NovelToon NovelToon
I'M Lord Vampire

I'M Lord Vampire

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Barat
Popularitas:538.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Julia Tiara Anggraeni

Alexander tidak tahu bahwa keluarganya adalah Vampire, yang berarti Dia juga adalah Vampire.

Alexander mengetahui kebenarannya saat ia memasuki bangku SMA.

Alexander bukanlah hanya keturunan Vampire biasa, tetapi Ia berasal dari Keluarga Bangsawan Vampire, dan di dalam darahnya terdapat darah Vampire Murni. Alexander mengetahui kebenaran bahwa Dia seorang Vampire akan terungkap saat usianya memasuki 16 tahun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Julia Tiara Anggraeni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

13. Penjelasan dan Ingatan

"Ukh, ini sakit…" Alex terbangun dari pingsannya.

'Apa semua yang ku lihat itu mimpi? Atau ingatanku waktu kecil?' tanya Alex di dalam hatinya karena saat pingsan, Alex bermimpi atau bisa dibilang melihat kilasan tentang masa kecilnya, itu seperti sebuah film yang diputar.

setelah itu Alex melihat sekeliling.

"Ini… bukankah ini kamarku?"

Alex melihat sekeliling sekali lagi.

"Ini benar… benar-benar kamarku?"

"Alex, akhirnya kamu bangun juga…" ucap seorang wanita yang tiba-tiba masuk ke kamar dan langsung memeluk Alex.

"Mom…" ucap Alex.

"Ya, ini Mom, Alex" wanita itu ternyata Lexa (Ibunya Alex), dia memeluk Alex semakin erat.

"Mom, kenapa aku bisa ada di sini?" tanya Alex kepada Lexa.

"Dad, yang membawamu ke sini" ucap Lexa melepaskan pelukannya.

"Ke mana kamu selama ini pergi, Alex?" tanya Lexa kepada Alex.

"Maafkan Alex karena pergi tanpa memberitahu Mom sebelumnya" Alex menundukkan kepalanya.

"Syukurlah kamu baik saja selama ini… hiks! Mom benar-benar merindukanmu"

Alex terkejut karena mendengar tangisan Ibunya walau tidak jelas.

"Maaf, membuatmu khawarir Mom. Alex juga merindukan Mom" Alex tersenyum kepada Lexa.

Alex menyentuh pipi Lexa dan perlahan mengusap air mata yang turun dari matanya.

"Sekali lagi, Alex minta maaf, Mom!" ucap Alex kepada Lexa.

"Tak apa" Lexa membelai rambut Alex yang berantakan.

"Ternyata kau sudah sadar, pantas saja berisik" ucap Gabriel yang tiba-tiba muncul di pintu kamar Alex.

"Eh?" Alex terkejut karena Gabriel tiba-tiba ada di kamarnya.

"Ah… hoam, ada apa?" Roland masuk ke kamar Alex sambil menguap.

"Eh, Dad?" ucap Alex yang terkejut melihat Roland masuk ke kamarnya.

"Apa?" tanya Roland dingin kepada Alex.

"Ti-tidak ada…" Alex memalingkan wajahnya ke arah lain untuk menghindari kontak mata dengan ayahnya.

"Istirahatlah jika tubuhmu masih sakit" ucap Roland kepada Alex dan langsung keluar dari kamar.

"Eh…Dad tidak pernah sedingin ini sebelumnya" ucap Gabriel yang berlalu keluar dari kamar Alex tanpa sedikit pun menoleh ke arah Alex dan Lexa.

"Ha~h, hari ini mereka berdua sangat aneh" ucap Lexa.

"Aneh?" tanya Alex yang kebingungan.

"Ya, saat kau masih tak sadarkan diri mereka selalu ke kamarmu" ucap Lexa.

"Eh?" Alex terkejut mendengar perkataan Ibunya.

Lexa hanya tersenyum kepada Alex.

'Tunggu, berapa lama aku tak sadarkan diri?' ucap batin Alex.

"Mm… Mom, berapa lama aku tak sadarkan diri?"

"Mm… hanya satu hari" jawab Lexa.

"Sehari?" tanya Alex kembali.

"Ya" jawab Lexa.

"Mom, hari apa sekarang?"

"Hari jum'at" jawab Lexa.

'Ha~, untunglah cuma sehari, tapi… jika aku pergi ke sana untuk pengangkatan sebagai kandidat Lord… aku tidak akan mati, kan?' Alex terlihat khawatir.

~•~

Keesokan harinya.

Alex terlihat memakai jubah berwarna putih keunguan dengan corak berwarna merah.

Setelah memakai jubahnya dengan benar, Alex pergi dari rumahnya diam-diam.

Alex berhasil keluar dari rumahnya, dan dengan cepat melesat menuju Kastil.

Walaupun acara pengangkatannya sebagai kandidat Lord dilakukan pada malam hari, Alex tetap harus menjelaskan apa yang terjadi, dan apa hubungannya dengan Roland.

Setelah sampai di gerbang depan Kastil, Alex menghilang, dan langsung muncul di ruangan Lord Regmus.

Saat Alex sampai di ruangan Lord Regmus, dia melihat Lord Regmus sedang berdiri melihat ke arah luar kastil lewat jendela.

"Aku pikir kau tidak akan pernah kembali" ucap Lord Regmus sambil melihat ke arah langit yang cerah.

"Aku tidak bisa melanggar janjiku" ucap Alex dengan wajah datarnya.

"Aku ingin menanyakan sesuatu padamu" ucap Lord Regmus yang tiba-tiba muncul di depan Alex.

"Ikut aku" ucap Lord Regmus yang memegang bahu Alex dan mereka berdua menghilang dari ruangan itu.

Bwoossh!

"Ini…" Alex terkejut bahwa dia di bawa ke sebuah padang rumput.

Alex teringat dengan Mofsi yang sangat senang bermain dengan rusa.

'Tunggu, Mofsi! Sial, aku lupa jika aku memasukkannya ke sebuah portal, dan aku belum mengeluarkannya! Argh!…'

"Ada apa?" tanya Lord Regmus kepada Alex.

"Ti-tidak ada… hanya saja, aku lupa sesuatu"

Setelah mengatakan itu, Alex mengulurkan tangannya, dan sebuah portal berukuran bola basker muncul di depan Alex.

"Woof!"

Mofsi tiba-tiba muncul dari portal itu dan langsung melompat ke pelukan Alex.

Lord Regmus terkejut…bukan karena Mofsi, tapi karena Alex bisa membuat sebuah portal dengan mudahnya.

"Maaf aku melupakanmu, Mofsi" Alex tersenyum ke arah Mofsi.

"Woof! Woof!" Mofsi melompat dari pelukan Alex dan berlarian di padang rumput itu.

"Kau selalu membuatku terkejut, Alex" ucap Lord Regmus menatap Alex.

"Eh?" Alex hanya bingung mendengar kata-kata Lord Regmus.

"Mm… bukankah tadi ada yang ingin ditanyakan?" ucap Alex.

"Ah, aku melupakan itu" ucap Lord Regmus sambil menggigit jari telunjuknya.

'Kenapa sekarang dia terlihat seperti orang bodoh!" ucap batin Alex kesal.

"Aku hanya ingin bertanya, kenapa kau memiliki seluruh darah bangsawan Vampir?" Lord Regmus bertanya kepada Alex.

"Seluruh darah… Vampire?" tanya Alex bingung.

"Ya" ucap Lord Regmus.

'Tunggu! Bukankah aku hanya dimasukkan darah  keluarga bangsawan Zennan?' Alex bingung dengan, bagaimana dia memiliki semua darah bangsawan Vampir?

"Aku… aku tidak tahu" ucap Alex sambil menatap ke arah langit.

"Aku hanya ingat, jika aku dijadikan sebuah eksperimen…" ucap Alex kembali.

"Eksperimen?!" Lord Regmus terkejut dengan ucapan Alex.

"Ya, itu adalah hal yang tidak ingin ku ingat lagi, tapi tetap saja, kenangan buruk itu terus ada dipikiranku…" ucap Alex sambil menunduk, dan perlahan jatuh terduduk.

Saat berada dirumahnya, Alex mengingat semuanya dengan jelas, ingatan ketika dia masih kecil.

Ayahnya yang selalu datang ke kamarnya secara diam-diam, dan menyuntikkan sebuah cairan berwarna merah pekat seperti darah.

Ketika ayahnya pergi setelah menyuntikkan cairan itu, Alex selalu merasakan tubuhnya sakit dan panas, dan setelah itu Alex tidak akan sadarkan diri selama beberapa hari.

Semua itu adalah kenangan terburuk untuk Alex.

Bahkan selama bertahun-tahun Alex tidak mengingat tentang eksperimen yang dilakukan oleh ayahnya pada tubuhnya.

"Eksperimen seperti apa yang ayahmu lakukan pada tubuhmu?" tanya Lord Regmus kepada Alex.

"Itu terjadi saat aku masih kecil. Aku melihat jika ayahku selalu masuk ke dalam kamarku setiap malam sambil membawa sebuah suntikan yang berisi sebuah darah, dan menyuntikannya padaku, setelah itu tubuhku terasa seperti terbakar. Dan keesokan harinya aku tidak akan ingat apapun tentang apa yang terjadi malam itu"

"Lalu bagaimana kau bisa mengingat semua itu?"

"Kemarin, saat aku tak sadarkan diri setelah melawanmu. Aku melihat sebuah kilasan, itu seperti sebuah film, di sana aku melihat jika setiap malam ayahku akan menyuntikan sebuah cairan berwarna merah darah, dan setelah itu aku mengerang kesakitan"

Lord Regmus benar-benar terkejut mendengar penjelasan dari Alex.

1
Ryan Jacob
semangat Thor
asw
baguss bangettt
@bloodpoetica_
ceritanya sangat menarik dan sangat berbeda dengan cerita yang lain nya,belum pernah sy menemukan cerita sebagus ini. benar - benar berbeda dengan yang lain-nya.
IG: @sskyrach
nah ketemu yang genre vampire. hehehe. Jangan lupa mampir ya ke karyaku🤗
AL fa
akhirnya update juga, aku tetap setia menunggu happy ending Alex sm anna
Nur Imam Muhamad
thx kaka sudah update
Nur Imam Muhamad
thx Kaka sudah update
AL
semangat kakak, aku pendukung setia Lo, menunggumu dengan sabar, aku hanya ingin ending bahagia keluarga Alex dan anna
𖧷̷۪۪ᰰ⃟𖧷̷۪۪ᰰ᪇Hare_09
yok kak tetap semangat nulisnya aku tetap mendukung mu
jung je woo
apa dgn alex mati misi alex menyatukan dua dunia akan berhasil....
sepertinya alex akan mati.. 🤭🤭🤭🤭
jung je woo: 😂😂😂😂😂 oke oke
total 2 replies
Helena
up
Julia Tiara Anggraeni
Kalo lama nunggu kalian bisa cek profil Thor, ada cerita udah agak lama di up, jadi fokus ke sana, Judulnya The Whole World In A Smartphone Card
@bloodpoetica_
aku ulang ulang trs baca cerita ini gak pernah bosan 😇😅
Nur Imam Muhamad
thx Kaka sudah update
Khusnul Nunung Lolok
thor lama banget updetnya, semangat thor.
jangan lama" thor buat lanjutan capter selanjutnya
AL
kata terakhir nya yuk komen, jadi sy komen, dan yang mau sy komen maaf author lama sekali updatenya, terimakasih
AL
Alex pokoknya harus sama Anna, nggak ada sad ending, banyakin adegan so sweet nya.
Nur Imam Muhamad
thx kaka sudah update
AL
setelah sekian lama aku menunggu dan akhirnya novel ini up juga, tapi ingat Thor Alex sama anna harus berakhir bahagia, karna sayangku pada anna melebihi sayang-nya Leo. SEMANGAT 🔥
Khusnul Nunung Lolok
sekian lama author bru up lagi, jangan lama" dianggurin thor, lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!