Lika liku percintaan anak SMA bernama Amara Anindita sepeninggal tunangannya dalam menjalankan tugasnya didaerahrawan konflik,dia dihadapkan pada 2 cinta yang rumit.
Cinta seorang Kapten Mahesa Anggara ataukah cinta seorang Adhikara Arjuna,yang
merupakan kakak angkat yang mencintai nya sedari kecil.
Ia terpaksa menikah dengan salah seorang dari mereka ,karena suatu kesalahan .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yha-nie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
* episode 14
" mas ,,nanti keburu habis waktu shalat shubuhnya , !
rengek Amara,
mencoba melepaskan tangan kekar Arjuna kembali,
"one minutes ,,,dek !"
jawabnya tetap pada posisi semula , perlahan Amara menatap lekat wajah tampan yang tak mau terbangun seolah ia sedang berada di mimpi indahnya .
usapan lembut Amara di wajahnya ,baru membuat mata terpejam itu perlahan terbuka,
"baru nyadar kakakmu ini tampan ya,,,,,?"
ujarnya narsis, Amara hanya tersenyum
"tapi sayang masih aja jomblo ,,"
goda Amara , perlahan wajahnya terlihat muram.
"mas,,,,cepat kenalkan calon kakak ipar padaku, supaya nanti ada yang mendampingimu, dan mengurusmu, aku takut mas akan sendirian !"
ujar Amara lembut, ia memalingkan wajahnya , ada rasa sedikit tak rela namun ia harus merelakannya
"kan ada kamu dek ,,,,memangnya kamu mau kemana? , jangan jangan kamu menerima bang Angga ? " tanyanya parau .
tega sekali kamu dek,desahnya dalam hati, kamu tega mau ninggalin mas sendiri.
"entahlah akupun tidak tahu mas,aku tak ingin menjadi beban kalian berdua terutama kamu mas ,
aku ingin kamu bahagia mas !" jawab amara pelan .
padahal bahagiaku adalah kamu dek,aku nggak butuh siapapun lagi ,jujur hatinya ,
"udah Ayuk bangun kita kan mau shalat , mas antar kamu ke kamar mandi, "
kemudian ia bangkit dan menggendong Amara ke kamar mandi,
," mas panggil mbok nah dulu ya , supaya membantumu, nanti kalau udh selesai panggil mas ,kita shalat berjamaah , !"
titahnya ,kemudian ia memanggil mbok nah kebelakang.
" dek mas berangkat dulu, tunggu bang Angga ya , mungkin ia lagi dijalan,"
ujar Arjuna sebelum menaiki mobilnya ,diraihnya tangan itu ia mengecup perlahan ,
"hati hati dijalan mas !"
ujar Amara tersenyum , diusapnya pelan rambut wangi Amara. ia masuk kedalam mobil melambaikan tangannya ,perlahan mobil itu berlalu meninggalkan halaman rumahnya,
sepasang mata melihat hangat interaksi keduanya ,
seperti sepasang suami istri, yang lagi romantis,karena sejak dari muda ia tinggal di rumah Amara ,mbok Nah sangat tahu bahwa Arjuna bukanlah kakak kandung Amara , ia mencoba mengingatkan Arjuna tentang perasaan Arjuna terhadap Amara , ia tahu tingkah lakunya tidak seperti saudara kebanyakan, namun setelah Amara lulus Arjuna akan mencoba mengatakan yang sebenarnya .
ketika mbok nah mendorong kursi roda Amara ,hendak masuk kedalam rumah ,perlahan sebuah mobil memasuki halaman rumah ,
ia tersenyum , seorang pria peranakan Chinese turun
terlihat gagah dengan stelan casualnya ,
wajahnya seperti kapten Xing kata Ica ,cuma bang Angga lebih tinggi posturnya, kata Ica lho ya,,,
ia memakai topi hitam yang membuatnya semakin tampan .
"gimana udah siap Ra ?'
tanyanya ia berjongkok menghadap wajah Amara,
ia menatap wajah Amara polos tanpa riasan apapun ,
"selalu cantik.!" gumamnya .
" ayo ,,,aku ambil tas sama hp ku ya !"
jawab Amara , ia memutar kursi roda , hendak masuk kedalam .
" biar mbok ambilkan non, ,,tunggu disini saja dulu !"
potong mbok nah ,seraya berlalu.
" Abang udah sarapan ?" tanya Amara
ia mengangguk seraya tersenyum ,
"langsung ke mobil aja ya,,,biar nggak lama "
ujarnya ,yang diangguki Amara, kemudian ia mendorong perlahan kursi roda Amara menuju mobilnya, membuka pintu mobilnya, kemudian menggendong tubuh Amara dan mendudukannya ,tak lupa ia memasangkan satbelt nya,setelah itu ia merapikan kursi roda Amara dan menyimpan nya di bagasi belakang,
setelah mbok nah menyerahkan tas selempang Amara beserta hp nya , mobil itupun berlalu meninggalkan halaman rumah Amara ,mbok Nah segera menutup pintu gerbangnya ,setelah itu ia berlalu,
Hari Senin jalanan macet , butuh waktu hampir 1 jam mereka sampai di RS,
saat ini Angga tengah mendorong Amara di koridor RS , namun seseorang mengagetkannya ,
" nak Angga ?"
panggil wanita paruh baya didepannya , Angga mendongak ,tiba 2 jantung nya berdegup kencang manakala melihat seorang perempuan disamping wanita paruh baya itu,
"apa kabar mas ? " sapa wanita itu canggung ,
gurat muka Angga sedikit dingin , bagaimanapun wanita ini yang telah meninggalkannya dan pmembuat perasaan nya hancur ,
" ini siapa nak Angga ? cantik.!" ibu itu menghampiri Amara ,Amara tersenyum .
"saya Amara Bu,,!" jawab Amara ramah.
"istri saya Bu,!"
potong Kapten Angga
yang sontak membuat kaget wajah perempuan cantik di depan Amara ,wajahnya berubah jadi sendu, wanita paruh baya itu memegang
tangan wanita disisinya,
" kenapa dia sakit ? " tanyanya lagi,karena melihat Amara dikursi roda.,
"dia anemia ,maklum Bu ia sedang mengandung!"
jawab kapten Angga lagi yang sontak membuat mata Amara terbelalak , terlihat perempuan muda didepannya seperti ingin menangis , baru juga Amara akan membuka mulutnya buru 2 dipotong ,
" ayo sayang nanti kita terlambat , dokternya sudah menunggu,maaf Bu kami permisi !" ujar kapten Angga seraya mendorong kursi roda Amara ,Amara pun menganggukan kepalanya sopan sebelum mereka berlalu,
kenapa harus ketemu ,rutuk Angga dalam hatinya ,
" Abang hutang penjelasan padaku !"
sahut Amara .
"maaf ,,," sahutnya sembari mendorong kursi roda Amara menjauh dari kedua perempuan tadi.
.
gimana nih thor...
Kasih banyak KK 🙏