NovelToon NovelToon
Istriku Bad Girl

Istriku Bad Girl

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Badboy / Menikah Karena Anak / Cinta Seiring Waktu / Cinta setelah menikah / Tamat
Popularitas:5.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Darl

Gue Alana Pradipta. Kalau lu liat penampilan , gue yakin lu bakalan berpendapat gue cewek gak bener, preman dan cewek kasar. Gue maklum sih kenapa lu bisa mikir gitu.

Sampe hari gue ketemu malaikat kecil yang gue jamin bikin lu yang sekeras batu karang bisa leleh kayak es krim kepanasan.

Angel minta gue jadi ibu sambungnya.
Yang bikin gue binggung adalah gue sayang sama Angel tapi gak sama bapaknya. Belum lagi sosial ekonomi kita yang nge jomplang banget.

Apa siap Angel punya ibu sambung preman kayak gue gini? Terus pernikahan tanpa cinta sama Pak Ricard gimana? Masa iya ngabisin hidup gue sama orang yang gak gue cinta dan mencintai gue?

cover source : wallbox. ru

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Darl, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Empat Belas

...Memberi Keterangan...

...🔸🔸🔸🔸🔸🔸🔸🔸🔸🔸🔸...

Tiga bab kedepan setting nya masih di rumah ya, jangan bosen. Karena akan jadi awal mula konflik nantinya. Ikutin aja alurnya, okeh??

Happy reading😘😘

******

Gue pindah posisi ke sofa setelah Angel tidur dengan nyenyak. Nge chat Marlin nanyain kaos yang dia ambil dari tukang sablon. Gue juga kirim alamat pemesan, jadi Marlin bisa packing.

Tuan Richard masuk ke kamar setelah ngobrol dengan mas asisten. Namanya Jin. Dia duduk di sebelah gue.

"Angel sudah tidur?" tanya nya memecah kesunyian.

"Sudah, tuan." mata gue gak lepas dari layar ponsel. Gak sopan banget ya gue? Biarlah soalnya hue ngerasa canggung aja, biar gak ketahuan jadi pura - pura sibuk sama ponsel gue.

"Kamu sudah lama bisa bela diri?"

"Mulai umur delapan tahun, tuan. Uwak mau semua anaknya bisa bela diri.

"Kalau tato?" tanya appa nya Angel lagi. Ternyata Lee Min Ho kepo.

"Kalau gak salah pertama kali saya bikin tato lulus SMA tuan. Abis itu ketagihan." gue nyengir.

"Jangan panggil saya Tuan. Panggil Richard saja."

"Wah... gak enak tuan. Nanti saya dikira lancang." gue tersenyum sopan.

"Kalau gitu oppa saja."

"Tambah agak enak lagi tuan, dikira nanti saya sok akrab. Ambil kesempatan dalam kesempitan." gue cengengesan.

"Ya sudah terserah kamu saja." Tuan Richard kesal dan meninggalkan gue sendirian di sofa. Appa nya Angel naik ke ranjang dan berbaring di sebelah Angel.

*****

Pukul sembilan pagi, kamar rawat Angel sudah ramai. Ada tiga petugas dari satuan unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) , uwak Madin, Marlin, Jin dan seorang pengacara.

Pertama - tama seorang polwan meminta keterangan gue. Hampir dua jam gue menceritakan apa yang gue lihat dan gue lakukan.

Kemudian giliran tuan Richard yang dimintai keterangan.

Terakhir Angel. Tapi sebelum mereka meminta keterangan Angel, gue mencoba menanyai kesiapan Angel. Untungnya polwan dan petugas yang datang tidak memakai baju dinas, jadi suasana tidak terlalu tegang.

"Angel, Angel gak usah takut. Tante ini cuman mau tanya - tanya aja."

"Angel gak takut lagi tante. Kan ada tante sama appa yang jagain Angel."

"Anak berani." gue acak rambut Angel.

"Iihh tante... " Angel merapikan rambutnya.

"Waktu itu Angel lagi nungguin Appa jemput Angel. Angel keluar mau liat Appa sudah jemput atau belum. Appa janji gak akan terlambat jemput Angel."

Angel diam. Menarik napas panjang seolah sedang mengumpulkan keberaniannya. Yang bisa gue lakuin hanya menggengam tangannya .

"Om itu tiba - tiba gendong Angel. Mulut Angel ditutup pake tangannya. Dibawa masuk ke mobil."

"Angel gak tahu mau dibawa kemana, soalnya mata Angel ditutup. Tiba - tiba Angel digendong lagi."

"Waktu mata Angel dibuka, Angel udah ada didalam kamar. Ada om yang lain disana." Polwan menunjukkan beberapa foto ke Angel. "Om yang ini." Angel menunjuk kesalah satu foto.

"Angel disuru buka baju. Angel gak mau." Gue bisa merasakan remasan tangan Angel semakin kuat. "Pipi Angel dipukul. Katanya kalau Angel gak jadi anak baik, om itu mau pukul Angel lagi. Jadi Angel nurut."

Tangan gue basah. Angel meneteskan air matanya. "Angel gak papa? Masih mau dilanjutkan?" Angel mengangguk.

"Om itu suru Angel muter - muter. Terus dia buka baju. Dia suru Angel tidur di kasur, tapi Angel takut, Angel mau lari sama om itu Angel di dorong. Terus tante Lana datang."

"Angel juga ingat yang om itu bilang?" polwan itu masih berusaha menggali informasi.

"Sini cantik. Kamu cantik. Ayo sama om. Jangan takut, sayang. Tapi Angel takut. Om itu jahat." lirihnya. Gue peluk Angel dan memberi kode pada petugas untuk menyudahi ini. Tidak tega rasanya meminta Angel harus mengingat itu lagi.

Gue menemani Angel selama memberikan keterangan. Sekali lagi gue merasakan sakit dihati gue. Andai kata di Indonesia gak ada hukum, gue udah kebiri itu monster tanpa obat bius.

Orang kayak gitu hanya bisa merusak jiwa - jiwa suci anak kecil. Untung nya Angel masih bisa selamat.

"Angel hebat." gue mengacungkan jempol untuk Angel setelah ia selesai memberikan keterangannya.

"Baik, saya mohon besok bapak dan ibu datang ke kantor untuk menandatangani BAP."

Uwak Madin mengantar Kapten Sinaga hingga ke mobilnya. Sementara Marlin nemenin gue.

"Ya ampun, Lan itu oppa bening amat. Lu yakin gak kepincut?" bisiknya ditelinga gue.

Gue diem aja. Pertanyaan Marlin benar - benar gak penting.

"Orderan udah lu kirim?" Gue sibuk makanin batagor yang Marlin bawa.

"Udah. Gue kirim tadi sekalian jalan kesini." Marlin ikut makanin batagor gue. "Lan, Lu deketin dulu anaknya, abis itu lu bisa dapetin bapaknya."

"Jangan kenceng - kenceng! Gak enak kalau kedengeran." gue nutup mulut Marlin dengan telapak tangan gue.

"Ganteng gitu Lan, sayang banget kalau dilepas." Marlin menangkup pipinya sendiri dengan kedua tangan nya sambil memandang appa Angel dengan tatapan terpesona.

Ternyata Tuan Richard merasa kalau sedang diperhatikan oleh Marlin, terbukti Tuan Richard tersenyum ramah pada Marlin. "Meleleh gue, Lan."

"Lebay amat sih lu." gue berdiri.

"Mau kemana?"

"Keluar. Ayo ikut." Gue tarik tangan Marlin ketika melihat oma nya Angel masuk ke dalam kamar. Oma ny Angel datang bersama wanita cantik yang kemarin dan satu orang lagi, gue rasa itu pengasuhnya Angel.

Mata oma Angel mengikuti kemana pun gue pergi. Dengan tatapan tidak suka dan jijik tentunya begitu juga dengan wanita cantik yang datang bersama oma.

"Angel, tante keluar sebentar ya. Mau ketemu uwak Madin dulu." Angel mengijinkan

....🌼🌼🌼 Jangan lupa masukin list favorit ya, Like dan komen. Ngasih gift seiklasnya ajah 🌼🌼🌼...

1
Dwi Novita
sangat menarik untuk dibaca
Tina Rachmatina
Lumayan
melting_harmony
Luar biasa
Qaisaa Nazarudin
Lho apa mereka juga tinggal disana? kok hari2 mereka di rumah orang?Gak sadar diri banget,kayak gak ada kerjaan banget,ngerecokin orang..
Qaisaa Nazarudin
Nah gitu dong,keluarkan simap bar2 mu,jangan mau di tindas..Noh suami mu juga ngedukung mu,Pasti suami kamu tau seperti mantan mertua nya itu..
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk Iri bilang boss..😂😂
Qaisaa Nazarudin
Akkhhh akhirnya MP juga mereka,Appa icard udah kelamaan menduda makanya gak sabaran..😂
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwwkk di cuekin...Emang gak ada kapok2 nya dan gak ada malu malunya tuh nenek lampir dan mak lampir...🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Aku tau seperti siapa yg menelpon,Bagus nyinya lee,biarin mereka kebakaran jenggot..😂😂👏👏
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwk gak berhasil menghasut nyonya Lee dan Richard,sekarang langsung berdepan dgn Lana, Bagus,menurut ku itu lebih gentle dari harus ngehasut orang lain,kayak pengecut,Ayo Lana hajar aja..💪💪💪
Qaisaa Nazarudin
🤣🤣🤣🤣🤣👏👏👏👏👍👍👍 Mampos loe nek lampir,Nyonya Lee gak masalah,kenape loe yg repot?? Emang gak tau malu ya loe sama anak loe,di cuekin gak di anggap,Tapi masih aja sok nempel,Caper .🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Noh kamu dengar kan Mak lampir siapa yg Angel maukan..suh suh jauh2 sana,Angel gak mau sama kamu..😂😂
Qaisaa Nazarudin
Hembus aja asap nya ke muka nih cabe cabean,biar kabur dia..🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Waahh Angel ada udang di sebalik bakwan nih🤣🤣🤣
Kasian Angel pengen ortu yg lengkap..
Qaisaa Nazarudin
Bagus Lana, orang kayak gitu gak perlu di sopanin,Gampar aja,jangan hiarin kita di injak-injak..👏👏👍👍💪💪
Qaisaa Nazarudin
Ini pasti neneknya Angel,Dan cewek itu juga pasti yg mau di jodohin sama bapaknya Angel,Tapi Ichard gak mau..
Qaisaa Nazarudin
Noh liat Chard anak loe lebih deket ama Lana,Padahal ada loe bapaknya juga di sana..
Qaisaa Nazarudin
Duuhh Lana,bahaya..Kenapa gak nunggu bantuan dateng duluan sih..
Qaisaa Nazarudin
Nah kan ku bilang juga apa,Lana sih lambat banget keluarnya, Semoga ini pengajaran buat Appa nya Angel,biar tau rasa dia ceroboh..
Qaisaa Nazarudin
OMG Angel BAHAYA, Kok perasaan ku Mobil hitam yg selalu datang nunggu berjam2 itu orang jahat,yg mau nyari Angel,mungkin musuh Appa nya atau org suruhan kakeknya nya Angel kali ya..Appa nya juga kesel aku,Bukannya tetimakasih anaknya ada yg nemanin,malah marah2 hanya karena ngeliat tampangnya orang doang..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!