NovelToon NovelToon
Aku Dan Dia Yang Suka Ngehalu

Aku Dan Dia Yang Suka Ngehalu

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:468
Nilai: 5
Nama Author: Di Persingkat Saja DPS

Mengisahkan tentang kisah kehidupan dari seorang pemuda biasa yang hidupnya lurus-lurus saja yang secara tidak sengaja bertemu dengan seorang perempuan cantik yang sekonyong-konyong mengigit lehernya kemudian mengaku sebagai vampir.
Sejak pertemuan pertama itu si pemuda menjadi terlibat dalam kehidupan si perempuan yang mana si perempuan ini memiliki penyakit yang membuat nya suka ngehalu.
Dapatkah si pemuda bertahan dari omong kosong di Perempuan yang tidak masuk akal itu?.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Di Persingkat Saja DPS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pekerjaan di luar kontrak

Meskipun sibuk tapi setiap orang yang bekerja di sana terlihat sangat rapih dan elegan seperti pelayan-pelayan yang ada di film-film...

Apa itu namanya ya... Mungkin butler gitu...

"Kenapa kamu malah hanya berdiri di sini? Cepat bantu mereka mempersiapkan ruangan!" Dengan nada bicara yang terdengar datar ia menyuruhku.

Tapi aku tidak bergerak sama sekali dari tempatku berdiri karena...

"Um... Tapi saya ini tidak bisa jadi pelayan? Apalagi bersikap seperti mereka yang sangat elegan itu!"

"Kamu tidak harus jadi seperti mereka karena tugas kami itu tidak mengharuskan kamu banyak terlihat oleh tamu. Lakukan saja apa yang kamu bisa di sini!" Setelah itu ia pergi.

Entah siapa orang ini tapi kelihatannya ia punya jabatan yang benar-benar tinggi hingga para karyawan yang ada di sini begitu segan dan sopan padanya.

Saat itu aku masih melamun dan melihat wanita tadi.

Hingga akhirnya ada seseorang yang memanggilku. "Hey! Kenapa kamu cuma berdiri di sana? Cepat datang ke sini dan bantu kami!" Aku langsung tersadar dan memalingkan pandanganku pada orang yang tadi berteriak.

"Aku datang!" Segera aku membantu mereka.

Beberapa waktu kemudian tempat acara sudah siap di gunakan di mana setelah itu para pelayan yang tadi sangat sibuk kini berbaris.

Aku tak tahu kenapa mereka melakukan ini tapi karena aku juga ikut membantu aku tentu ikut berbaris juga.

Wajah semua orang tampak kaku seperti tidak punya emosinya saja dan itu membuatku sangat bingung kenapa semua orang yang ada di sini terlihat seperti itu.

Tak lama kemudian wanita yang tadi memerintahku muncul kembali dan berjalan dengan penuh aura intimidasi dari seorang bos.

Tatapannya terlihat sangat tajam menatap semua orang yang ia lewati tanpa mengatakan apa-apa.

'Walah. Pantas saja semuanya jadi tegang begitu, ternyata ada inspeksi dari atasan ya.'

Aku sih tenang-tenang saja di sini karena aku cuma tukang bersih-bersih dan tidak ada sangkut pautnya dengan para pelayan ini.

Jadi kalaupun si Bos tidak puas denganku aku tidak panik karena tugasku bukan di sini.

Dari semua orang hanya aku yang memasang wajah santai dengan sedikit senyuman kalem.

Kemudian tiba-tiba saja si bos para pelayan ini berhenti melangkah ketika ia ada di hadapanku dan ia menatapku dengan sorot mata yang tajam.

Beberapa saat ia melakukan hal tersebut.

'... Anak ini terlihat begitu tenang. Padahal semua orang yang ada di sini sangat tegang ketika aku berjalan di antara mereka tapi yang satu ini malah masih bisa tersenyum ketika aku menatapnya.'

'Anak ini punya talenta untuk jadi pelayan orang kaya.'

Setelah itu ia lanjut lagi melangkah hingga ke ujung barisan.

Kemudian ia pun pergi begitu saja tanpa sepatah katapun terucap dari mulutnya.

Namun anehnya meksipun orang itu sudah pergi tapi semua orang yang ada di sini masih tampak begitu tegang.

Dan tak lama setelah si wanita yang tadi pergi datang wanita lainnya yang mana yang satu ini seumuran denganku.

Ia langsung berdiri di hadapan kami kemudian berkata.

"Semuanya. Acara akan di mulai dua jam lagi jadi pastikan tidak ada kesalahan apapun!".

"Meskipun acara ini cuma jamuan dan pertemuan untuk rekan-rekan bisnis kecil tapi kita harus melakukan yang terbaik karena ini menyangkut harga diri majikan kita!" Ia berkata sambil tersenyum ramah.

Beda sekali dengan yang tadi yang sangat ketus dengan wajah yang tampak horor.

"Baik Bu!!" Ucap semuanya secara bersamaan dan aku cukup di buat terjadi oleh mereka.

"Ngomong-ngomong apa ada pertanyaan!?" Segera aku langsung angkat tangan seorang diri hingga tatapan semua orang tertuju padaku.

"Iya, apa yang mau kamu tanyakan!?" Ia masih terlihat ramah padaku dan membersihkan aku bicara.

Aku pun berkata. "Bentar lagi Maghrib jadi bisakah saya dapat istirahat untuk menunaikan ibadah sholat Maghrib!?".

Suasana menjadi hening seketika dimana tatapan semua orang terlihat tak habis pikir padaku dan itu terpancar jelas dari mata mereka.

'Salahku apa? Itu kan hakku untuk bertanya dan meminta izin istirahat untuk beribadah?'

"Um... Tidak saya sangka masih ada orang yang taat beribadah di antara kalian, itu sangat langka meksipun mereka semua yang ada di sini sebenarnya adalah muslim!"

"Kalau kamu mau beribadah maka lakukan saja, tidak akan ada yang mengganggu kamu apa lagi melarang!"

"Terimakasih!" Aku langsung pergi dari sana tanpa permisi lagi.

Bukan apa-apa, tapi bentar lagi adzan Maghrib berkumandang dan aku maunya sholat berjamaah karena pahalanya lebih banyak.

"... Dia benar-benar pergi seperti itu saja?... Yang satu ini sangat berbeda dari yang lainnya!" Ia bergumam ketika melihatku berlari keluar dari ruangan ini.

1
Naruto Uzumaki
Terima kasih telah menulis cerita yang menghibur, author.
Di Persingkat Saja DPS
Sabar ya, masih di periksa ulang
PetrolBomb – Họ sẽ tiễn bạn dưới ngọn lửa.
Loh kok belom update? Lanjutin dong thor, gak sabar nungguin kelanjutannya 😫
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!