" Kisah seorang gadis cantik yang hidup sebatang kara yang penuh suka dan duka dalam meraih cita-citanya, hingga pertemuannya dengan seorang Dokter tampan merubah jalan hidupnya"
" Cintaku mungkin tidak akan sama seperti cinta wanita yang telah lama mengisi hatimu , tapi aku yakin dengan kekuatan cintaku akan mampu membuatmu bahagia di sisiku sampai kau akan lupa bagaimana rasanya sakit karna cinta itu sendiri"
Elina Nadhira
" apa kau yakin? bisa membuatku lupa akan luka dan sakit yang selama ini menyiksaku bahkan siang dan malam aku tersiksa dan menderita,lakukan jika kau bisa maka aku akan bertekuk lutut dikakimu "
Dr.Davin Elazar
" mampukah Elina meluluhkan hati Dr Davin yang terkenal dengan pribadi dinginnya dan menyembuhkan luka hati karna masa lalunya "
yuk kepoin 😅 maaf ya kalau kebanyakan typo di novel- novel sebelumnya 🙏🙏 minta dukungan dan votenya ya 😁😇😊☺
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DewyLee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Masa lalu
Pertemuan Davin dan Agra di pusat perbelajaan membuat Agra kembali teringat akan masalalunya dengan Davin dan Serinda
Agra berada di roptoop memikirkan pertemuannya dengan Davin
''Kak Agra''
Elina mendekati Agra malam itu Elina belum memutuskan pulang ada sesuatu yang mengusik pikirannya tentang Agra dan Davin
Agra yang tau Elina pasti akan bertanya tentang Davin pun mau tak mau ia harus menceritakan tentang dirinya dan Davin
''apa kau kesini karna penasaran bagaimana aku mengenal Davin?''
Elina sedikit ragu untuk bertanya namun ia harus bertanya untuk mengetahui segalanya tentang Davin
Flashback on
dulu Davin dan Agra adalah sahabat baik dari mereka smp hingga sma dan kuliah bersama mereka sangat akrab dan begitu dekat lebih dari saudara
apa pun akan Agra dan Davin lakukan demi membantu sama lain hingga suatu ketika hadirlah Serinda diantara persahabatan mereka
awalnya Agra mencintai Serinda namun tanpa ia ketahui kalau Serinda dan Davin saling mencintai mengetahui hal itu Agra memutuskan untuk menjauh dari Serinda dan Davin ia sadar ia tak mungkin berada ditengah-tengah mereka
namun beberapa bulan setelah Serinda dan Davin menikah dan meninggalkan indonesia Davin kembali dengan berita duka kalau Serinda meninggal karna sebuah kecelakaan yang menyebabkan Serinda meninggal
Agra saat itu tau bagaimana terpuruk dan terlukanya Davin setelah kepergian Serinda ia juga tau bagaimana Davin begitu mencintai Serinda mungkinkah Davin kini jatuh cinta kembali pada Elina
Flashback off
Elina menatap Agra dengan mata yang mulai mengenang dengan air mata ia tak percaya jika Davin sudah menikah
jadi inikah alasan Davin yang mengatakan jika dia tidak pantas baginya
Elina mulai mengingat kata-kata Davin terahir kali mereka bertemu Agra menepuk bahu Elina yang terdiam
''El, kau mendengarku?''
''Kak, aku sudah menuduhnya yang bukan-bukan tanpa alasan , aku jahat ''
''apa yang kau katakan ?''
Agra menatap Elina dengan membulatkan matanya apa kah ia salah telah menceritakan masa lalu Davin, apa kah kejadian dimasa lalunya akan kembali terulang
Agra dengan bermacam pikiran yang memenuhi pikiran dan hatinya yang semakin kacau
''El, sadarlah Davin begitu mencintai Serinda dia tak mungkin dengan mudahnya melupakan cinta pertamanya begitu saja''
''jangan kau buat dirimu terluka lebih dalam lagi karna kau tau dia sendiri apakah kau ingin bersamanya?''
Agra menatap Elina dengan pemikirannya yang kalut Elina terdiam kembali mengingat sikap dingin Davin
''tidak, Kak Agra aku tidak bisa bersama orang yang jelas tidak menginginkan kehadiranku disisinya ''
''Davin , masih mencintai istrinya dan aku bisa melihatnya dengan jelas mungkin akan lebih baik kalau kami tak bertemu lagi , aku tak mau kehadiranku hanya akan menjadi pelampias dirinya saja ''
''aku menginginkan cinta yang utuh dan hanya untukku bukan wanita lain ''
Elina memantapkan hatinya Agra mengangguk pelan dan mengangguk setuju dengan keputusan Elina biarlah kali ini aku bersikap egois demi perasaanku sendiri pikir Agra
*******
di sisi lain Davin tak jauh dengan Agra ia nampak termenung diapartemen miliknya kembali mengingat masa lalunya bersama Agra juga kenangan bersama Serinda
dengan gelas minuman ditangannya Davin mencoba melupakan masa lalu yang ingin ia lupakan namun malah semakin ia ingat dan membelenggu dirinya
''Serinda''
lirih Davin ia meneguk semua minuman di gelasnya agar ia bisa tertidur pikirnya jika ia mabuk namun rasa penyesalan dan sakit dihatinya malah semakin terasa perih saat ia ingin melupakan segalanya
*******
rencana studi tour Elina dan Hana pun terlaksana dan tepat hari ini Elina , Hana dan rombongan kampus sudah berada di puncak Bogor
udara yang sejuk terasa menyentuh kulit Elin dan Hana memilih kamar yang sudah disediakan pihak kampus di sebuah rumah yang telah mereka sewa sebelumnya
''El, disini pemandangannya sangat indah udaranya juga sejuk walaupun dingin''
''kau benar Han, rasanya kita akan betah disini untuk beberapa hari, dan bisa membuat kita tenang dengan suasananya''
Hana mendekati Elina yang menatap pemandangan kebun teh yang terhampar dari jendela atas kamar mereka
''apa kau sudah bicara dengan Kak Agra bagaimana ia kenal dengan Davin?''
tanya Hana
''sudah mereka sahabat dari remaja''
''wath?''
Hana nampak terkejut mendengar penuturan Elina , gadis itu pun menceritakan kisah Davin , Agra dan Serinda
Hana kembali dibuat tercengang dengan hal itu ia tak menyangka kisah cinta Elina akan bersangkutan dengan masalalu Agra dan Davin
''ini kejutan yang benar-benar membuatku terkejut El, kasian juga Davin dan Agra mereka mencintai wanita yang sama dan kali ini mereka akan mengulang masa lalu lagi sepertinya''
''apa maksudmu Han?''
Elina terkejut dengan kata-kata Hana ia menatap Hana dengan tajam Hana menutup mulut dengan kedua tangannya
( " oh dasar mulutku ini memang tidak ada remnya, bagaimana aku akan menjelaskannya oh Tuhan tolong aku" )
Hana mencoba menghindari tatapan Elina dan berpikir
''ah tidak , aku hanya salah bicara, oh ya aku mau ke lantai bawah sebentar tadi Dosen memanggilku kau tunggu saja disini ya dah... ''
Hana bergegas berlari meninggalkan Elina dengan masih memikirkan kata-kata Hana tadi
''pasti ada sesuatu yang kau sembunyikan dariku Han, baiklah sampai kapan kau bisa bohong padaku jangan panggil aku Elina Nadhira jika aku tak bisa mengetahui rahasiamu itu''
gumam Elina pada dirinya sendiri iapun merogoh saku bajunya dan mengambil handphonenya dilihatnya ada beberapa pesan masuk dari Agra dan Madam Rose yang menanyakan ia sudah sampai atau belum Elina mengulas senyum dan membalas pesan itu satu per satu
please😚😚😚
ih itu mah saiko😏😏🙏