NovelToon NovelToon
QUEN ERROR

QUEN ERROR

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / TimeTravel / Chicklit
Popularitas:617k
Nilai: 4.8
Nama Author: Juhridan Rambe

Quen, gadis biasa penjaga toko. Ia tidak segaja mengijak kodok lalu terjatuh.

Quen tersadar dirinya berada disebuah kamar permaisuri suatu kerajaan. Dayangnya bernama Sri berkata"nona permasuri Quena anda sadar, syukurlah"

"Kamu siapa?kenapa aku disini?"tanya Quen.

"Nona saya dayang nona, namaku Sri. Nona permaisuri terpeleset kekolam, tuan pangeran ke2 sangat menghawatirkan keadaan nona"jawab dayang Sri.

"Apaaa aku permaisuri???"teriak Quen.

Penasaran kelanjutanya. Baca ya kisah seorang gadis biasa-biasa menjadi Ratu. bocah dibawah umur dilarang baca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Juhridan Rambe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rumor malam pengantin bercak darah

Setelah Quen mengosok dan memijit punggung pangeran winata( Azima).

Ia sangat kesal sekali. Pasalnya ia harus melakukan ini karena terpaksa. Karena Ancaman akan ditiduri oleh pangeran winata.

Beberapa kali Quen pun mengumpat didalam hatinya.🐶🐷.

Pangeran winata hanya menikmati setiap pijitan dan gosokan Quen pada tubuhnya.

Mungkin karena terbiasa berdekatan dengan Quen, membuat Azima tidak canggung lagi membuka bajunya. Bahkan disentuh wanita seperti Quen.

Tangan Quen yang mulus membuat pijatannya semakin nikmat. Tidak seperti biasanya Azima pasti dipijat oleh laki-laki bertangan kasar. Sehingg menyakitkan.

Azima memang terlatih tidak pernah menyukai wanita, tidak seperti pangeran Arya, adiknya. Yang sangat menyukai wanita.

Terlihat Quen pun ngos-ngosan. Keringat pun menetes. Azima pun tidak tega.

" Sudahlah, kamu istirahatlah" Suruh Azima pada Quen.

" HUH" Quen pun mencibirkan mulutnya. Lalu hendak pergi dari kasur. Tapi lagi-lagi tangan Azima memegang tangan Quen.

" Apa lagi???katamu menyuruhku istirahat" Ucap Quen kesal.

" Mau kemana??"

"Tidur"

" Tidur???dimana" tanya Azima.

" Dilantai, puas ko. Lepasin tanganku" jawab Quen.

Azima pun kasian, tidak tega membiarkan Quen tidur dilantai.

" Tidurlah disampingku" Suruh Azima.

" Hah!!!! Ogah, kamu pasti akan meniduriku" Ucap Quen, lalu menyilangkan tangannya ketubuhnya.

" Tidur disampingku, kalau tidak. Aku pasti akan menidurimu" Bisik lirih Azima.

Quen pun hanya bisa menuruti perintah Azima, tidur disebelah Azima.

Azima sudah tidur terlelap, tapi Quen masih terjaga dengan posisi terlentang kaku, dengan tangan menyilang ketubuh.

Layaknya kijang diterkam singga. Berkali-kali Quen melirik kearah Azima. Memastikan Azima tidak berbuat hal yang tidak di inginkan.

Sampai Akhirnya Quen pun tertidur.

Ini adalah hari paling mengenaskan untuk Quen. Tapi paling menyenangkan untuk Azima.

Mereka yang tertidur berdua diranjang yang sama. Tanpa Azima sadari tangan Azima menyentuh gunung milik Quen.

Mimpi Azima sedang memegang kue Bakpao. Azima pun menekan-nekan bakpao tersebut. Karena tidak sadar dialam mimpi.

Lalu bersiap untuk melahapnya, Quen yang kecapek'an pun tertidur tidak bangun. Saat Akan memakan bakpao, Azima pun terbangun. Dan tersadar bahwa tangannya berada ditubuh Quen.

Langsung Azima melirik Quen, ternyata Quen masih tertidur lelap. karena baru tidur. Perlahan Azima mengangkat tangannya menjauhi tubuh Quen.

"HUHHH" Azima pun menarik nafas dalam- dalam.

Lalu Azima memalingkan tubuhnya membelakangi tubuh Quen. Quen yang tidak sadar malah memeluk Azima. Seperti Guling.

Azima pun yang sadar mencoba menyingkirkan tangan Quen. Tapi berulang kali tangan Quen pun memeluk.

Azima yang jengkel karena tidak bisa tidur pun Akhirnya, mengulung Quen dengan selimut. Agar tidak bergerak memeluknya. Dan Azima pun tidur dengan tenang.

saat pagi hari.

Azima pun sudah bangun dengan segar dan bugar. Karena tubuhnya sudah dipijat oleh Quen. Azima pun mandi lalu menganti pakaiannya. Tapi Quen masih terlelap tidur.

Azima pun keluar dari kamar Dan ternyata Dayang Sri serta dayang lainnya sudah menunggu untuk melayani puteri Quen.

" Hormat kami pangeran" Ucap dayang Sri beserta dayang lain.

" Masuklah bangunkan nona kalian" ucap Azima. Lalu pergi meninggalkan kamar menuju ruang keluarga Istana utama.

Didalam kamar Quen yang terbukus selimut seperti dadar gulung. Dibangunkan oleh dayang Sri.

" Nona, bangun. Ini sudah pagi" Ucap Dayang Sri.

Quen pun membuka matanya dan mencoba duduk. Ia melihat dirinya terbungkus selimut seperti dadar gulung. Berdengus kesal.

Berkobar api dimatanya. Awas kau winata aku akan membalasmu.

" AUUWWWWW pinggangku. Haiya tubuhku remuk redam." Rintih Quen sambil memegang punggungnya.

" Nona, saya sudah menyiapkan air buat nona" ucap dayang Sri.

Tanpa bicara apa-apa, Quen pun meninggalkan ranjangnya. Terlihat bercak darah diselimut.

Membuat para dayang lain berbisik, Dayang Sri pun menoleh dan melihat bercak darah tersebut. Dayang Sri serta para dayang lainnya menganggap bahwa bercak darah itu adalah darah perawan.

Padahal Quen sedang datang bulan. Quen pun merasa sakit pinggang,sakit perut. Karena hari pertama datang bulan.

Dikamar mandi Quen pun membersihkan dirinya, Sedikit merintih kesakitan karena datang bulan.

" Nona, apakah boleh saya bantu??"tawar dayang Sri.

" Tidak usah. Aku bisa sendiri, aku bukan anak kecil yang mandi harus dimandikan" Tolak Quen.

Beberapa menit kemudian Quen pun selesai dan memakai kain serta dalaman buatannya sendiri.

Lalu keluar kekamar untuk didandani dan memakai baju cantik dari sutera.

" Nona sangat cantik, apalagi memakai baju baru pemberian mas kawin dari pangeran winata" ucap Dayang Sri.

" Biasa aja pun. Huh, Aku malas keluar. Badanku sakit semua, pinggangku terasa mau copot. Perutku sakit." Quen pun duduk sambil menempelkan tangannya dimeja seraya bermales-malasan.

Salah satu pengawal pun datang. Lalu membisiki dayang Sri.

" Nona, Tuan ingin nona ke ruang keluarga istana utama. Kaisar Lee serta Ratu Ying sudah disana ingin makan bersama" Ucap Dayang Sri.

" Katakan pada tuanmu pangeran winata. Badanku sakit karena ulahnya. Aku tidak selera makan. Aku sakit pinggang dan sakit perut" Suruh Quen pada pengawal suruhan pangeran winata.

1
Mega Wati
yg banyak up nya thoor
Juhridan Rambe
maaf aku masih berusaha kembali. terimakasih kalian tetap menunggu ku.
siti fatimah
crazy up....thor kemana aja tdk ada kabar kpn up sampai lupa
Tia Siagian
ga up lgi kah thor?lama ditunggu2
Alberta_ra
akhirnya kak author up juga
lama tau kak nungguin anda
Jena Anna: lama juga tunggu thor up,up yang banyak lagi thor
total 1 replies
susanxie
astaga🤣🤣🤣🤣 sakit perut aku ketawa.
susanxie
apes sekali harimu Yoga 🤣🤣🤣🤭
susanxie
aku hanya bisa 🤣🤣🤣, queen ada saja pola pikir mu.
Yuniarti Art
lanjut lah Thor sampe tamat..ya kali hrs nunggu Ampe setahun lagi
Kastini
baru baca Thor ada novel istana tapi bengeek pembacany karena terlalu tertawa terbahak-bahak 🤣🤣🤣🤣
Kastini
aduuuh thoor bener" tidak sesuai fakta sebagai pengawal 😂😂😂😂
Kastini
si yoga ampyuuun deeeh siaaaak 2 x🤣🤣🤣🤣🤮🤮
Kastini
aduuuh thoor ngakak guling-guling 🤣🤣🤣🤣
~łęó~
keram oerut deh...🤣🤣🤦‍♂️🤦‍♂️
~łęó~
bikin kocak perut...🤣🤣
Intan Aprilia Rahmawati
kpn lanjut
Alberta_ra
akhirnya setelah sekian lama authornya up juga, terimakasih kak author
Dayak
sempet aku mikir Thor nya is dead karna hampir 2tahun gak kliatan batang hidungnya si quen...
Yuniarti Art
udh 1 THN blm ada update thor
Yuniarti Art
yah dah lama kirain ada kanjutannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!