kisah ini menceritakan seorang wanita yang dulunya pernah menjadi seorang anak dan ibu 4 orang anak.1 anak kandung dan 3 anak angkat.wanita itu tinggal dengan ibu dan ke 4 anaknya .dan berjuang keras untuk mereka sehingga berhasil memberi kehidupan layak sampai punya usaha.dan bisa memenuhi janjinya memberangkat ibunya naik haji .wanita tersebut tak pernah lelah untuk membahagiakan mereka sampai dia lupa dirinya sehingga dia sakit parah.sebelum wanita itu meninggal dia menitipkan usaha ibu dan ke 4 anaknya kepada adiknya .tapi ternyata bukannya bahagia yang didapatkan malah sebaliknya
akhirnya wanita tersebut berdoa minta diberi kesempatan hidup kembali agar bisa menjemput keluarganya yang dulu untuk kembali dijaganya.
dan jiwanya itu diberi kesempatan untuk transmigrasi ketubuh wanita lain yang punya banyak masalah yang harus diselesaikannya.
kisah ini banyak tantangannya sedih lucu bahagia dan ada tekad tidak pernah menyerah
Selamat menikmati dan mohon maaf bila ada salah
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sri Rejeki rahayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 14
Deru motorku sudah sampai aku tempat tujuan .didepanku aku melihat sebuah bangunan tua yg tdk terpakai .dimana adikku dan anak 2 lainnya yg bekerja sama .aku ingin lihat seperti apa tujuannya untungnya aku membawa cemilan dan minuman yg aku beli tadi bisa buat temenin melihat tontonan gratis
Lalu aku masuk dengan langkah anggun dan berkelas tp di setiap jalan aku berjalan dengan mantap ,tegas ,percaya diri dan tdk ada keraguan sedikit pun
Dikejauhan aku bisa melihat mereka.lalu aku berjalan sebentar sampailah aku didepan mereka semua .aku diam mengamati mengevaluasi gerakan mereka.apa yg akan mereka lakukan dan drama apa yg akan mereka mainkan sambil aku menenteng kresek
"Hei kakak cantik sudah tiba ya.apa kakak membawa apa yg kami pesan "
"Kalian sendiri udah melihat aku udah tiba ngapain tanya terus kalian tanya bawa.maksud kalian bawa apa aku tdk mengerti tolong jelaskan"
" hei kakak cantik jgn pura 2 tdk tahu ,ditelp tadi udah aku jelaskan bawa uang 1 miliar untuk menyelamatkan adikmu ini kalau tdk kami akan menyakitinya"
"Lakukan saja kalau memang kalian akan menyakitinya .aku ingin lihat seperti apa yg kalian lakukan pada adikku silakan" jawab aku dengan tenang ,lalu aku mencari tempat untuk duduk.setelah dapat aku duduk langsung.
"hah " ucap salah satu dan sisanya mereka termasuk adikku melongo apa yg aku katakan tadi dan apa yg aku lakukan barusan duduk buka makanan dan minuman .lalu kami melihat kakak cantik itu tdk mengkhawatirkan adiknya malah santai makan .kami hanya saling melirik satu sama lainnnya
" loh kenapa kalian diam saja.teruskan"ucapku dengan tenang
"Kok kalian tdk memukulnya dan menyakitinya seperti kalian katakan tadi,ayo lakukan .aku ingin lihat jelas seperti apa ,pasti seru" ucapku lagi .lagi 2 mereka terdiam dan melongo apa yg aku katakan
Akhirnya salah satu dr mereka keceplosan "apa kakak li mei tdk khawatir pada adik kakak ini .lihat dia diikat apa tdk merasa kasihan .ups aku keceplosan"
" bodoh kamu " salah satu dekat temannya lansung memukul anak itu dengan keras "aduh sakit "
"Sudah 2 lepaskan adikku saat ini ,sini kalian kemari ayo duduk berputar sekalian aku belikan makanan yg mau kalian pesan .sambil menunggu kita bicara"lalu aku menatap tajam adikku dan bicara tp adikku langsung menunduk karena takut
"Termasuk km li boqin duduk sini kita bicara baik2 apa yg km inginkan dan untuk apa uang sebanyak itu adikku tersayang"aku tekan setiap kataku dengan tegas sambil aku menatap tajam adikku kembali
Setelah adikku dilepaskan dia langsung berjalan ketempat aku duduk dan berusaha menatap tajam padaku meskipun dia gemetar sedikit takut tp aku salut dengan keberaniannya "kenapa kakak jahat dan tdk mau memberikan uang sedikitpun padaku untuk hidupku dan saudaraku .aku lihat selama ini kakak menghabiskan uang banyak berapapun itu untuk membeli barang yg tdk berguna dan bagi kakak anggap itu uang receh dan kakak tdk peduli kami harus bekerja keras sendirian ,kelaparan ,sakit pun kakak tdk peduli yg aku lihat kakak malah mengusir kami dan menganggap beban bagi kakak kenapa " sambil mengeluarkan air mata dan diusapnya langsung
Teman 2 nya cuma diam dan mendengarkan lalu ada yg menangis menunduk
" Maaf "cuma itu yg bisa aku katakan karena beberapa saat aku melihat sekilas memori tubuh wanita ini yg bernama li mei dengan begitu begitu kejamnya terhadap adik2 nya
" Mungkin kata maaf tdk bisa menebus kesalahanku pada kalian tp beri kesempatan untuk menebusnya tp itu terserah pada kalian .aku menerima keputusan kalian,kalau km minta uang segitu akan kakak berikan tanpa harus km melakukan drama penculikan ini membuat jantung kakak takut , apa yg terjadi padamu"aku berjalan menuju ketempat adikku berdiri sambil aku langsung memeluknya langsung "Maaf ...maaf sekali lg"
Lalu aku melepas pelukan dengan adikku .aku berdiri dihadapannya dan aku berkata
" Soal uang beri kakak waktu sebentar sebab kakak habis pulang dr rumah sakit tdk punya uang segitu kakak harus menjual barang 2 kakak dulu baru kakak kasih ,kalau kamu tdk percaya ikut sama kakak setelah dapat pergilah kalian hidup baru "