Seorang tuan muda yg berasal dari keluarga silat Yue yang di anggap tak berguna dan di sepelekan oleh setiap orang serta selalu di rendahkan tiba tiba berubah menjadi seorang yang sangat di segani yang memiliki ilmu silat yg tak tertandingi dengan menjadi sekor raja naga dan memimpin seluruh ummat di alam semesta. melawan dan membasmi seluruh penjahat di dunia.
ikuti terus bagaimana perjuangan dan perjalanan Yue lian mencapai tingkat yg paling tinggi
ini hanya lah ilustrasi biasa mohon maaf bila ada kesaamaan nama.
karya ini terinspirasi dari beberapa komik dan novel jadi mohon maaf sebesar besarnya, bila ada yang ingin berkomontar fositif ataupun negatif silahkan saja terimah kasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ar Lakalonyi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PENGEMIS TUA
Yue lian meninggalkan Asosiansi Bulan Emas, ia menuju ke arah barat di mana terdapat Tumbuhan berharga, namun tentu saja setiap hal yang berharga Memiliki penjaganya masing masing.
• ''Kamu harus mendapatkan Teratai Darah, tapi kamu harus berhati hati karena Teratai Darah di jaga oleh bangsa Ular Tengkorak Darah yang memiliki tingkat pelatihan seimbang dengan Raja siluman''kata Nag Putih.
• "Untuk apa Teratai Darah itu?" Tanya Yue Lian.
• "Teratai Darah berguna untuk melancarkan darah yang ada dalam tubuhmu serta mempercepat pemulihan luka dalam maupun luka luar, dan juga berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuhmu dan membuatmu kebal dalengan beberapa macam racun."
• "Bukan kah itu tanaman yang sangat berharga!!! Dan juga akan sangat sulit mendapatkanya karna tentu saja ada juga yang ingin mengambil Teratai Darah itu!!!"
• "Tenang saja, lokasi itu tidak bisa di datangi oleh sembarang manusia. Dan hanya klan Naga yang tahu letak keberadaan Teratai Darah."
• "Pergilah ke arah barat, di Lembah kematian. Di tempat itu lah Teratai Darah berada, Untuk saat ini jika saya memaksakan diri untuk mengunakan kekuatan Roh, jiwa saya akan hancur jadi saya akan kembali tertidur. Bangunka saya saat kamu sudah sampai di Lembah Kematian!!!"
• "Baik."
Sebelum Yue lian memulai perjalanannya iya menyiapkan beberapa persediaan makanan untuknya selama di perjalanan, serta beberapa senjata rahasia demi keamanannya selama di perjalanan agar iya tidak terlalu mencolok sebagai seorang pendekar.
Yue lian mempersiapkan barang yang iya rasa sangat di butuhkanya selama di perjalanan. Karna ia akan berangkat sebelum matahari muncul di cakrawala ia memilih untuk beristirahat memulihkan tenaga dalamnya.
Sebelum matahari memancarkan sinarnya Yue lian meninggalkan kota, saat di gerbang kota ia melihat beberapa penjaga gerbang koto sedang tertidur, terlihat mereka sangat kelelahan sesudah berjaga semalaman.
Yue lian meninggalkan kota, saat dia sudah jauh dari kota matahari sudah memancarkan sinarnya.
• 'Menurut peta yang di berikan oleh Naga Putih saya harus melewati beberapa hutan dan pegunungan, sepertinya perjalan ini akan sangat panjang'
Selama perjalananya di mulai tak ada sesuatu hal, yang besar, semuanya dapat di laluinya. Hanya ada beberapa kali bertemu dengan Siluman siluman tingkat rendah saja dan beberapa kelompok perampok yang lemah.
"Hufft, Aku harus melewati gunung ini, tetapi hari sudah hampir gelap. Lebih baik aku cari tempat untuk istirahat."
Yue lian mencari sebuah tempat yang bagus untuk di temapati beristirahat, ia berjalan lurus hingga menemukan sebuah pohon besar, terlihat di bawah pohon itu sudah ada sesorang yang berpakain layaknya seorang pengemis, Yue lian kembali mencari tempat yang baik tampa mempedulikan pengemis tersebut.
Ia berjalan melawati pengemis itu tanpa ada sepatah kata pun, saat beberapa langkah tiba tiba pengemis itu menyapa Yue lian.
"Anak muda!! Sepertinya kamu ingin menjadi kuat, dengan mengembara seperti ini."
"Anak muda. Apakah kau ingin menjadi kuat?"
• "Apakah kau berbicara denganku?"
• "Anak muda. Aku merasakan kebencian dan kemelekatan di tubuhmu, jika kau mau aku dapat membuatmu menjadi kuat agar dapat membalaskan dendam."
• "Jika kau begitu hebat, apakah masih perlu menjadi pengemis di sini."
• "Aku menjadi pengemis hanyalah suatu hobi!"
• "Malam ini, saat bulan di titik tertinggi, datanglah menemuiku. Aku akan tunjukkan sesuatu yang mengubah nasibmu."
Yue lian pergi meninggalkan pengemis tua itu, ia memilih beristirahat di bawah pohon. Yue lian mengumpulkan beberapa rantik pohon kering dan megunakanya sebagai api unggun, ia juga. Sempat menangkap seekor ayam hutan.
Setelah makan malam Yue lian duduk tersandar di pohon ia mengingat kembali dimana dirinya sering di tindas oleh keluarganya sendiri, ayah dan ibunya mati waktu ia masih kecil tidak ada seorang pun yang memperhatikannya.
Ayah Yue lian ialah seorang pendekar suci, ia mati karena melindungi klan dan dirinya, sedangkan ibunya ialah seorang pendekar Bergelar yang di juluki sebagai Pendekar Phonix suci, kematian ibunya karna di bunuh oleh seseorang yang tidak di ketahui siapa pelakunya.
Walaupun Ayah dan Ibu Yue lian berkontribusi besar bagi klan Yue, semua orang hanya menganggap Yue lian sebagai sampah yang tak berguna bagi klan, semua orang memperlakukanya bagaikan seorang budak bahkan pelayan klan Yue pun juga demikian.
Mengingat betapah lemahnya ia, Yue lian menghela nafas. Di dalam benaknya ia ingin membalaskan dendam Ayah dan ibunya serta demdam nya pada Klan Yue karna telah memperlakukan dirinya dengan sangat buruk.
'Benarkah pengemis tua itu bisa membantuku? Hmm sudahlah!!! Lagi pula aku tak memiliki apapun , jadi tak perlu takut kehilangan apa-apa' Batin Yue Lian.
Yue lian berjalan ke arah tempat pengemis itu, saat ia sampai di tempat tersebut ternyata pengemis tua sudah menunggunya.
• "Ikuti aku." Kata pengemis Tua.
Yue Lian mengikuti Pengemis tua, Mereka berdua mendaki ke atas gunung, Karna malam hari serta udara di ketinggian sangat dingin Yue lian mensedekapkan tangannya di depan dada.
• "Untuk apa kita naik ke atas gunung?" Tanya Yue lian mengigil.
• "Jangan banyak tanya, terus jalan saja."
Sesampainya di atas gunung pengemis tua menuntun Yue lian ke arah sebuah batu besar.
• "Duduklah."
Yue lian naik ke atas betu besar itu, iya duduk bersilah di depan pengemis tua.
• "Kualitas dirimu sebenarnya lumayan."
• "Intinya saja, tadi kau katakan ingin menunjukkan sesuatu, apa itu sebenarnya?"
• "Aku ingin membuat tubuhmu. Dapat menguasai dunia di masa depan. Apakah ini bukan hal yang baik?"
Pengemis tua itu mengeluarkan energi yang sangat kuat di tanganya. Ia melepaskan energi tersebut masuk ke dalam tubuh Yue lian.
• "Apa yang ingin kau lakukan?" Bentak Yue lian kaget.
• 'Sial!! Badanku tidak bisa bergerak' Batin Yue lian. Energi tersebut masuk kedalam tubunya hingga membuat tubuhnya terkunci tidak bisa bergerak.
• "Karena kau akan mempersembahkan tubuhmu. Aku akan membuatmu paham dulu."
Pengemis tua menjelaskan pada Yue lian bahwa ia adalah seorang Tuan muda dari klan zufu. Karena dicelakakan orang licik, klannya hancur berantakan.
Kemudian ia melarikan diri ke tempat lain. Di luar dugaan ia menemukan sebuah gua di atas gunung. Di luar dugaan, ia beruntung karna di dalam gua dirinya menemukan Kitab kuno sakti.
• "Ilmu memindahkan dan menyambung kayu"
"Dengan ilmu ini aku berhasil merebut Badan dari seorang murid inti dari seorang pendekar suci."
'Setalah 30 tahun aku baru berhasil mencapai tingkat Pendekar Raja. Tetapi ini belum cukup. Demi membalas dendam, aku mencuri 3 pusaka milik Patriak klan Darah. Karena ketahuan, aku di kejar pendekar hebat bawahan patriak klan darah. Beruntung aku bisa lolos'
• Pengemis tua berhasil meloloskan diri namun akibat sempat bertarung dengan bawahan patriak klan darah, walaupun berhasil melarikan diri ia terluka parah, Dalam keadaan kritis Dirinya melihat Pengemis Tua yang sekarat, dengan terpaksa ia mengambil tubuhnya. Meminjam tubuhnya sementara dan menunggu tubuh lain yang lebih cocok.
• "Lalu kau tertarik mengambil tubuhku? Tubuhku tidaklah cocok!" Bentak Yue lian.
• "Tidak....tidak....tidak! Ini akan menjadi badanku.."
Pengemis tua itu mengambil sebuah vas yang berisi Pil sembilan pondasi dewa, pil ini bukan sembarang pil. Pil itu dapat secara total mengubah kualitas fisik seorang pendekar.
• "Setelah mengambil tubuhmu, aku akan menjadi seorang Pendekar tingkat tinggi." Kata pengemis tua sambil tertawa.
• "*******!! Kau mencelakakan orang tanpa sebab, kau pasti akan mendapatkan balasannya!"bentak Yue Lian
• "Balasan? Jangan membuat lolucon. Yang kuat yang akan menang dan yang kuatlah yang akan bertahan hingga berdiri di puncak keberhasilannya. Salahkan dirimu yang terlalu lemah itu."
Pengemis tua mengeluarkan Pil sembilan dewa dari vas yang ada di tangannya. Pil sembilan pondasi dewa memiliki warna keemas san.
• "Pil sembilan pondasi dewa ini bukan ditelan, jantung harus di belah lalu di taruh di dalamnya. Dengan darah dan energi tubuh, pil ini pelan pelan akan melebur. Jangan takut kau tak akan mati"
• "Ngawur! Jantung di belah bagaimana mungkin tidak mati? ******** tua lepaskan aku. Keparat tua kau tidak akan mati dengan tenang!"Bentak Yue Lian marah.
Pengemis tua itu tidak menghiraukan perkataan Yue Lian. Terlihat ia mulai memusatkan tenaga dalamnya ke dalam Pil sembilan pondasi dewa, tenga dalam yg terpusatkan itu mulai membentuk sebuah energi Pil.
Saat energi pil terbentuk pengemis tua menggunakan jurus ilmu kuno sakti, JURUS ILMU MEMINDAHKAN BUNGA.
Energi pil tersebut menyerap masuk terus ke jantung Yue lian.
Saat Pil sembilan pondasi dewa masuk kedalam jantung Yue lian tiba tiba suatu energi yang sangat kuat terpancar dari tubuh Yue lian, yang menandakan Pil sembilan pondasi dewa berhasil melebur. Karna tidak sangup menahan ledakan energi tadi, Yue lian tidak sadarkan diri.
• "Berhasil! Sekarang kita menuju ke langkah selanjutnya." Kata pengemis Tua itu, lalu Pengemis tua itu memindahkan Rohnya kedalam tubuh Yue Lian
"Tubuhku ini lebih bagus daripada yang ku pikirkan."
Pengemis tua mencoba mengontrol Tubuh Yue lian, dengan menggerakkan tangannya.
'Tidak disangka keinginan bocah ini untuk hidup begitu kuat, takutnya aku tak bisa memusnahkan Rohnya dalam waktu singkat. Tapi sebelum itu aku akan berlatih Pusaka Baju pelindung Roh dewa dulu, baru kemudian urus bocah ini, mestinya belum terlambat.
Pengemis tua itu mengambil Pusaka baju pelindung roh dewa dari tubuh pengemis tua sebelumnya. Ia meneteskan darah ke pusaka itu. Setelah meneteskan darah Pusaka tersebut mengeluarkan energi berwanah keemasan menandakan pusaka tersebut mulai aktif.
"Ajaib! Ternyata pusaka baju pelindung roh dewa ini bukanlah suatu omong kosong."
'50 tahun jerih payahku tidak sia-sia! Sungguh pantas' pikir pengemis tua itu.
'Pemeriksaan gen tubuh selesai. Fluktuasi tinggi gelombang Roh sesuai, peleburan darah berhasil'
"Hmmmk!!! Suara ini.... Apakah kau peri pusaka?"
" Ditemukan serangan dari Roh luar, Harus segera dibinasakan!" Kata peri pusaka itu.
"Tunggu dulu! Peri pusaka, aku adalah Tuanmu... Aku yang melebur dan menyatukanmu!" Bantah pengemis tua.
"Darah siapa yang dilebur, maka dia yang menjadi tuanku. Kau bukan tuanku."
"Keparat, aku berjerih payah selama 50 tahun untuk mendapatkan mu." Bentak Pengamis tua.
Pengemis tua merasakan sebuah energi tenaga dalam yang sangat kuat menyerang Rohnya yg berada dalam tubuh Yue lian. Ia merasakan kesakitan Yg sangat luar biasa rohnya ingin di binasakan oleh peri pusaka yang berasal dari Pusaka tersebut.
"Keparat, cepat hentikan!! Bentak Pengemis tua kesakitan. Namun sudah terlambat baginya. Peri pusaka menggunakan energi tenaga dalam yang sangat besar dan menghancurkan Roh pengemis tua itu.
Setelah Roh pengemis tua hancur Yue lian mendapatkan kembali kendali tubuhnya, namun ia masih belum sadarkan diri.
Beberapa saat kemudian kesadaranYue lian mulai kembali.
'Ugh! Bukankah tubuhku telah direbut pengemis tua itu? Mengapa aku masih baik- baik saja' batin Yue Lian.
"Tuan!!"
"Siapa itu?"
"Tuan!! Jangan terkejut. Aku adalah Peri Pusaka dari Pusaka Baju Pelindung Roh Dewa, Nama ku Xian." Jawab Peri pusaka sambil memperkenalkan diri.
"Tuan, di dalam senjata pusaka dewa ada peri pusakanya. Peri pusaka dapat memberikan bantuan besar untuk pemakainya. Baju Pelindung Roh Dewa ini ialah salah satu senjata pusaka dewa dari lima senjata pusaka dewa. Pusaka ini dapat melindungi tubuh tuan dari serangan yang luar biasa dan dapat membantu Tuan meningkatkan kualitas Roh pemakainya."
"Hmmmk!! Begitu ya!!"
"Iya tuan, di dunia ini senjata pusaka terbagi dalam empat jenis, pusaka tanpa nama, bumi, langit, dan pusaka dewa ini yang paling tinggi. Dan di dalam lima senjata pusaka dewa terbagi beberapa tiingkatan. Baju pelindung roh dewa menempati tingkat ke dua, sedangkan tingkatan pertama ialah sebuah pedang.
Namun tak di ketahui keberadaannya dan Peri pusaka yang ada di dalam pedang itu Tidak di ketahui." Kata Xian menjelaskan.
"Terus, dimana orang jahat itu?"
"Dia mengunakan tubuh tuan untuk melebur Baju pelindung roh dewa, tapi dia tidak tahu ada peri pusaka di dalamnya. Dia telah kubinasakan."
"Apa sudah di bunuh olehmu? Baju Pelindung Roh Dewa... apa benar sebuah Pusaka?"
"Pusaka Baju Pelindung Roh Dewa dibuat oleh seorang Dewa, saat zaman dahulu."
Xian menjelaskan saat pembuatan Pusaka Baju Pelindung Roh Dewa, sewaktu membuatnya. Dia mengunakan roh dewa perang sebagai intinya. Mengunakan energi Yin dan Yang serta seberkas cahaya langit dan dimasukkan ke dalamnya. Ditambah segumpal hawa energi dan hawa gaib semesta.
Mengunakan 50 pusaka langka dari 5 jagad raya, melewati 5000 tahun penempaan barulah jadi.
"Siapa dewa itu? Roh dewa perang?! latar belakang pusaka ini sangat luar biasa."
"Sejak dulu orang yang memiliki pusaka ini bisa mencapai keberhasilan besar. Apa lagi tuan telah memakai pil sembilan pondasi dewa. Kemampuan anda sudah melebihi orang lain pada umumnya."
"Ditambah tuntunan dari Xian, Tuan pasti akan menjadi orang terkuat."
"Haha. Awalnya aku pikir akan ******. Tidak disangka akan mendapatkan keberuntungan ini. Baju pelindung roh dewa, pil sembilan pondasi dewa, pengemis tua ini benar-benar seorang pengantar kekayaan!"
"Bisa juga dikatakan demikian, oh ya, ditubuh pengemis itu ada. 'Kitab jalan menembus langit'. Kelak tuan dapat menggunakan itu untuk berlatih diri."
Mendengar perkataan Xian, Yue Lian memeriksa tubuh Pengemis tua itu dan menemukan Kitab jalan menembus langit.
"Ini adalah 'Kitab Jalan Menembus Langit' yang komplit. Hanya penerus klan yang layak berlatih ilmu ini. Ini termaksud ilmu tingkat dewa!"
"Haha!! Jika ini dibandingkan dengan 'kitab api dan air' yang di anggap pusaka oleh keluarga besar Yue, kitab api dan air hanyalah sampah! Aku sangat beruntung"
"Tuan! Xian akan bantu tuan untuk melatih roh tuan menjadi Roh perajurit perang."
"Bagaimana caranya?"
"Silahkan Tuan duduk meditasi di atas batu ini." kata Xian menunjuk batu besar yang ada di belakang Yue lian.
Yue lian duduk bermeditasi sambil mendengar arahan yang di ajarkan oleh Xian.