NovelToon NovelToon
BODYGUARD BERHIJAB

BODYGUARD BERHIJAB

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Misteri
Popularitas:487.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Fatma Yulita

HANA HUMAIRAH ALDRICK gadis cantik berhijab yang sangat ahli dalam bela diri dan juga sangat pintar terpaksa menjadi bodyguard seorang CEO karna permintaan dari orang yang telah membesarkannya.

ARGA MAHESYA PUTRA ADMADJA
seorang CEO diperusahaan milik ayahnya. Semenjak menjadi CEO ia selalu mendapatkan teror bahkan ada yang melakukan percobaan pembunuhan terhadapnya. Karna hal itu orangtuanya mencarikannya seorang bodyguard yang akan selalu bersamanya.

"Hahaha ... mama pasti bergurau bukan? aku dijaga oleh seorang perempuan? yang benar saja"

"Sombong sekali anda tuan, dengan sekali gerakan aku bisa mematahkan kaki anda itu" batin Hana

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fatma Yulita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Arga vs Hana

Selepas kejadian itu, Arga tak bersuara lagi. Hana juga diam tak berani berbicara dengan Arga. Hingga sore pun tiba dan Arga sudah menyelesaikan pekerjaannya.

"Kita pulang!" hanya itu yang Arga ucapkan kemudian langsung keluar. Hana mengekori Arga sampai ke parkiran.

Didalam mobil hanya tercipta keheningan, sesekali Hana melirik ke kursi belakang melalui spion melihat Arga yang tengah memejamkan matanya.

"Sepertinya tuan Arga kembali merasakan sakit hati yang begitu dalam, selama aku bekerja dengannya aku tak pernah melihatnya semarah itu, aku harap anda mendapatkan kebahagiaan anda tuan" batin Hana.

Ponsel Arga berdering menandakan ada panggilan masuk. Arga yang tengah memejamkan matanya dengan malas mengambil ponselnya yang berada disaku jasnya. Ia melihat sekilas ke layar ponsel dan ternyata yang menelpon adalah mamanya, Maryana.

"Assalamualaikum ma"

"Waalaikumsalam nak, apa kau sibuk nak?Jika tidak pulanglah ke rumah hari ini, keluarga pak william akan datang ke rumah untuk makan malam, jadi mama harap kamu bisa datang" Jelas Maryana.

Arga yang mendengar nama keluarga William kembali teringat akan kejadian tadi siang bersama Clarissa. Arga memutar bola matanya malas.

"Maaf ma, Arga sedikit sibuk jadi Arga tidak bisa pulang hari ini, lain kali saja ya ma" Ucap Arga. Hana menautkan alisnya.sibuk? bukankah tuan sudah selesai bekerja lalu kenapa dia berbohong pada nyonya besar? pikir Hana.

"Pulanglah nak, untuk kali ini saja" Ucap Maryana dengan nada memohon.

"Tapi ma Arga benar benar sibuk hari ini" bohongnya lagi.

"Mama mau kamu pulang hari ini dan mama tidak menerima penolakan, assalamualaikum" Tegas Maryana kemudian langsung mematikan panggilannya.

"Waalaikumsalam"

Arga mengusap kasar wajahnya. Mood sedang tidak baik sekarang ditambah lagi dengan paksaan dari mamanya untuk bertemu dengan keluarga William membuat moodnya benar benar benar hancur. Keluarga William, Keluarganya Clarissa. "Apa lagi rencana wanita gila itu?" batin Arga.

Hana fokus menyetir sedari tadi sesekali melirik Arga yang duduk di kursi belakang yang kelihatan sangat gusar. Hana memberanikan dirinya untuk bertanya pada Arga.

"Apa anda baik-baik saja tuan muda?" tanya Hana memecah keheningan.

"Apa kau lihat aku baik-baik saja sekarang?" ketus Arga. Benar benar jika Arga sedang marah tak bisa diajak bicara baik baik.

"Maaf tuan muda" Ucap Hana kemudian diam kembali. Membuat suasana hening sampai ke apartemen.

Setelah memasuki kamarnya Arga langsung menghempaskan tubuhnya keatas tempat tidur dengan kaki yang masih terjuntai kelantai. Arga menatap langit langit kamarnya.

"Aku sangat membencinya" gumam Arga.

Sedangkan dikamar sebelah Hana duduk di sofa masih dengan perasaan Heran. Merasa bingung dengan Arga yang setelah menerima telpon dari nyonya besar terlihat menjadi lebih kesal. Hana beranjak dari duduknya, ia segera membersihkan tubuhnya yang terasa begitu lengket. Selang beberapa menit Hana sudah selesai membersihkan tubuhnya. Karna waktu maghrib sudah masuk Hana segera melaksanakan shalat maghrib dan membaca beberapa ayat suci Al-quran.

Saat Hana sedang melipat mukenanya, ponselnya berdering. Ia segera mengangkat telpon dari Maryana.

"Assalamualaikum Nyonya, ada yang bisa saya bantu?" ucap Hana lembut.

"Waalaikumsalam, Hana apa kalian sudah berangkat?" tanya Maryana membuat Hana mengernyitkan dahinya.

"Berangkat?" Hana bingung sendiri dengan pertanyaan Maryana.

"Iya berangkat, apa Arga tak memberitahumu kalau saya mau dia pulang dan makan malam di rumah hari ini?"

"Eh...tidak nyonya, tuan Arga tidak berbicara dengan saya sejak pulang dari kantor tadi nyonya dan sekarang saya sedang berada di apartemen"

"Benarkah, anak itu! tak biasanya dia begitu, baiklah kalau begitu panggil lah dia dan paksa dia agar datang kesini"

"Baik nyonya besar!"

"Saya sudahi ya, assalamualaikum"

"iya Nyonya, waalaikumsalam"

Hana bingung sendiri, setelah itu ia bersiap untuk menemui Arga. Hana sudah berada didepan pintu kamar Arga, ia lebih memilih untuk mengetuk pintu dari pada menekan bel.

tok..tok..tok..

Hana mengetuk pintu 3 kali tapi tak ada sautan dari dalam, apa tuan muda sedang tidur, tapi tidak mungkin dia akan melewatkan shalat Maghrib nya? pikir Hana. Hana kembali mengetuk pintu tapi hasilnya nihil sama sekali tak ada sautan dari dalam. Hana mengetuk hingga 4 kali dan baru Arga membuka pintu kamarnya. Arga terlihat mengeringkan rambutnya seperti baru selesai mandi.

Saat Arga membuka pintu, ia mengernyit heran menatap Hana, tak biasanya ia mengetuk pintu Arga dimalam hari.

"Ada apa?" tanya Arga dengan wajah datarnya.

"Baru saja nyonya besar menelpon saya dan dia ingin anda pulang tuan muda" jawab Hana tak kalah datarnya.

"Ck.bilang pada mama aku tidak mau pulang" ucap Arga hendak menutup pintu kamarnya kembali namun Hana menahannya menggunakan kakinya.

"Apa yang kau lakukan" teriak Arga.

"Maaf tuan muda, tapi nyonya besar menyuruh saya untuk memaksa anda agar pulang sekarang juga" Jelas Hana

Arga memutar bola mata jengah "memangnya apa yang akan kau lakukan jikan aku tidak mau pulang?" Raut wajah Arga sudah mulai berubah menjadi kesal.

"Saya bisa lakukan apa saja, seperti menyeret anda misalnya" Hana menyeringai menatap Arga.

Diluar dugaan Hana, Arga malah tertawa tidak jelas "Coba saja jika kau bisa" Arga tersenyum sinis kearah Hana dengan tatapan menantang. Sepertinya Hana tak main main dengan ucapannya ia sudah menduga Arga pasti akan menolak.

Pintu kamar Arga sudah terbuka lebar dan Arga juga sudah masuk ke kamarnya. Arga sekarang sudah mengambil ancang-ancang jika Hana tiba-tiba menyerangnya, Dia tidak akan berani melakukannya karna aku adalah tuannya, aku yakin itu pasti dia takut dipecat bukan? lihatlah dia saja masih berdiri didepan pintu, batin Arga.

"Ayo maju kenapa kau malah diam saja disana kau bilang akan menyeretkukan?" Ucap Arga masih menunjukkan seringaiannya. Hana yang mendengar penuturan Arga melangkah masuk masih dengan ekspresi datarnya. Ia menatap Arga yang dengan tatapan yang tak bisa diartikan.

"Kenapa kau hanya diam? apa kau takut?" tanya Arga balik. Hana masih tak merespon dan dia hanya diam berdiri didepan Arga. Arga yang melihat Hana tak merespon sama sekali menjadi semakin kesal, karena geram Arga memilih menyerang duluan, Arga hendak meninju Hana namun mata Hana lebih cepat menangkap gerakan Arga, Hana menghindari pukulan Arga dengan memiringkan badannya kekanan, ia memutar tubuhnya dan menendang kaki Arga membuat kaki Arga tertekuk.

Arga mengaduh karna lututnya terlalu keras membentur lantai. Hana yang berada di belakang Arga mundur tiga langkah saat Arga kembali berdiri.

"Haha kau cepat juga ternyata" Gumam Arga menatap tajam Hana, namun Hana hanya menunjukkan wajah datarnya.

Arga kembali ingin menyerang Hana namun ia tak ingin terkecoh dan terjebak dalam lubang yang sama. Saat Arga ingin memukul Hana, Hana kembali dengan menghindar, Arga langsung membalikkan tubuhnya hendak memukul Hana, tapi Hana faham akan ada serangan seperti itu, ia mengambil tangan Arga yang ingin memukulnya dengan sekali tarikan Arga terjerembab ke depan dan tersungkur kelantai.

Sekitar satu jam mereka adu jotos, Arga kelelahan dan kesakitan menghadapi Hana walau Hana tidak melayangkan satu pukulan pun padanya, tapi ia tetap merasa tenaganya terkuras habis melawan Hana. Arga merasa jika ia sedang di permainkan oleh Hana. Arga kembali berkeringat padahal ia baru saja mandi. Arga yang kelelahan menjatuhkan tubuhnya diatas sofa sedangkan Hana tetap berdiri.

Hah...Hah..Arga ngos-ngosan, ia mencoba untuk menenangkan tubuh dan pikirannya.

"Apa anda ingin minum tuan muda" Tanya Hana, sebenarnya ia juga kelelahan menghadapi Arga tapi ia mencoba untuk bersikap setenang mungkin agar Arga tak menertawakannya. Arga menganggukkan kepalanya kemudian mengibaskan tangannya sebagai isyarat agar Hana segera mengambilnya. Hana menganggukkan kepalanya kemudian segera pergi ke dapur.

Hanya sekitar 2 menit Hana sudah kembali dengan membawa air putih untuk Arga. Hana memberikannya kepada Arga dan Arga langsung meminumnya hingga tandas tak bersisa.

Hening beberapa saat...

"Bagaimana tuan apa anda sudah berubah pikiran dan akan pergi?" Hana mulai bersuara, sekarang sudah menunjukkan pukul 19.45 malam, tapi Arga masih belum berangkat, Hana takut bagaimana jika nyonya besar marah padanya.

Hufff...terdengar Arga menghela nafas berat. Kemudian dia langsung berdiri membuat Hana kaget tapi sebisa mungkin ia bersikap biasa.

"Hah...baiklah aku akan pergi" ucap Arga. Hana menatap tajam kearah Arga seolah tak percaya dengan ucapan Arga.

"Kau tak perlu khawatir, aku bukan tipe orang yang suka berbohong, sekarang aku akan bersiap dan sebaiknya kau juga bersiap" jelas Arga

"Baik tuan muda" Hana menunduk memberi hormat kemudian ia berbalik dan pergi keluar dari kamar Arga.

Bersambung ...

1
Rifa Lestari
kpan lagi update kak, d tnggu kelanjutan ceritanya..seruuu soalnya, smoga sllu shat yaa dsana 🤲
YY
kapan up lagi thor padahal ceritanya bagus loh
❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸
Mantul dah paati rasanya waaaarbiasa, sekali dpt 4 timah panas
❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸
Kesampaian juga akhirnya. Kalau cm di pukul y mlh sakit. kalau dh guling" begitu kan sudah pasti lewat
YY
saking lamanya thor up. jadi baca lagi dari awal. semangat thor untuk up terus💪💪💪
❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸
Lhaaaa kalau begitu siapa yg di mintai tolong sama Hana y
❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸
Hadeuuuuh... Masalah deh, siapa yg mau culik Arga
❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸
Semoga Hana dapat segera mengatasi masalahnya
❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸
Semoga mereka dapat menolong Zahra & anak"nya
❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸
Suaminya kejem amat.
❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸
Waaaaah Hana nongol lagi setelah sekian lama
Az-Ra
lama banget baru up Thor, sampai lupa alurnya
Naura Azwa
Lumayan
Huda
alhamdulillah akhirnya up jgaa🤧
Sri Wahyuti
Tul Tul ...tul.emang Allah Ndak akan ngasih cobaan yang melebihi kekuatan hambanya
Ipunk142 Cink
lanjut KK thor ceritanya bagus
Kurniasih Eva1
pantesan ...perasaan pernah baca cerita ini kapan....ternyata...sdh lama bangt yak baru up
هيداية شراه
benci jadi cinta nanti si kessy
Az-Ra
namanya Dilla buk
Az-Ra
udah mau 2 thn baru up lagi, aku sampai lupa ceritanya kyk mana
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!