NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Satu Malam

Mengejar Cinta Satu Malam

Status: tamat
Genre:Romantis / Fanfic / Patahhati / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:117.8k
Nilai: 5
Nama Author: sugi ria

Kisah mengenai Lee Jae Kyung atau Jayden Lee dalam usahanya mendapatkan cinta dari Tiffanny Hadiwinata atau Tania Adelia.
Dimana keduanya pernah tanpa sengaja melewati satu malam panas.
Yang mana akan jadi sedikit sulit karena keduanya harus melawan bayang-bayang masa lalu. Karena pernah mencintai orang yang salah di masa lalu mereka.
Ditambah ruwetnya hubungan Tifanny dengan pacarnya yang berujung pada hal yang tidak terduga terjadi pada Vera sang asisten pribadinya.

So mau tahu ceritanya. Kepoin yuk di karya terbaru aku...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sugi ria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Satu Server

"Kenapa kau ingin menemuiku?" tanya Vera pada seorang pria tampan yang duduk di hadapannya.

Suara Vera terdengar dingin. Padahal jantungnya berdetak tidak karuan. Vera memang sudah lama menyimpan rasa pada Bryan. Tapi dirinya yang bukan siapa-siapa. Membuat Vera menyimpan rasa sukanya dalam hati. Apalagi ketika Tania, bosnya menerima cinta Bryan.

Di lubuk hati Vera yang paling dalam dia patah hati. Tapi punya pilihan apa dia? Selain diam. Padahal dia juga tahu. Betapa brengseknya pria tampan di hadapannya itu. Tapi seperti kata pepatah cinta tidak mengenal baik buruknya orang. Kamu jatuh cinta ya sudah cinta saja. Tidak ada yang bisa mengganggu gugat.

Dan itu berlaku untuk Vera. Sebrengsek apapun Bryan. Dia tetap mencintai pria itu dengan tulus. Lalu setelah si bosnya memutuskan Bryan. Patutkah ia berbahagia. Entahlah. Namun satu hal yang pasti. Ia ingin bosnya itu bahagia. Mendapatkan pria yang baik. Dan Bryan jelas bukan kandidat yang tepat untuk Tania, bosnya.

Vera tahu benar bagaimana terpuruknya Tania ketika cintanya pada kakak angkatnya bertepuk sebelah tangan. Bahkan untuk melupakan kesedihannya. Tania lebih memilih pindah ke Surabaya. Merintis bisnis konveksi di sini.

"Aku ingin kamu membantuku kembali pada Tania" jawab Bryan singkat.

Tania jelas terkejut mendengar permintaan Bryan. Gadis itu lantas menyandarkan punggungnya di kursinya. Tangannya bersedekap di depan dadanya.

"Kalau aku tidak mau" jawab Vera tegas.

"Kenapa memangnya?"

"Kamu brengsek! Tidak sebanding dengan Tania" jawab Vera lagi.

Di luar kantor, orang tahunya Veralah bosnya.

"Lalu yang sebanding denganku siapa? Dirimu.....?" jawab Bryan skakmat.

"Apa maksudmu?" Vera berusaha menutupi kegugupannya.

"Kau pikir aku tidak tahu. Kau menyukaiku. Atau bahkan jatuh cinta padaku" tebak Bryan kembali.

Dan kali ini rona malu jelas terlukis diwajah imut Vera. Ketahuan kalau dirinya memiliki rasa pada Bryan.

"Jangan sembarangan kalau bicara" hardik Vera.

"Apa yang aku katakan benar. Aku ini sangat berpengalaman soal wanita. Mengelakpun tidak berguna. Kau jelas jatuh cinta padaku" tegas Bryan.

"Bagaimana kalau Anda hanya terlalu percaya diri tuan Aditama" kilah Vera.

"Silahkan menyangkal. Aku tidak masalah bagiku. Tapi aku ingin kembali pada Tania"

"Tidak boleh!"

"Kenapa? Kamu cemburu?"

"Saya tidak mempunyai hak untuk cemburu pada Tania"

"Lalu?"

"Bukan urusanmu. Yang jelas jangan pernah berpikir untuk kembali pada Tania"

"Kalau aku tidak mau"

"Maka Anda harus berhadapan dengan saya"

Bryan terkekeh mendengar ucapan Vera.

"Mau melawanku dengan cara apa?" goda Bryan.

"Anda tidak perlu tahu. Satu hal yang Anda perlu tahu. Saya rasa Tania sudah punya pengganti Anda"

"Siapa? Sean?" jawab Bryan.

Dia pikir hanya Sean yang dekat dengan Tania.

"Anda tidak perlu tahu. Yang jelas itu bukan Sean. Jadi berhentilah mengejar Tania"

Bryan terdiam. Dia pikir selama ini belum pernah ada gadis yang berani melawannya. Bahkan Tania lebih penurut dari Vera.

"Gadis ini cukup menarik. Kalau dipandang-pandang. Dia juga tidak kalah cantik dengan Tania. Apalagi dia bosnya. Tania hanya asistennya" batin Bryan.

Pria tampak menatap tajam pada Vera. Membuat Vera salah tingkah.

"Baik aku akan berhenti mengejar Tania. Tapi dengan satu syarat"

"Apa syaratnya?"

"Gantikan tempatnya. Dan aku akan berhenti mencarinya"

"Maksudmu?"

"Jadi pacarku. Jadi milikku"

"Jangan mimpi!" tegas Vera.

"Pikirkan saja dulu. Aku tidak minta jawaban sekarang"

"Aku tidak mau!"

"Kalau begitu jangan salahkan aku jika aku terus mengganggu Tania. Semua keputusan ada di tanganmu Bu Bos. Selamat siang" ucap Bryan lantas berlalu dari hadapan Vera. Sambil mengedipkan sebelah matanya.

"Dasar pria kurang ajar" pekik Vera.

"Kita lihat berapa lama kamu mampu bertahan Vera" ucap Bryan memakai kacamatanya. Lantas masuk ke dalam mobilnya.

Sesaat dia masih menatap Vera yang masih duduk di kursinya. Didalam restoran.

"Aku rasa permainan ini akan seru sekali" ucap Bryan sambil menyeringai.

****

Jayden nampak menatap heran makanan yang terhidang di hadapannya. Mereka menikmati kuliner khas Surabaya. Di sebuah sentra kuliner di daerah Pujasera. Kota Surabaya.

"Ini apa?" tanya Jayden.

"Itu namanya rujak cingur tuan Lee"

Jayden nampak menatap tajam Tania.

"Apa?"

"Panggilanmu.Kamu lupa ucapanku soal panggilan di luar kantor"

Tania berpikir.

"Jadi aku harus memanggilmu apa?"

"Terserah. Asal jangan tuan Lee. Panggil itu saat bertemu ayahku"

"Haa?"

"Ayahku bernama Lee Jae Ha. Ibuku bernama Sofia"

"Kenapa kamu memberitahuku?"

"Hanya ingin kamu tahu"

Tania hanya ber-ooo ria.

"Jadi bagaimana kamu akan memanggilku?"

"Entah"

"Oh come on, Baby"

"Jangan panggil aku seperti itu"

"Terserah aku. Jadi mau panggil apa?"

Tania berpikir.

"Kakak. Aku akan memanggilmu kakak. Sepertinya usia kamu lebih tua dariku"

"Yeah kita beda empat tahun. Okelah kalau begitu"

"Darimana kamu tahu umurku?"

"Aku tahu semuanya soal dirimu. Bahkan aku tahu semua ukuranmu" bisik Jayden.

"Mesuuum!"

"Kenapa? Aku pernah menikmatinya di masa lalu. Aku rasa ukurannya tidak banyak berubah" goda Jayden.

"Jangan bicara aneh-aneh. Atau aku pergi" ancam Tania.

"Yang benar saja. Aku belum makan ini"

"Terserah!" ucap Tania penuh penekanan.

"Oke, oke aku tidak akan membahas soal ukuran....Aduuuuhh, kamu menendangku?"

Tania hanya menaikkan satu alisnya.

"Oh *****!" Jayden mengumpat.

Membuat Tania membulatkan matanya.

"Uuupss sorry, sayang"

Tania mendelik.

"Oke, ayo kita makan. Ini apa namanya?"

"Itu rujak cingur" jawab Tania.

"Ru-jak-ci-ngur" Jayden mengeja.

Tania terbahak.

"Ada yang lucu?"

"Tidak!" jawab Tania cepat.

"Enakkah?"

"Coba dulu. Baru komen"

Dan pria itu mulai mengaduk-aduk isi piringnya yang didominasi warna cokelat pekat itu.

Kredit google.com

"Cobalah. Tadi perlu rekomendasi"

Perlahan Jayden memasukkan satu sendok rujak cingur ke dalam mulutnya. Mengunyahnya pelan. Sejenak ekspresi wajahnya terlihat aneh.

"Enak tidak?"

"Something sounds krenyes-krenyes" ucap Jayden.

Tania kembali terbahak.

"Hei aku nanya ini apa? White raddish kah (lobak putih)?"

"Bukan. Nggak ada lobak putih disitu. Tapi kalau bengkuang, mangga muda ada. Enak tidak?" tanya Tania.

"Bolehlah" ucap Jayden sambil memasukkan satu sendok rujak cingur ke dalam mulutnya.

Hening, Tania kembali menatap Jayden yang berekspresi aneh lagi.

"Ini kok krenyesnya lain"

"Oh, itu kamu pasti dapat cingurnya"

"Cingur itu apa?"

"Mau tahu?"

Jayden mengangguk.

"Cingur itu hidung sapi"

"What!!!!" Jayden hampir berteriak.

Untung Tania dengan cepat membekap mulut pria korea itu.

"Are kidding me? Cow's nose?"

"No, I'm so serious. Cingur itu artinya hidung sapi. Tapi jangan khawatir. Itu sudah dibersihkan. Sudah diolah. Jadi higienis dan amam untuk dikonsumsi, Kak"

Jayden tersenyum mendengar Tania memanggilnya Kak.

"Jadi doyan nggak? Kalau nggak coba yang ini" ucap Tania menyerahkan lontong balapnya.

"Doyan sih. Ingat nggak di Korea ada kuliner yang makan gurita hidup. Itu lebih ekstrim"

"He e sih" Tania mengiyakan meski dirinya lupa namanya.

"Terus yang itu apa namanya?"

"Ini lontong balap. Lebih kurang sama dengan itu. Tapi yang ini pakai saus kacang. Yang itu pakai saus petis. Makanya yang itu agak gelap coklatnya"

Giliran Jayden yang ber-ooo ria.

"Mau coba tidak?"

"Boleh. Biarpun habis ini harus ngegym lagi" jawab Jayden.

Tania mengerutkan dahinya. Sambil menyerahkan lontong balapnya.

Kredit google.com.

"Enak juga" ucap Jayden setelah mencoba lontong balapnya.

"Makan saja"

"Nggak ah. Aku makan ci-ngur-nya saja"

Ucap Jayden menyerahkan kembali lontong balap milik Tania. Yang disambut tawa oleh gadis itu.

"Ada yang lucu?" cukup senang bisa melihat Tania tertawa.

"Ada bule Korea doyan rujak cingur. Diviralin di medsos bisa heboh nih" goda Tania.

"Don't do that okay?"

(Jangan lakukan itu)

"Tidak suka pakai medsos ya?"

"He em"

"Bisa heboh nanti kalau mereka melihatku jalan sama Tania. Belum waktunya mereka tahu" batin Jayden.

"Oh sama kalau begitu. Aku juga tidak suka pakai medsos"

"Wah satu server dong kita"

"Kakak kira kita program komputer"

Dan Jayden terkekeh mendengar ucapan Tania.

"Akhirnya aku bisa melihatmu tersenyum"

"Tampan sekali pria ini jika tersenyum"

Batin keduanya bersamaan.

*****

1
Erni Fitriana
ku mlipir
Asngadah Baruharjo
keren thoorrr kerennnnnnnn 👍👍👍
Asngadah Baruharjo
si briyan paraahhh
Asngadah Baruharjo
wadidawwww
Asngadah Baruharjo
seksoyyy
Asngadah Baruharjo
Jayden aku mendukungmu 🤣🤣🤣
Asngadah Baruharjo
luar biasa
Putri Minwa
tetap semangat ya thor
Putri Minwa
Dibalik kesetiaan Nayla mampir ya thor
Memyr 67
bener kata jayden. vera bodoh karena cinta. temenan ma tania bukan cuma beberapa bulan atau beberapa tahun. tapi bertahun tahun. selama itu, apa nggak kenal aslinya tania seperti apa? masih meragukan tania?
Memyr 67
akhir persahabatan tania vera
Memyr 67
ihhh othor ni, kenapa juga nita dibuat slow response, jadi waktu datang, dah kejadian.
Memyr 67
vera wanita ceroboh dan keras kepala. makan tu keras kepalanya.
Memyr 67
catatan
adik perempuan memanggil kakak laki lakinya oppa
adik laki laki memanggil kakak laki lakinya hyung.
tolong diperhatikan, jangan ditukartukar.
nandayue: siap kakak...yg itu memang saya salah..nah pas revisi kemarin..lupa dibenerin..
total 1 replies
Memyr 67
ow jayden lee kembarannya lee joon, pantesan lana sepupuan ma hyun ae, srpupu dari bapaknya.
Memyr 67
sean, adinya kai dari siapa?
nandayue: bukan adik...lebih tepatnya dia manggil kak sama kai karena menghormati aja...sean putra prof huang kalau ingat kak..dia ditugaskan kai buat ngawasin tania..
total 1 replies
elistya suci
alurnya bagus,menarik,tidak membosankan,bahasanya mudah untuk dipahami
nandayue: terima kasih kakak sudah mampir 🤗🤗
total 1 replies
Inok Lya
gx seru endingnya thor 🥺🙏
jujur boleh donk🙏
Inok Lya: Apa iya thor yes,,yes,,yess
true Klan up thor
total 2 replies
Inok Lya
Thor mau nanyak donk ini pengalaman hidupnya ya🤭 kox nulisnya kayak pkek hati bnget👍
nandayue: ha? masak sih? ini tu cerita 100% halunya author, tapi alhamdulillah kalau kakak beranggapan begitu...pengalaman hidup? 🤔🤔ada nanti ceritanya 🤭🤭
total 1 replies
Ary Cantora
semoga si brayen dapet karmanya. kayaknya dia itu udah gila wkwkwk
nandayue: nanti tak bikin dia tambah pusing mau? 😜😜
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!