NovelToon NovelToon
Materialistic Wife

Materialistic Wife

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Nikahmuda / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan di Sekolah/Kampus
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: capr.gurlll

Lady suka uang.

Lady juga cinta uang!

But, jika Lady disuruh memilih antara Ace atau uang, maka jawabannya sudah pasti Ace, karena bagi Lady, Ace adalah sumber uangnya. Simple kan jawabannya..

Menikah dengan Ace adalah salah satu hal yang tak pernah terlintas di pikiran Lady. Menikah dengan cowok galak yang memiliki tingkat kesabaran setipis tisu. mungkin juga lebih tipis dari tisu, gak tau deh.

Andaikan saja cowok itu tidak kaya raya serta berwajah jelek, maka mustahil Lady mau menerima perjodohan paksa ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon capr.gurlll, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 14

"Oh my god, Ibuk. Nanti kulit saya bisa gosong kalau dijemur kayak gini." Lady tak siap untuk dibakar.

Dibakar matahari maksudnya.

Sebulan luluran biar glowing, eh, seharinya cepet banget gosong.

"Lady. kamu jangan membantah! Kalau saya bilang gabung, ya gabung!" Omel Bu Pratiwi berkacak pinggang sambil menatap Lady dengan garang.

"Tapi, Bu-"

"Tapi apa?! Kamu mau lari keliling lapangan aja sampai dua puluh kali?! Hah?!" Tekan Bu Pratiwi mengucap kata dua puluh kali.

Dengan sebal, Lady pun berjalan ke arah kerumunan orang-orang yang sedang dihukum tersebut. Ia hanya bisa pasrah dijemur daripada harus berlari mengelilingi lapangan yang luasnya bisa sampai mendaratkan pesawat.

"OH MY GOD! BAU BANGET, IYYUWH!" Seketika Lady menutup hidungnya saat mencium bau ketek yang berseliweran.

Lady mual, cok. Ini nggak ada yang pakai deodorant apa gimana, sih?

"AWW!" Seketika seseorang menjerit saat Lady tidak sengaja menginjak kakinya.

Rebecca. Gadis yang sedang berdiri di samping pacarnya tersebut sontak memelototi Lady dengan emosi saat Lady menginjak kakinya.

"PUNYA MATA NGGAK SIH LO?!" teriak Rebecca.

Lady mendengus. "LO NGGAK LIAT GUE PUNYA DUA MATA?! HAH?! BUTA LO?!"

"BEGO! GUE NGGAK BUTA!" teriak Rebecca.

"YA TERUS NGAPAIN LO MASIH NANYA GUE PUNYA MATA APA NGGAK?!"

Lady tersentak saat tiba-tiba ditarik oleh Leon agar berdiri di tengah-tengah antara kakaknya itu dan Ace.

"Kepala gue pusing dengerin lo teriak-teriak mulu kayak orang kesurupan," omel Leon kepada Lady

"Ihh, Leon, dia yang duluan," Sangkal Lady berusaha membela dirinya.

Leon berdecak melihat bibir adiknya itu yang sengaja dimonyong-monyongkan. "Udah, nggak usah sok imut lo. Gue tau lo yang nginjak kaki orang duluan," ucapnya, membuat Lady berdecak malas.

Lady memberikan tatapan sinis kepada Viera yang berada tak jauh dari barisannya.

"Awas lo," ucap Rebecca yang menatap Lady dengan tajam. Seketika gadis itu semakin emosi saat Lady malah menjulurkan jari tengah untuknya.

Lady tersenyum songong melihat Rexan yang kini bersusah payah menahan Rebecca agar tidak membacoknya. Ia kemudian mulai hormat ke tiang bendera dengan posisi yang terjepit di antara Ace dan Leon. Lumayan, sih, berdiri di antara dua cowok tinggi, membuatnya jadi tidak kepanasan.

Sambil hormat, Lady sesekali melirik Ace di sampingnya. Ia meneguk ludahnya berkali-kali saat melihat keringat yang menetes di kening Ace karena kepanasan.

Oh my god! Ganteng banget, sih, suami gue!

"Makanya kalau ke sekolah jangan kayak cabe-cabean," ucap Ace pelan yang tiba-tiba membuat Lady menoleh kepadanya.

"Enak aja lo ngatain gue kayak cabe-cabean," balas Lady tak terima.

"Emang benar, kok, yang dibilang sama Ace," tambah Leon yang ikut berbicara.

Lady mendengus kasar. Padahal, menurutnya nggak ada yang salah, kok, sama seragamnya. Mereka aja yang pada lebay.

Dari kejauhan, Kellan tampak memperhatikan interaksi ketiga orang tersebut sambil sesekali melirik Atan yang sedih karena Lady tidak berdiri di sampingnya.

David mengusap-usap bahu Atan agar bosnya itu tidak terus-terusan bersedih. Atan tersenyum tipis saat David menarik telinganya dan memperlihatkan kepadanya kumpulan cewek-cewek lain yang sedang berkumpul di pinggir lapangan.

...••••...

Lady memarkirkan mobilnya di depan sebuah salon kecantikan, tempat di mana ia biasa melakukan perawatan rambut dan kuku.

"Makasih, ganteng," gumam Lady melihat layar handphone-nya, dimana terdapat notifikasi bahwa uang transferan dari Ace sudah masuk ke rekeningnya. Jumlah yang ditransfer oleh Ace adalah lima belas juta, lebih banyak dari yang sebelumnya.

Dengan masih menggunakan seragam sekolah serta kacamata hitam, Lady lalu turun dari mobilnya dan masuk ke dalam salon tersebut.

"Selamat sore, Kak. Ada yang bisa saya bantu?" sapa salah satu pegawai salon tersebut yang berdiri di belakang meja kasir.

"Saya mau hair spa, Kak," jawab Lady sambil membuka kacamata hitamnya, membuat pegawai tersebut lantas tersenyum lebar.

"Eh...ternyata Mbak Lady, ya?" ucap pegawai tersebut yang sudah sangat hafal dengan Lady.

Bagaimana nggak hafal kalau Lady sudah menjadi pelanggan VVIP di salon ini. Hampir setiap bulan Lady datang ke salon ini untuk treatment, spa, dan lain-lain.

"Nggak mau sekalian pedicure sama manicure, Mbak? Kami punya model kuku dan Nail art terbaru, loh," tawar kasir tersebut yang membuat jiwa kepo Lady meronta-ronta.

"Oh, ya? Kayak gimana tuh, Kak?" tanya Lady dengan semangat. Lumayanlah, ia juga sudah bosan dengan kuku merahnya ini.

Sang kasir tersebut kemudian menunjukkan model-model Nail art terbarunya kepada Lady. Hal yang membuat iris coklat Lady. tampak berbinar.

"Boleh, deh, Kak. Saya mau Nail art yang ini, ya, tapi warna biru," ucap Lady menunjuk salah satu model Nail art yang berhasil membuatnya tergoda.

Sang kasir tersebut lantas tersenyum dan mulai mentotali semua jumlah

Pembayaran Lady, dimulai dari hair spa, pedicure, dan manicure.

"Okey, Mbak. Totalnya semua jadi sembilan juta, ya," ucap Sang kasir tersebut sambil menunjukkan bill-struk nya kepada Lady.

Lady mengangguk. Ternyata cuman 9 juta doang. "Okey, Kak. Saya bayarnya pakai kartu, ya?"

Bodo amatlah kalau uang yang ditransfer oleh Ace tinggal tersisa beberapa juta.

Habis? Minta lagi, lah.

Di tempat lain, kini, terlihat puluhan motor sport dengan warna yang berbeda-beda tengah memenuhi jalan raya. Tujuan mereka sama. Lokasi yang ingin mereka datangi juga sama.

Markas geng Leiden.

Motor Ace dan Leon terlihat memimpin di barisan terdepan sambil diikuti oleh para anggotanya yang terlihat mencapai puluhan orang.

Leon sengaja tak membawa seluruh anggotanya yang berjumlah seratus lima puluh orang, karena ia tak mau terlalu menarik perhatian orang-orang.

Tak lama kemudian, motor-motor itu pun berhenti di sebuah bangunan ruko. Lokasi bangunan itu sendiri cukup jauh dari pemukiman warga dan hanya ada kawasan liar di sekitarnya.

"Punya nyali juga lo buat muncul ke markas gue," ujar Rexan yang sepertinya sudah menunggu kedatangan para geng motor itu. Ia berdiri di barisan terdepan bersama Adam dan Skala.

Ace tersenyum miring melihat pasukan geng Leiden yang lebih kecil dari pasukannya. Sekitaran 80/65.

"Seharusnya gue yang bilang kayak gitu. Masih punya muka lo muncul di hadapan kita? Lo nggak malu habis nge-royok anak orang rame-rame?" Ejek Leon, membuat yang lainnya tertawa.

"Mau ngejatuhin satu orang aja perlu banget, ya, sampai bawa sepuluh anggota buat keroyokan? Kalau gue jadi lo, sih, pasti bakal malu banget," ejek Ace.

Rexan mengepal kuat tangannya. Ia maju dihadapan Ace dan langsung memberikan satu bogeman mentah di rahang cowok itu.

1
capr.gurlll
yok komen gess biar author makin semangat nulisnya🤩👐 yang mau recom alur ceritanya bisa bgt. boleh komen atau langsung chat ya🫰
Adinda
jd yang melanjutin perusahaan daddynya,Leon Ya thor
capr.gurlll: yaps putera mahkota Maesa🤭 stay tuned yaa untuk visualnya leon😍
total 1 replies
Annisanur hasanah
kak di tunggu updatenyaa mereka lucu bgttt
capr.gurlll: kak😍🙏👍
total 1 replies
Annisanur hasanah
ga expect😭
Annisanur hasanah
wkwkkw cod ga tuh😄
Annisanur hasanah
hallo kak, aku berkunjunggg
MayAyunda
keren👍
Annisanur hasanah
gemas lucu ya mereka🤭
Annisanur hasanah
mampir kak😍
❄Snow white❄IG@titaputri98
Mampir kak, baca 1 bab dulu
capr.gurlll: thankyou😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!