NovelToon NovelToon
Time Travel: Upaya Penebusan Dosa

Time Travel: Upaya Penebusan Dosa

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Penyesalan Keluarga / Mengubah Takdir
Popularitas:8.3k
Nilai: 5
Nama Author: Aplolyn

Keisya bangun kembali ke masa lalu–tepat sebelum kecelakaan yang mengubah segalanya. Dulu, rasa iri dan provokasi membuatnya menyiksa Keyla yang merupakan anak kandung keluarga Jordan yang tlah lama hilang, hingga akhirnya ia mati dibunuh oleh keluarga yang membesarkannya itu..

Kini, ia kembali ke usia 15 tahun dengan ingatan penuh penyesalan, dan setiap ia mengingat masa dimana ia menyiksa Keyla, kepalanya akan terasa sangat sakit, oleh sebab itu, sekarang ia hanya punya satu tekad yaitu melindungi Keyla dari bahaya, menebus kesalahan, dan membiarkan gadis itu mendapatkan tempatnya yang sesungguhnya di keluarga Jordan sebelum dirinya pergi dari keluarga itu agar bisa menjalani hidupnya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aplolyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

Napas Keisya terdengar sedikit lebih berat dari biasanya.

Sayangnya, tidak ada seorang pun yang menyadarinya.

Dengan susah payah ia mengunyah makanan di dalam mulutnya sebelum akhirnya berhasil menelannya. Aktivitas sederhana yang entah mengapa terasa jauh lebih sulit hari itu.

Sudah genap satu minggu ia tidak duduk di meja makan bersama keluarganya.

Dalam waktu sesingkat itu, banyak hal ternyata telah berubah.

Sorotan perhatian yang selama ini hampir selalu mengarah kepadanya kini sepenuhnya berpindah kepada seseorang yang memang sejak awal lebih pantas menerimanya.

"Tambah lagi. Katanya kamu suka udang."

Suara Ivan memecah keheningan.

Keisya mengangkat pandangan secara diam-diam.

Di hadapannya, Ivan tanpa ragu kembali menambahkan beberapa ekor udang ke piring Keyla. Belum sempat Keyla menolak, Geo yang duduk di sisi kirinya ikut meletakkan lauk lain ke atas piring yang sudah mulai penuh itu.

Ekspresi Keyla langsung berubah. Sudut bibirnya berkedut halus, seolah sedang berusaha menahan rasa jengkel.

Alih-alih berhenti, kedua pria itu justru semakin menikmati setiap perubahan ekspresi yang ditunjukkan Keyla. Bagi mereka, wajah kesal Keyla jauh lebih menghibur daripada protes apa pun yang mungkin keluar dari mulutnya.

Keisya hanya memperhatikan semuanya dalam diam.

Kalau dipikir-pikir, sebenarnya Keyla dan dirinya tidak terlalu mirip.

Wajah Keisya sejak kecil memang cenderung lebih mungil dengan garis-garis lembut yang membuatnya sering terlihat lebih muda dari usianya. Bentuk matanya besar menyerupai almond, memberikan kesan polos sekaligus hangat ketika menatap seseorang.

Sebaliknya, Keyla memiliki garis rahang yang lebih tegas dan memanjang. Bentuk matanya sedikit menggantung dengan ukuran yang lebih sempit, membuat wajahnya terlihat manis ketika masih kecil.

Namun, seiring bertambahnya usia, tatapan itu justru berubah tajam dan penuh tekanan, cukup untuk membuat siapa pun merasa segan jika beradu pandang dengannya.

Tinggi badan mereka dahulu juga tidak berbeda jauh. Setidaknya, itulah yang masih diingat Keisya.

Namun semuanya berubah ketika Keyla mulai aktif mengikuti ekstrakurikuler basket saat SMA. Dalam hitungan bulan, pertumbuhan tubuhnya melesat begitu cepat. Tingginya bertambah hampir lima hingga sepuluh sentimeter, membuat perbedaan di antara mereka semakin terlihat jelas.

Belum lagi keluarga Jordan benar-benar memperhatikan pola makan dan kebutuhan gizi Keyla sejak anak itu resmi tinggal bersama mereka.

Perhatian yang dahulu begitu akrab dirasakan Keisya, kini perlahan berpindah kepada sosok yang akhirnya kembali menemukan tempatnya di tengah keluarga itu..

Sesuai dengan ingatan yang masih melekat jelas di benaknya, Keyla memang selalu menjadi sasaran keisengan Geo maupun Ivan. Entah mengapa, kedua kakaknya itu seolah tidak pernah kehabisan ide untuk menggodanya. Bukan karena berniat jahat, melainkan karena mereka merasa setiap reaksi yang ditunjukkan Keyla selalu menarik untuk disaksikan.

Dibandingkan Keisya di masa lalu, respons Keyla benar-benar berbeda.

Jika dulu Keisya akan langsung meledak, membalas setiap usikan dengan protes panjang, wajah memerah, bahkan tak segan mengejar siapa pun yang mengganggunya, maka Keyla justru mengambil jalan yang sama sekali berlawanan.

Ia hanya akan merengut pelan.

Sorot matanya memang memperlihatkan rasa kesal, tetapi tidak pernah benar-benar melawan. Pada akhirnya Keyla akan mengembuskan napas pasrah, menerima semua perlakuan saudara-saudaranya tanpa banyak membantah.

Justru sikap tenang itulah yang membuat Geo semakin bersemangat menggodanya. Ia penasaran apakah suatu hari nanti Keyla akan benar-benar kehilangan kesabarannya dan mulai mengomel seperti anak-anak pada umumnya.

Ivan pun tidak jauh berbeda.

Di balik wajah datarnya, pria itu diam-diam menikmati ekspresi pasrah yang selalu diperlihatkan Keyla. Ada sesuatu dalam diri anak itu yang mampu menarik perhatian siapa saja. Seolah tanpa perlu melakukan apa pun, Keyla sudah memiliki daya tarik alami yang membuat orang-orang di sekitarnya ingin terus mendekat.

Keisya tanpa sadar terus memperhatikan interaksi mereka. Namun sebelum pikirannya sempat melayang lebih jauh, rasa nyeri tiba-tiba menusuk kepalanya.

Sakit itu datang begitu mendadak seolah ada sesuatu yang memaksa ingatan lama kembali terbuka.

Dalam sekejap, sebuah potongan memori mengalir deras memenuhi kesadarannya.

Ia melihat dirinya sendiri.

Melihat bagaimana dulu ia dengan tega mengurung Keyla di toilet sekolah setelah jam pelajaran usai.

Adegan itu begitu nyata, membuat Keisya memejamkan mata rapat karna merasakan napasnya yang menjadi tidak beraturan.

Ia sudah mengenal sensasi ini.

Setiap kali kepalanya diserang kilasan masa lalu seperti itu, tak lama kemudian darah biasanya akan mengalir dari hidungnya.

'Kenapa harus sekarang sih.. Aku harus segera pergi..'

1
ita aja
istrhat dlu kei
pasti lelah kmu
Ari Peny
😭😭😭😭
Dedi Dahlia
kesya bertahan jangan menyerah dulu jangan patah berjuang,semangat thorr
Sulati Cus
lanjut Thor walaupun bikin mewek gpp lah itung2 latihan
Rossy Annabelle
next /Sob/
MomRea
banyak bawang nya 🥲🥲
dome🌬️🌀🌀🌀
kak thorrrr.... aaaakkkhhhjj.... ngereog nih akuuuuuuuuuuuu😭😭😭😭
kok dikit amat siiihhhhh

satu dua tiga scroll abisssssa nunggu bab selanjutnya 😭😭😭😭
up banyak banyak yaa thorrrrr

semangattttttttttttt 💪💪💪💪
Pawon Ana
dari awal episode baca cerita ini, bikin menguras emosi, nyesek bnget ya si Keisya....😔
dome🌬️🌀🌀🌀
sudahlah terlambat sudahhh, keysia sudah minum racun. mau marah sama pelayan juga kalian bersikap sama. pelayan hanya mengikuti perilakuan majikan nya lahh. sok perduli siapa yg berani memperlakukan kluarga Jordan dengan tidak hormat.. kau dan kalian pun sama. 😤😤😤
kesiannya keysia 😭😭
dome🌬️🌀🌀🌀
kspoookkkkk... menyesal kan, setelah apa yg sudah dialami keysia. baru pada perhatian dan mencari tahu😤😤
dome🌬️🌀🌀🌀
sampai sebegitu nya ingin merubah arah hidupnya agar tak berakhir tragis keysia😭😭😭😭
biar saja keluarga mu semua menyesal karena sudah mengabaikan mu keu
aku
pergi aja keysha. lanjutkan rencanamu. sukses kan diri!!! go go keysha 😭😭
Ari Peny
lbh baik lanjut jaga jarak sha
Rossy Annabelle
biar istirahat dulu dah si Keisya/Frown/
Dedi Dahlia
menyesal tidak berguna,sekarang kesya sudah siap meniggalkan keluarga yang tidak pernah di anggap,kalu siuman nanti tinggalkan saja,kalau masih bertahan akan ada masalah apa lagi kalau ujungnya sakit dan sesak.
Pawon Ana
akhirnya pada tahukan kamar Keisya sudah kosong....biarin dah si Keisya tidurnya agak Lamaan...biar istirahat dulu dia😔
Ari Peny
😭😭😭
Dedi Dahlia
😭😭 nanggis lihat kesya menderita kapankah mendapat kebahagiaan lanjut thorr
Pawon Ana
ok Keisya perjuanganmu kok ya sampai sejauh itu ... 😔
Rossy Annabelle
next ,,suka sama tokoh utama tp kasihan jg sih /Frown/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!