sejatinya tidak ada wanita manapun yang mau dimadu,
Nadila Fitria seorang janda yang terpaksa harus menikahi sahabat mendiang suaminya untuk menutupi rasa malu keluarga,
Dan Galang Hendriansyah harus menutupi pernikahan sirinya dengan Nadila demi bisa melanjutkan rencana pernikahannya dengan Alika Pratiwi,
Rasa bersalah Galang atas kematian sahabatnya yang spontan menyelamatkan nyawanya membuatnya dilema,
sanggupkah Galang bersikap adil, karena sejatinya tidak ada yang dapat menimbang keadilan itu,
sanggupkah Dila merebut hati suami siri nya itu,dan bagaimana sikap alika jika tahu dirinya ternyata istri kedua meskipun hanya pernikahannya yang dilegalkan,,,,
akankah mereka mendapatkan kebahagiaan dalam kehidupannya
***masih tahap revisi ya guys****
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ariska raza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
panas
"aakkkhh,,,,, dimana ini kenapa panas sekali"ucap Galang tangannya terus memegangi kepalanya
"syukurlah kamu sudah sadar, kamu sekarang dikamar ku mas, berbaring lah biar aku ambilkan air untukmu"
"panas...panas nyalakan AC nya aku kepanasan cepat"perintah nya setengah berteriak
dengan cepat Dila mengatur suhu ruangan itu menjadi lebih dingin
"ah ya aku ingat, minuman..... obat apa yang kamu masukkan ke minuman ku....hah katakan Dil"teriak Galang
"minuman apa aku tidak memberikan kamu minuman apapun"
"aaaaakkkhh... panas... kenapa dengan tubuh ku"
tanpa peduli ada Dila dihadapannya Galang melucuti semua pakaian yang ia kenakan hanya menyisakan boxer yang ia pakai.setelah itu ia menarik paksa Dila hingga jatuh terlentang di atas ranjang
"mas apa yang kamu lakukan... hentikan, hentikan mas" ia mencoba mendorong kuat tubuh dalang yang sudah berada diatasnya
"bukankah ini yang kamu inginkan, aku tidak menyangka kamu akan sehina ini Nadila Fitria"teriak Galang, tangan nya sudah mencengkeram erat tangan Dila
"mas lepas,,,,,,,"sekali lagi ia mencoba mendorong tubuh suaminya dari atas tubuhnya, tapi lagi-lagi gagal tenaga Galang jauh lebih besar dari tenaga Dila
"aku akan membuatmu menyesali apa yang sudah kamu lakukan kepadaku'' Galang lalu melu mat kasar bibir Dila,obat yang dimasukkan dalam minuman nya membuatnya hilang kontrol. tangan kanannya bergerilya meremas dua gunung kembar milik dila sedangkan tangan kirinya masih memegang kuat tangan Dila
tidak ada kelembutan Galang memperlakukan Dila dengan sangat kasar, amarah bercampur menjadi satu dengan birahinya.ada yang menuntut untuk disalurkan disana
malam itu terasa sangat panjang dan panas, Dila berkali-kali berteriak memanggil ibunya tapi yang dipanggil tak jua nampak, sedangkan Galang sudah tidak terkontrol setiap desah an yang keluar dari mulutnya adalah nama Alika bahkan saat pergumulannya dengan Dila ia selalu memanggil Alika
didalam sebuah mobil bu rini tertidur dengan cucunya,ia berharap apa yang dilakukannya akan berguna untuk membantu keutuhan rumah tangga Dila, tanpa ia sadari kalau ternyata putrinya tengah tersiksa disana karena apapun yang dilakukan tanpa cinta pasti tak akan baik
jam 3 dini hari bu rini membawa Albi pulang,saat ia memasuki rumah terlihat beberapa barang berserakan dilantai, dengan hati-hati ia menidurkan Albi dikamarnya lalu ia berjalan perlahan kearah kamar Dila.
dengan jelas dilihatnya Galang tidur masih tanpa baju sedangkan Dila ia tidur dengan duduk memeluk kedua lututnya disisi Galang dan menutupi tubuhnya dengan selimut.
pukul 7 pagi Galang bangun,ia melihat tubuhnya yang polos ditutup selimut, dan rasa pusing itu masih ada meskipun cuma sedikit.
"aaahhh,,,,apa yang sudah aku lakukan,..... Alika maafkan aku sayang."lirihnya. "aku tidak akan memaafkan kalian".ia mengepalkan tangannya dengan penuh emosi
setelah mandi dan terlihat rapi Galang melangkahkan kakinya keluar belum sempat ia membuka pintu kamar terdengar suara Dila dan ibunya bertengkar diruang tengah
"ini semua ibu lakukan untuk kebaikan kamu nak"ucap bu rini
"ini bukan kebaikan tapi ibu justru,,,,"belum sempat Dila melanjutkan ucapannya Galang sudah menyahut
"justru menguntungkan mu, begitu....hah baru kali ini aku melihat keluarga yang sangat rendahan"
"mas jaga ucapan mu"bentak Dila
"ini semua ibuk yang,,,,,"
"cukup aku tidak mau mendengar apapun, kejadian tadi malam sudah membuat ku melakukan hubungan yang tak seharusnya, kamu benar-benar sangat memalukan dil."
Galang lalu pergi meninggalkan rumah itu, hatinya gelisah,rasa bersalah begitu menusuk hatinya...
ni sedang rilis baru "BUKAN SEKEDAR WANITA SIMPANAN" lanjut baca ya kak