NovelToon NovelToon
My Mr. Kanvar

My Mr. Kanvar

Status: sedang berlangsung
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / CEO / Percintaan Konglomerat / Romansa / Cinta Murni / Cintapertama
Popularitas:24k
Nilai: 5
Nama Author: Karlayani

Kanvar Anderson

Ya, memiliki arti nama seorang pangeran muda. Anak tunggal dari seorang pembisnis batu berlian yang sangat besar bernama Tuan Carson Anderson dan Nyonya Elisabeth Anderson. Kanvar adalah seorang lelaki yang hampir dibilang sempurna.

Dan aku…. Azia Helena, seorang wanita biasa yang bekerja di butik Nyonya Elisabeth Anderson dan mempunyai impian menjadi seorang designer terkenal, tetapi jatuh hati dengan putra sang pemilik butik.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Karlayani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

14. Kanvar Sakit

"Brak.... ", Rina yang tidak sengaja jatuh karena menabrak seorang pria ber jas putih abu mendadak ada didepannya.

" Tuan Vigo?... ", ucap Rina terkejut.

" Selamat siang Nona Rina, maafkan saya yang tiba-tiba menghalang jalan", ujar Vigo yang mengulurkan tangannya untuk membantu Rina berdiri.

"Tidak apa-apa tuan", sahut Rina yang menerima bantuan Vigo.

" Apa Nona Azia ada disini? ", tanya Vigo.

" Sebentar, aku panggilkan dulu ya", jawab Rina langsung pergi untuk memanggil Azia.

"Azia.... Tuan Vigo mencarimu", ucap Rina dari depan pintu ruangan Azia.

" Benarkah? Ada keperluan apa? ", tanya Azia.

" Tanyakan saja langsung padanya", sahut Rina.

"Tuan Vigo, ada yang bisa saya bantu? ", tanya Azia menghampiri Vigo yang sudah berdiri lama sejak tadi.

" Selamat siang Nona, maaf mengganggu pekerjaannya", ujar Vigo.

"Tidak masalah, lagi pula ini sudah jam istirahat", jawab Azia.

" Tuan Kanvar sedang tidak enak badan pagi ini Nona, dia sedikit demam dan batuk. Tuan mengambil libur hari ini dia ada di mansion", ujar Vigo.

"Kanvar sakit? Apa sudah diperiksa? Apa kita harus membawanya ke Rumah Sakit? ", ucap Azia khawatir.

" Tuan tidak ingin pergi ke Rumah Sakit, dia ingin Nona mengambil ijin cuti hari ini untuk merawatnya. Jadi saya diminta untuk menjemput Nona", sahut Vigo.

"Bisakah pulang nanti saja aku menyusul, minta tolong Tuan Vigo merawatnya sementara dan memanggil dokter untuk memeriksanya? Aku tidak nyaman jika harus keseringan ijin", ucap Azia.

"Tidak masalah Azia, pulanglah calon suamimu menunggumu", ujar Elie menghampiri Azia dan Vigo.

" Baik bu, terima kasih banyak atas ijinnya. Maaf ya bu Zia pamit dulu", ucap Azia.

"Tuan Vigo bisa menunggu sebentar? Aku mau berkemas dan merapikan meja kerjaku terlebih dahulu", ujar Azia kepada Vigo.

" Baik Nona", sahut Vigo.

Vigo berjalan keluar sembari menunggu Azia berkemas. Dia melihat Rina yang duduk di samping butik memeriksa kakinya yang sedikit terluka akibat menabrak Vigo tadi. Vigo langsung menyebrang ke apotek terdekat membeli pembersih luka dan langsung menghampiri Rina.

" Sekali lagi maaf Nona Rina, ini pembersih luka baru saya beli", ucap Vigo yang membuat Rina terkejut lagi.

"Anda suka sekali membuat saya terkejut Tuan Vigo", sahut Rina tersenyum dan mengambil pembersih lukanya.

" Terima kasih", ujar Rina yang juga sedang kesusahan membersihkan lukanya.

"Saya bantu", ucap Vigo tanpa basa-basi membersihkan luka Rina dengan lembut.

" Tu.... Tuan tidak perlu saya bisa sendiri", ujar Rina gugup malu tetapi rasa senang di dalamnya.

"Sudah selesai Nona", ucap Vigo.

" Baiklah, terima kasih banyak", jawab Rina.

"Vigo, ayok berangkat", ucap Azia yang dari tadi mencari Vigo dan menemukannya sedang bersama Rina.

" Ah.... Maaf mengganggu kebersamaan kalian", ucap Azia menggoda mereka berdua.

"A.... Apa maksudmu", sahut Rina tersipu malu.

" Maaf Nona, saya hanya membantu Nona Rina membersihkan lukanya", jawab Vigo.

"Kau tidak apa-apa Rina? Apa mau kami antar pulang saja?", tanya Azia.

" Tidak perlu Zia aku masih bisa bekerja hari ini, kau pergilah. Tuan Kanvar pasti sudah menunggu lama" ujar Rina yang langsung berjalan masuk ke dalam butik.

"Ayok kita pergi Tuan Vigo", ucap Azia.

" Baik Nona", sahut Vigo.

Sesampainya di mansion Azia langsung pergi menghampiri Kanvar yang terbaring pucat di kamarnya. Azia memeriksa suhu tubuh Kanvar dan masih demam tinggi.

"Tuan Vigo, aku minta tolong untuk memanggil dokter sekarang, aku akan meminjam dapur untuk memasak bubur", ujar Azia.

" Baik Nona", sahut Vigo.

Tak lama dokter pun datang memeriksa Kanvar dan langsung memberi obat.

"Bagaimana keadaanya Dok?", tanya Azia yang datang dari dapur sambil membawa bubur Ayam buatannya.

" Hanya demam karena kelelahan saja, ini obatnya di minum setelah makan 3 kali sehari", ujar Dokter itu kepada Azia.

"Baik Dok, terima kasih", jawab Azia.

" Saya permisi dulu Nona Azia dan Tuan Vigo", ucap dokter itu.

" Mari saya antarkan keluar Dok", ujar Vigo.

Azia duduk di samping Kanvar dan membuat Kanvar terbangun.

"Azia? Kau sudah disini", ujar Kanvar langsung duduk.

" Kau baringan saja", sahut Azia merapikan bantal dan selimutnya.

"Aku lelaki kuat dan aku baik-baik saja", ucap Kanvar dengan keras kepalanya.

" Hufttt.... Baiklah ayok makan dulu", ucap Azia memberikan bubur buatannya.

"Kau mau aku menggunakan tanganku sendiri? Kau tau aku sedang sakit", ujar Kanvar.

" Kau bilang tadi baik-baik saja wahai lelaki yang kuat", Ucap Azia kesal.

"Memang kuat, tapi lebih baik mencegah bukan", sahut Vigo.

Azia menghela nafasnya dan langsung menyuapi Kanvar.

" Kau yang memasak? ", tanya Kanvar.

" Lalu siapa lagi?", sahut Azia.

"Masakanmu lumayan enak", ujar Vigo.

" Bagaimana nasib anak suamiku jika aku tidak bisa memasak", ucap Azia tanpa sadar langsung terdiam dan menatap Kanvar yang tersenyum menggoda.

"Ce.... Cepat saja mengunyah Kanvar, sehabis makan langsung minum obat", ujar Azia malu dan gugup.

" Baik Nona manis", goda Kanvar.

"Syukurlah jika tidak karena Nona Azia, Kanvar mungkin tidak mau makan sama sekali", lirih Vigo dalam hati mengintip Azia dan Kanvar dari depan pintu kamar.

Setelah minum obat dari dokter tadi Kanvar langsung tertidur pulas. Azia juga tanpa sadar mengantuk dan tertidur duduk menyandarkan kepalanya di ranjang.

Kanvar pun terbangun dan melihat Azia masih tertidur. Diam mengusap kepala Azia dan langsung mengangkatnya baring di ranjang. Kanvar pun juga ikut berbaring di sebelahnya.

"Calon istri yang membuatku ingin melihatnya terus", ucap Kanvar mengelus pipi mulus Azia.

Kanvar langsung memeluk Azia, " Tolong jangan lagi buat ku cemburu apalagi dekat dengan temanku Zia", ujar Kanvar yang langsung mencium dahi Azia dan langsung pergi keluar kamar menghampiri Vigo.

"Vigo, mana berkas sisaku kemaren yang belum ku kerjakan? ", ucap Kanvar pada Vigo yang sedang merapikan ruang kerja Kanvar di Mansion.

" Tuan Kanvar kau masih sakit baru saja tidur sebentar langsung menanyakan pekerjaan", ucap Vigo kesal melihat temannya itu.

"Daripada menumpuk membuatku repot", jawab Kanvar.

" Kau ingin Azia bangun dan mengomel? ", ucap Vigo menggoda temannya itu dan membuat Kanvar terdiam.

" Haha.... Seorang Kanvar yang dingin tunduk kepada wanita? Langka sekali", ejek Vigo yang hanya bisa menunjukan sifat aslinya hanya kepada Kanvar.

" Hentikan godaanmu", ucap Kanvar kesal.

"Baiklah, kembali ke kamarmu dan istirahatlah. Aku yang akan menyelesaikan pekerjaanmu hari ini", ujar Vigo.

Kanvar pun kembali ke kamarnya dan melihat Azia sudah bangun hendak mencarinya.

" Darimana saja kau? Seharusnya kau tidak boleh kesana kemari cepat baring disini", omel Azia mulai kesal.

Kanvar langsung memeluk Azia dan membuat mereka sama-sama berbaring di kasur.

"Baiklah Nona yang cerewet hentikan ocehanmu diamlah seperti ini", ujar Kanvar yang langsung memejam matanya dan langsung tertidur lagi.

" Hmm.... Kau jangan membuatku khawatir lagi Kanvar, benar-benar keras kepala", lirih Zia sambil mengelus pipi Kanvar.

1
Chairul Hoki
aku ikut mampir azia
Lisa
terimakasih Kak udh update lg..sehat2 y Kak
Lisa: oke Kak..terimakasih
total 2 replies
Sanp
Lanjut lanjut!!
Lisa
Suka bgt sama ceritanya..terutama keluarga Kanvar yg sgt menerima Azia..rukun selalu y Zia n Kanvar sampe hari H nanti 😊
Lisa
Syukurlah Mamanya Rina merestui hubungan Rina dan Vigo
Lisa
Seneng nih Rina akhirnya jadian sama Vigo
Lisa
Wah romantis bgt nih cara ngelamarnya 😊
Lisa
Wah Zia benar2 berhati tulus mau bekerjasama dgn Lita..seneng deh Zia makin sukses..
Lisa
mrk berdua sampai saat ini msh memperebutkan 2 cewe 😊
Lisa: maaf salah ketik..1 cewe maksudnya
total 1 replies
Lisa
Wah pelakor muncul nih
Lisa
Surprise bgt nih Zia lgsg dilamar oleh Kanvar 😊
Lisa
Wah sukses y buat Azia..semangat y utk mendesign gaun nya
Lisa
Aq mampir Kak
SquigglyMunchkin
Sumpahhh rasanya kaya gak mau ngedip bacanya wkwkw, seseru itu tahu gak sih!!
TickleStar
aku nangis nih kalau lama lanjutannya
Karla yani
Sangat Baik
Prasetya Wibowo
Halo Thor!! Aku masih menunggumu di sini, hanya untukmu~ Aku tunggu lanjutannya loh!
CutieBun
Kalau lagi patah hati, paling tepat emang baca-baca karya author. Bisa melupakan semua kesedihan~
SugarplumChum
alurnya jelas ceritanya menarik.. semangat buatmu thoor.. 5 star n like buatmu!!!! 😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!