setelah kecelakaan itu membuat kehidupanku menjadi berubah drastis, aku mulai bisa melihat sesuatu yang tak ingin, kulihat.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sebuah kerajaan kuno
Sedangkan di tempat lain...
Kanina sudah terbangun, namun tubuhnya terasa tidak bisa digerakkan. dia mencoba membuka matanya secara perlahan-lahan, karena mata Kanina terasa berat dan tidak bisa dibuka.
"Mengapa mataku serasan mengantuk seperti ini." guman kanina dalam hati.
Tiba-tiba Kanina dengan mata yang masih terpejam, bisa merasakan sedikit bau anyir yang ada di dekatnya. Kanina terus mencoba untuk membuka matanya secara perlahan-lahan.
Beberapa saat kemudian..
Kanina sudah bisa membuka matanya.
Kanina begitu bingung, saat melihat tempat keberadaannya. tempat asing yang tidak pernah dia datangi.
"Di mana ini? kenapa tempat ini sangat aneh." guman Kanina yang kemudian berusaha bangun dari ranjang nya.
Kanina terus menatap sekeliling kamarnya, tetap saja terasa aneh dan asing bagi Kanina. karena dia tidak mengenal tempat itu.
Beberapa saat kemudian..
Nampak beberapa wanita yang masuk ke kamar Kanina.
"Salam Ratu!" seru para wanita yang mendatangi Kanina. hal itu membuat Kanina langsung menoleh.
Kanina yang berdiri di sebuah jendela sambil menatap keluar, nampak Kanina kebingungan saat dipanggil oleh beberapa wanita yang mendatanginya.
"Siapa kalian?" tanya Kanina dengan ekspresi yang sedikit takut.
"Kami adalah pelayan dari Ratu." jawab para wanita itu.
"Aku tidak pernah mengenal kalian! kenapa kalian terus memanggilku Ratu." tanya Kanina yang memandang wajah para wanita yang ada di depannya dengan sangat intens.
Beberapa saat kemudian..
Nampak pintu yang ada di kamar Kanina langsung terbuka, dan masuklah sosok pria tampan yang memakai pakaian seperti kerajaan Zaman dahulu.
"Kau sudah bangun rupanya, Ratuku." seru Andrean yang kemudian mendatangi Kanina, dan memberikan kecupan dibibir Kanina. sedangkan Kanina yang mendapatkan perlakuan seperti itu, dia langsung menutup bibirnya dengan sangat erat.
"Percuma kau menutupnya, karena aku sudah menciummu berulang kali. Apakah kau tidak merasakan sesuatu kemarin malam." tanya Andrean yang membuat Kanina mencoba berpikir sesuatu.
Perkataan yang keluar dari Andrean, membuat Kanina kebingungan. karena dia tidak merasakan apapun pada dirinya, apalagi dengan kondisi dia yang pingsan.
"Memangnya Apa yang dilakukan pria menakutkan ini? pasti dia hanya membohongiku." Kanina yang mencoba untuk menenangkan diri, dan mencoba tidak takut pada sosok pria yang ada di depannya.
Terlihat sebuah senyuman yang mengembang, saat Andrean melihat kebingungan di wajah Kanina.
Sesaat kemudian, nampak Kanina langsung tersadar dan meloncat dari ranjangnya.
"Apa yang membuatmu terkaget seperti itu ratuku?" Andrean yang mencoba mendekati tubuh Kanina, nampak si pemilik tubuh langsung menghindar.
"Tuan ini sebenarnya siapa? kenapa malam itu kau sangat menakutkan!" seru Kanina sambil menunjuk wajah Andrean.
Hal itu membuat Andrean langsung menghentikan langkah kakinya.
''Apa yang kau lihat kemarin malam?" tanya Andrean kepada Kanina, nampak Kanina mulai berfikir tentang kejadian malam itu.
Sesaat kemudian...
"Waktu itu... waktu itu, tubuhmu telanjang! dan Kau mempunyai sayap di punggungmu juga banyak nyak sisik,juga matamu merah." jawab Kanina spontan.hal membuat Andrean langsung tersenyum dan mendekati tubuh Kanina.
"Apalagi yang kau lihat?" tanya Andrean sambil memeluk pinggang Kanina dengan sangat erat.
Sedangkan Kanina yang diperlakukan seperti itu, dirinya merasa risih. kedua tangan Kanina nampak mencoba untuk melepaskan pelukan bos barunya itu.
Wajah Andrean semakin mendekat ke wajah Kanina, yang membuat hembusan nafas mereka berdua saling bertemu.
"Apalagi yang kau lihat waktu malam itu?" tanya Andrean.
Tampak para pelayan yang melihat adegan mesra Raja mereka, para pelayan itu langsung bergegas mengundurkan diri. sedangkan Kanina yang melihat para pelayan itu pergi meninggalkannya sendiri, dia menjadi gelagapan dan ingin ikut melarikan diri juga.
"Kau mau kemana? kan kau belum menjawab pertanyaanku istriku." seru Andrean yang membuat kami langsung menghentikan pemberontakannya.
"Dengar ya pak bos! jangan pernah memanggil aku dengan sebutan istrimu. karena kita berdua bukan pasangan suami istri." seru Kanina sambil menunjuk wajah Andrean.
"Hahaha.." Andrean yang tertawa setelah mendengarkan perkataan Kanina. sedangkan Kanina, dia merasa kebingungan apa yang Andrean tertawakan.
"Bahkan aku bukan seorang pelawak." guman Kanina dalam hati sambil menatap wajah Andrean.
Sesaat kemudian..
Kanina seperti seorang yang baru mendapatkan kesadarannya, tiba-tiba dia mulai teringat dengan sosok Andrean yang ditemuinya malam itu. dan mengenai tempat keberadaannya sekarang.
"Ya ampun." Kanina yang menepuk jidatnya sambil menatap di jendela kamar tempat dia berada. terlihat saat matahari telah menyinari nya, tempat itu terlihat seperti di tengah-tengah hutan.
"Apa yang membuatmu kebingungan seperti itu istriku?" tanya Andrean saat melihat wajah kebingungan dari Kanina.
"Di mana teman-teman ku?" tanya Kanina kepada Andrean.
"Teman-temanmu? oh mereka, mereka sudah aku kembali kan ke tempat mereka." jawab Andrean.
Terlihat Kanina antara percaya dan tidak, dengan jawaban yang diberikan oleh Andrean.