Elvano Devan seorang CEO tampan yang cuek dan dingin adalah penerus dari perusahaan ayahnya The Royal Company.
Sang ayah mempekerjakan seorang wanita bernama Irene Stefanie yang sebenarnya adalah gadis yang dijodohkan dengan Devan untuk menjadi sekretarisnya tanpa sepengetahuan sang anak. Apa yang akan terjadi di antara Irene dan Devan? Apakah pada akhirnya Devan akan tau yang sebenarnya? Atau dia akan menolak perjodohan itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LOEY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Makan malam keluarga
Hari ini orang tuanya Irene akan berkunjung ke Jakarta jadi Rina berencana untuk membuat acara makan malam karna orang tuanya Irene akan menginap di rumah mereka dan orang tuanya Irene akan sampai malam ini karna mereka mengambil penerbangan malam.
Pukul 9 pagi Rina mengajak Irene untuk pergi kepasar membeli bahan makanan untuk makan malam nanti.
Selagi menunggu Irene dan ibunya, Devan dan ayahnya menyiapkan tempat BBQ di halaman belakang rumah.
Tak lama kemudian Irene dan Rina pun kembali dari pasar dan meletakkan semua belanjaan tadi di kulkas, dan sekitar pukul 5 sore Irene dan Rina dibantu oleh pembantunya menyiapkan makan malam dan daging untuk BBQ, sedangkan Devan dan ayahnya pergi menjemput orang tuanya Irene.
Selang sekitar 40 menit tibalah Devan serta orang tuanya Irene di rumah dan mereka disambut hangat oleh Irene Rina "halo sayang" sapa ibunya Irene dan memeluk putri tercintanya itu dan Irene merasa bahagia karna orang tuanya datang berkunjung ke Jakarta "oh iya malam ini kita BBQ an aja ya biar kita bisa rame sambil ngobrol ya " ucap Rina antusias "aduh mami ini mikirnya ngobrol aja " sanggah Rio suaminya "gapapa kok om biar makanannya Irene yang siapin " ucap Irene "ya udah nanti ada pembantu yang bantuin Irene " ucap Rina "kita yang lain kumpul aja dulu di halaman belakang" ucapnya lagi.
Akhirnya Irene di bantu oleh pembantu menyiapkan makanan di dapur dan mengantarnya ke halaman belakang, setelah selesai mengantarnya Irene menyuruh pembantu tersebut untuk membantu yang lain memanggang BBQ nya, awalnya si pembantu menolak namun Irene meyakunkannya bahwa ia bisa melakukan semuanya sendiri akhirnya pergilah pembantu tersebut.
Saat sedang memanggang Devan tidak melihat ada Irene disana jadi ia bertanya kepada pembantu tadi "bi tadi Irene nya kemana ya? " ucap Devan "oh nona Irene tadi lagu di dapur den, dia suruh saya ke sini buat bantu di sini aja katanya " ucap pembantu itu dan akhirnya Devan pun pergi ke dapur untuk menyusul Irene, sesampainya disana ia melihat Irene sedang memotong beberapa sayuran, namun sebelum ia pergi masuk ke dapur, Devan terlebih dulu melihat keadaan sekitar takutnya ada seseorang yang datang. (takut tercyduk bermesraan wkwk) LANJUT~
Saat ia menemui Irene, gadisnya itu sedang sibuk dengan sayur-sayuran, "apa yang kau buat? " ucap Devan sambil berjalan dan memeluk Irene dari belakang "em... aku sedang membuat salad" ucap Irene, well Irene sudah biasa dengan sikap Devan yang suka memeluknya dari belakang saat ia sedang melakukan sesuatu, "apa hanya itu? " tanya Devan lagi "yaa, apa kau ingin aku buatkan sesuatu? " ucap Irene dan Devan hanya menggeleng yang artinya dia tidak mau apa - apa, "kau ini kenapa, dari tadi seperti tidak semangat " ucap Irene dan kini mereka berdua berhadapan namun Devan enggan melepas pelukannya kepada Irene dan Devan lagi - lagi diam dan hanya memeluk kekasihnya itu, jadi Irene pun memegang dengan lembut wajahnya Devan agar ia bisa melihat wajah kekasihnya itu "ada apa? apa kau sakit? " tanya Irene khawatir karna Devan bersikap tidak seperti biasanya "aku merasa sangat lelah saja, lagi pula seharian ini kau tidak memperhatikan aku sama sekali " ucap Devan "astaga kau ini ada - ada saja, aku kan sibuk mempersiapkan untuk makan malam hari ini makanya aku tidak sempat memperhatikanmu, lagipula kan acara ini hanya sesekali" ucap Irene menjelaskan dan Devan tampak kesal dan pergi meninggalkan Irene sendirian didapur dan Irene hanya bisa menggelengkan kepala melihat tingkah kekasihnya itu.
paling malas baca karakter istri seperti itu kalau merasa dicintai suami, setiap ada maunya harus dituruti dan mau menang sendiri, alasan bosan lah ini itu lahh. hei kebosanan itu bisa kau atasi buat hal2 yg bermanfaat di rumah. dikasih hati minta jantung.
di sini aku pribadi ga bisa menyalahkan org luar, justru salahkan diri sendiri ga bisa jaga diri sendiri