NovelToon NovelToon
Overload: Sang Penghancur Rumah Tangga Orang

Overload: Sang Penghancur Rumah Tangga Orang

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Action / Komedi
Popularitas:422
Nilai: 5
Nama Author: HAMBALANGVERSE

⚠️ Disclaimer⚠️
Untuk yang punya humor tingkat tinggi di atas ranah Bahalil Sovereign Immortal Mythic Glory Realm yang bisa menangkap esensi dari perjalanan Slamet dan Faksi-faksi di Overlord.

━━━━━━━━━━━━━━━

⚔️ ORIGINAL HAMBALANGVERSE ⚔️

#Fantasi
#Komedi
#Petualangan
#Respawn
#SalahPahamMassal
#KalongMania62
#BukanKonspirasi
#TapiSemuaPanik


🗓️ Jadwal update:
Sampai Matahari Padam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HAMBALANGVERSE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

Tiga minggu setelah pertempuran di kamp Elf, dunia mulai berbicara.

Bukan dengan suara keras. Tapi dengan bisik-bisik di kedai minuman, dengan laporan yang ditulis ulang puluhan kali di meja intelijen, dengan legenda yang lahir dari ketakutan dan ketidakpastian.

Tidak ada yang tahu persis apa yang terjadi di hutan itu. Tapi semua orang tahu bahwa sesuatu telah terjadi. Sesuatu yang mengubah keseimbangan kekuatan di wilayah barat benua.

Para pedagang yang melintasi jalur perbatasan membawa cerita. Cerita tentang api yang menyala tanpa kayu bakar. Tentang tanah yang retak seolah dihantam raksasa. Tentang makhluk berambut perak yang menghancurkan kamp Elf sendirian.

"Tapi itu bukan yang paling menakutkan," kata seorang pedagang tua kepada kerumunan di kedai minuman ibukota.

"Yang paling menakutkan adalah ada sesuatu yang lain di sana. Sesuatu yang membuat makhluk perak itu ketakutan hingga melarikan diri."

Kerumunan itu terdiam.

Tidak ada yang tahu makhluk apa yang dimaksud. Tapi sebuah julukan mulai muncul dari mulut ke mulut, tanpa diketahui siapa pencetus pertamanya.

The Destroyer.

Di ruang bawah tanah yang diterangi cahaya lilin suci, The Thousand Leagues Astrologer membaca ulang dokumen di depannya untuk kesepuluh kalinya.

"Tidak ada informasi tentang 'The Destroyer' di dalam catatan kita," katanya serius. "Bukan dalam arsip Black Scripture. Bukan dalam legenda Enam Dewa Besar. Bukan dalam catatan Delapan Raja Keserakahan."

Sesosok Cardinal tua berjubah putih di balik tirai terdiam sejenak.

"Jadi dia benar-benar entitas baru. Atau dia sudah ada sejak lama namun berhasil menyembunyikan dirinya dengan sempurna."

"Tingkatkan kewaspadaan di perbatasan timur. Jika 'The Destroyer' muncul lagi, kita harus tahu sebelum dia bergerak."

Di ibukota Elf, jauh dari reruntuhan kamp, para bangsawan saling menunjuk dan menyalahkan di balik intrik politik mereka. Tapi di balik itu semua, ada ketakutan yang tidak bisa disembunyikan.

"Apakah monster itu masih berada di hutan kita?" tanya seorang bangsawan tua dengan cemas.

Komandan elf yang selamat dari pertempuran hanya bisa menjawab getir.

"Tidak tahu. Tapi yang jelas dia tidak kembali ke kamp. Mungkin dia pergi. Mungkin dia bersembunyi. Atau mungkin..."

Dia berhenti.

"Mungkin dia sedang menunggu sesuatu."

Kaisar Jircniv Rune Farlord El-Nix mendengarkan laporan dari mata-matanya dengan ekspresi tenang yang dipaksakan. Namun di dalam hatinya, sesuatu bergerak penuh harap.

Sudah berapa lama dia hidup dalam bayang-bayang mengerikan Ainz Ooal Gown?

Setiap langkah yang dia ambil selalu gagal. Setiap rencana yang dia susun selalu hancur lebur. Dulu dia pikir dia adalah pengendali papan permainan yang genius, sebelum akhirnya menyadari bahwa dirinya hanyalah sepotong pion kayu tak berarti.

"Laporkan," kata Jircniv dengan suara datar.

"Mata-mata kita di wilayah barat melaporkan adanya entitas misterius yang muncul di sekitar hutan Elf, Yang Mulia. Pihak Theocracy merekam entitas ini dan menyebutnya 'The Destroyer'. Dia diduga menjadi penyebab monster perempuan berambut perak yang menghancurkan kamp Elf melarikan diri karena ketakutan. Penampilannya sulit dilacak dan tidak memiliki pola gerakan tetap."

Jircniv menyilangkan jari-jarinya. Matanya bergerak cepat, membaca ulang setiap kata di lembar laporan.

Musuh Nazarick. Entitas yang membuat monster kuat kabur. Sulit dilacak. Tidak memiliki pola.

Ini dia.

Ini yang selama ini aku tunggu.

Seseorang—atau sesuatu—yang benar-benar bisa melawan kekuatan Ainz secara seimbang.

"Kirim lebih banyak mata-mata ke wilayah itu," perintah Jircniv tegas. "Aku ingin tahu segalanya tentang gerakannya, tujuannya, dan kekuatannya. Jika ada kesempatan untuk mendekatinya, aku ingin bertemu langsung secara rahasia."

"Baik, Yang Mulia."

Setelah bawahannya pergi, Jircniv berjalan ke jendela.

Di luar, langit malam gelap. Bintang-bintang bersinar redup.

Tapi berbeda dari malam-malam sebelumnya yang terasa mencekam, kini ada satu titik terang kecil di dalam hatinya.

Sebuah harapan yang sudah lama tidak dia rasakan.

Mungkin entitas misterius ini adalah cahaya penyelamat yang dikirim untuk membebaskan negerinya dari cengkeraman mutlak Ainz Ooal Gown.

The Destroyer... tolong selamatkan Kekaisaranku.

Namun di luar lingkaran para penguasa, di antara rakyat biasa, legenda tentang 'The Destroyer' mulai berkembang dengan cara yang liar.

Seorang petualang bersumpah melihat bayangan raksasa di langit malam hutan Elf.

Seorang nelayan mengaku mendengar suara tangisan asing yang membuat bulu kuduknya berdiri.

Seorang anak kecil di desa perbatasan berkata bahwa dia bermimpi tentang deretan angka asing—Empat-Nol-Empat—yang berulang terus tanpa henti.

Tidak ada yang tahu mana yang benar. Tapi semua orang setuju pada satu hal:

'The Destroyer' bukanlah monster, iblis, ataupun dewa biasa.

Dia adalah sesuatu yang lain.

Dan sesuatu yang lain lebih menakutkan daripada apa pun yang pernah mereka kenal.

Di perkemahan kecil Nazarick, Ainz menerima laporan serupa.

Albedo membacakan ringkasan informasi dari berbagai wilayah.

"Rakyat biasa menyebutnya 'The Destroyer', Ainz-sama. Angka '404' bahkan muncul dalam mimpi beberapa penduduk desa perbatasan—fenomena yang sama dengan yang dilaporkan oleh Astrologer Theocracy."

Ainz menyilangkan jari-jari tulangnya.

Angka 404. Sama seperti yang diucapkan Shalltear.

The Destroyer. Target anomali. Penyusup di Lantai Dua.

Terlalu banyak kebetulan untuk diabaikan.

"Albedo. Penyusup di Lantai Dua—apakah sudah diinterogasi?"

"Belum, Ainz-sama. Kyouhukou masih dalam kondisi fluktuasi mana yang tidak stabil dan belum bisa memberikan laporan koheren secara utuh. Demi keamanan, kami memutuskan untuk mengisolasi ketat entitas itu terlebih dahulu di dalam Kapsul Hitam sebelum melanjutkan interogasi di bawah pengawasan langsung."

Ainz mengangguk pelan.

"Tingkatkan keamanan di semua lantai. Aku tidak ingin ada kejutan lain. Aku ingin tahu siapa dia, bagaimana dia masuk, dan apa tujuannya."

"Baik, Ainz-sama."

Sementara itu, jauh di Lantai Dua Nazarick, di dalam ruangan Kapsul Hitam yang gelap gulita, Slamet sedang duduk bersandar di dinding batu.

Lapar. Haus. Dingin. Dan sangat bosan.

"Anjir, ini tempat kok gak ada yang kasih makan sama sekali," gumamnya malas.

Kyouhukou masih berada di sudut ruangan. Mata merahnya tetap menatap Slamet dengan sisa ketakutan yang mendalam, tapi tubuh serangganya sudah tidak gemetar lagi. Sang Raja Kecoa hanya diam mengamati dalam keheningan, seolah-olah sedang menunggu perintah dari atas.

Slamet tidak peduli dengan tatapan itu.

Dia hanya ingin pulang.

Slamet tidak tahu apa-apa. Dia masih lapar.

1
🏵YI FENG🐲
Anjay
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!