NovelToon NovelToon
Madu Untuk Mawar

Madu Untuk Mawar

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi
Popularitas:171.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: afrabaik

Dengan kasar Arga melepas manik-manik yang menghiasi kepala istrinya, melepas kasar jilbab beserta ikatan rambutnya. Banyak helaian rambut yang tercabut membuat Mawar meringis kesakitan.
“hentikan aku mohon!! Hiks hiks”
Allih-alih memperdulikan Mawar yang menangis ketakutan Arga lebih memilih meneruskan perbuatannya memaksa melepaskan kebaya putih yang menutupi tubuh mawar. Sekuat apapaun mawar melawan jelas tenaganya tak sebanding dengan Arga yang kini telah tersulut emosi. Perkataan mamahnya mengiang jelas difikirannya bukan pernikahan seperti ini yang mawar harapkan, memang dengan Arga ia ingin membangun rumah tangga tapi tidak seperti ini. Dirinya dipaksa melepas pakaian dengan kasar oleh suaminya sendiri hingga kini ia sudah pasrah karna kebaya yang menutupi tubuh atasnya telah terlepas menyisakan bra hitam yang dengan setia menutupi gunung kembarnya. Arga menghentikan aktivitasnya menatap manik mata sang istri yang segera menunduk ketakutan.
“ini pilihanmu Mawar, jangan salahkan aku”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon afrabaik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jadi dosen salah, jadi suami salah

Dering ponsel membangunkan mawar, sinar mentari menerobos celah tirai membuat ia beberapa kali mengerjap untuk menyesuaikan pantulan cahaya di matanya.

“hmmmm?? Jam berapa ini sepertinya sudah siang sekali”

Mawar melihat layar ponselnya dan membuka pesan dari rika.

“aku kira kamu berangkat ngampus bareng suami, pak alif sudah ada di kampus dari tadi tapi kamu belum juga hadir. Ohh aku tau, kamu pasti kecapean yaahhhhhh”

“hah??”

mawar melihat jam di layar ponselnya yang menunjukan pukul 8. Segera ia mandi dan berganti pakaian, memesan taksi dan sialnya terjebak macet. Satu jam setelahnya, kini ia berada di ambang pintu, menghela nafas dan mengetuk lalu membukanya dengan gugup.

“maaf pak, saya terlambat” ia tidak berani mengangkat kepalanya barang sesenti pun.

Puluhan mahasiswa menatapnya. Untuk pertama kali dalam sejarah hidup bahwa ada mahasiswi yang berani datang telat di kelas pak alif si dosen perfact.

“silahkan duduk dan datangi saya seusai kelas”

“terimakasih pak” mawar menghampiri tempat duduknya di sebelah rika yang kini sedang ngoceh dalam diam.

Jengkel hatinya menatap alif yang justru mengacuhkannya ‘kenapa tega sekali dia tidak membangunkanku’ batinnya.

“baiklah sampai ketemu minggu depan dengan dosen yang baru”

“hah dosen baru pak??”

“memangnya bapak mau kemna??”

“dosen baru kalian adalah mawar, hukuman karna dia telat yaitu menggantikan saya mengajar. Dan kamu mawar, datang ke kantor untuk mengambil materinya”

“haaah??... o oh I iya pak” ‘ishhhhhhhhh… benar benar menyebalkan!!!!’

Desus mulut rika nyerocos tiada henti, mawar hanya menyeringai dan meninggalkannya mengikuti alif.

“ini materinya” alif memperhatikan mawar yang cemberut dari pertama ia masuk kelas

“mmmm, kasih hukuman lain ajh dong mas” muka mawar memelas seimut imutnya

“maaf mawar, tapi aku adalah dosen professional”

Mawar mendengus kesal dan kembali manyun

“baiklah, terimakasih materinya pak. Sampai ketemu minggu depan”

“tunggu, kenapa kamu terus cemberut”

“bapak bertanya sebagai suami atau dosen??”

“mmmmm dosen”

“saya kesal karna suami saya tidak membangunkan saya, hingga saya kerepotan sendiri dan dapat hukuman”

“ralat, aku bertanya sebagai suami”

“aku kesal karena dosenku tidak bertanya alasannya aku telat dan main hakim sendiri”

“haha, sepertinya kedua posisi itu tetap saja salah. Kalo begitu makan siang dengan ku saja, akan aku belikan makanan yang kamu mau”

“maaf pak, tapi saya adalah mahasiswa professional. Saya sudah memiliki suami yang sangat menyebalkan jadi saya tidak bisa makan dengan sembarang pria. permisi”

Mawar keluar ruangan membawa bahan materi yang akan ia ajarkan. Sementara alif hanya geleng geleng kepala akibat ulah istrinya yang ternyata sedang merajuk.

Seharian ini wajahnya terus di tekuk. Mawar menjalankan tugasnya sebagai istri yaitu melayani alif, memasak dan menemaninya makan. Setelahnya ia kembali membuka materi yang akan ia ajarkan dan mencoret bagian yang tidak ia fahami. Alif memperhatikan mawar yang terus mengacak rambutnya sambil mengenakan kaos setelah mandi.

“mau ku bantu??”

“tidak usah, ini pekerjaan mahasiswa bukan suami”

“hahah, masih marah??”

Yang di tanya hanya diam. Alif memutar kursi yang diduduki mawar membuatnya berhadapan, kemudian ia menggendongnya dan membaringkannya di atas ranjang.

“mau apa??”

Alif hanya diam dan perlahan mengecup kening mawar.

“tidurlah”

“tugas ku belum selesai”

“besok kan bisa” alif meraih selimut dan menyelimuti mawar sampai ke bahu. Tangannya mencari celah untuk memeluk pinggang ramping sang istri. Menghembuskan nafas hangatnya menerpa ceruk leher mawar.

“nanti dosenku ngasih hukuman lagi klo aku gak faham sama materinya”

mawar berusaha melepas pelukan alif yang justru dibalasnya dengan meraba kulit perut mawar.

“hmmm!” mawar tersentak kaget, merasakan geli akibat ulah tangan alif

“kamu ngapain sih mas usap-usap perutku segala”

“mau aku ceritakan sebuah kisah??”

“hmm? Kisah?? Emangnya mas bisa bercerita??”

“tentu!”

Mawar membalikan badannya, menghadap alif yang sedang menatapnya.

“habib ibn zaid hidup di sisi Rasulullah saw sesudah belau hijrah ke Madinah. Ia tidak pernah ketinggalan dalam satu perang pun dan tidak pula pernah berhenti dalam menunaikan kewajiban. Suatu hari muncul dua pendusta yang mengaku nabi, yang salah satunya muncul di yamamah. Ia adalah Musailamah al-kadzdzab, mereka berusaha menghasut umat untuk memusuhi kaum mukminin yang mengikuti seruan Allah dan Rasullnya, dikalangan kabilah masing-masing. Mereka juga menghasut umat untuk memusuhi delegasi Rasullullah yang di utus ke negri-negri tersebut. Lebih dari itu, mereka berusaha mengacaukan kenabian itu sendiri dan melahirkan kerusakan dan kesesatan di muka bumi. Sang pendusta senantiasa menebarkan kebohongan dan semakin gencar menyakiti serta menghasut kaum mukminin. Karena itu, Rasullullah berfikir untuk mengirimkan surat demi menghentikan kebohongan Musailamah dan Raulullah memilih Habib ibn zaid untuk mengantarkan surat itu. Habib segera melaksanakan perjalanan dengan penuh semangat dan senang atas tugas agung yang dititahkan oleh Rasulullah kepadanya. Sang musafir telah sampai di tujuan. Saat menerima surat itu, Musailamah lantas merobek surat yang diselimuti cahaya tersebut. Dengan begitu, ia semakin serius dengan kesesatan dan ketertipuannya. Musailamah tidak lebih hanyalah seorang pendusta yang memiliki sifat-sifat buruk hingga berani menumpahkan darah seorang utusan. Musailamah al-kadzab telah mengumpulkan kaumnya, dengan bekas luka yang ia torehkan pada habib ibn zaid hingga bisa di pertontonkan di halayak umum. Mereka berharap untuk bisa mencabut jiwa keberanian habib hingga semua orang melihatnya menjadi lemah dan pasrah lalu mengakui kenabian musailamah. Musailamah pun bertanya kepada habib ‘apakah engkau bersaksi bahwa Muhammmad adalah utusan Allah?’ habib menjawab ‘benar, aku bersaksi bahwa Muhammmad adalah utusan Allah’ wajah Musailamah Nampak pucat dan tertekan. Ia kembali bertanya ‘engkau juga bersaksi bahwa aku juga utusan Allah?’ dengan nada menertawakan, habib menjawab ‘aku tidak mendengat apapun’ wajah musailamah yang pucat itu telah berubah menjadi kelam penuh dengki dan kebingungan. Rencananya telah gagal. Siksaan yang ia timpakan tiada berguna dan di depan orang-orang yang ia kumpulkan untuk menyaksikan mukzizatnya, Musailamah telah mendapat tamparan keras yang menjatuhkan wibawa palsunya. Saat itulah ia panggil para algojo untuk mengeksekusi Habib ibn zaid. Saad di eksekusi sang pahlawan tidak lebih hanya mengucapkan ‘lailahaillallah, Muhammad Rasullullah’. Rasulullah saw mendengar berita tentang syahidnya utusan mulia Habib ibn zaid. Beliau pun menyerahkan semuanya kepada keputusan Allah seraya melihat kematian Musailamah al-kadzab. Waktu belum beranjak jauh dari peristiwa itu. Selanjutnya, menyusullah perang abadi, perang yamamah dan Musailamah gugur di perang tersebut. Bendera Rasull berkibar dengan gagahnya dan terlihat wajah Habib yang ikut tersenyum penuh kemenangan. Itulah para syuhada, gugur untuk membela islam. Seorang Habib ibn zaid yang penuh pengorbanan dan cinta”

“mas, apa saat dibunuh seperti itu dia juga merasakan sakit??”

“tentu, namun sakitnya siksaan itu berubah menjadi nikmat karna iman yang ada pada dirinya. QS Al- Ankabut ayat 2 menyebutkan yang artinya ‘apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan “kami telah beriman” sedang mereka tidak di uji lagi?’ makanya saat kita mendapat sebuah ujian cukup hadapi dengan ikhlas dan anggap itu adalah ujian untuk keimanan kita, yah?”

“hmmmm… iya mas”

“makanya kamu jangan marah lagi, anggap hukuman yang dosen kamu kasih adalah salahsatu ujian keimanan untuk kamu”

“ohh mas alif certain kisah habib ibn zaid biar aku gak marah lagi gitu??”

“hm?? Yaaaaahh gitu deh”

Mawar menatap alif sambil tertawa sementara alif mengeratkan pelukannya, mengunci kepala mawar dibawah dagunya.

“mas sering ketaman di pertigaan dekat rumah ku dulu ya?”

“kamu sering liat aku di Sanaa??”

“cerita sahabat nabi juga sama dio?”

“hmm?? Kamu tau?”

“hehe… ternyata benar”

“apanya yang benar??”

“tidakkk… tidur mas”

Menjelang pagi hari, mereka melakukan rutinitas biasa, solat, mandi, sarapan dan mengantar mawar ke kampus.

“mas, aku pergi dulu” mawar membuka seetbeltnya.

Cuup!

“fokus sama pelajarannya dan bukan dosennya. Ingat ituu”

“hihi, kalo ada dosen tampan selain mas alif di kampus ini pun gak akan pernah aku lirik tau”

“daaaah”

Mawar berjalan santai menelusuri lorong kampus, menuju perpustakaan untuk melanjutkan review materi makul yang di ampu suaminya. Mawar tersenyum lebar saat membuka catatan terakhir tadi malam, ternyata Alif membantunya dengan menulis penjelasan dari beberapa kata dan kalimat dari beberapa paragraph yang ia coret-coret ‘aahhhh manis sekali sikapnya’ batin mawar. Ia tak perlu mencari buku buku medis yang setebal meja untuk mencari kalimat-kalimat yang tidak ia pahami.

Sementara itu alif telah sibuk menyapa beberapa berkas yang telah menunggu. Lengan kemeja ia gulung, dasi di longgarkan, memakai kaca mata dan sesekali menyeruput teh hangat buatan riko.

Tok tok tok

“masuk”

Alif stay fokus pada berkas, menunggu sang tamu menyampaikan keperluannya. Karna tak kunjung ada reaksi, alif mendongkakkan kepala, melihat tamu nya.

“selamat atas pernikahanmu mas” melinda yang merupakan suster seksi dengan pakaian medisnya yang ketat dan sedikit terbuka berusaha menggoda alif

“disini kamu adalah bawahanku, jadi bersikap sopan lah”

“maaf dok”

“ada perlu apa?”

“ini rekam medis pasien yang minggu lalu terkena serangan jantung”

melinda menyerahkan berkas dengan sedikit menunduk, memperlihatkan belahan gunung miliknya.

“mas tidak lupa hari ulang tahunku kan??” sambungnya

“aku ingat, akan ku kirim beberapa kado untukmu. Sekarang kembalilah bekerja”

“ia dok”

cklek

Riko memasuki ruangan dan melinda menyapanya dengan mengedipkan sebelah mata lalu hilang ditelan pintu.

“wiiiiiishhh, masih usaha juga dia. Eh lif, pulang kerja kita mampir ke kafe dulu. Aku sudah buat janji dengan rika dan mawar, ada yang ingin aku bicarakan”

“hmm”

1
Sarifah azzamalfatih
lanjut Thor
Uma Nyak
lanjutiiin doonk
Billal Ramadhon
lanjuuuuuttiin dooonk
Billal Ramadhon
jadi ceritanya ni d gantung yaa
Billal Ramadhon
SEDIIIH
Yanti Sanusi
novel ini selain bagus ceritanya, jg banyak ilmu dan hikmah yg bisa di petik dr cerita ini, tata kata dan bahasanya juga bagus dan enak di baca, sangat bisa di nikmati. tp kenapa likenya sedikit banget.
buat author, semangat ya, tetap lanjutkan donk ceritanya...
Yanti Sanusi
kog gak di lanju thor?
Yanti Sanusi
banyak ilmu di karyamu thor, terimakasih.
Yanti Sanusi
ceritanya bagus knp yg like dikit banget
Pertiwi Tiwi
yesel Lo entar arga
Pertiwi Tiwi
pergi aja dari rumah minta cerai.cerita sama org tuamu mawar.fari pada sakit hati
Pertiwi Tiwi
apakah laki laki misterius itu alif
Mawar Berduri
dasar manusia tiap detiknya bisa berubah... tapi apa penyebabnya ya
Mawar Berduri
aku mampir salam sejahtera
Sari
alurnya gak beraturan
Yani Risky Yani
msh ada lanjut gak thour.
Jungkook wife
"Istri yang Terabaikan" kembali lagi memberikan like nya. Ditunggu Feedback nya ya kak. Lanjut terus Up nya kak.
Awie
satukan Alif dan mawar kembali...
Arnijum
semoga mawar sadar kl ituarga
Jungkook wife
"Istri yang Terabaikan" telah datang membawa 2 like. Ditunggu Feedback nya ya kak. Terimakasih.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!