Casandra Putri gadis cantik berusia 24 tahun, tidak menyangka akan bertemu dengan jodohnya seorang pengusaha ternama yaitu Sean Askhara
Bagai manapun kamu menghindari nya kalau memang kamu di takdirkan untuk bersamanya, tetap akan bersama, kamu tidak bisa melawan takdir, karena mungkin sudah takdir kamu untuk bersamanya, dan aku harap kamu bisa menerimanya.
Kalau kalian saling mencintai berjuanglah bersama jangan menyerah begitu saja, percaya lah bahwa perjuangan tidak akan mengkhianati hasil, semuanya akan indah pada waktunya.
Ucap Noval menasehati Casandra...
Ketulusan Cinta
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Norma28, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 13
Hari ini bertepatan dengan hari Minggu, Sandra akan menemani Sean sesuai dengan janjinya, Sandra sudah bersiap-siap karena Sean sudah di jalan untuk menjemput nya.
Sandra yang hanya memakai baju santai, memakai baju kaos dengan di padukan dengan celana jeans.
tidak lama Sean sudah muncul di depan pintu dengan gaya tengil nya.
"Selamat pagi nyonya Sean?" ucapnya pada Sandra.
"Bisa nggak sih, ngomongnya jangan ngawur".
" Nggak ada yang ngawur, tapi hanya doa" jawab Sean kembali dan langsung masuk ke dalam kost Sandra.
Sandra sedikit sebal dengan sikap Sean, dia hanya diam melihat Sean, tapi Sean hanya tersenyum melihat raut wajah Sandra.
"Jangan begitu, nanti kamu tua" goda Sean kembali.
"Kita jadi pergi atau tidak?" tanya Sandra.
"Jadi dong, tapi bisa nggak kamu ganti baju, soalnya kita mau pergi ke acara ulang tahun" ucap Sean.
"Siapa yang ulang tahun? kok baru bilang sekarang, coba dari tadi pasti saya tidak berpakaian begini" jawab Sandra sedikit kesal.
"Kamu ganti saja, nanti juga kamu tahu kok" jawab Sean sambil duduk santai, Sandra langsung masuk ke dalam kamar untuk mengganti bajunya.
Setelah selesai Sandra langsung keluarga dari kamar, dan langsung menghampiri Sean yang lagi duduk bermain game di hpnya.
"Ayo kita jalan, sebelum saya membatalkan" ucap Sandra.
"Ok sayang, aduh maaf keceplosan" jawab Sean kembali tertawa.
Sandra langsung mengunci pintunya, dia dan Sean segera menuju mobil Sean, dia hanya ikut saja karena dia tidak tahu siapa yang ulang tahun. di dalam mobil Sandra banyak diam karena malas mendengar ocehan Sean yang banyak gombal.
Jauh berbeda kalau dia di kantor, Sean hampir tidak pernah tersenyum, makanya Sandra sedikit heran dengan sikap Sean padanya. beberapa kali Sandra ke Kantor Sean bersama dengan Noval jadi dia tau betul sifat Sean kalau di kantor.
"Kok diam terus, mikirin apa sih? tenang saja saya masih jomblo kok" ucap Sean pada Sandra.
"Siapa juga yang mikirin kamu, itu bukan urusan saya, kamu mau jomblo kek apa kek, itu urusan kamu" jawab Sandra.
"Jangan begitu, gimana kalau saya di ambil oleh cewek cantik pasti kamu nangis kan? jujur saja nggak usah malu-malu" lanjut Sean.
"Saya malas berdebat dengan kamu, terserah kamu deh, lakukan yang menurut kamu baik" jawab Sandra sambil membuang muka ke jendela mobil.
"Ok, semua terserah saya toh, jadi mulai hari ini kamu adalah calon istri saya".
Sandra kaget mendengar ucapan Sean, dia tidak habis pikir kalau Sean akan bicara begitu.
" Bukan begitu, maksud saya...
"Tadi kan kamu sendiri yang bilang, terserah saya, jadi menurut saya kamu calon istri saya" jelas Sean tersenyum pada Sandra.
Sandra diam dan mengalah, itu karena omongannya sendiri, ya senjata makan tuan kata itulah yang tepat untuk Sandra saat ini. Sean tersenyum bahagia melihat ekspresi Sandra.
"Cie... calon istrinya Sean Askhara malu-malu meong" goda Sean kembali.
Sandra masih tetap diam tidak bergeming, tapi Sean juga tetap melancarkan gombalannya, sampai Sandra tidak bisa lagi menahan tawanya, Sandra akhirnya tertawa karena gombalan Sean.
"Tuh kan senang kan jadi calon istri saya, aduh udah nggak sabar mau halalkan" ucap Sean kembali.
Tidak terasa akhirnya Sean dan Sandra tiba di salah satu restoran mewah, setelah memarkirkan mobil Sean langsung turun membuka pintu mobil untuk Sandra.
"Terimakasih" ucap Sandra dengan senyum manisnya.
"Sama-sama sayang" jawab Sean tersenyum juga.
Sandra langsung kaget dengan ucapan Sean barusan, tapi dia tidak mau berdebat dengan Sean lagi, makanya dia memilih diam saja.
Sean langsung menggenggam tangan Sandra dan langsung masuk ke restoran karena dia sudah di tunggu, Sean dan Sandra langsung masuk ke ruangan VIP tempat acara ulang tahun tante Rita, tantenya Sean.
"Selamat siang, maaf kami terlambat" ucap Sean.
Semau mata langsung tertuju pada mereka, tante Rita langsung berdiri dan memeluk Sean sang ponakan.
"Aduh anak tante baru datang, tante kira kamu tidak akan datang nak" ucap tante Rita.
"Datang dong tante, oh ia tante kenalin calon istri aku," jawab Sean memperkenalkan Sandra pada tante Rita.
"Kamu? ia kamu kan yang pernah menolong tante waktu di jambret?" ucap tante Rita pada Sandra.
"Ia tante" jawab Sandra dengan ramah.
"Wa tante tidak tau kalau kamu adalah pacarnya Sean ponakan tante, aduh tante senang ternyata Sean mendapatkan wanita baik seperti kamu" lanjut tante Rita memuji Sandra.
"Terimakasih tante" jawab Sandra kembali.
"Jadi tante sudah pernah bertemu dengan Sandra?" tanya Sean sedikit heran.
"Ia nak, waktu itu tante di jambret dia yang menolong tante nak".
" Aduh jangan ngobrol terus dong, duduk dulu baru sambung lagi ngobrolnya " ucap om Anton suami tante Rita.
"Ee, ia tante sampai lupa, ayo duduk nak" ucap tante Rita mempersilahkan Sean dan Sandra untuk duduk.
Akhirnya Sean dan Sandra duduk di kursi yang kosong, mereka mengobrol dengan santai keluarga Sean sangat ramah pada Sandra, ponakan Sean yang kecil datang duduk di samping Sandra, itu yang membuat Sandra bahagia karena dia juga senang dengan anak-anak kecil.
"Nama kamu siapa? maaf kita belum kenalan" ucap kakak sepupu Sean, anaknya tante Rita.
"Saya Sandra" jawab Sandra sambil berjabat tangan dengan kakak sepupu Sean.
"Kalau saya Stefy kakak sepupu Sean, anaknya tante Rita, yang anak kecil ini anak saya" ucap Stefy menunjuk putri yang lagi duduk manis di samping Sandra.
Stefy anak semata wayang nya tante Rita, orang sangat ramah seperti tante Rita dan juga om Anton.
mereka juga sangat menyayangi Sean.
Akhirnya mereka makan siang sambil mengobrol santai, Sandra sangat bahagia bisa berkenalan dengan keluarga Sean, apa lagi Sandra baru pertama kali bertemu dengan mereka kecuali dengan tante Rita ini pertemuan yang kedua dengannya.
"Apa Sandra sudah pernah bertemu dengan papa kamu Sean?" tanya tante Rita.
"Belum tante, saya malas ke rumah papa, apalagi mau bertemu dengan istrinya saya paling malas" jawab Sean.
"Tante juga heran dengan papa kamu, terlalu tunduk pada istrinya" jawab om Anton.
"Udah lah itu kan urusan om Darmono, kita tidak bisa ikut campur" ucap Stefy.
"Betul itu kak, tapi mereka selalu ikut campur dengan urusan saya, terutama istrinya dan juga kakaknya papa tante Anna, mereka berdua sangat cocok" sambung Sean.
"Nanti kalau mereka tidak merestui hubungan kalian, bilang sama om, biar om yang menikah kan kalian" jawab om Anton.
Sandra yang tidak tau apa-apa hanya menjadi pendengar setia saja, terkadang dia bermain dengan putri anaknya Stefy.
Sean tersenyum melihat Sandra yang begitu akrab dengan putri, padahal putri paling susah dekat dengan orang, apa lagi baru pertama bertemu.
❤❤❤❤
Hai... aku datang lagi, maaf lambat update🙏🙏 jangan lupa tinggalkan jejak ya😁🤗
💕💕💕**Bersambung💕💕💕**
semoga saj benar sandra hamil,,,semoga juga dpt kembar jagoan sekalian,,🥰🥰🥰
biar papa Darmono dpt bahagia di hari masa tua nya sekaligus dpt kembar jagoan,,,🤗🤗🤗