NovelToon NovelToon
My Ex Sagara

My Ex Sagara

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Anak Yatim Piatu / Mengubah Takdir / Cintapertama / Tamat
Popularitas:60.7k
Nilai: 5
Nama Author: Mhaya Yanti

Wajah dan mata itu mirip sekali dengannya. Aku rindu sekali dengan kehadirannya, Tak bisakah Tuhan mempertemukan kita walau hanya sejenak.

Apakah dia sudah melupakanku bahkan sudah memiliki penggantiku.?

Aku menunggumu Sagara

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mhaya Yanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 14 :Aku bantu, tenang aja.

  Malam menjelang, Kini tiba waktunya acara yang ditunggu- tunggu akan segera dimulai. Para tamu undangan serta kolega dari ayah Jihan sudah nampak memenuhi ruang tamu bahkan ada juga yang berada di pelataran rumah.

  Karena memang acara diadakan out door karena saking cintanya Sofia kepada alam, Pelataran yang awalnya tadi memang asri kini tersulap seperti negeri dongeng.

 Cahaya kelap- kelip bertaburan dimana-mana bahkan sorot lampu yang digunakan juga menambah daya tarik pada acara tersebut.

  Alesha sampai terkagum- kagum melihat pihak WO yang sekreatif ini. Gadis itu sangat menyukai rancangannya.

Jihan dan Alesha berjalan mengelilingi hamparan pelataran yang luas dengan berjuta cahaya warna - warni . Bahkan tak lupa mereka mengabadikan suasana malam ini dengan berselfie.

"Mama pinter banget milih WO nya han," Puji Alesha melihat air mancur dengan warni- warni. Terkesan sederhana namun terlihat elegant bahkan mewah.

"Ets jangan salah, Ini semua adalah hasil kerja kerasku. " Sahut Jihan dengan percaya dirinya.

 Membuat yang mendengarnya hanya bisa memutar bola matanya malas. Ia begitu malas, karena memang itu sifat alay Jihan.

  Alesha meninggalkan Jihan yang masih bersedekap dada memperlihatkan wajah sombongnya. Ia lebih memilih pergi daripada nanti dirinya sebal pada Jihan.

"Asem si Ale, Malah ditinggal. " Ucap Jihan dengan mata membulat karena Alesha meninggalkan dirinya seorang diri.

  Dengan sedikit berlari, Jihan mengejar langkah Alesha yang lumayan kencang. Hingga...

Bughhh...

"Ahhh... "

  Suara tubuh bertabrakan membuat Jihan menghentikan langkahnya untuk mengejar Alesha.

Ya, Alesha hampir saja terjatuh kala tubuh mungilnya membentur dada pria jangkung di depannya. Untung dengan sigap pria tersebut langsung menarik tubuh ramping Alesha hingga mendekapnya.

 Jihan membulatkan matanya melihat adegan di depannya bahkan ia tak sadar membuka mulutnya saking kagetnya dengan kelakuan Alesha.

"Ketemu lagi Alesha. " Ucap Aldric yang kini berhasil mendekap tubuh Alesha dengan satu tangannya.

  Satu tangannya lagi hendak memegang wajah Alesha namun Alesha segara membenarkan posisinya lagi. Melihat ke kanan kiri ia takut ada sepasang mata yang melihatnya bahkan berfikir yang tidak- tidak tentang dirinya.

"Kau lagi" Ucap Alesha membenarkan dresnya yang sempat lusuh karena kecerobohannya.

"Mungkin kita jodoh di pertemukan dengan kebetulan. " Sahut Aldric memberikan senyuman khasnya pada Alesha.

"Aldric Smitth" Teriak Jihan ketika melihat Aldric terus- terusan menggoda Alesha. Bagaimana bisa sang sepupu tak menyapanya bahkan lebih mementingkan gombalannya pada Alesha, Sungguh ciri- ciri kadal buntung menurut Jihan.

  Mata Aldric reflek bergulir pada Jihan yang tengah bersedekap dada disana, Ia bahkan tau kalau wajah Jihan nampak kesal melihatnya.

"Oh hy Jihan" Jawab Aldric tersenyum kikuk mendapati Jihan yang sudah keluar tanduknya.

"Oh my, Jangan sampai Jihan mempermalukanku di depan Alesha. " Batin Aldric menatap Alesha dan Jihan secara bergantian.

  Langkah Jihan semakin mendekat ke arah Aldric tanpa melepaskan sedekap dadanya. Ingin sekali rasanya Jihan menjitak kepala pria itu dengan keras . Agar otaknya kembali bersih tak terisi seorang gadis terus- menerus.

"Bagus ya, Sok modus sama sahabatku sampai lupa sama saudaramu yang cantik jelita ini" Sarkas Jihan mengibaskan rambutnya dengan tangannya.

  Sontak saja hal itu membuat Alesha mengedihkan bahunya namun tidak dengan Aldric yang mengerutkan keningnya. Tumben begitulah batin Aldric yang bertanya-tanya dengan sikap Jihan.

"Narsis terus" Sentak Alesha meninggalkan Jihan dan Aldric, Ia sebal dengan kekonyolan Jihan apalagi sifat bar- barnya. Namun begitu Alesha sangat menyayangi Jihan seperti saudara sendiri.

"Kamu kenal Alesha.? " Tanya Jihan pada Aldric yang tengah melihat punggung Alesha meninggalkannya.

"Tak sengaja tadi ketemu di toko buku. " Jawab Aldric melihat ke arah Jihan yang tengah memandang wajahnya dengan jeli.

"Kenapa.?" Tanya Aldric lagi ketika melihat mata intimidasi dari Jihan padanya. Aneh saja ketika Jihan yang selalu marah- marah padanya kini nampak berbeda.

"Kamu menyukainya? " Tanya Jihan dengan menaik turunkan alisnya serasa menggoda pikir Aldric.

"Tanpa menjawab pun kamu pasti tahu Jihan, Lelaki mana yang tak tertarik padanya. Dan jika memang itu ada berarti lelaki itu buta. " Timpal Aldric melangkahkan kakinya pergi meninggalkan Jihan. Ia lebih tertarik berbincang dengan Alesha ketimbang dengan Jihan yang terlampau cerewet.

 Jihan manggut-manggut mendengar ocehan Aldric. Pria yang tak menyukai Alesha adalah pria buta. Saking fokusnya mencerna ucapan itu, Jihan sampai tak tahu kalau Aldric sudah pergi.

Mata Jihan mendongak menatap Aldric, namun lelaki yang tadi di depannya sudah menghilang. Jihan hanya melihat punggung itu semakin menjauh darinya.

"Kayaknya seru juga. " Ujar Jihan yang ikut berjalan ke arah dimana ia tadi melihat punggung Aldric.

Entahlah, Namun langkah Jihan seakan mengisyaratkan bahwa dirinya tengah memikirkan rencana. Dan hanya Jihan yang tau dan bahkan sangat antusias.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Suara sorak tepuk tangan bersahut- sahutan di sana. Apalagi ketika kedua sepasang insang yang terus saja memancarkan kebahagiannya berdiri di atas podium.

Sesekali keduanya saling pandang dan nampak malu dilihat banyak orang. Apalagi setelah sesi penukaran cincin di jari manis keduanya.

Si wanita nampak malu bahkan wajahnya seperti kepiting rebus ketika Sang pria mencium keningnya di khalayak orang banyak. Bagaimana tak malu ketika banyak mata yang memandang ke arah mereka.

"Sweet banget kak Albert" Pekik Jihan yang tengah duduk sembari memperhatikan calon pengantin itu. Ia bahkan baper melihat Sang kakak dan calon kakak iparnya disana. Apalagi perlakuan Albert pada Aisyah, gadis berhijab itu nampak beruntung mendapatkan Albert disisinya.

"Mau juga? " Tanya Alesha yang melihat ke arah dimana Jihan memandang dengan takjub.

Dahi Jihan mengerut dan bertanya-tanya dengan pertanyaan yang baru saja terlontar dari mulut Alesha.

"Maksutnya? " Tanya Jihan dengan tampang keingintahuannya.

"Oh ya kamu kan Jomblo mana ngerti. " Suara Aldric menghentikan niat Alesha yang ingin menjawab pertanyaan Jihan.

Alesha tertawa karena semprotan Aldric pada Jihan apalagi melihat wajah Jihan yang tengah mencebikkan bibir dan terlihat kesal. Kedua sepasang sepupu ini sepertinya tak ada akur- akurnya. Melihat sedari tadi mereka selalu adu mulut bahkan tak menerima ocehan salah satunya.

"Iya seneng banget ngeliat aku yang cantik ini jomblo.Tapi hello, Anda gak ngaca pak kalau situ juga jomblo. " Sungut Jihan menatap Aldric dengan sebal.

"Sebentar lagi predikatku bakalan terganti Jihan. " Sahut Aldric sekilas melirik ke arah Alesha yang tak henti- hentinya tertawa.

Entah mengapa kedua saudara sepupu ini berhasil sekali mengocok perutnya dengan kata- kata absurdnya.

"Oh ya, memang ada yang mau sama lu. Bule beken, cih. " Celoteh Jihan lagi sembari bersedekap dada.

Jihan merasa menang telak dari Aldric karena mampu membuat Aldric terdiam menatap nanar Alesha . Ya, apakah Alesha mau dengannya?.Dan apakah ini hanya sebuah rasa pedenya saja yang terlalu tinggi.

"Pasti di bantu, tenang aja. " Bisik Jihan di telinga Aldric ketika tatapan pria itu terus saja mengarah pada Alesha yang sudah berjalan mengambil minum.

Gadis itu meraasakan haus ketika lumayan lama tadi dirinya tertawa, Sungguh konyol kedua saudara itu.

bersambung....

1
Ida Susmi Rahayu Bilaadi
waitress thor yg artinya pelayan wanita, bukan waithers. banyak typo sih thor
Ida Susmi Rahayu Bilaadi
kebiasaan nulis lift jadi life. perhatikan lg tulisannya thor. eman klo cerita bagus tp bnyak typo
Ida Susmi Rahayu Bilaadi
lift thor bukan life 🤣
falea sezi
akhirnya mati kn
falea sezi
alesa keras kepala bgt
falea sezi
blg bicth kn artinya. pelacur jangan bgt sih omongan saga
ZasNov
Kayaknya Saga ada sesuatu sama putri keluarga Wilson.. Mungkin itu juga ada kaitannya sama perubahan sikap Saga..
Rini Antika
berakhir dengan Sad ending 😭😭😭
Dhevandra Alfariano_03
sad ending
Ibunya Mirza
saya kira alesyax bs disembuhin thor
💞Amie🍂🍃: Insyaallah nanti ada kelanjutannya kak🤭🤭
total 1 replies
Atha Diyuta
mampir kesini, lempar bunga buat authornya
💞Amie🍂🍃: Terimakasih kaka
total 1 replies
Teteh Lia
aq mampir kesini dulu, sambil menunggu up terbaru karya terbaru kaka 🙏
💞Amie🍂🍃: Terimakasih kakak sudah setia menemaniku.. Eakkk🤭🤭
total 1 replies
rhy_vt🌹
wah wah, aku mampir say
💞Amie🍂🍃: terimakasih loh ya udah mampir🤭🤗
total 2 replies
Senajudifa
waduh ketahuan
Senajudifa
iya bener sih apalg ada tunangan nya si saga itu
TK
Lima bunga semangat
💞Amie🍂🍃: Duh matur nuhun kak
total 1 replies
Senajudifa
lanjut thor
Senajudifa
sadar jg tuh kulkas 1000 pintu
Zenun
sad ending
💞Amie🍂🍃: Iya kak, mampir kekaryaku yang baru kak🤭
total 1 replies
Zenun
menegangkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!