NovelToon NovelToon
Transmigrasi Pembunuh Berdarah Dingin

Transmigrasi Pembunuh Berdarah Dingin

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Mengubah Takdir / Mengubah sejarah / Chicklit / Tamat
Popularitas:292.7k
Nilai: 4.6
Nama Author: Aryani_aza

Di kehidupan sebelumnya dia adalah seorang pembunuh berdarah dingin. Namun ia bertransmigrasi di kehidupan sekarang, dan dia menjadi Nona pertama dari kediaman mentri Long yang gendut dan tidak menarik.

Naasnya ... Nona pertama mati karna di pukul oleh tunangan nya sendiri, yang tidak lain adalah Putra ke dua dari jenderal Song.


"Mulai sekarang, jika ada yang menghinaku, meremehkan ku, bahkan mempermalukan ku. Maka dia akan mendapatkan balasan yang setimpal."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aryani_aza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14 : Kelakuan trio bebek.

Transmigrasi pembunuh berdarah dingin.

...🦢🦢🦢...

Ziang'er tengah melakukan tugasnya dengan kepala TianMo, tapi secara bersamaan di kediaman Ziang'er. Api yang sangat besar membakar kediamannya.

''Tolong ... selamatkan Nona pertama.'' Teriak pelayan Ning histeris, melihat kediaman sang Nona terbakar oleh api yang sangat besar.

Pelayan Ning terus berlari sambil membawa ember berisikan air untuk memadamkan api, sementara ada tiga orang yang melihat api itu sambil tertawa bahagia. Siapa lagi jika bukan Nyonya Chumei dan Nona kedua Zizi, serta Nona ketiga ZiLien.

Mereka sengaja membakar kediaman Ziang'er untuk balas dendam atas kejadian tadi pagi ... terutama Zizi yang tidak terima di permalukan dan di tinggalkan begitu saja.

''Putriku, jangan khawatir ... segala sesuatu tentang gadis tidak berguna itu sudah lenyap! Tidak akan ada orang yang akan mengganggu kita lagi di rumah ini.'' Ucap Nyonya Chumei, yang mengira jika Ziang'er berada di dalam sana terbakar bersama puing-puing kediaman.

''Bagus sekali Ibu, aku tidak akan membiarkan dia menang! Hari ini dia sudah mempermalukan ku di depan semua orang, dan ini adalah balasannya.''

''Kakak, kau tidak usah khawatir ... aku selalu di sisi mu. siang tadi Ayah pergi bertugas di luar kota dan kita bisa menyingkirkan si ja la ng itu dengan mudah.''

''Urusan Ayah kalian, biar Ibu yang urus.''

Ketiganya tertawa bersama sambil memandang kediaman yang hangus terbakar. Sedangkan pelayan Ning putus asa melihat api yang semakin membesar, membuatnya merasa bersalah karna tidak bisa menjaga sang Nona.

''Nyonya ... hiks, mengapa anda tega melakukan ini terhadap Nona pertama.''

''Oh ... lihatlah pelayan rendahan yang malang ini. Apa dia juga harus menyusul Junjungannya?'' ZiLien melangkah dan mencengkram rahang pelayan Ning dengan kuat, membuat pelayan Ning kesakitan.

''Kau juga harus masuk kedalam api, dan terbakar bersama Ziang'er.''

BRUUG!

ZiLien mendorong pelayan Ning ke arah api, namun secara bersamaan Ziang'er menangkap tubuh pelayan Ning dengan cepat.

''NNo-nona.''

''Ck, Ck, Ck. Dasar orang-orang bodoh!'' Ziang'er menatap Ketiganya dengan tatapan dingin dan tajam.

''Kau! mengapa kau disini, bukankah kau berada di dalam.'' Ucap Zizi terkejut.

Ziang'er yang baru saja membereskan TianMo, kini harus membereskan tiga orang benalu di keluarga Long ... Ziang'er melangkah dengan aura dinginnya dan ...

PLAK!

''Jika aku di dalam, mana mungkin aku bisa menampar mu.''

''Ja lang sialan! Berani sekali kau menampar Ka--''

PLAK!

''Kalian berdua tidak tau malu dan lancang sudah membakar kediaman Nona pertama!''

''Kau berani memukul anak anakku! Gadis tidak berguna seperti dirimu harus kuberi pelajaran.'' Nyonya Chumei melangkah untuk memukul Ziang'er, namun Ziang'er lebih cepat mencengkram leher Nyonya Chumei dengan kuat.

''Ahhkk ...''

''Anak dan Ibu sama sama bodoh! Apa kau tidak bisa belajar dari kesalahan Hah! Aku adalah orang yang tidak bisa mendengar jika ada yang menghina diriku.''

''Le-lep-lepas ... sakit!''

''Sakit? Akan aku beri pelajaran padamu!''

BRUUGGHH.

Ziang'er melempar Nyonya Chumei hingga membentur pohon, hingga tulang punggungnya patah, yang mana membuat Zizi dan ZiLien terkejut.

''Bagaimana bisa dia sekuat itu.''

''Mengapa dia memancarkan aura dingin?''

Ziang'er menoleh pada kedua adik tirinya dengan tatapan tajam, membuat kedua adik tirinya ketakutan hingga mundur dua langkah.

''Ja-Jangan mendekat!''

''Kenapa? Kau takut. Ha ha ha ... tentu saja kalian harus takut padaku! Aku adalah putri yang sah dari keluarga Long, sedangkan kalian hanya putri dari seorang selir yang belaga menjadi nyonya rumah ini.''

''Apa! Siapa yang takut padamu, kau hanya wanita rendahan yang selalu menggoda pria!''

''Kalian! Kenapa diam saja, cepat bunuh wanita tidak berguna itu.'' Teriak ZiLien pada para penjaga, namun semua penjaga hanya diam tidak mengikuti perintah ZiLien.

Ziang'er tersenyum menyeramkan lalu melangkah ke arah ZiLien dan Zizi, lalu menyeret mereka berdua dan meleparkan keduanya ke arah api, hingga api itu perlahan membakar hanfu mereka.

Zizi dan ZiLien berguling takut dan berteriak meminta tolong, meronta-ronta di dalam api.

Ziang'er yang melihat Zizi dan ZiLien hanya diam dengan pandangan tidak perduli, hingga tak lama pelayan Ning berlutut dan memohon untuk menolong Nona kedua dan ketiga.

''Nona, jangan seperti ini ... saya mohon Nona, apa yang akan Nona katakan jika Tuan besar mengetahui kejadian ini. Saya yang rendah ini tidak mau terjadi sesuatu dengan Nona.''

Ziang'er melirik dan menghela nafasnya.

''Nona, saya mohon Nona. Ini demi kebaikan Nona sendiri.''

Lama berpikir, akhirnya Ziang’er masuk kedalam api dengan santainya dan menyeret tubuh Zizi dan ZiLien yang sekarat.

''Aku sudah menolong mereka! Dan ini hanya karna demi dirimu pelayan Ning. Jika bukan karna dirimu yang memohon, aku tidak akan membiarkan kedua ja la ng ini hidup.''

''Nona, nona sangat baik hati.'' Pelayan Ning berlutut, ia juga sebenarnya tidak suka dengan Nona kedua dan ketika yang selalu berlaku kasar padanya dan pada sang Nona. Tapi jika cara seperti ini yang di lakukan oleh sang Nona, maka ini akan membahayakan sang Nona.

''Zi-ziang ...'' Panggil Zizi dengan nada lirih.

Ziang'er melirik ke arah Zizi yang sekarat.

''A-aka-akan ak-aku adukan pa-pada Ayah ...'' Ucap Zizi yang lansung tidak sadarkan diri.

Ziang'er yang melihat itu langsung melangkah dan mengcengkram pipi Zizi, lalu mengeluarkan pisau kecilnya di dalam hanfu.

''Akan aku buat kau tidak bisa bicara.''

CRAAASSS!

''Nona!''

Semua orang yang melihat itu terkejut, Ziang'er memotong lidah Zizi tanpa belas kasih.

Ziang'er memandang satu persatu pelayan, penjaga, bahkan beberapa pekerja di rumah Long dengan tatapan dingin dan membunuh.

''Ingat! Aku adalah Nona pertama kalian, mulai saat ini akulah Nyonya di rumah ini! Jika ada salah satu dari kalian yang berbicara tentang kejadian ini pada Ayahku, maka nyawa kalian taruhannya!'' Ancam Ziang'er, membuat semua orang berlutut takut.

''Kami tidak berani Nona.''

...🦢🦢🦢...

...LIKE.KOMEN.VOTE...

1
Rumi Yati
Betuln sdh tamat????
Marlina Sitorus
bagus banget
Ajusani Dei Yanti
aku comen bolak balik dari Taun 2023 sampe 2025 ,adakah reader yg sama kayak aku😅🙈🙈🙈
Ajusani Dei Yanti
comen ulang ah siapa tau Authorrr nya baik hati dan lanjutin lagi cerita ini novel 😅🤭🤭🤭
Murni Murniati
napa tak besama zhang aja, biasanya ceritanya iblis tak ada selir
Musdalifa Ifa
bagus tapi masih mau kelanjutannya masih penasaran 😔
Angel Dee
bungkus ini ,ah putra mahkota...
Yurniati
👍👍👍💪💪💪
Yurniati
tetap semangat terus
Sri Mulyaningsih
Luar biasa
Sri Mulyaningsih
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sri Mulyaningsih
suka 👍🏻
Sri Mulyaningsih
ahay luar biasa pria idaman 🤭
Grey
jantungnya break dance 😂🤣
𝓎𝑒𝑜𝓃𝓃𝒶
whattt..gitu doang
VaNiLaLuLaBo
tamat sudah
VaNiLaLuLaBo
benda halal dh tak de setan hasut.... hahahahhahahaa
VaNiLaLuLaBo
pandai
Umiie'ne Naza
aku suka cerita transmigrasi,tp kalau cerita nya dinasti aku kurang suka
Yue Li MZy
Kapan nih Lanjut tanya kak bosan Nunggu lama😶😶🤨🤨😑😐😐😐😑
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!