Amelia Tasya hamil karna seorang dokter yang secara sengaja melakukan prosedur bayi tabung dari benih seorang pangeran negeri hindustan Alexander holland.
hidup amelia seakan dijungkir balikkan sebab kehamilan nya diketahui oleh alex hingga membuatnya harus menuruti segala perkataannya.
karna seorang saingan ingin menghancurkan reputasinya agar tidak diangkat menjadi raja ia berusaha membuat Amelia celaka agar bisa balas dendam padanya.
bagaimana kisahnya....silakan lanjutkan.
mohon maaf jika alur cerita masih acak maklum masih pemula
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ukka Sulemang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 14
amelia pov
kepalaku berdenyut sakit ku edarkan
padangan ku ke sekeliling kamar ini di mana aku
berada apa yang sebenarnya terjadi seingat ku tadi malam aku masih tidur di kamar rumah
sakit lalu kenapa sekarang aku berada di kamar yang asing ini mungkin
kah aku diculik tapi siapa yang mau repot repot menculik gadis miskin sepertiku
ku bangun dan duduk dari tempat tidur tak lama kemudian
“kreekkkkk(suara pintu terbuka)”masuklah seorang pria brandal dengan segelas
susu dan makanan
“makan dan minum ini supaya boss tidak memarahi kami jika sampai kamu sakit
sana cepat makan”ucap pria itu mendorong
makan nya dengan kaki ia pun keluar dan menutup pintu nya.
aku sangat lapar sekali ku usap perutku yang masih rata pasti mereka juga lapar kumelangkah
mengambil makanan yang tadinya di bawah pria itu sebenarnya aku tidak bernafsu
melihat makan nya namun bagaimana dengan calon anak ku pasti mereka lapar mau
tidak mau ku gigit roti yang ada di piring setidaknya mereka bisa menganjal
perut dari pada kelaparan.
tak lama masuklah seorang pria dengan pakaian lebih rapi dari yang tadi pria
itu melangkah mendekat ke arah ku memandaku ku dengan tajam
“apa yang kalian inginkan dariku kenapa kalian menculik ku”tanyaku memohon
“entah keberuntungan atau kesialan untuk mu terpilih mengandung anak dari raja
ku harap kau tidak banyak bertingkah jika kau tidak ingin kami memakai
kekerasan”ucap lelaki itu melangkah pergi
“apa maksud mu anak seorang raja?aku sama sekali tidak mengerti”tanya ku
bingung ku lihat pria itu melangkah pergi ku tahan tangan nya ia pun berhenti
“tolong jelaskan apa maksud mu tadi”tanya ku lagi ia kemudian menghempaskan
tangan ku dan melangkah keluar hingga
aku terjatuh kelantai ku menangis ku rasakan perutku sakit sekali hingga
pandangnku gelap.
amelia end
revan menunggu ke 3 teman nya dengan perasaan kacau kenapa ia seceroboh itu
hingga kamera pengawas pun bisa mereka retas tak lama kemudian yang di tunggu
pun datang
“bagaimana bisa kau sampai kehilangan dia dengan cctv serta pengawalan?”teriak
reano kesal
“sudah mending kita duduk dulu”ucap el
“bagaimana kau bisa begitu tenang wanita itu sekarang tidak tau dimana dia
berada”ucap reano
“apa semua nya sudah kau periksa”ucap al
“sudah semuanya sudah ku periksa sama sekali tidak ada tanda tanda keberadaan
gadis itu dan sialnya kamera pengawas di ruangan itu diretas”kata revan
frustasi
“aku sempat memasang GPRS pada rambutnya semoga saja ia memakainya jadi kita
bisa melihat dimana ia sekarang”ucap el
el megeluarkan sebuah alat di saku nya
melacak GPRS yang sempat ia pasang pada jepitan rambut gadis itu dan semoga
saja gadis itu mengenakan jepit rambut itu yang sudah ku selipkan gprs di dalam
nya,semuanya duduk menatap el yang serius dengan hpnya
“lokasinya terlacak ada di daerah
pegunungan sepertinya di sebuah rumah peternakan tua yang sudah tidak
terpakai”jelas el namun baru saja ingin membuka pembicaraan lagi telpon genggam
al berbunyi
“hallo....apaa!!!kemungkinan alex sudah ada disini?”jawab al
“iya ia mendapat telpon dari penculik kalau mereka tidak akan melepaskan amel
jika alex sendiri yang datang kesana tadi malam aku menyuruhnya menunggu kabar
dari kalian namun tadi pagi saat aku kekamarnya ia sudah tidak ada namun ia
meninggalkan memo di bawah sudut meja bahwa berangkat kesitu dan sampai
sekarang ia belum menghubungiku”jelas ukka di seberang telepon
“alex pasti kecewa dengan kita semua
karna masalah ini !”timpal reano
“begini saja sebaik nya kita bergegas ke rumah itu dan jangan lupa bawa
perlengkapan medis mu rev...untuk mencegah hal yang tidak di ingin kan”jelas al
berdiri di ikuti ke 3 teman nya.
makasih like nya sesuai janji saya akan upload 3 bab sekaligus
lha katane Amelia meninggal..kok ini hidup
bingung aku
ternyata itu untuk jadi kelemahan alex to