampir thor,Kayaknya seru nih,🙋🏻‍♀️🙋🏻‍♀️
Rahma Qolayuby: terimakasih kak👍
total 1 replies
Rehan Balqis
ingin tahu kisah bunga dan raja...
ada novelnya gak thor?
Rahma Qolayuby: belum kak, insyaallah kalau ada waktu nanti di buat. Sekarang kau otw kisah Fatih sama Shofi dulu yang di pertemukan 😉
total 1 replies
Rehan Balqis
ada kebaikan di dalamnya meski tidak semua orang sadari.
Rahma Qolayuby: iya betul kak, kakak teliti banget ya bacanya 😉😉
total 1 replies
𓆩❤𓆪✿✧༺°◐ZN²◑°༻✧❀ଘ😇ଓ
kerrenn walaupun banyak bawang dan cabenya
Rahma Qolayuby: terimakasih kak, 🥰
total 1 replies
Tamnu Qoshdy
semangat selalu author
Rahma Qolayuby: terimakasih 🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!