Namaku Aisyah Salma Mahfuzah teman-temanku biasanya memanggilku Aisyah Aku memiliki seorang kakak yang sangat sayang padaku namanya kak Hafizh Abdulloh . Yang rela berkorban demi aku adik kesayangannya. Kami yatim piatu di saat aku masih duduk di kelas 1 SMP.
Sudah hampir 2 tahun kami di kota J, usaha kakakku yang di rintis mulai berkembang dengan sangat maju. Pelanggan mulai banyak kami sangat bersyukur, hingga kejadian siang itu membuatku terpuruk. Aku kehilangan kakak satu - satunya yang aku punya, tapi entah apa yang aku rasakan saat ini. Di tengah - tengah kondisi kakakku yang memprihatinkan. Kakakku meminta seorang lelaki yang menabraknya untuk menjadi suamiku, memindahkan tanggung jawab kakakku kepadanya. Tanpa tahu status lelaki itu sudah beristrikah atau belum. Hanya karena kakakku ingin menjadi wali nikahku sebagai bagian impiannya.
Dan hari itu aku "SAH" menjadi istri seorang laki - laki asing bagiku. Entah bagaimana jalanku ke depan, aku hanya berpasrah pada takdirku.....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eunice Ve, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 14 SABARKU TAK BERBATAS
"Aisyah....." Gumamnya dalam hati. Alceo kini sangat galau, setelah kelakuannya ketahuan oleh istrinya. Bahkan istri yang di malam pertamanya di tinggal begitu saja.
Setelah Alceo melihat Aisyah yang menggantikan temannya mengemudi motor dengan ngebut, Alceo mengeram marah dalam hatinya. Bisa-bisanya istrinya membawa motor dengan kecepatan tinggi seperti itu, sangat membahayakan.
Kebetulan jarak butik Karol ga jauh dari kampus tempatnya Dia mengajar. Sehingga ga butuh waktu lama untuk mengejar istri kecilnya. Setelah mengantar Karol, Alceo segera melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi agar segera sampai di kampus.
Aisyah dan Alceo hampir bersamaan sampai dikampus, karena Aisyah dengan Sinta singgah di mini market untuk membeli bahan makanan dan camilan yang akan di bagikan kepada anak-anak di kampung XX nantinya.
Tatapan Aisyah beradu dengan Alceo, ga membutuhkan waktu lama. Alceo segera berlari menyongsong Aisyah, namun dengan secepat kilat Aisyah ikutan berlari dan melesat menaiki tangga. Alceopun tak mau kalah, Diapun tetap mengejar istri kecilnya itu. Hingga sampai di anak tangga tertinggi bertepatan dengan lorong yang kebetulan juga sepi Alceo berhasil meraih tangan Aisyah dan segera membawa istrinya itu menuju ruangannya.
"LEPASKAN!!!!"bentak Aisyah
Alceo Tak bergeming tidak peduli dengan penolakan Aisyah, Dia tetap membawa Aisyah ke ruangannya. Karena Alceo tau istrinya itu pasti sedang marah. Sesampainya di ruangan Alceo, Alceo segera mengunci pintunya dan mengaktifkan mode kedap suara.
Aisyah masih dengan tatapan nyalangnya, Aisyah masih teringat jelas suaminya berciuman mesra dengan wanita lain. Alceo pun masih berusaha mengatur nafasnya, sambil bersedekap dan menatap intens pada Aisyah.
"Maafkan Aku."ucap Alceo tiba-tiba
Aisyah tak menjawab masih tetap memandang suaminya dengan tatapan jijik. Dia sama sekali tak berusaha menjawab, Dia hanya diam tak mau menimpali suaminya.
"Kamu marah? Dia adalah kekasihku, semalam aku bermalam di apartemennya."ucap Alceo tanpa dosa.
"Sudah selesai Anda berbicara, jika sudah saya mau keluar dari sini. Dan saya tidak perlu penjelasan dari Anda."jawab Aisyah ketus
"Aisyah..... Maafkanlah Aku."mohon Alceo yang berusaha menekan egonya
"Kata maaf memang mudah di ucapkan, tapi kesalahan lebih mudah untuk di ulangi. Apakah Anda tau kesalahan yang anda lakukan. Di malam pertama pernikahan kita Anda sudah meninggalkan saya. Saya berusaha berhuznudzon jika Anda memang sedang ada keperluan yang tidak bisa di tinggalkan. Namun sungguh pengakuan Anda tadi sangat membuat hati saya tersayat seketika. Harga diri saya sebagai seorang istri sudah Anda hempaskan di malam pertama pernikahan kita. Bukan Saya berharap Anda sentuh tidak sama sekali, justru setelah melihat yang Anda lakukan tadi Saya berharap untuk tidak di sentuh. Saya harap Anda bisa bekerja sama, sebelum Anda bisa melepas kekasih Anda. Pernikahan kita akan tetap di rahasiakan. Namun jika Anda tidak bisa melepasnya, maka lepaskan saya. Maaf saya masih banyak perlu saya selesaikan permisi."pamit Aisyah setelah meluapkan isi hatinya.
Alceo sama sekali tidak mencegah istrinya pergi, Dia sangat tau apa yang di katakan oleh istrinya. Lalu diapa yang akan Dia pilih disini? Dia tidak bisa melepas istrinya, Aisyah sudah mempu menggetarkan hatinya yang getaran itu tidak pernah ia rasakan ketika bersama dengan Karol.
Aisyah keluar dari ruangan Alceo segera ke mushola, Dia ingin meredamkan emosinya dengan sholat sunnah 2 harakat. Dia tau apa yang di lakukan pada suaminya salah, apakah Dia egois disini. Tapi hanya melihatnya dengan wanita lain saja sangat sakit. "Ya Allaah.... Ampunilah hamba Ya Allaah, apakah hamba durhaka kepada suami hamba?"keluhnya dalam hati. Dia tak henti-hentinya menitikkan airmata ketika sholat dan setelah selesai sholat.
"Aku ikhlas dan akan tetap menjalankan kewajibanku sebagai seorang istri tapi bukan untuk itu."gumam Aisyah dalam hati.
"Kak.... Kapan pulang, Sabar katamu itu tak berbatas tapi apakah Aku sanggup menapakkan kakiku di hamparan penuh duri."gumam Aisyah
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
..."Janganlah seorang mukmin membenci seorang mukminah. Jika si pria tidak menyukai suatu akhlak pada si wanita, maka hendaklah ia melihat sisi lain yang ia ridhai.”...
mkn tuh cinta sma aisyah,istri kgi hamil tega"nya selingkuh sma mantan...
sumpah gak rela bgt kalo akhirnya balikan lgi sama aisyah,trus hepi ending😠😠
Tukang selingkuh,gampang terhadut sma pelakor itu sifat,.dlm dunia nyatapun kasus sprti itu sliweran,..ngakunya khilaf,trus minta,akhirnya trulang kmbaliii...
sifat sperti gak munkin berubah
saat aisyah berpenampilan seksoy lupa sma si karol..
Bang Al👏👏👏👏
Dsr alceo kucing garong..
janji hnyalah janjiiiii