Rahasia Suamiku
Sinopsis
Anindita (35 thn) dan Niko (37 thn) adalah pasangan yang romantis dan di lengkapi seorang anak laki-laki Angga (12 thn) pasangan yang telah 10 tahun menikah apakah bisa bertahan dengan Rahasia dari suaminya.
Rahasia yang tidak terduga yang diketahui oleh Dita membuatnya memutuskan berpisah dari keluarga maupun sahabatnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ulfiah Anggini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Air mata terakhir untukmu
flashback on
POV Dita
Malam hari ini terasa sangat panjang bagi Dita.
Dengan keadaan nya seperti ini membuat nya tidak bisa tidur dan terjaga sepanjang malam.
Dita membalikkan badan nya ke arah Niko menatap dengan tatapan kosong yang tidak berarti.
Dita bangun dari tempat tidur berjalan menuju meja rias nya.
Menatap kosong dirinya sambil tersenyum kecut seperti meremehkan dirinya sendiri, pikiran nya penuh dengan pertanyaan untuk dirinya sendiri.
Pandangan nya teralihkan ke Niko yang tertidur. Menatap Suaminya dari cermin matanya seperti ingin mengatakan semua isi hati nya.
Dita menatap Niko dengan sedih, meneteskan air mata nya tanpa ia sadari dan menahan tangis yang mendalam dan berusaha tidak membuat suara.
Kesabaran, Kepercayaan, Kesetiaan dan Cinta ku juga ada batas nya Niko.
Dengan apa yang kau lakukan padaku itu sangat menyakiti hati ku.
Aku menganggap mu bukan hanya sekedar sebagai suami tapi segalanya bagiku.
Aku sangat tulus mencintai mu Niko.
Tapi kau tega merusak semua rasa tulus ku ini kepada mu.
Aku memilih mu sebagai persinggahan hati ku yang terakhir aku mempercayai mu lebih dari diriku sendiri.
Kehangatan yang kau berikan padaku, aku selalu mengingat nya dan tidak pernah mencoba melupakan nya. Aku mengira itu akan ku rasakan Sampai kita menua bersama.
Sungguh Niko kau melupakan cinta ku dengan sangat mudah nya.
Kau membuat ku benar-benar tampak sangat lemah.
Bagaimana aku harus bersikap kepada mu, apa aku harus membenci mu dan adikku, kenapa dari sekian wanita harus Dini adik kandung ku sendiri.
Tolong aku, aku tidak tahu harus berbuat apa.
Kau membuat ku tampak sangat bodoh Niko.
Rasa sakit yang sangat hebat ku rasa kan saat ini, sepertinya aku sangat mencintaimu Niko.
Kau membuat ku untuk kali pertamanya dalam hidup ku ingin merasakan kematian.
Dengan semua rasa sakit ini tidak ada siapapun yang bisa aku harapkan.
Suami, adik dan sahabat ku mengkhianati ku semua.
Memakai topeng kejujuran di hadapan ku dan menyakiti ku dari belakang.
Kau membuat ku semua lemah dan tidak berdaya.
Aku berharap ada akhir yang baik kita semua.
Walaupun itu hanya hal mustahil bagi kita.
Dengan keadaan yang sangat lemah dan air mata yang terus menetes tidak bisa terbendung itu.
Dita mencoba keluar dari kamar nya dan berjalan dan memperhatikan setiap sudut rumah, di malam yang sudah sangat larut berjalan mengenang semua masa-masa bahagia nya dulu.
Dita Berjalan ke dapur dan mengingat kan akan Niko yang selalu memeluk nya dari belakang dengan sangat romantis nya.
Langkah kaki selanjut nya berhenti di depan pintu kamar Dini.
Pikiran yang penuh dengan pertanyaan yang dia bisa katakan langsung.
Kenapa harus kau Dini? Apa salah ku adikku? kenapa dengan tega nya kau melakukan ini kamu adalah adik kandung ku dan Angga adalah keponakan mu sendiri.
Bukan wanita lain tapi adikku sendiri bermain dengan suamiku di belakang ku.
Walaupun kau punya alasan kuat bagimu itu tidak akan membuat ku benar-benar memaafkan mu walau kau adalah adikku.
Kau lebih mengenal ku dari siapapun, perjuangan kita selama ini besar tanpa orang tua harus nya kau tidak berbuat begini.
Walaupun kau berbuat begini aku merasa, aku lah yang jahat kalau tidak bisa memaafkan mu nanti. Kamu menjadi kan aku orang jahat sampai akhir.
Tanpa tujuan Dita mengelilingi setiap sudut rumah dan berakhir di balkon rumah, berdiri menghadap langit. Langit yang sama tapi dengan suasana hati yang berbeda.
keheningan pecah akan Isak tangis yang dita tahan sepanjang hari ini.
Mulai mencurahkan isi hati dengan kesendiriannya.
Aku akan menikmati kehangatan dan perhatian mu untuk kali terakhir nya suamiku.
Hidup ku begitu hancur nya bahkan orang ku percayai mengkhianati ku semua, tempat yang ku tuju selama ini bukan lah rumah tapi jurang curam yang membuat ku akan jatuh kapan saja.
Rasa sakit ini tidak bisa hanya hilang dengan kata maaf, kau salah paham kalau aku bisa memaafkan hanya dengan kata maaf, aku bukan orang semudah itu dan kau menyadarkan ku untuk pertama kalinya.
Kau sendiri yang pertama menyakiti ku jangan salah kalau aku juga akan berubah menjadi seperti kalian.
kau membuat ku seperti orang bodoh di belakang dengan tertawa bahagia atas penderitaan ku.
Cinta, persaudaraan dan persahabatan yang begitu sempurna kau tunjukkan padaku
membuat ku benar-benar jatuh tersungkur lemah sampai-sampai tiada tempat bagiku untuk bangkit.
Dengan kemarahan dan rasa sakit yang aku rasakan, aku akan menyimpan nya dalam ingatan ku baik-baik dan aku akan menjadi kan motivasi ku untuk membalas perbuatan yang kalian lakukan.
Aku juga akan membuat mu merasakan arti pengkhianatan yang sesungguhnya, merasakan kemarahan dan tangis yang aku rasa kan sendiri.
Aku akan melindungi cinta ku yang terakhir aku tidak akan membuat melepaskan nya walaupun aku harus mati aku tidak akan kehilangan anak ku.
Aku akan kuat untuk anak ku dan menjadi kan ini adalah air mata terakhir ku untuk kalian.
Flashback off
Dita berjalan meninggalkan balkon bukan kembali menuju ke kamarnya tapi pergi ke kamar Angga.
Dita membuka pintu kamar Angga dengan pelan.
Angga tertidur dengan sangat pulas nya dan terbangun akan kedatangan Dita yang tiba-tiba Memeluk nya dengan erat dari belakang.
" Mamah? apa sudah pagi ? kenapa membangun kan ku begitu cepat ini masih gelap" Angga dengan suara yang terdengar parau merengek kecil saat melirik jam di sampingnya menunjukkan jam pukul 4 pagi.
" Maaf sayang mamah membangun kan mu, lanjut kan tidur mu lagi sayang " Dita menyembunyikan wajahnya yang terlihat bengkak di punggung Angga dan memeluknya erat.
Angga hanya terdiam dan melanjutkan tidurnya lagi dengan pulas dalam pelukan Dita.
Dita berbisik pelan di hadapan Angga dan berjanji atas semua kesakitan yang dia rasakan.
" Mama akan bertahan untuk mu sayang, walaupun aku tidak tahu akan ada akhir bahagia untuk kita. Mamah berharap kamu tidak akan pernah kecewa atas semua keputusan mamah sekarang atau nanti".
Dekapan yang tetap erat di badan Angga.
Dita tertidur dengan hati yang berbeda.
...****************...
Hai semuanya
Saya sekali lagi sebagai Author dari Rahasia suamiku.
Ingin berterima kasih atas semua bentuk dukungan yang saya terima.
Saya berharap kalian semua menikmati setiap episode cerita ini dan maaf atas kekurangan yang terdapat dalam cerita ini. saya akan berusaha memperbaiki nya.
Sekali lagi terimakasih semuanya semoga kalian menyukai episode kali ini.
Selamat membaca.