NovelToon NovelToon
Pacarku Suami Temanku Part 2

Pacarku Suami Temanku Part 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Janda
Popularitas:34.7k
Nilai: 5
Nama Author: Adelmia

Setelah resmi menyandang gelar sebagai Janda Febry Lie Prayoga, Andita akhirnya memutuskan menerima lamaran Bagas yang merupakan mantan kekasihnya.

Shinee yang diam-diam mencintai Bagas,tidak terima atas lamaran Bagas kepada Andita yang adalah mantan istri kakaknya Yoga.

Apakah Shinee dapat merebut Bagas dari Andita ?
atau justru terjebak dalam kebuasan Erwin ?

Ikuti ceritanya di "Pacarku Suami Temanku Part 2"

Bagi pembaca baru Novel ini, silakan baca Pacarku Suami Temanku Bagian 1.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adelmia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB~14

"Hahaha..." Robert tertawa.

“Liat Gas, Erwin telpon.” Robert memperlihatkan panggilan Erwin pada Bagas.

Bagas terkekeh.."Biarin aja, gak usah di jawab." ucap Bagas.

“Artinya dia udah keluar dari sana, bagaimana dengan Shinee.?” Tanya Bagas.

“Lu khawatir sama gadis itu ? entar dia pasti dateng, lu tanya aja langsung. Gue penasaran gimana mukanya sekarang, setelah semalaman di Villa berduaan sama gadis itu.” Ujar Robert

“Gue khawatirnya bukan karena apa-apa, dia sebenarnya gadis baik-baik. Emang sih sikapnya terlihat urakan dan terkadang ngeselin, yang gue takutkan Erwin kasar sama tu anak.” Jelas Bagas sama Robert.

“Yakin hanya itu ?” Robert memicing menatap curiga pada Bagas.

“Ya Iyalah, gue yakin.apa gue terlihat lebih dari itu khawatirnya ?” Bagas menatap tajam Robert.

“Bagus deh kalau begitu.” Sahut Robert, masih menatap curiga.

“Lama-lama gue tonjok juga lu. Cinta gue Cuma buat Andita, jandanya aja gue tunggu. Itu artinya, tidak ada wanita lain yang gue khawatirkan lebih dari apapun selain dia, paham lu.” Tukas Bagas.

“Iya,iya gue paham, gak usah sewot juga kali.” Sahut Robert

“Lu beli makan sana sama kopi, laper gue liat muka lu.” Suruh Bagas sama sahabatnya itu.

Tanpa menjawab Robert bangkit menuruti perintah Bagas. “Sekalian buat Erwin juga.” Tambah Bagas ketika Robert sudah di ambang pintu.

“Iya....booooossss.” Robert keluar dan menutup pintu, sementara Bagas kembali fokus pada pekerjaan nya.

Dugaan Robert tak meleset, ketika ia keluar menuju coffee shop mobil Erwin memasuki parkiran Subroto Group.dari kejauhan Robert memandangi pria yang tak lain sahabatnya sendiri, seketika ia tersenyum.

“Kayaknya udah panen sahabat gue,keliatan banget mukanya glowing semriwing gitu.” Robert senyum-senyum sendiri ketika menatap Erwin yang sedang menuju pintu lobby perusahaan Bagas.

Setelah Erwin menghilang dari pandangannya, Robert melanjutkan maksud dan tujuannya. Tak lama kemudian Robert tampak sudah selesai dengan belanjaannya,setelah sampai parkiran Robert masuk ke dalam mobilnya,entah pergi kemana.

Sementara Erwin sudah duduk manis di ruangan Bagas. Bagas menatap sahabatnya intens, seolah mencari sesuatu di sana. Namun sikap tenang dan santai Erwin mampu menyembunyikan apa yang telah terjadi terhadap dirinya tadi malam.

“Kenapa lu bro,kangen sama gue? Ngeliatnya gitu amat sih,sini peluk sayang.” Erwin memainkan alisnya naik turun menggoda Bagas.

Ia sadar betul maksud tatapan sahabatnya itu, itu sebabnya Erwin berusaha keras menutupi kejadian semalam antara dirinya dan Shinee.

“Cih, siapa yang kangen lu. Gue cuman curiga aja.” Sahut Bagas

“Hahaha...curiga ? emang gue kenapa, gue gak melakukan apa-apa sama lu.?” Erwin sedikitpun tak terpancing.

“Bukan gue kali. Shinee, lu apain dia.” Tanya Bagas

“Hmmm, singa betina itu. Dia masih gue kurung di Villa, sampai gue yakin dia berhenti bertujuan jahat sama Andita.” Erwin menjelaskan sekaligus mengalihkan tudingan Bagas terhadap dirinya.

“Apa ? berniat jahat sama Andita, maksudnya gimana Win ?” Bagas kaget dan khawatir.

Erwin mengangguk. “Gue gak mau lu kehilangan kedua kalinya, karena Shinee berniat....” Erwin tak melanjutkan ucapannya selain isyarat tangan di lehernya, yang bermakna membunuh.

“Dan gue juga gak akan melepaskannya semudah itu, karena gue juga gak mau kehilangan dia.” Batin Erwin

Bagas mengusap wajahnya beberapa kali,lalu menunduk menatap ujung sepatunya yang mengkilap bagai kaca.

“Semua itu salah gue. Andai dulu gue gak kasih dia harapan, gue yakin Shinee masih menjadi perempuan baik-baik. Memang dia di lahirkan dan di besarkan di tengah keluarga yang tak bermoral,tapi sebelumnya anak itu sedikit pun tidak terkontaminasi dengan tindak tanduk kedua orang tuanya juga kakaknya. Waktu itu emang gue ada niat melamar dia karena faktor sakit hati gue sama kakaknya, tapi setelah gue pikir-pikir lagi tetap Shinee yang akan jadi korban, karena gue gak mencintainya.” jelas Bagas pada Erwin

“Win, gue mohon sama lu. Gimana pun caranya halangi Shinee, gue gak mau terjadi apapun sama Andita. Perempuan bisa melakukan apapun,kalau cintanya tak dapat ia raih.” Mohon Bagas.

Wajah Bagas berubah khawatir dan sedih, ada apa ?

Pengalaman pahit seketika membayang di ingatan Bagas, bagaimana buasnya Anjani ketika cintanya tak terbalas, ibunya itu mampu melakukan segala hal. Mampu membunuh bahkan melukai siapapun yang berusaha menghalangi nya, demi mencapai ambisinya.

“Sekali lagi,gue mohon jangan lu anggap remeh kata-kata Shinee itu win.” Tambah Bagas.

“Lu tenang aja. selama ada gue dan Robert ,Andita aman.” Sahut Erwin

Tiba-tiba Robert datang dengan beberapa makanan dan coffee di tangannya, meletakkan di atas meja. Bagas tak mampu menahan tawa saat Robert meletakkan beberapa botol suplemen dan vitamin di hadapan Erwin. Maksudnya apa coba ?

"Hahaha...." Bagas terbahak-bahak.

Erwin menatap Bagas dan Robert secara bergantian, seakan-akan tak mengerti apa yang di tertawakan Bagas dan yang di maksud Robert dengan beberapa suplemen dan vitamin itu. Apapun kenyataanya ia tak akan mengatakannya, kecuali kalau Shinee sudah bisa menerimanya.

Oh, jadi penculikan Shinee memiliki dua unsur guys. unsur pertama karena melindungi Andita dari rencana jahat Shinee dan pernikahannya bersama Bagas, unsur kedua memang Erwin tertarik pada Shinee sejak pertama kali melihat potretnya.

Robert menatap jengah sikap Erwin yang pura-pura tak mengerti.

Robert menoyor kepala Erwin.

“Gak usah pura-pura begok lu. Lu paham betul apa maksud gue.!” Tukas Robert.

“Hahaha...” Bagas tertawa keras.

Robert duduk di sisi Erwin, ia menelusuri seluruh wajah dan bagian-bagian sensitif Erwine dengan matanya.

“Kalian kenapa sih! Gak Bagas gak lu sama aja, cara ngeliatnya aneh deh. Jangan-jangan kalian berdua diam-diam suka gue, ih serem.” Erwin mengalihkan fokus kedua sahabatnya itu dengan bercanda.

Robert kembali menoyor kepala Erwin, gemes. “Suka sama lu ? mending gue potong ni barang. Masih normal dan suka perempuan, laki sejati gue.” Tukas Robert

“Hahaha... terus kenapa liatnya gitu banget ? kangen sama sahabat lu yang tampan ini ?” cercocos Erwin.

“Uweeeekkk... mau muntah gue.” Sahut Bagas.

“Laper gue.” Erwin meraih kotak makanan dan coffee di hadapan Bagas, tanpa menanggapi serius maksud kedua sahabatnya itu.

Robert dan Bagas menatap Erwin yang begitu lahap menyantap makanan yang masih hangat itu, nasi goreng special dan kentang goreng. Erwin menatap kedua mahluk di sisi kanannya dan hadapannya, dengan tatapan acuh tak acuh.

“Kalo kalian gak mau makan, perut gue masih bisa nampung jatah kalian.” Ucap Erwin di sela-sela kunyahan nya.

Robert menyodorkan makananya sambil tersenyum penuh makna, ia mengusap lembut pundak Erwin.

“Semalam berapa Ronde sayang, kelihatannya lapar banget. pasti tenaganya terkuras habis, gue ngebayangin Shinee babak belur hmmm. sebagai sahabat gue kasih ni makanan gue, Gak tega gue liat lu seperti ini, makan yang banyak biar kembali strong, Vitaminnya jangan lupa di minum ya.” Ujar Robert menggoda Erwin

“Uhuk-uhuk... geli gue dengarnya.” Erwin tersedak makanan.

“Hahaha...” sedangkan Bagas hanya tertawa tanpa ikut berkomentar.

Robert ikut tertawa, sebagai sahabat dia paham betul bagaimana sepak terjang Erwin meskipun dia bukan pecinta para perempuan. Dugaannya tak dapat di sangkal, meskipun Erwin bersikeras menutupinya.

“Kalo masih segel gue yakin lu butuh salep ini, pasti si ANU lecet deh.” Robert tak henti-henti menggoda Erwin dan memberikan salep ke tangan sahabatnya itu. Tak urung wajah Erwin terasa panas, namun pria itu masih terlihat tenang seolah tak terjadi apapun.

“Gue heran sama kalian berdua,terutama lu Rob. Gue gak apa-apain dia tadi malam, tapi gak tau kalo malam berikutnya.” Ujarnya santai, namun berbohong.

“Ah gak yakin gue, lu itu masih Erwin yang gue kenal.” Bantah Robert tetap ngotot berharap Erwin mengaku.

“Dia gadis yang berbeda.” Sahut Erwin singkat.

“Apa bedanya ?” giliran Bagas yang nyeletuk.

“Lu yang lebih tau Shinee ketimbang gue gas.” Sahut Erwin

“Lu punya hape buang sana kalo gak berguna.” Erwin bicara di tujukan pada Robert.

“Gue mau kerja dulu, terima kasih makanannya.” Erwin pergi dari ruangan Bagas begitu saja setelah perutnya kenyang, ah bukan lebih tepatnya menghindari Robert.

Kalo dia bertahan di sana, bukan tak mungkin aibnya akan segera terbuka.

“Hei lu mau kemana ?!” seru Robert.

“Mau kerja gue. Ghibah sana lu berdua.” Erwin pergi dan menutup pintu, Bagas geleng-geleng kepala melihat tingkah kedua sahabatnya.

Sahabat rasa saudara lebih tepatnya, sedih dan seru bareng kalo bertiga ngumpul.

“Emang gue emak-emak komplek suka ghibah.” Dengus Bagas

“Lu jangan kelewatan paksa dia, itukan bersifat pribadi. Gue sih percaya, karena Shinee itu jutek dan galak banget soalnya.” Bagas melanjutkan, Robert hanya menggedikkan bahunya acuh.

Setelah kepergian Erwin, Bagas dan Robert tenggelam dalam obrolan serius. Mengenai rencana pernikahannya yang akan di gelar lebih cepat dari rencana sebelumnya, Robert di serahin tanggung jawab 50 persen untuk persiapan pernikahan Bagas, selebihnya Brata dan Ayu yang handle. Yang mau kawin siapa, yang repot siapa. Ya kan....hehehe.

...----------------...

jangan lupa Vote,like, dan tap ❤️

1
ninggalin jejak 👣

mampir ya Thor ke karya ku
~ Mencintai Istri Temanku
gita yunita
kak... apakah kisah ini menggantung begini saja ??
sayang sekali 😥😥
padahal ceritanya bagus 🥰🥰
semangat nulis lagi dong Thor 😇😘😘🥰🥰
♕𝒴𝓾𝓛 🐍👏꧂
thor?? gk di lanjuyin lagi tahhh.... kan belom nikah nih bagas sama dita nya... 😁😁
Wiwied L Widiastuti
kok nggak up² thor 😭😭😭
Juliah Taslim
up dong Thor...🙏🙏🙏
gita yunita
kak kapan dilanjut ceritanya 😭😭😭😥😥
Putri Bungsu
kapan up-nya thor
Lita Lita
ceritanya kk GK d lanjut" Thor???
Siochin Kudo
ceritanya kpn up lg thor?
Siochin Kudo
kpn up lg thor?
Melani Suganda
please jgn kecewakan saya.
buat shinee hamil bayi2 erwin
Melani Suganda
yg sdgbmenguris prosesi perbikahan andita dan bagas tapi yg gencar2nya produksi bayi erwin dan shinee
Melani Suganda
dayung terus buat aampai shrin hamil
Melani Suganda
jgn menilai org dari casingnya
Melani Suganda
gol
Putri Bungsu
kok lama terus up nya thor
Juliah Taslim
knp ga up ..dah lama....
Kiswah Suryana Dewi
kok lama nggak up thorr
♕𝒴𝓾𝓛 🐍👏꧂
semoga awal yg baru ya shinee.. di tunggu nih yg yoga sama lauren.. 🤭🤭🤭
♕𝒴𝓾𝓛 🐍👏꧂
thorr apakah ada part yoga sama laurent? sepertiny bgs kalo di lanjutin.. dmn seorang yoga mulai berubah n sadar.. n ada anak yg hadir di tengah2 mereka.. 🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!