Misi Lomba #SweetMarriage #BersatuKarenaAnak
Akibat kesalahannya, akhirnya dia hamil dan ayah gadis ciliknya baru tahu setelah melihat putrinya berusia lima tahun.
Keira Wyatt adalah seorang pianis yang jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Savero Victor, pengusaha perhiasan Victoria and Co. Keduanya terlibat cinta semalam dan setelahnya mereka tidak bertemu lagi. Beberapa tahun kemudian, Savero melihat Keira bersama dengan seorang gadis cilik berusia lima tahun dan mirip dengannya. Kali ini Savero bertekad mendapatkan Keira dan Vevina putrinya, meskipun dirinya tidak percaya lembaga pernikahan tapi demi keduanya, Savero bersedia melangkah ke altar. Demi Veve. Tapi apakah Savero dan Keira bisa saling mencintai atau hanya demi putri mereka?
Follow my IG @hana_reeves_nt
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Aku Yang Wajib Melindungi
Kamar Savero dan Keira di Peninsula Hotel Chicago
Keira merasa ada sesuatu yang basah menelusuri punggungnya hingga ke bagian bok*ongnya. Wanita itu sedikit ogah-ogahan membuka matanya karena masih terasa mengantuk setelah tadi Savero langsung tancap gas untuk menikmati malam pertama.
"Apa... yang kamu lakukan..." ucap Keira ke arah belakang tubuh polosnya dan melihat suaminya tampak asyik menciumi setiap jengkal kulitnya.
"Menikmati tubuh istriku..." Savero kembali ke arah Keira dan melentangkan tubuh istrinya. Mata birunya melihat bekas sayatan di perut Keira. "Apakah Veve..."
"Yup. Operasi Caesar..." jawab Keira. "Aku tidak... Veve bayi yang besar dan panggulku tidak cukup..."
Savero menciumi bekas operasi Keira membuat istrinya tertawa karena geli. "Maafkan aku tidak ada disana untuk menemani kamu operasi. Tapi, adiknya Veve, aku akan menemanimu..."
"Nanti kamu takut darah..." senyum Keira.
"Akan aku usahakan tidak takut..." balas Savero sambil mencium bibir Keira.
"Jam berapa ini?" tanya pianis itu usai suaminya mencium bibirnya.
"Jam empat subuh."
Keira menatap Savero dengan wajah penasaran. "Kamu tidak tidur?"
Savero menggelengkan kepalanya. "Aku tidak bisa tidur karena ada kamu di sebelahku. Aku tidak mau kehilanganmu... Jadi aku memuaskan menatapmu sebelum kembali ke New York."
"Aku tidak yakin kamu tidak menyusul ku, Savero..." ejek Keira yang tahu pasti suami dan putrinya penuh dengan modus.
"Kamu sangat mengetahui tentang ku, sayang... Dan karena adik kecilku sudah berdiri dengan sempurna, dia butuh ditidurkan..." Savero mencum*Bu Keira lagi dan kembali mereka melakukan program adik untuk Vevina.
***
Savero dan Vevina mengantarkan Keira sampai ke bus tur nya. Tanpa malu, Savero mencium bibir Keira dengan panas membuat istrinya sedikit kaget. Savero sengaja memperlihatkan kepada semua orang bahwa Keira adalah miliknya termasuk ke Harry Lawson yang tampak sebal.
Setelah bus tur itu pergi, Savero dan Vevina menuju bandara bersama Joe guna kembali ke New York.
***
Sabtu, Acara Sekolah Vevina
Savero dan Vevina tampak kompak dalam acara parents day hingga membuat para ibu-ibu disana tampak tertarik dengan pengusaha perhiasan yang matang itu. Namun Savero tetap menjaga jarak dengan para ibu-ibu yang seperti ingin melahapnya. Bahkan Vevina pun menatap judes ke orang tua teman-temannya yang tampak gatal.
"Daddy, jangan lupa mommy masih pelgi ! Veve tidak mau Mommy malah sama Daddy !" ancam Vevina ke ayahnya yang hanya tertawa kecil melihat bagaimana posesif sang putri.
Pawang imutnya Savero
"Sayangku, jika Daddy macam-macam, tidak hanya Mommymu yang ngamuk, tapi juga Grandpa mu dan Nonna bakalan pukul Daddy pakai penggorengan..." ucap Savero membuat Vevina cekikikan membayangkan sang mommy memukul Daddy dengan alat untuk membuat scramble eggs.
"Mr Victor. Apakah anda bisa menemani Vevina ke Zoo? Karena setelah acara ini, kita semua akan piknik ke Zoo" ucap Kepala Sekolah yang menghampiri pria itu.
"No problemo. Saya akan selalu menemani Veve" jawab Savero.
"Ah syukurlah... Karena Miss Wyatt eh...Mrs Victor sudah menitipkan Vevina kepada saya jika anda tidak bisa menemani."
Savero mengumpat dalam hati. Keiraaaaa ! Awas kamu nanti ! "Tidak masalah ma'am. Saya akan tetap menemani Veve sampai acara selesai."
***
Penthouse milik Savero
"Daddy nyusul mommy ya uncle Joe?" tanya Vevina.
"Iya Miss Veve."
"Uncle Joe..."
"Ya miss Veve?"
"Uncle Joe umul belapa?"
Joe menatap nona ciliknya dengan perasaan geli. "30 tahun. Kenapa Miss ?"
"Udah tua."
Joe terbahak. "Saya masih muda, Miss."
"Beda sama Veve belapa ya uncle?"
"Apanya Miss Veve?" tanya Joe bingung. Malam ini memang Joe ditugaskan untuk menjaga Vevina di penthouse bersama dengan Gwen.
"Umulnya Veve dan Uncle Joe."
"25 tahun."
Vevina tampak manyun. "Jauh ya..."
Joe tertawa melihat wajah menggemaskan Vevina.
Uncle Joe
***
Savero menunggu Keira di sebuah cafe dekat gedung putih. Pria itu terbang dari New York ke Washington DC yang membutuhkan waktu dua jam dengan pesawat pribadinya dan langsung menyewa mobil yang sudah dipersiapkan oleh Joe.
Savero tidak bisa masuk ke dalam gedung putih tanpa undangan jadi dia mengalah dengan menunggu istrinya sembari bekerja di depan laptopnya.
"Lama menunggu?"
Savero mendongakkan wajahnya dan tersenyum. "Tidak, sayang. Aku kan sambil bekerja..."
Keira duduk di kursi dan berhadapan dengan Savero. "Veve sama siapa?"
"Gwen dan Joe. Jadi kamu tenang saja" jawab Savero sambil mengambil tangan Keira dan mencium punggungnya. "Miss you Kei..."
"Miss you too, Savero" balas Keira malu-malu.
"Oh ya. Lusa, Nonna ku ulang tahun yang ke 85. Kita semua diundang datang ... Sebelum kamu protes, bukankah Minggu depan konser kamu yang di New Hampshire harus dibatalkan karena gedung pertunjukan kebakaran?" Savero tidak mengada-ada karena memang konser Keira harus dibatalkan karena terjadi musibah disana.
"Jadi?"
"Malam ini kamu dan aku pulang ke New York. Toh semua orang juga baru akan melanjutkan acara Minggu depan jadi kita ada waktu bersama empat hari."
"Kamu itu..." kekeh Keira.
"Harry bisa menghandle semuanya jadi kamu tidak usah khawatir. Tugas manager kan begitu. Kamu memberikan pertunjukan yang maksimal..."
Keira mengangguk. "Baiklah, kita akan pulang malam ini..."
***
Kamar Vevina di New York
Vevina tersenyum smirk saat tahu gedung pertunjukan ibunya di New Hampshire, terbakar sebelum pertunjukan mulai. Gadis cilik itu langsung mengirimkan pesan ke Nonnanya via iPadnya.
Nonna, ini Veve. Daddy dan Mommy akan datang ke Milan.
Tak lama balasan dari Nenek buyutnya pun masuk.
Nonna sudah tidak sabar menunggu kalian datang. Apakah konser mommymu dibatalkan?
Vevina tersenyum.
Iya nonna. Doa Veve terkabul.
***
Savero memeluk tubuh Keira yang tertidur bersandar di dadanya dalam perjalanan pulang ke New York. Pria itu menatap lembut ke istrinya yang tampak lelah apalagi konser di depan presiden itu memiliki tekanan sendiri dan tidak boleh salah sedikit pun.
"Love you Kei" ucap Savero penuh perasaan.
***
Milan Italia, mansion keluarga Victor
Suasana ramai dan hangat pun terlihat di mansion khas Italia itu saat Savero datang bersama dengan Keira dan Vevina. Genevieve Victor langsung memperkenalkan cucu menantu dan cicitnya sebagai bagian keluarga Victor. Semua keluarga Victor , menyambut hangat kehadiran Keira dan Vevina karena mereka bisa melihat garis wajah Vevina sangat khas keluarga Victor.
Saat acara makan siang, Keira tersenyum kepada orang - orang yang datang karena sudah mengenal mereka sebelumnya.
"Asher Moretti... Alano Bianchi... Apa kabar?" sapa Keira ramah ke dua pria tampan itu.
"Halo kak Keira" sapa Asher sambil mencium pipi wanita itu.
"Halo Keira" sapa Alano sembari melakukan hal yang sama dengan Asher. "Mana Savero?"
"Ada apa mencariku, Bianchi?" jawab Savero judes karena kesal Keira mengenal para Mafioso itu.
"Ah, aku hanya hendak mengucapkan selamat akhirnya menikah juga kamu. Jadi, aku dan Asher hanya menunjukkan bahwa Keira juga memiliki backing jika mantanmu atau calon tunangan gagalmu mengganggu saudariku ini" senyum Alano.
"Aku lah yang wajib melindungi Keira dan Vevina, bukan kalian !" ucap Savero tegas.
"Baguslah !" timpal Asher.
***
Yuhuuuu Up Sore Yaaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️
bayikknya aja yg sering loncat bacanya ...maaf kan ya kk🤭🤭🤭
bayikknya aja yg sering loncat bacanya ...maaf kan ya kk🤭🤭🤭
Excuse me.... I am a lawyer by the way 😂😂😂😂