NovelToon NovelToon
Yang Terluka

Yang Terluka

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Perasaan / Romansa Modern / Pengkhianatan / Teen / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 5
Nama Author: fieThaa

Elthasya Afani, gadis yang tengah mengalami trauma karena sebuah pengkhianatan, juga trauma masa lalunya yang belum juga hilang.

Cenayang, laki-laki yang selalu tahu isi hati Echa dan kini selalu menempel pada Echa bak parasit. Dia adalah Raditya Addhitama, laki-laki yang tak pernah akur dengan Echa. Selalu membuat Echa marah. Namun, ada kenyamanan jika dia berada di samping Raditya. Dari Tom and Jerry kini menjadi Romi dan Yuli.

Siapa Raditya Addhitama? Kenapa Echa bisa dengan mudah merasa nyaman bersama dia? Akankah kisah mereka akan berakhir bahagia? Atau hanya menjadi kisah yang penuh dengan luka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fieThaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Saling Tatap

"El, aku masih sayang sama kamu. Aku ingin kamu kembali menjadi kekasihku."

"Udah ngehalunya?" jawab Echa ketus.

"Udah punya tunangan juga masih aja gatel," gerutunya dan langsung pergi meninggalkan Riza. Ruangan yang tadinya hening kini riuh karena semua orang mengejek Riza dengan puas.

Echa mengatur napasnya, dia tidak boleh goyah. Toh, semua orangtuanya tidak akan merestuinya lagi dengan Riza. Dan sekarang, perlahan dia pun bisa melupakan Riza. Meskipun, belum sepenuhnya.

"Abis dari mana?" tanya Sasa pada Echa.

"Ruang kesenian."

"Kenapa sih?" tanya Mima.

"Nggak." Echa langsung membuka ponselnya dan ada pesan dari Dimas. Tapi, pesan yang dikirim Dimas adalah pesan gambar.

Apa ini?

Echa membuka pesan itu, dadanya terasa sesak dan ulu hatinya terasa sakit.

"Laki-laki yang kamu anggap baik itu tenyata main di belakangmu."

Kecewa, marah jadi satu, sedih sudah pasti. Echa hanya bisa menghela napas kasar dan melupakan semuanya. Melupakan perasaan yang dia miliki untuk Radit.

Jam pulang sekolah pun tiba, Echa memilih menelepon Papanya untuk mengirimkan orang untuk menjemputnya.

"Loh kenapa? Radit kan jemput."

"Pa ...."

Mendengar suara rengekan Echa membuat Gio mengalah.

"Papa yang akan menjemput kamu."

Echa langsung menuju gerbang sekolah ketika Papanya mengabarkan jika sudah ada di bawah. Radit sudah ada di samping mobilnya dengan senyuman khasnya. Namun, Echa tidak meliriknya sama sekali dan malah melewatinya. Masuk ke dalam mobil sang papa tanpa sepatah kata pun.

"Loh kok?" gumamnya.

Radit mengikuti mobil Gio dan mobil itu berhenti di rumah mewah Gio. Radit mengurungkan diri untuk ke sana, melihat wajah Echa yang sangat murung.

Ayanda yang berpapasan dengan Echa melirik ke arah sang suami. Gio hanya mengangkat bahunya.

Echa masuk ke dalam kamar dan menghempaskan tubuhnya ke atas tempat tidur. Dia membuka ponselnya banyak sekali pesan dari Radit.

"Kamu kenapa? Kok minta jemput sama Papa kamu, kan ada aku."

"Cha .."

"Echa ..."

"Woiy, si Sayang kenapa sih?"

"Kalo aku salah aku minta maaf tapi jelasin dulu salah ku apa."

Echa tidak membalas satu pun pesan dari Radit. Tubuh dan hatinya terlalu lelah menerima semua kenyataan pahit ini.

Echa masuk ke dalam kamar mandi dan berendam air hangat agar semua lelah hati dan pikirannya hilang.

Setelah dirasa cukup membaik, Echa duduk di meja belajarnya. Dia benar-benar kepulan tentang yang dikatakan oleh Riza tadi siang dan juga foto yang dikirim Dimas.

Kenapa gua harus sakit sih melihat foto itu? Emang dia siapa gua?

Jari Echa dengan lincah menuliskan kata demi kata di secarik kertas. Dia tidak bisa mengungkapkan secara lisan, dia hanya bisa menuangkannya melalui tulisan.

Lukaku sedikit sembuh, tapi dia terus saja mengusik luka ini. Mencoba untuk mengoreknya lebih dalam lagi. Aku lelah, sangat lelah. Tidak bisakah dia berhenti untuk mengusik luka yang setengah mengering ini?

Dibalik penyembuhan luka ku ini, tiba-tiba dadaku sesak. Padahal hanya sebuah gambar tapi mampu membuat hatiku sesak. Aku hanya bisa tertawa, menertawai kebodohan ku ini. Kenapa aku bisa seperti itu? Apa dia merasakan hal yang sama ketika melihatku dengan laki-laki lain? Oh, tentu tidak. Dia hanya membantu untuk proses penyembuhan luka ku saja. Dan aku tau aku tidaklah bermakna di matanya.

Ayolah diriku sendiri ...

Jangan terlalu dibawa perasaan, kamu berniat untuk sembuh bukan untuk jatuh cinta lagi. Buang rasa itu jauh-jauh, jangan sampai kamu terluka untuk kedua kalinya.

Echa memejamkan matanya, merasakan sakit di ulu hatinya. Suara pintu kamar terbuka membuat Echa menoleh ke arah belakang.

"Mamah ganggu gak, Kak?"

"Ada apa Mah?"

"Papa ngajak kamu ke acara teman bisnisnya. Dan Papa ingin kamu ikut ke sana," ujar Ayanda.

"Baiklah, Echa ganti baju dulu. Nanti Echa turun ke bawah." Echa tahu, Gio akan mengenalkannya kepada teman-teman sejawatnya jika dia yang akan menjadi penerus pertama Wiguna grup.

Sebenarnya Echa tidak suka keramaian. Namun, jika sudah menyangkut Papanya apapun akan dia turuti. Dia tidak ingin mengecewakan Papanya yang sudah menyayanginya dari dia kecil hingga sekarang ini.

"Pasti kamu gak suka ya, Kak," ucap Gio.

"Nggak ko, Pa. Lagian Echa juga lagi ingin keluar." Senyuman manis terukir dari bibir Echa.

Mereka telah tiba di sebuah hotel mewah. Ini adalah acara ulangtahun pernikahan dari salah satu pengusaha sukses.

"Ulangtahun pernikahan udah kaya resepsi ya, Mah," bisiknya pada sang mamah.

"Namanya orang kaya, Kak."

"Mamah adain juga lah, Papa kan kaya," bisik Echa lagi.

"Kebiasaan ya kalo udah berdua ngeghibah Mulu," sarkas Gio.

Ayanda dan Echa hanya tertawa. Sedangkan Gio hanya menggelengkan kepalanya.

Benar dugaan Echa, dengan bangganya sang papa mengenalkannya kepada para rekan bisnisnya. Padahal dia bukan anak kandung dari Giondra. Tapi, Giondra memperlakukannya seperti anak kandungnya sendiri. Banyak yang sedikit menyinggung diri Echa sebenarnya. Jawaban Gio mampu membungkam mulut mereka yang sedikit usil.

"Mau dia anak kandung atau pun bukan yang terpenting saya sayang dan tulus mencintai putri saya. Sayang dan cinta saya kepada putri saya melebihi apapun. Jika, saya disuruh berkorban dengan nyawa saya untuk menyelamatkan putri saya, saya bersedia mati untuk putri saya."

Di sinilah letak kebahagiaan yang sangat luar biasa Echa rasakan. Dia berjanji pada dirinya sendiri tidak akan mengecewakan Papanya. Kasih sayang yang tidak pernah diberikan oleh ayahnya sewaktu kecil, Gio berikan dengan tulus kepada Echa. Hingga dia mengetahui bagaimana rasanya punya seorang ayah.

Echa mengambil minum ke sebuah meja bundar. Tanpa sengaja dia menyenggol seorang wanita cantik. "Maaf," ucapnya. Hanya seulas senyum yang wanita itu berikan.

"Akan aku bersihkan baju kamu yang basah," ujar Echa.

"Tidak usah, ini tidak apa-apa." Wanita itu sangat anggun dan cantik. Membuat Echa sedikit itu dengan pancaran pesona wajahnya.

Wanita itu pun meninggalkan Echa dan Echa meneruskan langkahnya untuk mengambil minuman. Kebiasaan Echa adalah duduk di pojokan jika sedang di acara seperti ini. Di tempat itulah yang bisa membuat hatinya merasa tenang.

Tatapannya terkunci ketika dia melihat Radit dengan seorang wanita. Pakaian mereka pun senada dan tawa Radit mengembang dengan sempurna. Echa mengecek ponselnya.

"Kalo kamu gak mau balas chat aku dan jawab panggilan dari aku, aku akan ke rumah kamu."

"Maaf, aku harus pergi ada acara penting. Aku tidak bisa ke rumahmu."

Dua pesan terakhir yang dikirimkan Radit kepada Echa. Dan Echa terus mengatur napasnya. Mencoba menetralkan hatinya terasa sangat sesak.

Echa masih memandangi Radit dengan wanitanya, hingga mata Radit melihat sosok Echa yang sedang menatapnya dengan tatapan yang sangat tidak terbaca.

"Echa ...."

****

Happy reading ...

1
Aku Mira
mampusss parah predator wanita ga tuhhh🤣🤣🤣
Yus Nita
waoowww... kereeen...
kampus lo pelakor
Yus Nita
janji yg hrs di penuhi.
tak selamanya ny bahagia itu dirasa kan. adakala nu pedih dan sakit juga mengiringi ny
Yus Nita
/Sob//Sob//Sob//Sob//Sob/
Yus Nita
jumpaa kedann sesama ii digo ssisi KKkKk ssysya
Yus Nita
jahat banget ayah si Neshaa..
berbuat yg tdk senonoh do depan anak ny sendiri
aa pantas manusia biadab sprti di sebut seorang Ayah....
syukur lah Rindra membalas ny dengan kejam tapi tak sebanding dengan nyawa dan rasa sakit yg Nesha rasa kan juga ibu ny
Yus Nita
emang muka tembok, apa dia peduli
Yus Nita
memaaf kan tak semudah melupakan kan semua ny...
terlalu sakit utk di kenang dan rasa kan
Yus Nita
Aq yg cuma baca chat doang, sakit ny gak tanggung
gimanaa lg klu nyata di depan mata...
bis kalap Aq ngebunuh ny..
Yus Nita
meninggal nech cewek 😃😃😃
Yus Nita
beruntung banget y jadi Echa...
tdk sprti diri Q...
boro2 uang bulanan di tambah, di kurangi iya ada 😌😌😌
Yus Nita
/Sob//Sob//Sob//Sob//Sob/
Yus Nita
cinta oohhh cintaaaa... 😁😁😁
Yus Nita
akan kah ada keajaiban utk anak special seperti aleesya..
Yus Nita
semangat terus y Thor...
Yus Nita
kamgDuda MERIANG 😃😃😃
Divani Ani
kok segitunya anak kecil sifatnya emaknya jg anak nakal nggak boleh di marahin haduuh emak apa klu orng kaya gitu ya😁
Yus Nita
bahagia..
hanya kata itu yg pantas buat mereka..
Yus Nita
tapi biar cepat loncing Radit dan Echa junior 😃😃😃
Yus Nita
udah mulai waras lagi otak siAmanda.
gak kesurupan lg kayak kematen
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!