Aira Anastasia mengalami kecelakaan dan begitu ia bangun,ia terbangun di tubuh antagonis yang akan mati tragis,dan memiliki nama yang sama dengannya,akankah Aira bisa menghindari nasib nya??ataukah ia justru akan mati untuk kedua kalinya??
nantikan kelanjutan kisahnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riri Aira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
liburan,
Malam semakin larut,Aira duduk di dalam mobil,Dnegan beberapa orang termasuk mirza,ia baru tau kalau ternyata Mirza masih sepupu nya Fatih,
Hal ini membuat Aira menatap lelaki gondrong itu,Dnegan tatapan aneh,selama ini Mirza selalu ada saat Morgan memintanya menjadi kekasih,meskipun akhir-akhir ini sudah tak lagi
pantas saja beratap saat lalu,Fatih menjadi sangat protektif,ternyata karena ia punya mata-mata yang handal,
Aira menatap lelaki gondrong itu Dnegan tatapan datar ,namun Mirza hanya terkekeh kecil,
"jangan marah Kakak ipar,gue cuma mengikuti perintah aja"ucap lelaki itu cengengesan
"CK harusnya Lo bilang sama gue,"sahut Aira kesal
"hahahha lain kali gue bakal bilang dulu"ucap Mirza santai
"ada apa nie??"tanya mama dari Mirza penasaran
"gak papa ma cuma lagi kenalan aja sama kakak ipar aku yang cantik ini"sahut Mirza mengerling kan matanya genit,
"udah gak pengen Mata lagi"ucap Fatih datar menatap sepupunya itu
"ampun kak ampun cuma bercanda astaga galak banget sih"ucap Mirza Dnegan tangan diatas
"kak kok lo mau sih sama kak Fatih galak guyu"sambung Mirza menatap Aira Dnegan santai
"diam gak Lo"ucap Aira melempar bantal kearah lelaki gondrong itu,
Ia lalu memeluk pinggang Fatih erat,"kok kakak gak kasih tau aku,kalau cecunguk itu adik kakak??"tanya Aira lembut
"gak usah di urusin,nanti biar jadi urusan aku"sahut Fatih lembut membelai rambutnya lembut,
perjalanan pun di mulai,ayah Mirza melajukan mobilnya Dnegan kecepatan sedang,mereka menuju vila keluarga yang terletak di salah satu pantai terindah di luar kota,
Kali ini liburan panjang,dan keluarga mereka akan mengadakan pernikahan kecil-kecilan dulu,untuk Fatih dan Aira,setelah Aira lulus baru akan di buatkan pesta yang sangat meriah,
Fatih adalah kepala keluarga saat ini,sehingga acaranya pernikahan nya tidak boleh lebih sederhana dari orang lain,
"Aira kamu satu sekolah kan Dnegan anak nakal ini??"tanya om firman menatap Aira dari kaca
"iya om satu sekolah,"sahut Aira santai
"gimana anak ini??apa pernah dengar sudah punya kekasih??"tanya om firman lagi
"setau aku sih belum punya om,gimana mau punya pacar,kalo mainya sama Morgan dan kawan-kawan,mereka itu dikenal sebagai jomblo abadinya SMA pelangi om"ucap Aira santai
mendengar ucapan itu,Mirza menatap tajam. kearah Aira "bisa gak jangan bongkar aib orang kakak ipar"
Belum sempat Aira menjawab,kepalanya sudah dulu di dorong oleh Fatih,"om sepertinya si bungsu ini perlu di Carikan calon, biar kembali ke jalan yang benar"ucap Fatih datar
"kakak gue normal ya enak aja,cuma belum dapet yang srek di hati aja"ucap Mirza ngegas
"masa dari sekian banyak gadis kami gak tertarik sama sekali??mereka yang gak cantik atau kamu yang bermasalah??"ucap Tante Arini ketus
Mendengar ucapan sang ibu,Mirza segera bergelayut ditangan sang ibu"bukan gitu mah,cuma aku Memang belum Nemu yang pas aja,mama jangan dengerin kakak,aku bakal secepatnya cari pacar"ucap Mirza memelas
"gak mau tau,lusa saat pernikahan kakakmu,ayah ingin kamu mengubungi via video untuk di kenalkan sama kami"ucap om firman final,
"bukan gak gak mau yah,tapi orang yang aku suka,susah banget di dekatinya"ucap kirza frustasi
"emang siapa gadis yang tidak beruntung itu??"ucap Fatih datar
"kak Fatih bantuin aku bujuk kakak ipar donk,buat bilang sama sahabat nya kalauu
aku ini anak baik-baik "sahut Mirza memohon kearah Fatih Dnegan muka frustasi
"ohhh jadi kamu naksir Naura??lupain aja dia gak bakal mau sama kamu"ucap Aira santai
Mendengar ucapan itu,Mirza langsung beralih menatap Aira Dnegan tangan terkepal didepan dadanya"Kakak ipar jangan ngomong kayak gitu,tolong lah "
"siapa Naura??"tanya Tante Arini penasaran menatap Aira,
"Tante kanal kok,anaknya om sahil pengusaha ritel itu loh Tante "sahut Aira
"ohh anaknya si anggun ya??memang cantik sih,Tante pernah ketemu sekali"sahut Tante Arini semangat
"ya tapi kayaknya Naura gak mau sama anak tante ini "ucap Aira meledek kearah Mirza
"loh kenapa??anak Tante gak ganteng??atau dia udah punya pacar??"sahut Arini berhasil membuat Mirza menatap sang ibu Dnegan tak suka,
Bagaimana mungkin cowok seganteng dirinya di bilang jelek?? jangan-jangan selama ini ia anak pungut?? bagaimana mungkin seorang ibu menjelekan anaknya sendiri??
"hahahha bukan gak ganteng Tan,tapi Naura sangat membenci gang Morgan,karena selalu melindungi anak baru, tidak perduli dia salaha tau benar,pasti bakal di belain,so menurut Naura Mirza juga begitu buta dan gak bisa bedain benar dan salah"sahut Aira tenang
Mendengar ucapan Aira,Tante Arini langsung menarik telinga Mirza Dnegan keras membuat cowok gondrong itu menjerit tertahan
"mah ampun mah Mirza gak pernah ikutan,aku cuma ngelihatin doank mah,aduh sakit mah ampun mah,nanti telinga aku putus gimana??"jerit Mirza tertahan
"bagiamana selama ini mama ngajarin kamu,!!!kenapa gak ada satu hal baik pun yang masuk ke telinga kamu ini hah!!!bahkan satu cewek pun gak bisa kamu dapatkan,!!!!"ucap Tante Arini geram
"kamu itu papa dulu adalah incaran para wanita, bagaimana mungkin memiliki anak seperti mu?? benar-benar mencoreng harga diri papa"ucap om firman kesal
melihat itu Aira hanya terkikik geli,namun kasihan juga pada Mirza,meskipun ia adalah sahabat Morgan,selama ini Mirza tidak pernah ikut membantu Anita ataupun Mia,mungkin takut sama Fatih,
"sebenarnya Naura masih singel Tante,tapi selera Naura memang tidak ada sama Mirza,"ucap Aira akhirnya
"maksud kamu gimana sayang??"tanya Tante Arini penasaran
"Naura gak suka cowok gondrong,terus Naura gak suka cowok bodoh,selain itu juga Naura gak suka cowok berandalan,dan semua itu ada di Mirza"ucap Aira tenang
Mendengar itu Tante Arini menatap Mirza Dnegan tatapan tajam"besok kamu potong rambut mu itu,jangan sampai calon menantu bunda kabur"
"mah jangan gitu lah,lagian Mirza bisa cari cewek lain kok,gak harus Naura kan??"ucap nya memelas
"gak mama maunya Naura,kamu ikutin semua ucapan kakak iparmu!!!"ucap Tante Naura mutlak tak ingin di bantah sama sekali,
mendengar keputusan final dari ibunya,mirza cuma bisa memasang wajah datar,tak berani membantah sama sekali,
Dia memang menyukai Naura,tapi hanya sekedar suka,bukan seperti kakanya yang menggilai kakak iparnya,so gak sama dia pun gak papa sebenarnya...........
typonya tor 🙏🙏