Di tengah kemegahan Manhattan, Liam Vance adalah pangeran es yang hancur. Kesetiaannya dibalas pengkhianatan keji oleh kekasihnya, Gretha, yang mengandung anak pria lain.
Dunia idealisme Liam runtuh, mengubahnya menjadi sosok dingin yang mati rasa hingga ia bertemu Anne Margaretha, mahasiswi baru asal Belanda dengan keberanian luar biasa.
Saat seisi kampus menjauhi Liam, Anne justru menantang kebekuan hatinya dengan ketulusan yang tak terduga.
Di antara luka masa lalu dan tembok pertahanan diri yang kokoh, Anne bertekad membuktikan bahwa cinta sejati bukanlah kelemahan. Akankah sinar hangat Anne mampu mencairkan badai salju abadi di hati sang pewaris Vance?
Sequel Novel Elara & Leo
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kekuatan Kerajaan Vance
Hendrick Margaretha, dalam keputusasaannya yang mulai kehilangan akal sehat, meremehkan siapa yang sedang ia hadapi, ia lupa bahwa di balik nama besar Vance di Manhattan, mengalir darah Vance-Dante yang memiliki akar kekuasaan yang sangat dalam dan gelap di daratan Eropa, termasuk di Amsterdam. Kakek Liam, Pieter V-Dante, telah membangun sebuah imperium yang jaringan intelijen dan koneksi bawah tanahnya mampu membungkam bisnis Hendrick dalam satu jentikan jari.
Ketika Leo Vance menunjukkan dokumen rahasia yang bisa menghancurkan seluruh aset Margaretha di Belanda, Hendrick sempat bungkam seribu bahasa, namun kebencian dan obsesinya yang sudah merasuk ke sumsum tulang membuatnya melakukan langkah bunuh diri yang paling keji, ia meluncurkan serangan terakhir dengan menghancurkan martabat Anne melalui fitnah yang paling menyakitkan.
Di depan kerumunan media yang haus akan skandal, Hendrick dengan wajah yang dibuat penuh keprihatinan palsu, membeberkan sebuah "fakta" gelap yang diklaimnya terkubur selama bertahun-tahun, ia menyatakan bahwa pada malam kecelakaan tragis itu, Anne tidak hanya kehilangan orang tuanya, tetapi ia juga menjadi korban pemerkosaan brutal oleh orang-orang yang menabrak mobil mereka sebelum polisi tiba.
Kabar ini meledak seperti bom atom di seluruh dunia, membuat publik Manhattan geger dan menatap Anne dengan pandangan antara kasihan dan jijik. Isu ini sengaja dilemparkan Hendrick untuk menciptakan trauma psikologis pada Anne sekaligus untuk mempermalukan keluarga Vance yang sangat menjunjung tinggi kehormatan dan kesucian.
Efeknya sangat menghancurkan bagi Anne, meskipun ia tidak memiliki memori tentang kejadian mengerikan itu karena otaknya telah melakukan mekanisme pertahanan dengan menghapus trauma masa kecilnya, kata-kata Hendrick meracuni jiwanya dalam sekejap.
Anne mulai merasa bahwa dirinya adalah sosok yang cacat, kotor, dan tidak lagi pantas bersanding dengan Liam pria yang selama ini ia jaga kesuciannya demi prinsip cinta yang luhur.
Anne mulai menarik diri, mengunci diri di kamar mansion, dan menolak disentuh oleh Liam karena merasa tubuhnya telah ternoda oleh bayangan masa lalu yang bahkan tidak ia ingat, sebuah kehancuran mental yang justru merupakan tujuan utama dari rencana busuk Hendrick.
Namun, Hendrick tidak menyadari bahwa ia baru saja membangunkan "Dua Singa" yang paling berbahaya di dunia. Leo Vance Ayah dari Liam Vance tidak tinggal diam melihat menantu pilihannya dihancurkan, dan Liam, dengan mata yang berkilat penuh gairah membunuh, langsung turun tangan.
Leo menggunakan kekuasaan Vance-Dante untuk melacak kembali seluruh saksi mata dan rekam medis otopsi dari kecelakaan sepuluh tahun silam di Belanda, sementara Liam tetap berdiri di depan pintu kamar Anne, berbicara dengan suara bariton yang penuh ketegasan namun sarat akan cinta.
"Anne, dengarkan aku! Kebohongan pria itu tidak akan mengubah sedikit pun caraku menatapmu. Bagiku, kau adalah wanita paling suci karena jiwamu yang murni, bukan karena apa yang terjadi pada tubuhmu di masa lalu. Aku akan membuktikan pada dunia bahwa dia berbohong, dan aku akan menghancurkannya hingga tidak ada lagi yang tersisa dari nama Margaretha!"
Penyelidikan besar-besaran pun dimulai, Leo dan Liam bekerja sama untuk mengungkap bahwa Hendrick sebenarnya telah memanipulasi laporan kepolisian sepuluh tahun lalu demi memiliki alasan untuk mengontrol Anne sepenuhnya. Mereka siap membongkar bahwa "trauma" itu adalah karangan Hendrick untuk menjatuhkan mental Anne agar gadis itu merasa tidak akan ada pria lain yang mau menerimanya selain pamannya sendiri.
Ini bukan lagi sekadar perebutan cinta, melainkan sebuah perang besar untuk memulihkan kehormatan seorang gadis yatim piatu melawan monster yang bersembunyi di balik topeng keluarga.
🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Happy Reading 🥰😍